MANAGED BY:
KAMIS
30 MARET
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Senin, 20 Maret 2017 10:31
Bupati Tak Tahu Dugaan Penyalahgunaan Anggaran di Disdukcapil, Tunggu Hasil Inspektorat
Muharram

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram, ternyata baru mengetahui adanya indikasi penyalahgunaan anggaran di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Padahal, Inspektorat Kabupaten Berau telah turun melakukan pemeriksaan dan menemukan adanya penggunaan dana yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Muharram kepada Berau Post, Minggu (19/3), mengaku adanya temuan penggunaan anggaran yang tidak bisa dipertanggungjawabkan hanya di lingkungan Sekretariat DPRD saja. “

“Saya tahu yang belum bisa mempertanggungjawabkan penggunaan anggarannya itu hanya di Sekretariat Dewan saja, kalau di Disdukcapil (Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil), saya baru tahu juga lewat media,” ungkapnya kepada Berau Post, kemarin (19/3).

Padahal sejak adanya informasi jika adanya dana yang tidak bisa dipertanggungjawabkan di Sekretariat Dewan, dirinya telah menginstruksikan Badan Pengelolaan Keuangan (BPK) Berau untuk menahan anggaran Sekretariat Dewan tahun 2017, sampai ada pihak yang mempertanggungjawabkan anggaran yang diduga disalahgunakan tersebut.   

“Karena waktu itu info yang saya terima hanya dari Sekretariat Dewan saja yang bermasalah, makanya hanya anggaran Dewan yang saya tidak restui untuk dikeluarkan dulu. Oleh karena itu, saya akan koordinasi lagi dengan Inspektorat terkait temuan di Disdukcapil, karena semua OPD harus diperlakukan sama,” jelasnya.

Sebagai orang nomor satu di pemerintahan Berau, Muharram masih menunggu laporan hasil pemeriksaan yang dilakukan Inspektorat di Sekretariat DPRD maupun Disdukcapil. Yang jelas Muharram menegaskan, jika anggaran yang tidak bisa dipertanggungjawabkan tersebut dilakukan dengan sengaja dan dengan kesadaran, maka jabatan pejabat yang melakukannya sebagai taruhannya.

“Nanti kita lihat dulu, apakah ada sengaja menggunakan uang negara itu atau tidak. Kalau memang sengaja, otomatis tidak akan kita berikan lagi kepercayaan itu kepada pejabat yang bersangkutan, dan bisa jadi itu masuk ke ranah hukum. Tapi kalau murni karena kekeliruan, tentu ada maklum,” ujarnya.

Terkait ancaman gagal mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari pemeriksaan laporan keuangan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Muharram tidak terlalu mengambil pusing. Karena menurutnya, penyaluran anggaran yang bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakatlah yang lebih penting.

“Memang bagus jika kita mendapat WTP, tapi itu bukan prioritas utama,” pungkasnya. (sam/udi)


BACA JUGA

Rabu, 29 Maret 2017 12:51

APBD “Habis” untuk Gaji ASN

TANJUNG REDEB – Pelaksanaan musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan dan…

Rabu, 29 Maret 2017 12:50

Hubungkan Seluruh Kampung, Penuhi Kebutuhan Telekomunikasi

Pemerataan pembangunan ke seluruh wilayah perkampungan, jadi salah satu fokus perjuangan Haryono sebagai…

Rabu, 29 Maret 2017 12:41

Nelayan “Nakal” Makin Pintar

DITEMUKANNYA dua ekor hiu yang telah mati dengan keadaan tanpa sirip dada dan punggung di sekitar perairan…

Rabu, 29 Maret 2017 12:39

Diduga Illegal Fishing, Dua Nurse Shark Tanpa Sirip Ditemukan Wisatawan di Perairan Derawan

TANJUNG REDEB - Dua ekor hiu ditemukan mati di sekitar perairan Pulau Derawan tanpa sirip. Penemunya…

Rabu, 29 Maret 2017 12:37

Jual 19 Spot Diving Unggulan

TANJUNG REDEB – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, bakal melakukan pendataan ulang…

Selasa, 28 Maret 2017 11:56

Lari dari Konflik Aceh

DI malam yang tenang dengan memanfaatkan penerangan dari lampu emergency yang cahayanya temaram,…

Selasa, 28 Maret 2017 11:54

Melawan 'Jajahan' Tengkulak

TUBUHNYA mungkin kecil dan kurus, tapi dia gesit dan penuh semangat. Semangatnya seluas kebun lada miliknya.…

Selasa, 28 Maret 2017 11:50

Kembangkan Perkebunan Organik

KEBERADAAN Yayasan Sahabat Lestari di Kampung Bukit Makmur Jaya, tak sekadar memberikan pelatihan kepada…

Selasa, 28 Maret 2017 11:46

Balada dari Desa Lada

TAK sekadar untung dan rugi. Para petani di Kampung Bukit Makmur Jaya, Kecamatan Biatan, menjadikan…

Senin, 27 Maret 2017 12:22

Data Ulang Spot Diving, Chanel Jadi Unggulan

MARATUA – Kepulauan Derawan cukup terkenal dengan spot-spot diving-nya, khususnya di perairan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .