MANAGED BY:
KAMIS
25 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Senin, 20 Maret 2017 10:48
Andalkan Pasokan Petani Lokal

Harga Cabai Tiung Kembali Mahal, Omzet Menurun

PEDAS DAN MAHAL: Harga cabai tiung di Pasar Sanggam Adji Dilayas dalam sepekan terakhir berkisar Rp 100 ribu per kilogram.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Seperti roller coaster, cabai membuat para pedagang hingga masyarakat selaku konsumen pun, tak henti-hentinya mengeluh karena harganya yang mahal.

Dalam sepekan terakhir, harga cabai tiung di Pasar Sanggam Adji Dilayas (PSAD) berkisar Rp 100 ribu per kilogram (kg). Harga itu tergolong mahal, mengingat rata-rata harga normal hanya Rp 30-40 ribu per kg.

Lonjakan harga cabai tersebut, sejatinya telah terjadi dalam tiga bulan terakhir. Nah, karena hal tersebut, pedangang hingga kini tak kunjung mengeluh. Nasarudin salah seorang pedagang di pasar induk Berau tersebut mengaku, tingginya harga cabai saat ini akibat tidak ada pasokan dari Pulau Jawa dan Sulawesi. Sehingga para pedagang hanya mengandalkan hasil panen cabai petani lokal.

”Berbeda jika dibandingkan jenis cabai yang lain seperti rawit dan keriting, pasokan masih bisa didapat dari luar daerah seperti Samarinda atau Palu. Selain itu cabai tiung cepat busuk apalagi saat ini cuaca sedang dalam keadaan buruk, ” kata Nasarudin kepada Berau Post, Minggu (19/3).

Berdasakan pantauan media ini, harga beberapa bahan komiditi yakni cabai jenis rawit berkisar Rp 70 ribu per kg, cabai besar Rp 40 ribu per kg, cabai keriting Rp 45 per kg dan bawang putih dan merah mengalami kenaikan berkisar Rp 40 ribu per kg.

“Dari saya sendiri enggan untuk menjual cabai tiung dan lebih memilih menjual cabai jenis lain akibat harga yang terlalu mahal dan pasokan juga kurang,”tambahnya

Tingginya harga bebrapa bahan pokok yang terjadi beberapa hari terakhir, membuat para pedagang harus berputar otak agar tetap mendapatkan laba dari hasil penjulan. Pedagang pasar Sanggam mengeluh semakin kurangnya para pembeli dan tidak lagi ramai.

“Harga kadang tidak stabil apalgi sampai melonjak apalagi kami ahrus mengelurkan modal untuk tetap berjualan, selain itu pasar induk Berau ini semakin kurang pembeli,”ujarnya.

Akibat dari kenaikan harga cabai tiung itu, omzetnya pun menurun hingga 50 persen. Hal tersebut imbas dari semakin sedikit pembeli, lantaran harga cabai yang mahal

Pedagang lain, Iksan membenarkan harga cabai tiung yang masih sangat mahal. Namun, ia menjelaskan harga cabai tiung Rp 100 ribu per kg untuk kualitas bagus. Namun untuk cabai tiung hijau atau putih dijual berkisar Rp 50 ribu per kg.

“Memang dari cabai tiung putih masih murah, namun tentunya konsumen akan membeli cabai yang merah karena rasanya berbeda,” pungkasnya. (*/nar/rio)


BACA JUGA

Selasa, 16 Mei 2017 09:55

Bulog Mulai Distribusikan Rastra

TANJUNG REDEB – Badan Urusan Logistik (Bulog) Berau mulai menyalurkan beras sejahtera (rastra)…

Selasa, 16 Mei 2017 09:54

Kurang Pasokan, Harga Bawang Putih Naik

TANJUNG REDEB - Stabilnya harga beberapa komoditas pokok, ternyata tidak diikuti dengan stabilnya harga…

Minggu, 14 Mei 2017 10:17

Dukungan dari Jerman akan Berlanjut

TANJUNG REDEB – Kabupaten Berau mendapatkan kunjungan dari Menteri Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan…

Sabtu, 13 Mei 2017 00:46

Segera Bangun Sumur Bor

TALISAYAN – Pengembangan sektor pertanian di Kampung Bumi Jaya, Kecamatan Talisayan, terkendala…

Jumat, 12 Mei 2017 11:22

Pasar Senja Dibangun Permanen

TANJUNG REDEB – Pasar Senja yang berlokasi di Kampung Bebanir Bangun, Sambaling, mendapat kucuran…

Jumat, 12 Mei 2017 11:03

Jelang Ramadan, Harga Beberapa Kebutuhan Pokok Relatif Turun

TANJUNG REDEB – Menjelang Bulan Suci Ramadan, harga kebutuhan pokok di Kabupaten Berau relatif…

Rabu, 10 Mei 2017 00:37

Gelar Operasi Pasar Jelang Ramadan

TANJUNG REDEB – Dinas Pangan berperan penting dalam menjaga stabilitas pangan. Untuk itu, agar…

Rabu, 10 Mei 2017 00:36

Kurangi Ketergantungan Pangan Luar

TANJUNG REDEB – Dalam meningkatkan sumber daya pangan dan meminimalkan ketergantungan terhadap…

Rabu, 10 Mei 2017 00:27

Petani Butuh Saluran Irigasi

BIATAN – Kampung Biatan Ilir, Kecamatan Biatan, menjadi salah satu daerah di pesisir selatan Berau…

Selasa, 09 Mei 2017 10:32

Optimalkan Keberadaan Balai Benih Ikan

TANJUNG REDEB – Setelah sebagian kewenangannya diambil alih oleh pihak provinsi, Dinas Perikanan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .