MANAGED BY:
JUMAT
20 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Sabtu, 18 Maret 2017 10:19
Jembatan Sambaliung Makin Mengkhawatirkan

DPUTR Berau Bakal Koordinasi ke Provinsi

RAWAN: Salah satu lubang besar di badan jalan jembatan Sambaliung membahayakan pengendara, khususnya motor. Kondisi jembatan kini butuh penanganan serius dan dikhawatirkan putus.

PROKAL.CO, SAMBALIUNG – Kondisi jembatan Sambaliung, kian memprihatinkan. Masyarakat khawatir, jika akses penghubung enam kecamatan itu sewaktu-waktu putus.

Warga Sambaliung, Kateno mengatakan, kondisi jalan jembatan sudah terlalu banyak berlubang dan sudah berlangsung lama. Kondisi inilah yang membuatnya dan warga lain khawatir jika nantinya jembatan memakan korban jiwa, bisa karena kecelakaan hingga putusnya jembatan.

Menurutnya, banyaknya lubang karena truk-truk yang kelebihan muatan kerap melintas. Apalagi, jembatan ini hanya satu-satunya penghubung.

Ditambah, ketika hujan mengguyur, air  tergenang di dalam lubang, yang dikhawatirkan terus mengikis aspal.

“Lama-lama terus terkikis jalan sangat membahayakan dan rawan putus,” ungkapnya kepada Berau Post, Jumat (17/3) kemarin.

Selama ini, diakui Kateno, instansi terkait belum mengambil tindakan untuk penanganan jalan jembatan. Bahkan dia mengaku pernah bertemu dengan salah satu pegawai Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Berau, menanyakan perbaikan jembatan tersebut.

“Saya tanyakan, tapi jawabannya, kalau diperbaiki otomatis akses harus ditutup, dan aktivitas warga bisa terhambat. Karena ini satu-satunya jalan penghubung,” tuturnya.

Karena tak kunjung diperbaiki, warga sempat swadaya untuk menambal lubang-lubang di badan jalan dengan membeli pasir, semen dan  koral.

“Tapi ya tidak bertahan lama juga, karena komposisi digunakan untuk menambal memang hanya untuk sementara saja,” katanya.

Pengguna jalan, Roski mengungkapkan, kurangnya perhatian pemerintah membuat warga harap-harap cemas, dikarenakan sering terjadinya kecelakaan.

’’Pernah adik saya kecelakaan di jembatan itu  pas adik saya pulang sekolah karena lubang,” tegasnya.

Dia berharap agar Pemerintah Kabupaten Berau bisa mencarikan solusi untuk mengatasi permasalahan jembatan.

“Kalau sampai putus masyarakat mau lewat mana lagi kalau bukan di jembatan ini. Semoga saja ada tindak lanjutnya,” pungkasnya.

Terpisah, mengenai kondisi jembatan Sambaliung yang semakin parah, Kepala DPUTR Berau Basri Sahrin menuturkan, pihaknya selalu berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan umum provinsi yang memiliki kewenangan mengenai jembatan Sambaliung.

Untuk perbaikan pun diterangkannya, tidak mungkin dilakukan DPUTR Berau. Karena selain tidak memiliki anggaran dan bukan kewenangan, dikhawatirkan dana yang digunakan untuk perbaikan tersebut akan menjadi temuan.

“Jembatan itu bukan kewenangan kami, hanya saja kami selalu melaporkannya ke Dinas PU Provinsi apabila ada kerusakan. Jadi untuk program pemeliharaannya itu berada Dinas PU Provinsi,” tuturnya.

Bukan hanya jembatan Sambaliung yang kondisinya memprihatinkan, dirinya juga mengungkapkan masih banyak jalan-jalan yang merupakan kewenangan provinsi dan negara yang kondisinya cukup parah.

“Coba dilihat jalan yang menuju BidukBiduk, terus menuju Bulungan dan Samarinda. Kondisinya sangat memprihatinkan sekali,” imbuhnya.

“Makanya dalam waktu dekat ini kami menjadwalkan untuk bertemu langsung dengan pihak provinsi, untuk koordinasi langsung mengenai hal itu. Karena kalau hanya mengandalkan UPTD PU yang ada di sini, perbaikan itu tidak akan jalan,” tandasnya. (*/dwi/arp/app)

 

 

 

 


BACA JUGA

Kamis, 19 Oktober 2017 10:35

Berpolitik, Kakam Terancam Dicopot

TANJUNG REDEB – Kewajiban seluruh partai politik (parpol) mendaftarkan keanggotaannya jika ingin…

Kamis, 19 Oktober 2017 10:34

Listrik Dijadwalkan Padam Sepekan

TANJUNG REDEB – Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area Berau berencana melakukan pemadaman listrik…

Kamis, 19 Oktober 2017 10:22

Trotoar Nyaman yang Diprakarsai Warga Skotlandia

Selain transportasi publik yang sangat pesat, keunggulan Singapura adalah kenyamanan bagi pejalan kaki.…

Rabu, 18 Oktober 2017 11:43

Jangan Main-Main soal Isu SARA

TANJUNG REDEB – Usai dilantik menjadi Gubernur DKI Jakarta periode tahun 2017-2022, Anies Rasyid…

Rabu, 18 Oktober 2017 11:40

Benarkan Dugaan Mark Up, Inspektorat Tunggu Perbaikan LPj Kampung Giring-Giring

TANJUNG REDEB – Adanya dugaan mark up anggaran pembangunan gapura dari Alokasi Dana Kampung (ADK)…

Rabu, 18 Oktober 2017 11:38

SMRT Mudah Digunakan, Patuh pada Aturan Tidak Tertulis

Rumput tetangga, jauh lebih hijau. Pepatah itu benar adanya jika kita menengok ke Singapura. Negara…

Selasa, 17 Oktober 2017 09:53

KPU Mulai Teliti Berkas Parpol

TANJUNG REDEB – Hingga pukul 21.00 Wita malam tadi (16/10), sebanyak 12 partai politik (parpol)…

Selasa, 17 Oktober 2017 09:52

Telusuri Dugaan Penyelewengan ADK Giring-Giring, Bupati Serahkan ke Inspektorat

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram telah menerima laporan dugaan penyelewengan atau mark up…

Selasa, 17 Oktober 2017 09:52

Api Hanguskan Dua Kamar Indekos dan Satu Kios

TANJUNG REDEB – Tiga bangunan di Gang 4, Jalan Aminudin, RT 19, Kelurahan Bugis, Tanjung Redeb,…

Selasa, 17 Oktober 2017 09:50

Sempat Mundur, Malah Jadi Pemenang

Walau masih belia, gadis bernama lengkap Che Che Mile Fironike begitu aktif di bidang sosial. Bukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .