MANAGED BY:
KAMIS
25 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Senin, 20 Maret 2017 10:31
Bupati Tak Tahu Dugaan Penyalahgunaan Anggaran di Disdukcapil, Tunggu Hasil Inspektorat
Muharram

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram, ternyata baru mengetahui adanya indikasi penyalahgunaan anggaran di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Padahal, Inspektorat Kabupaten Berau telah turun melakukan pemeriksaan dan menemukan adanya penggunaan dana yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Muharram kepada Berau Post, Minggu (19/3), mengaku adanya temuan penggunaan anggaran yang tidak bisa dipertanggungjawabkan hanya di lingkungan Sekretariat DPRD saja. “

“Saya tahu yang belum bisa mempertanggungjawabkan penggunaan anggarannya itu hanya di Sekretariat Dewan saja, kalau di Disdukcapil (Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil), saya baru tahu juga lewat media,” ungkapnya kepada Berau Post, kemarin (19/3).

Padahal sejak adanya informasi jika adanya dana yang tidak bisa dipertanggungjawabkan di Sekretariat Dewan, dirinya telah menginstruksikan Badan Pengelolaan Keuangan (BPK) Berau untuk menahan anggaran Sekretariat Dewan tahun 2017, sampai ada pihak yang mempertanggungjawabkan anggaran yang diduga disalahgunakan tersebut.   

“Karena waktu itu info yang saya terima hanya dari Sekretariat Dewan saja yang bermasalah, makanya hanya anggaran Dewan yang saya tidak restui untuk dikeluarkan dulu. Oleh karena itu, saya akan koordinasi lagi dengan Inspektorat terkait temuan di Disdukcapil, karena semua OPD harus diperlakukan sama,” jelasnya.

Sebagai orang nomor satu di pemerintahan Berau, Muharram masih menunggu laporan hasil pemeriksaan yang dilakukan Inspektorat di Sekretariat DPRD maupun Disdukcapil. Yang jelas Muharram menegaskan, jika anggaran yang tidak bisa dipertanggungjawabkan tersebut dilakukan dengan sengaja dan dengan kesadaran, maka jabatan pejabat yang melakukannya sebagai taruhannya.

“Nanti kita lihat dulu, apakah ada sengaja menggunakan uang negara itu atau tidak. Kalau memang sengaja, otomatis tidak akan kita berikan lagi kepercayaan itu kepada pejabat yang bersangkutan, dan bisa jadi itu masuk ke ranah hukum. Tapi kalau murni karena kekeliruan, tentu ada maklum,” ujarnya.

Terkait ancaman gagal mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari pemeriksaan laporan keuangan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Muharram tidak terlalu mengambil pusing. Karena menurutnya, penyaluran anggaran yang bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakatlah yang lebih penting.

“Memang bagus jika kita mendapat WTP, tapi itu bukan prioritas utama,” pungkasnya. (sam/udi)


BACA JUGA

Kamis, 25 Mei 2017 10:29

Warga Terima Larangan Penangkapan Hiu

Kebutuhan dasar masyarakat di wilayah pesisir Berau, belum sepenuhnya terpenuhi. Di Pulau Maratua, kebutuhan…

Kamis, 25 Mei 2017 10:27

Dibangun untuk Kantor Kejaksaan

TANJUNG REDEB – Walau sempat tertunda, DPRD Berau akhirnya menggelar hearing mempertemukan perwakilan…

Kamis, 25 Mei 2017 10:26

Minibus Nyungsep ke Semak-Semak

TANJUNG REDEB – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Sultan Agung, Tanjung Redeb, Berau, Rabu (24/5)…

Kamis, 25 Mei 2017 10:24

Pilih Bekerja di Toko Baju, Dewi Akhirnya Dijemput setelah Kabur dari Rumah

TANJUNG REDEB – Rasa lega dan bahagia akhirnya dirasakan Suradi, warga Gang Wiro, Jalan dr Murjani…

Kamis, 25 Mei 2017 10:10

Keuntungan Hampir 100 Persen, Dari IPB Rp 787, PLN Jual ke Masyarakat Rp 1.400

TANJUNG REDEB – Pelayanan kelistrikan oleh PLN Area Berau, menuai banyak keluhan dalam beberapa…

Rabu, 24 Mei 2017 01:05

Ini Alasan Pemprov Kaltim Blokir Rekening Guru

SEKRETARIS Provinsi (Sekprov) Kaltim Rusmadi mengatakan, kewajiban pencairan TPP kepada guru ASN sudah…

Rabu, 24 Mei 2017 01:04

DBH-DR Tak Bisa untuk Pengadaan Damkar

TANJUNG REDEB – Upaya pemanfaatan Dana Bagi Hasil Dana Reboisasi (DBH-DR) yang selalu menjadi…

Rabu, 24 Mei 2017 01:00

Setrum Padam Berkali-Kali dan Tanpa Jadwal, Ini Alasan PLN

TANJUNG REDEB – Dalam sepekan terakhir, suplai listrik ke masyarakat Berau mengalami gangguan.…

Rabu, 24 Mei 2017 00:57

Setelah Diblokir, TPP Lenyap

SAMARINDA – Aksi guru SMA/SMK se-Kaltim menuntut tambahan penghasilan pegawai (TPP) yang belum…

Rabu, 24 Mei 2017 00:53

Modal Empat Kupon, Bawa Pulang Motor

Suparlan menjadi salah satu dari tiga peserta gowes dan jalan sehat HUT ke-5 Berau Post yang paling…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .