MANAGED BY:
JUMAT
25 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

PARLEMENTARIA

Jumat, 10 Maret 2017 11:51
Bentuk Tim Atasi Keluhan Blasting
M Yunus

PROKAL.CO, TELUK BAYUR – Keluhan masyarakat Kelurahan Rinding, Teluk Bayur, terhadap  dampak blasting salah satu perusahaan pertambangan batu bara, akhirnya mendapatkan perhatian. Kemarin (9/3), bertempat di kantor Kecamatan Teluk Bayur, dilakukan pertemuan yang dihadiri Ketua Komisi II DPRD Berau M Yunus, aparatur Kelurahan Rinding, serta perwakilan perusahaan.

Dikatakan M Yunus, dari pertemuan tersebut disepakati kesepahaman antara masyarakat dengan perusahaan, yakni bersama-sama melakukan pengecekan kemungkinan dampak blasting terhadap bangunan dan rumah warga.

“Pak Camat Teluk Bayur akan membuat tim untuk memantau dampak lingkungan tersebut, terdiri dari forum RT Kelurahan Rinding, lurah, perwakilan perusahaan dan masyarakat,” katanya kepada Berau Post, Kamis (9/3).

“Insya Allah, tim ini akan di-SK-kan Senin nanti, tugasnya untuk menginventarisasi rumah warga dan bangunan yang diduga terkena dampak,”  sambungnya.

Terlepas akibat kegiatan blasting, Yunus pun mengapresiasi niat baik perusahaan tambang batu bara tersebut untuk memperhatikan keluhan masyarakat. “Yang penting komunikasi tetap berjalan dan niat baik untuk memberi bantuan ke warga Rinding, itu kunci utamanya,” imbuh politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Setelah dibentuk dan di-SK-kan, tim akan turun ke lapangan untuk melakukan pendataan rumah yang perlu diperbaiki. Rencananya, tim akan bekerja selama 10 hari untuk mendata jumlah rumah yang perlu perbaikan, serta menghitung anggaran yang diperlukan untuk perbaikan tersebut.

“Tim ini langsung dikoordinasi oleh Pak Camat. Masyarakat sudah sepakat. DPRD pun akan memantau perkembangannya supaya benar-benar tidak ada riak-riak lagi setelah ini,” jelasnya.

Diketahui, pada Oktober tahun lalu, Warga RT 8 dan RT 10 Kelurahan Rinding, Kecamatan Teluk Bayur, mengeluhkan aktivitas blasting perusahaan pertambangan batu bara di sekitar lingkungan mereka.

Menurut Rahim, warga RT 8 Kelurahan Rinding, suara keras dan getaran yang ditimbulkan cukup mengganggu. (rus/udi)


BACA JUGA

Jumat, 06 April 2018 10:14

DPRD Butuh Pendapat Hukum

TANJUNG REDEB – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau melakukan kerja sama dalam bidang…

Jumat, 06 April 2018 10:13

Terima LKPJ Tahun Anggaran 2017

TANJUNG REDEB – Rapat Paripurna keempat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau…

Rabu, 04 April 2018 12:46

Desak Pemkab Perhatikan Pedagang Pasar SAD

TANJUNG REDEB – Komisi II, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau menggelar jajak pendapat…

Rabu, 04 April 2018 12:45

DPRD Barito Timur Tukar Pikiran

TANJUNG REDEB – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau mendapat kunjungan kerja (kunker)…

Kamis, 29 Maret 2018 12:26

DPRD Minta KONI Presentasi

TANJUNG REDEB – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Berau telah mengirimkan surat permohonan…

Rabu, 21 Maret 2018 12:54

Cari Solusi Kelangkaan Gas Melon

TANJUNG REDEB – Keluhan masyarakat mengenai kelangkaan gas melon atau elpiji ukuran 3 kilogram…

Rabu, 21 Maret 2018 12:53

Minta Seluruh Pihak Berpikir Positif

TANJUNG REDEB – Pro-kontra terhadap Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kabupaten…

Rabu, 21 Maret 2018 12:26

Konservasi Penyu Dinilai Gagal

Wakil Ketua DPRD Berau Saga, menyoroti kegiatan konservasi penyu yang dilakukan Balai Konservasi Sumber…

Jumat, 16 Maret 2018 11:49

DPRD Sahkan 5 Raperda jadi Perda

TANJUNG REDEB – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau, menggelar Rapat Paripurna ke-2 di…

Jumat, 16 Maret 2018 11:49

BMI Presentasi ke Dewan

TANJUNG REDEB – Untuk menjaga keberlangsungan ubur-ubur tak menyengat di Pulau Kakaban, Kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .