MANAGED BY:
JUMAT
23 JUNI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Senin, 20 Maret 2017 10:35
Jangan Sampai Ambruk, Kondisi Jembatan Sambaliung Kian Memburuk
JANGAN TUNGGU AMBRUK: Permintaan perbaikan Jembatan Sambaliung jangan difokuskan untuk badan jalannya saja, tetapi tiang-tiang penyangganya juga butuh pemeliharaan dan peremajaan.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Kondisi Jembatan Sambaliung yang semakin parah, menjadi perhatian banyak pihak. Namun, untuk segera mendapat perbaikan, masyarakat harus bersabar. Lantaran pemeliharaan dan perbaikan Jembatan Sambaliung, menjadi kewenangan Pemprov Kaltim.

Untuk itu, Ketua Komisi II DPRD Berau M Yunus menegaskan, sudah saatnya Pemkab Berau melaporkan kondisi jembatan yang kian memburuk tersebut ke Pemprov Kaltim.

“Tentu sudah harus diperbaiki. Kondisinya sudah tidak sama lagi. Namanya konstruksi membutuhkan perawatan, tapi pemkab terbentur aturan jika ingin memperbaiki sendiri. Jangan sampai memaksa untuk memperbaiki, tahunya terbentur aturan dan mendapat masalah,” kata politikus asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini kepada Berau Post, Minggu (19/3).

Tidak hanya sekadar menambal aspal pada badan jalan, perbaikan yang dimaksud Yunus adalah, memelihara tiang-tiang penopang jembatan tersebut. Itu dilakukan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. “Jangan sampai ambruk seperti jembatan di Tenggarong, Kutai Kartanegara, atau Jalan Bujangga. Kalau bisa dihindari,” ucapnya.

Namun, untuk membuat laporan terkait kondisi terkini Jembatan Sambaliung, Yunus menyarankan agar Pemkab Berau berkonsolidasi dengan DPRD Berau. Agar ketika melaporkan, suara yang dilontarkan sama.

“Setidaknya di tingkat kabupaten harus menyusun atau merapatkan secara internal, baru sama-sama menyampaikan kepada pemprov. Tentu akan memakan waktu, tapi tetap harus diperjuangkan,” tuturnya.

Fungsi Jembatan Sambaliung terang Yunus, tidak sekadar sebagai jalur transportasi, tapi juga nadi ekonomi Berau. Pasalnya, hanya jembatan itu akses darat masyarakat di pesisir selatan Berau untuk menuju Tanjung Redeb atau sebaliknya. “Karena jika menunggu hingga rusak, akan ada banyak kerugian yang dihadapi. Pertama akses menjadi terputus. Kedua perekonomian akan melambat karena akses utama masyarakat mengalami kerusakan. Imbasnya sangat banyak sekali,” ujarnya.

Adapun solusi yang saat ini bisa dilakukan adalah, membatasi muatan yang melintasi jembatan tersebut, atau melakukan sistem buka tutup.

Seperti diwartakan Berau Post, Pemkab Berau melalui Dinas Perhubungan (Dishub) serta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) berjanji segera menangani jembatan Sambaliung.

Kepala DPUTR Basri Sahrin tidak menyangkal bahwa kondisi jembatan Sambaliung kian buruk.

Sementara itu, Kadishub Berau Abdurrahman, akan membatasi muatan kendaraan yang melintasi jembatan tersebut.

Abdurrahman tidak memungkiri kerusakan disebabkan oleh banyaknya kendaraan dengan beban berat melintasi jembatan tersebut. Apalagi saat malam hari, di mana menjadi waktu bagi mobil pengangkut sawit melintas.

Untuk melakukan penindakan terhadap kendaraan berat, dirinya menegaskan bukan kewenangan pihaknya. “Itu sudah masuk ranahnya kepolisian yang menindak. Kami hanya sebatas mengingatkan dan mengimbau,” ucapnya.

“Makanya kalau petugas kami ada melihat kendaraan berat yang melintas di jalan yang tidak semestinya. Kami akan langsung berkoordinasi dengan kepolisian, supaya ditindak,” tandas Abdurrahman. (rio/udi)

 


BACA JUGA

Jumat, 23 Juni 2017 12:00

BPBD Pantau via Telepon, Banjir yang Merendam Beberapa Kampung Mulai Surut

TANJUNG REDEB – Bencana banjir yang melanda beberapa kampung di Kecamatan Sambaliung dan Teluk…

Jumat, 23 Juni 2017 11:58

Keluarga Tolak Autopsi, Polisi Tak Bisa Pastikan Penyebab Kematian Manila

TANJUNG REDEB – Lima hari sejak ditemukannya jenazah Manila (44), warga Jalan HARM Ayoeb, Gang…

Kamis, 22 Juni 2017 11:17

Kerusakan Mesin, Sriwijaya Delay 10 Jam

TANJUNG REDEB – Arus mudik jelang Hari Raya Idulfitri semakin terasa di Bumi Batiwakkal, khususnya…

Kamis, 22 Juni 2017 11:16
Mengenal Lokasi-Lokasi Rawan Jalur Berau-Samarinda

Teror dari Gunung Telor dan Bukit Empat Mayat

Di tanah ini, kali-kali adalah anugerah. Bukit-bukit juga jadi sumber hidup, pula dengan hutan dan lautan.…

Kamis, 22 Juni 2017 11:14

Saling Menghormati dan Jaga Kerukunan

TANJUNG REDEB - Toleransi antarumat beragama bisa ditunjukkan dengan berbagai cara. Seperti yang ditunjukkan…

Kamis, 22 Juni 2017 11:13

Jelang Lebaran, Tiga Kampung Kebanjiran

SAMBALIUNG – Luapan air Sungai Kelay, kembali membuat beberapa kampung di Bumi Batiwakkal terendam.…

Kamis, 22 Juni 2017 11:10

Kakam Balikukup Diperiksa Lagi

TANJUNG REDEB - Perkara dugaan penyalahgunaan Alokasi Dana Kampung (ADK) Balikukup, masih terus berjalan.…

Rabu, 21 Juni 2017 00:32

DMI Usulkan Penghapusan Takbir Keliling

TANJUNG REDEB – Setiap tahun, di malam kemenangan Hari Raya Idulfitri, biasanya digelar kegiatan…

Rabu, 21 Juni 2017 00:31
Waspada Jalur Kelay-Muara Wahau

Bisa Terjebak Macet di Tengah Hutan

TANJUNG REDEB - Arus transportasi di Kalimantan Timur saat mudik Lebaran kali ini, belum sepenuhnya…

Rabu, 21 Juni 2017 00:28

WAH PAYAH NIH..!! Tiga Perusahaan Belum Bayar THR

TANJUNG REDEB – Edaran pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) paling lambat seminggu sebelum Lebaran,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .