MANAGED BY:
SABTU
19 AGUSTUS
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 19 Maret 2017 02:13
WADUH..!! Opini WTP Berau Terancam, Ternyata Ini Sebabnya

Akibat SPJ Dua OPD Bermasalah

Jonie Marhansyah

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Adanya temuan penggunaan anggaran yang tidak bisa dipertanggungjawabkan di dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Berau, yakni Sektretariat DPRD dan Disdukcapil yang sudah beredar luas di masyarakat, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau Jonie Marhansyah juga turut membenarkan hal itu.

Pasca adanya laporan dari Badan Pengelolaan Keuangan (BPK) Berau yang kesulitan untuk mensinkronkan laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) tahun anggaran 2016, dirinya langsung menginstruksikan Inspektorat Kabupaten (Itkab) Berau untuk melakukan penyelidikan terkait hal tersebut.

“Memang benar saat mendapatkan laporan itu dari BPK saya langsung meminta Inspektorat periksa, dan hasilnya dua OPD itu masih sedikit bermasalah terkait LKPD-nya,” ungkapnya kepada Berau Post, Sabtu (18/3).

Tak hanya meminta Inspektorat melakukan pemeriksaan, sejak informasi itu ia terima, dirinya menyebut telah memanggil Sekretaris Dewan (Sekwan) agar segera menindaklanjuti persoalan itu dan menyelesaikannya dengan cepat.

“Pertama terima informasi dari BPK saya langsung panggil Sekwan, saya minta segera diselesaikan sesuai dengan tenggat waktu yang diberikan. Tapi kalau untuk Disdukcapil belum sempat saya panggil,” ujarnya.

Walau hasil pemeriksaan oleh Inspektorat saat ini sudah selesai dan memanggil Sekwan, namun diakui Jonie hingga saat ini dirinya belum mengetahui uang negara yang tidak bisa dipertanggungjawabkan itu digunakan untuk apa oleh masing-masing bendahara OPD.

“Kalau digunakan untuk apa saya nggak tahu, nggak ada juga disampaikan ke saya,” katanya.

Dengan adanya dua temuan itu, Jonie menyebut bisa berpengaruh terhadap penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang sebelumnnya diraih Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau.

“Kalau WTP bisa saja berpengaruh, dan itu tergantung dari penilaian Badan Pemeriksa Keuangan,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Inspektur Inspektorat Kabupaten (Itkab) Berau Suriansyah tak menampik kabar yang beredar. Hanya untuk anggaran di Sekretariat DPRD Berau yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, jumlahnya hanya sekitar Rp 400 juta.

Lanjut dia, karena tidak sinkronnya laporan yang disampaikan oleh Disdukcapil dan Sekretariat DPRD Berau membuat Badan Pengelolaan Keuangan Berau, kesulitan untuk membuat laporan keuangan daerah.

Apa yang dikembangkan BPK, dikatakannya merupakan hasil penelusuran Inspektorat Kabupaten Berau, atas permintaan Badan Pengelolaan Keuangan.

“Awalnya BPKAD (sekarang Badan Pengelolaan Keuangan, Red.) yang kesulitan menyusun laporan keuangan daerah karena masih ada yang tidak sinkron,” terangnya.

“Oleh karena itu ada instruksi masuk ke kami (Inspektorat, Red) melakukan penyelidikan. Berita acara pemeriksaan (BAP) kami lah yang saat ini sedang didalami oleh BPK,” jelas Yusriansyah.

Walau pihaknya saat ini sudah selesai melakukan penyelidikan di Disdukcapil, namun dirinya mengaku tidak mengetahui uang yang jumlahnya berkisar Rp 300 juta itu digunakan untuk apa oleh bendahara.

“Kalau dipakai untuk apa saya tidak tahu, yang jelas baik di Disdukcapil maupun DPRD bendahara yang menggunakan uang itu,” ujarnya.

Ditambahkannya juga, Badan Pengelolaan Keuangan maupun BPK masih menunggu upaya pengembalian uang oleh bendahara masing-masing instansi terkait yang diberi waktu selama 40 hari. Hal itu disampaikannya, berdasarkan  Peraturan BPK Nomor 3 tahun 2007 tentang Tata Cara Penyelesaian Ganti Kerugian Negara terhadap Bendahara.

“Kalau batas terakhir pengembaliannya saya nggak tahu kapan, yang jelas kepala SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) nanti melapor untuk pengembaliannya ke BPK,” pungkasnya.(sam/app)


BACA JUGA

Jumat, 18 Agustus 2017 10:42

Dua WNA asal Denmark Ikut Upacara Bendera

MARATUA - Ada momen unik dalam pelaksanaan upacara peringatan Hari Kemerdekaan ke-72 Republik Indonesia…

Jumat, 18 Agustus 2017 10:42

Berlumuran Oli, Larut dalam Kebahagiaan

TANJUNG REDEB – Setelah beristirahat beberapa hari para pemuda dari beberapa lingkungan RT di…

Jumat, 18 Agustus 2017 10:40

MEMBANGGAKAN ! Deo Terpilih Jadi Pembentang, Inspirasi Remaja Lainnya

TANJUNG REDEB – Kemeriahan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-72 sangat…

Jumat, 18 Agustus 2017 10:39

Drama Kolosal Bikin Bupati Tergugah

TANJUNG REDEB – Upacara bendera dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-72 di…

Kamis, 17 Agustus 2017 11:26

Dari Berau untuk Indonesia

LAYAR telah berhasil membawa remaja putri bernama Nur Fatin Syafika dan Farah Asyima dari Kampung Tanjung…

Kamis, 17 Agustus 2017 11:24

Merdeka di Atas Bahtera

INDONESIA adalah negeri maritim. Tak kurang 17.000 pulau menyatu dalam bingkai Merah Putih. Kebanggaan…

Kamis, 17 Agustus 2017 11:23
BREAKING NEWS

Warga di Pulau Terluar Merayakan Kemerdekaan dengan Cara Ini

MARATUA - Peringatan HUT ke-72 RI juga dilaksanakan di Pulau Maratua. Wakil Bupati Berau Agus Tantomo…

Rabu, 16 Agustus 2017 15:08

Dua Hari Berau “Tanpa” Internet

TANJUNG REDEB – Dua hari terakhir, kesabaran warga Berau kembali diuji. Setelah urusan listrik…

Selasa, 15 Agustus 2017 10:26

Jemaah Haji Berau Masih di Madinah

TANJUNG REDEB – Para jemaah haji asal Berau sudah berada di Madinah sejak Jumat (11/8) pukul 20.00…

Selasa, 15 Agustus 2017 10:21

Semua Travel Umrah Diminta Melapor ke Kemenag

TANJUNG REDEB – Kisruh calon jemaah umrah yang gagal berangkat ke Makah lantaran dikibuli First…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .