MANAGED BY:
JUMAT
20 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Senin, 20 Maret 2017 10:42
Produsen Terasi Resah, Kerap Dipermainkan Tengkulak, Diklaim Produk Unggulan NTT
BUTUH SOLUSI: Pjs Kepala Kampung Tabalar Muara, Rahman menyampaikan keluhan mengenai produk terasi yang diklaim produk unggulan NNT kepada Bupati Muharram dan Wabup Agus Tantomo saat rapat musrenbang beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, TABALAR – Pejabat sementara (Pjs) Kepala Kampung Tabalar Muara, Rahman menyampaikan keluhan masyarakatnya kepada Bupati Berau Muharram dan Wakil Bupati Agus Tantomo saat pelaksanaan musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) beberapa waktu lalu.

Keluhan yang disampaikan yakni masalah harga jual terasi yang kerap dipermainkan oleh tengkulak dan calon pembeli.

Calon pembeli menawar harga rendah terasi dengan alasan karena sulitnya akses jalan untuk mengambil.

“Seperti yang saya sampaikan saat musrenbang, saya meminta pemerintah bisa menyikapi masalah harga pasaran yang kerap di permainkan oleh tengkulak,” katanya.

Bahkan, diungkapkan Rahman, terasi yang merupakan produk asli di Kampung Tabalar Muara, diklaim oleh produk dari Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Hal itu ujarnya membuat para produsen terasi kampungnya resah.

“Padahal terasi berasal dari sini (Tabalar Muara, Red). Tapi mereka mengakui itu produk unggulan mereka. Inilah yang kami minta solusinya kepada pak bupati dan wabub,” terangnya.

Wabup Agus Tantomo dalam pidato singkatnya, turut menanggapi hal tersebut. Ia mengatakan, dirinya juga sudah mengetahui permasalahan yang telah disampaikan Pjs Kepala Kampung Tablar Muara, Rahman. Bahkan, belum lama ini pihaknya didatangi Dinas Kebersihan Lombok yang mengatakan bahan terasi yang dikirim dari Berau ke Lombok telah dicampur dengan bahan lain.

Sedangkan mengenai solusi dari keseluruhan yang disampaikannya, Agus Tantomo mengatakan, pentingnya mengubah pola pikir masyarakat. Yakni agar tidak mengolah bahan mentah, tapi membuat menjadi produk siap jadi. Untuk mendapatkan ini, perlu dilakukan pemberdayaan masyarakat yang dialokasikan melalui dana kampung.

“Menyisipkan sedikit alokasi dana kampung (ADK), untuk mendatangkan pelatihan atau studi banding ke luar daerah, seperti Pulau Jawa yang sudah berkembang,” terangnya.

Dengan memproduksi produk siap jual, maka tengkulak ujar Agus Tantomo tidak akan lagi berani memainkan harga. ”Karena, jika dikemas dengan baik dan rapi, kita juga bisa cantumkan asal daerah dan lain-lain sebagainya,” terangnya. ”Disamping itu, kami dari pemerintah bakal mencarikan investor atau calon pembeli lainnya. Bila perlu kita datangkan sendiri untuk bekerja sama,” imbuhnya.

Permasalahan ini juga mendapatkan perhatian dari Anggota Komisi III DPRD Berau, Warsito. Ia mengatakan bahwa kendala peningkatan bisnis terasi karena akses minim, menjadi penyebab utama.  “Nah, mereka harus secepatnya membuka akses, menggunakan ADK maupun Dana Desa yang bersumber dari APBN. Apalagi, pemerintah telah mempermudah dengan menyediakan unit alat berat yang telah standby di pesisir,” terangnya. “Jadi, biasanya pemerintah kampung mengeluarklan ratusan juta hanya mendapatkan jalan sepanjang satu kilometer, kini mereka bisa dapatkan sekira tiga kilometer. Karena, mereka hanya perlu membeli bahan bakar dan menyewa operator. Itupun, operator juga telah disiapkan pemerintah,” tandasnya. (*/jun/rio)


BACA JUGA

Kamis, 19 Oktober 2017 10:48

Judi Pilkakam ‘Hantui’ Pesta Demokrasi

TALISAYAN – Panasnya perhelatan pemilihan kepala kampung (Pilkakam) pada 25 Oktober, mulai terlihat.…

Kamis, 19 Oktober 2017 10:41

Gotong Royong Perlu Ditingkatkan

PEMERINTAH Kecamatan Tanjung Redeb sedang gencar-gencarnya menggerakkan seluruh lingkungan RT untuk…

Rabu, 18 Oktober 2017 12:03

Jelang Pilkakam, Polsek Mulai Petakan Kawasan

TALISAYAN – Jelang Pemilihan Kepala Kampung (Pilkakam) serentak yang akan digelar 25 Oktober mendatang,…

Rabu, 18 Oktober 2017 12:02

Dinilai Pilih Kasih, Layanan APMS Disorot

TALISAYAN – Agen Penyalur Minyak dan Solar (APMS) di Kecamatan Talisayan kembali dikeluhkan konsumen.…

Rabu, 18 Oktober 2017 11:52

Berau Bebas Kawasan Kumuh

TANJUNG REDEB – Dalam penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan…

Rabu, 18 Oktober 2017 11:51

Rusak Kantor Kakam, Dua Warga Diamankan

TANJUNG REDEB – Dua warga Kampung Giring-Giring, Kecamatan Bidukbiduk, diamankan petugas lantaran…

Selasa, 17 Oktober 2017 10:04

DPUPR Diminta Perbaiki Jalan Berlubang

TALISAYAN – Adanya sejumlah titik jalan berlubang di sejumlah jalan di wilayah pesisir, salah…

Selasa, 17 Oktober 2017 10:03

Tak Penuhi Kewajiban, Kios Bakal Dilelang

TANJUNG REDEB – Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pasar Sanggam Adji Dilayas, akan melelang kios…

Senin, 16 Oktober 2017 10:30

Lagi, Jalan Berlubang ‘Makan’ Korban

TABALAR – Hindari truk bermuatan tandan buah segar (TBS), Hairul Fatah (23) akhirnya bertabrakan…

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:07

Warga Minta APMS di Bidukbiduk Beroperasi

BIDUKBIDUK – Pengoperasian Agen Penyalur Minyak Solar (APMS) Bidukbiduk terus disuarakan. Kali…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .