MANAGED BY:
SENIN
21 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 19 Maret 2017 02:13
WADUH..!! Opini WTP Berau Terancam, Ternyata Ini Sebabnya

Akibat SPJ Dua OPD Bermasalah

Jonie Marhansyah

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Adanya temuan penggunaan anggaran yang tidak bisa dipertanggungjawabkan di dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Berau, yakni Sektretariat DPRD dan Disdukcapil yang sudah beredar luas di masyarakat, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau Jonie Marhansyah juga turut membenarkan hal itu.

Pasca adanya laporan dari Badan Pengelolaan Keuangan (BPK) Berau yang kesulitan untuk mensinkronkan laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) tahun anggaran 2016, dirinya langsung menginstruksikan Inspektorat Kabupaten (Itkab) Berau untuk melakukan penyelidikan terkait hal tersebut.

“Memang benar saat mendapatkan laporan itu dari BPK saya langsung meminta Inspektorat periksa, dan hasilnya dua OPD itu masih sedikit bermasalah terkait LKPD-nya,” ungkapnya kepada Berau Post, Sabtu (18/3).

Tak hanya meminta Inspektorat melakukan pemeriksaan, sejak informasi itu ia terima, dirinya menyebut telah memanggil Sekretaris Dewan (Sekwan) agar segera menindaklanjuti persoalan itu dan menyelesaikannya dengan cepat.

“Pertama terima informasi dari BPK saya langsung panggil Sekwan, saya minta segera diselesaikan sesuai dengan tenggat waktu yang diberikan. Tapi kalau untuk Disdukcapil belum sempat saya panggil,” ujarnya.

Walau hasil pemeriksaan oleh Inspektorat saat ini sudah selesai dan memanggil Sekwan, namun diakui Jonie hingga saat ini dirinya belum mengetahui uang negara yang tidak bisa dipertanggungjawabkan itu digunakan untuk apa oleh masing-masing bendahara OPD.

“Kalau digunakan untuk apa saya nggak tahu, nggak ada juga disampaikan ke saya,” katanya.

Dengan adanya dua temuan itu, Jonie menyebut bisa berpengaruh terhadap penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang sebelumnnya diraih Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau.

“Kalau WTP bisa saja berpengaruh, dan itu tergantung dari penilaian Badan Pemeriksa Keuangan,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Inspektur Inspektorat Kabupaten (Itkab) Berau Suriansyah tak menampik kabar yang beredar. Hanya untuk anggaran di Sekretariat DPRD Berau yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, jumlahnya hanya sekitar Rp 400 juta.

Lanjut dia, karena tidak sinkronnya laporan yang disampaikan oleh Disdukcapil dan Sekretariat DPRD Berau membuat Badan Pengelolaan Keuangan Berau, kesulitan untuk membuat laporan keuangan daerah.

Apa yang dikembangkan BPK, dikatakannya merupakan hasil penelusuran Inspektorat Kabupaten Berau, atas permintaan Badan Pengelolaan Keuangan.

“Awalnya BPKAD (sekarang Badan Pengelolaan Keuangan, Red.) yang kesulitan menyusun laporan keuangan daerah karena masih ada yang tidak sinkron,” terangnya.

“Oleh karena itu ada instruksi masuk ke kami (Inspektorat, Red) melakukan penyelidikan. Berita acara pemeriksaan (BAP) kami lah yang saat ini sedang didalami oleh BPK,” jelas Yusriansyah.

Walau pihaknya saat ini sudah selesai melakukan penyelidikan di Disdukcapil, namun dirinya mengaku tidak mengetahui uang yang jumlahnya berkisar Rp 300 juta itu digunakan untuk apa oleh bendahara.

“Kalau dipakai untuk apa saya tidak tahu, yang jelas baik di Disdukcapil maupun DPRD bendahara yang menggunakan uang itu,” ujarnya.

Ditambahkannya juga, Badan Pengelolaan Keuangan maupun BPK masih menunggu upaya pengembalian uang oleh bendahara masing-masing instansi terkait yang diberi waktu selama 40 hari. Hal itu disampaikannya, berdasarkan  Peraturan BPK Nomor 3 tahun 2007 tentang Tata Cara Penyelesaian Ganti Kerugian Negara terhadap Bendahara.

“Kalau batas terakhir pengembaliannya saya nggak tahu kapan, yang jelas kepala SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) nanti melapor untuk pengembaliannya ke BPK,” pungkasnya.(sam/app)


BACA JUGA

Minggu, 20 Mei 2018 00:09

Baru Buka Tiga Hari, Depo Air Isi Ulang Diseruduk Truk

TANJUNG REDEB - Sebuah truk pengangkut barang dengan nomor polisi DW 9799 BB, menabrak sebuah depo pengisian…

Minggu, 20 Mei 2018 00:07

Anugerah Besar, Wabup Turut Memberikan Nama

Pukul 18.00 Wita, Jumat (18/5) lalu, menjadi saat paling bahagia Bagi Paijo, Warga RT 01 Kampung Tabalar…

Minggu, 20 Mei 2018 00:05

Airnya Gatal dan Aromanya Tak sedap, Limbah TPA Genangi Permukiman Warga

TANJUNG REDEB – Keberaan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bujangga di Jalan Sultan Agung terus menuai…

Sabtu, 19 Mei 2018 12:36

Dibebankan Retribusi, Disperindagkop Prioritaskan PKL Lama

TANJUNG REDEB - Meskipun pembangunan pusat wisata kuliner di Jalan SA Maulana masih berjalan, Kepala…

Sabtu, 19 Mei 2018 12:33

Kecewa, Warga Ancam Tutup TPA

TANJUNG REDEB – Ketegasan Bupati Berau Muharram yang menolak permintaan masyarakat agar Tempat…

Sabtu, 19 Mei 2018 12:31

Gubernur Kutuk Aksi Terorisme

GUBERNUR Kalimantan Timur (Kaltim) Awang Faroek Ishak, mengutuk keras tindakan terorisme yang mengatasnamakan…

Sabtu, 19 Mei 2018 12:27

Terkena Pengaruh Lingkungan, Diikuti Orangtua dan Keluarga

Tinggal di lingkungan masyarakat muslim, membuat hati Yandi Kurniawan tergerak untuk mengenal lebih…

Sabtu, 19 Mei 2018 12:25

Sembilan Penjudi Diamankan, Satu Oknum PNS

TANJUNG REDEB – Awal Ramadan, jajaran Polres Berau berhasil mengamankan 9 penjudi di dua lokasi,…

Jumat, 18 Mei 2018 00:13

Sempat Ditentang Orangtua, Sedih ketika Mendengar Azan

Hidup di tengah keluarga yang berbeda keyakinan, tidak membuat Masitha menyesali keputusannya saat memilih…

Jumat, 18 Mei 2018 00:05

Pengamanan Bandara Diperketat

TANJUNG REDEB - Serangan teroris yang membabi-buta di beberapa daerah, membuat pengamanan fasilitas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .