MANAGED BY:
KAMIS
25 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Senin, 20 Maret 2017 10:33
Penuhi Kebutuhan Dasar, Percepat Pembentukan BPS

Setengah Perjalanan Anggota DPRD Berau Periode 2014-2019: Subroto (19)

PERIODE KEDUA: Subroto bersama istri usai mengikuti rapat paripurna istimewa, beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, Terpilih kembali sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan (dapil) III yang mencakup Kecamatan Biatan, Talisayan, Batu Putih, Bidukbiduk, Pulau Derawan, dan Maratua, Subroto tak ingin muluk-muluk menebar janji kepada masyarakat.

YUDHI PERDANA, Tanjung Redeb

Walau sudah lima tahun berjuang, Subroto mengaku masih banyak program yang belum terselesaikan. Terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya pemenuhan listrik dan air bersih.

Menurut politikus Partai Golkar ini, dengan pemenuhan kebutuhan air bersih dan listrik, masyarakat akan makin mudah mencapai kesejahteraannya. Apalagi, untuk Kecamatan Talisayan dan Biatan, sudah banyak jaringan listrik yang masuk ke perkampungan, namun tak kunjung teraliri listrik.

“Memang ada info dari PLN kalau tahun ini mereka akan mendatangkan mesin 1 megawatt (MW) untuk di Talisayan,” katanya kepada Berau Post, Minggu (19/3).

Untuk percepatan pemenuhan kebutuhan listrik masyarakat, anggota Komisi III DPRD Berau ini juga meminta agar PLN tak lagi melayani permohonan penambahan daya sementara bagi pelanggannya. Sehingga, sisa daya dari seluruh pembangkit yang terkoneksi dengan PLN, bisa dimaksimalkan untuk melayani sambungan baru, khususnya bagi masyarakat perkampungan yang sudah memiliki jaringan listrik.

Apa yang disampaikannya juga sejalan dengan keinginan Pemkab Berau yang ingin menerangi seluruh perkampungan hingga 2018 mendatang. “Masalahnya, masih ada juga kampung yang belum punya jaringan, tetapi kebijakan soal listrik sudah jadi kewenangan provinsi. Jadi kita orang daerah hanya bisa memohon ke provinsi,” jelas Subroto.

Selain listrik, pemenuhan kebutuhan air bersih juga tak kalah penting. Sebab air bersih menjadi kebutuhan dasar yang selama ini masih jauh dari masyarakat di kampung-kampung pesisir selatan Berau.

Harapan masyarakat pesisir terkait pemenuhan air bersih sempat muncul ketika Pemkab Berau membangun Instalasi Pengolahan Air (IPA) Talisayan. Malah di masa pembangunannya, masyarakat sempat merasakan kemudahan mendapatkan air bersih, saat kontraktor pelaksana melakukan uji coba IPA Talisayan sekitar empat bulan. “Waktu uji coba airnya lancar-lancar aja,” terangnya.

Sayang, setelah tahap uji coba diselesaikan, sejak itu pula masyarakat tak lagi menikmati aliran air bersih dari IPA Talisayan. “Ini sudah sekitar tiga bulan enggak jalan lagi setelah kontraktor menyelesaikan masa uji cobanya,” ungkap ayah tiga anak ini.

Subroto memaklumi, Pemkab Berau belum bisa memaksa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Segah untuk mengoperasikan IPA Talisayan, karena proses penyerahan pengelolaan dan aset IPA tersebut belum dilaksanakan. Bahkan, kontraktor pelaksana dikabarkan belum menyerahkan hasil pekerjaannya ke Pemkab Berau.

“Makanya kita dorong pemerintah untuk secepatnya menyerahkan pengelolaannya ke PDAM. Kalau memang sampai sekarang kontraktornya belum menyerahkan, Pemkab bisa mendesak kontraktor menyerahkannya secepatnya,” tegas Subroto.

Selain pemenuhan kebutuhan dasar, Subroto kembali mempertanyakan proses pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Berau Pesisir Selatan (BPS) yang telah diperjuangkan di masa kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhyono (SBY).

Menurutnya, pembentukan DOB BPS yang meliputi wilayah Kecamatan Tabalar, Biatan, Talisayan, Batu Putih dan Bidukbiduk tersebut, akan mempercepat pembangunan di lima kecamatan pesisir tersebut.

“Masalah pemekaran ini juga sudah ditunggu-tunggu terus sama masyarakat. Ini yang kami minta supaya Pemkab Berau bisa lebih gencar lagi memperjuangkannya di pusat,” pungkasnya. (*/bersambung/udi)

 

 


BACA JUGA

Kamis, 25 Mei 2017 10:27

Dibangun untuk Kantor Kejaksaan

TANJUNG REDEB – Walau sempat tertunda, DPRD Berau akhirnya menggelar hearing mempertemukan perwakilan…

Kamis, 25 Mei 2017 10:26

Minibus Nyungsep ke Semak-Semak

TANJUNG REDEB – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Sultan Agung, Tanjung Redeb, Berau, Rabu (24/5)…

Kamis, 25 Mei 2017 10:24

Pilih Bekerja di Toko Baju, Dewi Akhirnya Dijemput setelah Kabur dari Rumah

TANJUNG REDEB – Rasa lega dan bahagia akhirnya dirasakan Suradi, warga Gang Wiro, Jalan dr Murjani…

Kamis, 25 Mei 2017 10:10

Keuntungan Hampir 100 Persen, Dari IPB Rp 787, PLN Jual ke Masyarakat Rp 1.400

TANJUNG REDEB – Pelayanan kelistrikan oleh PLN Area Berau, menuai banyak keluhan dalam beberapa…

Rabu, 24 Mei 2017 01:05

Ini Alasan Pemprov Kaltim Blokir Rekening Guru

SEKRETARIS Provinsi (Sekprov) Kaltim Rusmadi mengatakan, kewajiban pencairan TPP kepada guru ASN sudah…

Rabu, 24 Mei 2017 01:04

DBH-DR Tak Bisa untuk Pengadaan Damkar

TANJUNG REDEB – Upaya pemanfaatan Dana Bagi Hasil Dana Reboisasi (DBH-DR) yang selalu menjadi…

Rabu, 24 Mei 2017 01:00

Setrum Padam Berkali-Kali dan Tanpa Jadwal, Ini Alasan PLN

TANJUNG REDEB – Dalam sepekan terakhir, suplai listrik ke masyarakat Berau mengalami gangguan.…

Rabu, 24 Mei 2017 00:57

Setelah Diblokir, TPP Lenyap

SAMARINDA – Aksi guru SMA/SMK se-Kaltim menuntut tambahan penghasilan pegawai (TPP) yang belum…

Rabu, 24 Mei 2017 00:52

Dewan Rekomendasikan Pencabutan Izin

TANJUNG REDEB – Seperti yang telah dijanjikan, DPRD Berau kemarin (23/5) menggelar pertemuan dengan…

Selasa, 23 Mei 2017 09:33

Dua Pekan, 1.320 Kendaraan Kena Tilang

TANJUNG REDEB - Operasi Patuh Mahakam 2017 yang digelar selama 14 hari, selesai dilaksanakan kemarin…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .