MANAGED BY:
JUMAT
20 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Senin, 20 Maret 2017 10:35
Jangan Sampai Ambruk, Kondisi Jembatan Sambaliung Kian Memburuk
JANGAN TUNGGU AMBRUK: Permintaan perbaikan Jembatan Sambaliung jangan difokuskan untuk badan jalannya saja, tetapi tiang-tiang penyangganya juga butuh pemeliharaan dan peremajaan.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Kondisi Jembatan Sambaliung yang semakin parah, menjadi perhatian banyak pihak. Namun, untuk segera mendapat perbaikan, masyarakat harus bersabar. Lantaran pemeliharaan dan perbaikan Jembatan Sambaliung, menjadi kewenangan Pemprov Kaltim.

Untuk itu, Ketua Komisi II DPRD Berau M Yunus menegaskan, sudah saatnya Pemkab Berau melaporkan kondisi jembatan yang kian memburuk tersebut ke Pemprov Kaltim.

“Tentu sudah harus diperbaiki. Kondisinya sudah tidak sama lagi. Namanya konstruksi membutuhkan perawatan, tapi pemkab terbentur aturan jika ingin memperbaiki sendiri. Jangan sampai memaksa untuk memperbaiki, tahunya terbentur aturan dan mendapat masalah,” kata politikus asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini kepada Berau Post, Minggu (19/3).

Tidak hanya sekadar menambal aspal pada badan jalan, perbaikan yang dimaksud Yunus adalah, memelihara tiang-tiang penopang jembatan tersebut. Itu dilakukan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. “Jangan sampai ambruk seperti jembatan di Tenggarong, Kutai Kartanegara, atau Jalan Bujangga. Kalau bisa dihindari,” ucapnya.

Namun, untuk membuat laporan terkait kondisi terkini Jembatan Sambaliung, Yunus menyarankan agar Pemkab Berau berkonsolidasi dengan DPRD Berau. Agar ketika melaporkan, suara yang dilontarkan sama.

“Setidaknya di tingkat kabupaten harus menyusun atau merapatkan secara internal, baru sama-sama menyampaikan kepada pemprov. Tentu akan memakan waktu, tapi tetap harus diperjuangkan,” tuturnya.

Fungsi Jembatan Sambaliung terang Yunus, tidak sekadar sebagai jalur transportasi, tapi juga nadi ekonomi Berau. Pasalnya, hanya jembatan itu akses darat masyarakat di pesisir selatan Berau untuk menuju Tanjung Redeb atau sebaliknya. “Karena jika menunggu hingga rusak, akan ada banyak kerugian yang dihadapi. Pertama akses menjadi terputus. Kedua perekonomian akan melambat karena akses utama masyarakat mengalami kerusakan. Imbasnya sangat banyak sekali,” ujarnya.

Adapun solusi yang saat ini bisa dilakukan adalah, membatasi muatan yang melintasi jembatan tersebut, atau melakukan sistem buka tutup.

Seperti diwartakan Berau Post, Pemkab Berau melalui Dinas Perhubungan (Dishub) serta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) berjanji segera menangani jembatan Sambaliung.

Kepala DPUTR Basri Sahrin tidak menyangkal bahwa kondisi jembatan Sambaliung kian buruk.

Sementara itu, Kadishub Berau Abdurrahman, akan membatasi muatan kendaraan yang melintasi jembatan tersebut.

Abdurrahman tidak memungkiri kerusakan disebabkan oleh banyaknya kendaraan dengan beban berat melintasi jembatan tersebut. Apalagi saat malam hari, di mana menjadi waktu bagi mobil pengangkut sawit melintas.

Untuk melakukan penindakan terhadap kendaraan berat, dirinya menegaskan bukan kewenangan pihaknya. “Itu sudah masuk ranahnya kepolisian yang menindak. Kami hanya sebatas mengingatkan dan mengimbau,” ucapnya.

“Makanya kalau petugas kami ada melihat kendaraan berat yang melintas di jalan yang tidak semestinya. Kami akan langsung berkoordinasi dengan kepolisian, supaya ditindak,” tandas Abdurrahman. (rio/udi)

 


BACA JUGA

Kamis, 19 Oktober 2017 10:35

Berpolitik, Kakam Terancam Dicopot

TANJUNG REDEB – Kewajiban seluruh partai politik (parpol) mendaftarkan keanggotaannya jika ingin…

Kamis, 19 Oktober 2017 10:34

Listrik Dijadwalkan Padam Sepekan

TANJUNG REDEB – Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area Berau berencana melakukan pemadaman listrik…

Kamis, 19 Oktober 2017 10:28

Kalstar Tunggak PNBP Rp 30 Juta

TANJUNG REDEB – Operasional Kalstar Aviation masih dihentikan sementara Kementerian Perhubungan.…

Kamis, 19 Oktober 2017 10:22

Trotoar Nyaman yang Diprakarsai Warga Skotlandia

Selain transportasi publik yang sangat pesat, keunggulan Singapura adalah kenyamanan bagi pejalan kaki.…

Rabu, 18 Oktober 2017 11:43

Jangan Main-Main soal Isu SARA

TANJUNG REDEB – Usai dilantik menjadi Gubernur DKI Jakarta periode tahun 2017-2022, Anies Rasyid…

Rabu, 18 Oktober 2017 11:40

Benarkan Dugaan Mark Up, Inspektorat Tunggu Perbaikan LPj Kampung Giring-Giring

TANJUNG REDEB – Adanya dugaan mark up anggaran pembangunan gapura dari Alokasi Dana Kampung (ADK)…

Rabu, 18 Oktober 2017 11:38

SMRT Mudah Digunakan, Patuh pada Aturan Tidak Tertulis

Rumput tetangga, jauh lebih hijau. Pepatah itu benar adanya jika kita menengok ke Singapura. Negara…

Selasa, 17 Oktober 2017 09:53

KPU Mulai Teliti Berkas Parpol

TANJUNG REDEB – Hingga pukul 21.00 Wita malam tadi (16/10), sebanyak 12 partai politik (parpol)…

Selasa, 17 Oktober 2017 09:52

Telusuri Dugaan Penyelewengan ADK Giring-Giring, Bupati Serahkan ke Inspektorat

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram telah menerima laporan dugaan penyelewengan atau mark up…

Selasa, 17 Oktober 2017 09:52

Api Hanguskan Dua Kamar Indekos dan Satu Kios

TANJUNG REDEB – Tiga bangunan di Gang 4, Jalan Aminudin, RT 19, Kelurahan Bugis, Tanjung Redeb,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .