MANAGED BY:
KAMIS
25 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 19 Maret 2017 02:13
WADUH..!! Opini WTP Berau Terancam, Ternyata Ini Sebabnya

Akibat SPJ Dua OPD Bermasalah

Jonie Marhansyah

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Adanya temuan penggunaan anggaran yang tidak bisa dipertanggungjawabkan di dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Berau, yakni Sektretariat DPRD dan Disdukcapil yang sudah beredar luas di masyarakat, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau Jonie Marhansyah juga turut membenarkan hal itu.

Pasca adanya laporan dari Badan Pengelolaan Keuangan (BPK) Berau yang kesulitan untuk mensinkronkan laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) tahun anggaran 2016, dirinya langsung menginstruksikan Inspektorat Kabupaten (Itkab) Berau untuk melakukan penyelidikan terkait hal tersebut.

“Memang benar saat mendapatkan laporan itu dari BPK saya langsung meminta Inspektorat periksa, dan hasilnya dua OPD itu masih sedikit bermasalah terkait LKPD-nya,” ungkapnya kepada Berau Post, Sabtu (18/3).

Tak hanya meminta Inspektorat melakukan pemeriksaan, sejak informasi itu ia terima, dirinya menyebut telah memanggil Sekretaris Dewan (Sekwan) agar segera menindaklanjuti persoalan itu dan menyelesaikannya dengan cepat.

“Pertama terima informasi dari BPK saya langsung panggil Sekwan, saya minta segera diselesaikan sesuai dengan tenggat waktu yang diberikan. Tapi kalau untuk Disdukcapil belum sempat saya panggil,” ujarnya.

Walau hasil pemeriksaan oleh Inspektorat saat ini sudah selesai dan memanggil Sekwan, namun diakui Jonie hingga saat ini dirinya belum mengetahui uang negara yang tidak bisa dipertanggungjawabkan itu digunakan untuk apa oleh masing-masing bendahara OPD.

“Kalau digunakan untuk apa saya nggak tahu, nggak ada juga disampaikan ke saya,” katanya.

Dengan adanya dua temuan itu, Jonie menyebut bisa berpengaruh terhadap penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang sebelumnnya diraih Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau.

“Kalau WTP bisa saja berpengaruh, dan itu tergantung dari penilaian Badan Pemeriksa Keuangan,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Inspektur Inspektorat Kabupaten (Itkab) Berau Suriansyah tak menampik kabar yang beredar. Hanya untuk anggaran di Sekretariat DPRD Berau yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, jumlahnya hanya sekitar Rp 400 juta.

Lanjut dia, karena tidak sinkronnya laporan yang disampaikan oleh Disdukcapil dan Sekretariat DPRD Berau membuat Badan Pengelolaan Keuangan Berau, kesulitan untuk membuat laporan keuangan daerah.

Apa yang dikembangkan BPK, dikatakannya merupakan hasil penelusuran Inspektorat Kabupaten Berau, atas permintaan Badan Pengelolaan Keuangan.

“Awalnya BPKAD (sekarang Badan Pengelolaan Keuangan, Red.) yang kesulitan menyusun laporan keuangan daerah karena masih ada yang tidak sinkron,” terangnya.

“Oleh karena itu ada instruksi masuk ke kami (Inspektorat, Red) melakukan penyelidikan. Berita acara pemeriksaan (BAP) kami lah yang saat ini sedang didalami oleh BPK,” jelas Yusriansyah.

Walau pihaknya saat ini sudah selesai melakukan penyelidikan di Disdukcapil, namun dirinya mengaku tidak mengetahui uang yang jumlahnya berkisar Rp 300 juta itu digunakan untuk apa oleh bendahara.

“Kalau dipakai untuk apa saya tidak tahu, yang jelas baik di Disdukcapil maupun DPRD bendahara yang menggunakan uang itu,” ujarnya.

Ditambahkannya juga, Badan Pengelolaan Keuangan maupun BPK masih menunggu upaya pengembalian uang oleh bendahara masing-masing instansi terkait yang diberi waktu selama 40 hari. Hal itu disampaikannya, berdasarkan  Peraturan BPK Nomor 3 tahun 2007 tentang Tata Cara Penyelesaian Ganti Kerugian Negara terhadap Bendahara.

“Kalau batas terakhir pengembaliannya saya nggak tahu kapan, yang jelas kepala SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) nanti melapor untuk pengembaliannya ke BPK,” pungkasnya.(sam/app)


BACA JUGA

Kamis, 25 Mei 2017 10:29

Warga Terima Larangan Penangkapan Hiu

Kebutuhan dasar masyarakat di wilayah pesisir Berau, belum sepenuhnya terpenuhi. Di Pulau Maratua, kebutuhan…

Kamis, 25 Mei 2017 10:26

Minibus Nyungsep ke Semak-Semak

TANJUNG REDEB – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Sultan Agung, Tanjung Redeb, Berau, Rabu (24/5)…

Kamis, 25 Mei 2017 10:24

Pilih Bekerja di Toko Baju, Dewi Akhirnya Dijemput setelah Kabur dari Rumah

TANJUNG REDEB – Rasa lega dan bahagia akhirnya dirasakan Suradi, warga Gang Wiro, Jalan dr Murjani…

Kamis, 25 Mei 2017 10:10

Keuntungan Hampir 100 Persen, Dari IPB Rp 787, PLN Jual ke Masyarakat Rp 1.400

TANJUNG REDEB – Pelayanan kelistrikan oleh PLN Area Berau, menuai banyak keluhan dalam beberapa…

Rabu, 24 Mei 2017 01:04

DBH-DR Tak Bisa untuk Pengadaan Damkar

TANJUNG REDEB – Upaya pemanfaatan Dana Bagi Hasil Dana Reboisasi (DBH-DR) yang selalu menjadi…

Rabu, 24 Mei 2017 01:00

Setrum Padam Berkali-Kali dan Tanpa Jadwal, Ini Alasan PLN

TANJUNG REDEB – Dalam sepekan terakhir, suplai listrik ke masyarakat Berau mengalami gangguan.…

Rabu, 24 Mei 2017 00:53

Modal Empat Kupon, Bawa Pulang Motor

Suparlan menjadi salah satu dari tiga peserta gowes dan jalan sehat HUT ke-5 Berau Post yang paling…

Rabu, 24 Mei 2017 00:52

Dewan Rekomendasikan Pencabutan Izin

TANJUNG REDEB – Seperti yang telah dijanjikan, DPRD Berau kemarin (23/5) menggelar pertemuan dengan…

Selasa, 23 Mei 2017 09:33

Dua Pekan, 1.320 Kendaraan Kena Tilang

TANJUNG REDEB - Operasi Patuh Mahakam 2017 yang digelar selama 14 hari, selesai dilaksanakan kemarin…

Selasa, 23 Mei 2017 09:32

Dapat Sepeda Motor, Persembahkan untuk Istri

Senang dan bahagia terpancar dari wajah Suardi Sidik, saat MC pada acara HUT ke-5 Berau Post menyebutkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .