MANAGED BY:
KAMIS
30 MARET
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Senin, 20 Maret 2017 10:35
Jangan Sampai Ambruk, Kondisi Jembatan Sambaliung Kian Memburuk
JANGAN TUNGGU AMBRUK: Permintaan perbaikan Jembatan Sambaliung jangan difokuskan untuk badan jalannya saja, tetapi tiang-tiang penyangganya juga butuh pemeliharaan dan peremajaan.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Kondisi Jembatan Sambaliung yang semakin parah, menjadi perhatian banyak pihak. Namun, untuk segera mendapat perbaikan, masyarakat harus bersabar. Lantaran pemeliharaan dan perbaikan Jembatan Sambaliung, menjadi kewenangan Pemprov Kaltim.

Untuk itu, Ketua Komisi II DPRD Berau M Yunus menegaskan, sudah saatnya Pemkab Berau melaporkan kondisi jembatan yang kian memburuk tersebut ke Pemprov Kaltim.

“Tentu sudah harus diperbaiki. Kondisinya sudah tidak sama lagi. Namanya konstruksi membutuhkan perawatan, tapi pemkab terbentur aturan jika ingin memperbaiki sendiri. Jangan sampai memaksa untuk memperbaiki, tahunya terbentur aturan dan mendapat masalah,” kata politikus asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini kepada Berau Post, Minggu (19/3).

Tidak hanya sekadar menambal aspal pada badan jalan, perbaikan yang dimaksud Yunus adalah, memelihara tiang-tiang penopang jembatan tersebut. Itu dilakukan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. “Jangan sampai ambruk seperti jembatan di Tenggarong, Kutai Kartanegara, atau Jalan Bujangga. Kalau bisa dihindari,” ucapnya.

Namun, untuk membuat laporan terkait kondisi terkini Jembatan Sambaliung, Yunus menyarankan agar Pemkab Berau berkonsolidasi dengan DPRD Berau. Agar ketika melaporkan, suara yang dilontarkan sama.

“Setidaknya di tingkat kabupaten harus menyusun atau merapatkan secara internal, baru sama-sama menyampaikan kepada pemprov. Tentu akan memakan waktu, tapi tetap harus diperjuangkan,” tuturnya.

Fungsi Jembatan Sambaliung terang Yunus, tidak sekadar sebagai jalur transportasi, tapi juga nadi ekonomi Berau. Pasalnya, hanya jembatan itu akses darat masyarakat di pesisir selatan Berau untuk menuju Tanjung Redeb atau sebaliknya. “Karena jika menunggu hingga rusak, akan ada banyak kerugian yang dihadapi. Pertama akses menjadi terputus. Kedua perekonomian akan melambat karena akses utama masyarakat mengalami kerusakan. Imbasnya sangat banyak sekali,” ujarnya.

Adapun solusi yang saat ini bisa dilakukan adalah, membatasi muatan yang melintasi jembatan tersebut, atau melakukan sistem buka tutup.

Seperti diwartakan Berau Post, Pemkab Berau melalui Dinas Perhubungan (Dishub) serta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) berjanji segera menangani jembatan Sambaliung.

Kepala DPUTR Basri Sahrin tidak menyangkal bahwa kondisi jembatan Sambaliung kian buruk.

Sementara itu, Kadishub Berau Abdurrahman, akan membatasi muatan kendaraan yang melintasi jembatan tersebut.

Abdurrahman tidak memungkiri kerusakan disebabkan oleh banyaknya kendaraan dengan beban berat melintasi jembatan tersebut. Apalagi saat malam hari, di mana menjadi waktu bagi mobil pengangkut sawit melintas.

Untuk melakukan penindakan terhadap kendaraan berat, dirinya menegaskan bukan kewenangan pihaknya. “Itu sudah masuk ranahnya kepolisian yang menindak. Kami hanya sebatas mengingatkan dan mengimbau,” ucapnya.

“Makanya kalau petugas kami ada melihat kendaraan berat yang melintas di jalan yang tidak semestinya. Kami akan langsung berkoordinasi dengan kepolisian, supaya ditindak,” tandas Abdurrahman. (rio/udi)

 


BACA JUGA

Rabu, 29 Maret 2017 12:51

APBD “Habis” untuk Gaji ASN

TANJUNG REDEB – Pelaksanaan musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan dan…

Rabu, 29 Maret 2017 12:50

Hubungkan Seluruh Kampung, Penuhi Kebutuhan Telekomunikasi

Pemerataan pembangunan ke seluruh wilayah perkampungan, jadi salah satu fokus perjuangan Haryono sebagai…

Rabu, 29 Maret 2017 12:41

Nelayan “Nakal” Makin Pintar

DITEMUKANNYA dua ekor hiu yang telah mati dengan keadaan tanpa sirip dada dan punggung di sekitar perairan…

Rabu, 29 Maret 2017 12:39

Diduga Illegal Fishing, Dua Nurse Shark Tanpa Sirip Ditemukan Wisatawan di Perairan Derawan

TANJUNG REDEB - Dua ekor hiu ditemukan mati di sekitar perairan Pulau Derawan tanpa sirip. Penemunya…

Rabu, 29 Maret 2017 12:37

Jual 19 Spot Diving Unggulan

TANJUNG REDEB – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, bakal melakukan pendataan ulang…

Selasa, 28 Maret 2017 12:00

DLHK Disebut Tidak Pro Rakyat

TANJUNG REDEB – Wakil Ketua II DPRD Berau Anwar menyebut Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan…

Selasa, 28 Maret 2017 11:56

Lari dari Konflik Aceh

DI malam yang tenang dengan memanfaatkan penerangan dari lampu emergency yang cahayanya temaram,…

Selasa, 28 Maret 2017 11:54

Melawan 'Jajahan' Tengkulak

TUBUHNYA mungkin kecil dan kurus, tapi dia gesit dan penuh semangat. Semangatnya seluas kebun lada miliknya.…

Selasa, 28 Maret 2017 11:50

Kembangkan Perkebunan Organik

KEBERADAAN Yayasan Sahabat Lestari di Kampung Bukit Makmur Jaya, tak sekadar memberikan pelatihan kepada…

Selasa, 28 Maret 2017 11:46

Balada dari Desa Lada

TAK sekadar untung dan rugi. Para petani di Kampung Bukit Makmur Jaya, Kecamatan Biatan, menjadikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .