MANAGED BY:
KAMIS
30 MARET
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Senin, 20 Maret 2017 10:33
Penuhi Kebutuhan Dasar, Percepat Pembentukan BPS

Setengah Perjalanan Anggota DPRD Berau Periode 2014-2019: Subroto (19)

PERIODE KEDUA: Subroto bersama istri usai mengikuti rapat paripurna istimewa, beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, Terpilih kembali sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan (dapil) III yang mencakup Kecamatan Biatan, Talisayan, Batu Putih, Bidukbiduk, Pulau Derawan, dan Maratua, Subroto tak ingin muluk-muluk menebar janji kepada masyarakat.

YUDHI PERDANA, Tanjung Redeb

Walau sudah lima tahun berjuang, Subroto mengaku masih banyak program yang belum terselesaikan. Terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya pemenuhan listrik dan air bersih.

Menurut politikus Partai Golkar ini, dengan pemenuhan kebutuhan air bersih dan listrik, masyarakat akan makin mudah mencapai kesejahteraannya. Apalagi, untuk Kecamatan Talisayan dan Biatan, sudah banyak jaringan listrik yang masuk ke perkampungan, namun tak kunjung teraliri listrik.

“Memang ada info dari PLN kalau tahun ini mereka akan mendatangkan mesin 1 megawatt (MW) untuk di Talisayan,” katanya kepada Berau Post, Minggu (19/3).

Untuk percepatan pemenuhan kebutuhan listrik masyarakat, anggota Komisi III DPRD Berau ini juga meminta agar PLN tak lagi melayani permohonan penambahan daya sementara bagi pelanggannya. Sehingga, sisa daya dari seluruh pembangkit yang terkoneksi dengan PLN, bisa dimaksimalkan untuk melayani sambungan baru, khususnya bagi masyarakat perkampungan yang sudah memiliki jaringan listrik.

Apa yang disampaikannya juga sejalan dengan keinginan Pemkab Berau yang ingin menerangi seluruh perkampungan hingga 2018 mendatang. “Masalahnya, masih ada juga kampung yang belum punya jaringan, tetapi kebijakan soal listrik sudah jadi kewenangan provinsi. Jadi kita orang daerah hanya bisa memohon ke provinsi,” jelas Subroto.

Selain listrik, pemenuhan kebutuhan air bersih juga tak kalah penting. Sebab air bersih menjadi kebutuhan dasar yang selama ini masih jauh dari masyarakat di kampung-kampung pesisir selatan Berau.

Harapan masyarakat pesisir terkait pemenuhan air bersih sempat muncul ketika Pemkab Berau membangun Instalasi Pengolahan Air (IPA) Talisayan. Malah di masa pembangunannya, masyarakat sempat merasakan kemudahan mendapatkan air bersih, saat kontraktor pelaksana melakukan uji coba IPA Talisayan sekitar empat bulan. “Waktu uji coba airnya lancar-lancar aja,” terangnya.

Sayang, setelah tahap uji coba diselesaikan, sejak itu pula masyarakat tak lagi menikmati aliran air bersih dari IPA Talisayan. “Ini sudah sekitar tiga bulan enggak jalan lagi setelah kontraktor menyelesaikan masa uji cobanya,” ungkap ayah tiga anak ini.

Subroto memaklumi, Pemkab Berau belum bisa memaksa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Segah untuk mengoperasikan IPA Talisayan, karena proses penyerahan pengelolaan dan aset IPA tersebut belum dilaksanakan. Bahkan, kontraktor pelaksana dikabarkan belum menyerahkan hasil pekerjaannya ke Pemkab Berau.

“Makanya kita dorong pemerintah untuk secepatnya menyerahkan pengelolaannya ke PDAM. Kalau memang sampai sekarang kontraktornya belum menyerahkan, Pemkab bisa mendesak kontraktor menyerahkannya secepatnya,” tegas Subroto.

Selain pemenuhan kebutuhan dasar, Subroto kembali mempertanyakan proses pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Berau Pesisir Selatan (BPS) yang telah diperjuangkan di masa kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhyono (SBY).

Menurutnya, pembentukan DOB BPS yang meliputi wilayah Kecamatan Tabalar, Biatan, Talisayan, Batu Putih dan Bidukbiduk tersebut, akan mempercepat pembangunan di lima kecamatan pesisir tersebut.

“Masalah pemekaran ini juga sudah ditunggu-tunggu terus sama masyarakat. Ini yang kami minta supaya Pemkab Berau bisa lebih gencar lagi memperjuangkannya di pusat,” pungkasnya. (*/bersambung/udi)

 

 


BACA JUGA

Rabu, 29 Maret 2017 12:51

APBD “Habis” untuk Gaji ASN

TANJUNG REDEB – Pelaksanaan musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan dan…

Rabu, 29 Maret 2017 12:41

Nelayan “Nakal” Makin Pintar

DITEMUKANNYA dua ekor hiu yang telah mati dengan keadaan tanpa sirip dada dan punggung di sekitar perairan…

Rabu, 29 Maret 2017 12:39

Diduga Illegal Fishing, Dua Nurse Shark Tanpa Sirip Ditemukan Wisatawan di Perairan Derawan

TANJUNG REDEB - Dua ekor hiu ditemukan mati di sekitar perairan Pulau Derawan tanpa sirip. Penemunya…

Rabu, 29 Maret 2017 12:37

Jual 19 Spot Diving Unggulan

TANJUNG REDEB – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, bakal melakukan pendataan ulang…

Selasa, 28 Maret 2017 12:00

DLHK Disebut Tidak Pro Rakyat

TANJUNG REDEB – Wakil Ketua II DPRD Berau Anwar menyebut Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan…

Selasa, 28 Maret 2017 11:56

Lari dari Konflik Aceh

DI malam yang tenang dengan memanfaatkan penerangan dari lampu emergency yang cahayanya temaram,…

Selasa, 28 Maret 2017 11:54

Melawan 'Jajahan' Tengkulak

TUBUHNYA mungkin kecil dan kurus, tapi dia gesit dan penuh semangat. Semangatnya seluas kebun lada miliknya.…

Selasa, 28 Maret 2017 11:50

Kembangkan Perkebunan Organik

KEBERADAAN Yayasan Sahabat Lestari di Kampung Bukit Makmur Jaya, tak sekadar memberikan pelatihan kepada…

Selasa, 28 Maret 2017 11:46

Balada dari Desa Lada

TAK sekadar untung dan rugi. Para petani di Kampung Bukit Makmur Jaya, Kecamatan Biatan, menjadikan…

Senin, 27 Maret 2017 12:22

Data Ulang Spot Diving, Chanel Jadi Unggulan

MARATUA – Kepulauan Derawan cukup terkenal dengan spot-spot diving-nya, khususnya di perairan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .