MANAGED BY:
JUMAT
23 JUNI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Senin, 20 Maret 2017 10:48
Andalkan Pasokan Petani Lokal

Harga Cabai Tiung Kembali Mahal, Omzet Menurun

PEDAS DAN MAHAL: Harga cabai tiung di Pasar Sanggam Adji Dilayas dalam sepekan terakhir berkisar Rp 100 ribu per kilogram.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Seperti roller coaster, cabai membuat para pedagang hingga masyarakat selaku konsumen pun, tak henti-hentinya mengeluh karena harganya yang mahal.

Dalam sepekan terakhir, harga cabai tiung di Pasar Sanggam Adji Dilayas (PSAD) berkisar Rp 100 ribu per kilogram (kg). Harga itu tergolong mahal, mengingat rata-rata harga normal hanya Rp 30-40 ribu per kg.

Lonjakan harga cabai tersebut, sejatinya telah terjadi dalam tiga bulan terakhir. Nah, karena hal tersebut, pedangang hingga kini tak kunjung mengeluh. Nasarudin salah seorang pedagang di pasar induk Berau tersebut mengaku, tingginya harga cabai saat ini akibat tidak ada pasokan dari Pulau Jawa dan Sulawesi. Sehingga para pedagang hanya mengandalkan hasil panen cabai petani lokal.

”Berbeda jika dibandingkan jenis cabai yang lain seperti rawit dan keriting, pasokan masih bisa didapat dari luar daerah seperti Samarinda atau Palu. Selain itu cabai tiung cepat busuk apalagi saat ini cuaca sedang dalam keadaan buruk, ” kata Nasarudin kepada Berau Post, Minggu (19/3).

Berdasakan pantauan media ini, harga beberapa bahan komiditi yakni cabai jenis rawit berkisar Rp 70 ribu per kg, cabai besar Rp 40 ribu per kg, cabai keriting Rp 45 per kg dan bawang putih dan merah mengalami kenaikan berkisar Rp 40 ribu per kg.

“Dari saya sendiri enggan untuk menjual cabai tiung dan lebih memilih menjual cabai jenis lain akibat harga yang terlalu mahal dan pasokan juga kurang,”tambahnya

Tingginya harga bebrapa bahan pokok yang terjadi beberapa hari terakhir, membuat para pedagang harus berputar otak agar tetap mendapatkan laba dari hasil penjulan. Pedagang pasar Sanggam mengeluh semakin kurangnya para pembeli dan tidak lagi ramai.

“Harga kadang tidak stabil apalgi sampai melonjak apalagi kami ahrus mengelurkan modal untuk tetap berjualan, selain itu pasar induk Berau ini semakin kurang pembeli,”ujarnya.

Akibat dari kenaikan harga cabai tiung itu, omzetnya pun menurun hingga 50 persen. Hal tersebut imbas dari semakin sedikit pembeli, lantaran harga cabai yang mahal

Pedagang lain, Iksan membenarkan harga cabai tiung yang masih sangat mahal. Namun, ia menjelaskan harga cabai tiung Rp 100 ribu per kg untuk kualitas bagus. Namun untuk cabai tiung hijau atau putih dijual berkisar Rp 50 ribu per kg.

“Memang dari cabai tiung putih masih murah, namun tentunya konsumen akan membeli cabai yang merah karena rasanya berbeda,” pungkasnya. (*/nar/rio)


BACA JUGA

Jumat, 16 Juni 2017 12:26

Karena Uang Rp 20 Ribu, Derawan Diburu Wisatawan

TANJUNG REDEB – Adanya gambar Pulau Derawan di uang Rp 20 ribu terbaru, nama Pulau Derawan kian…

Kamis, 08 Juni 2017 00:39

Kembangkan Gula Aren dan Tuak Manis

BIATAN - Terbitnya surat keputusan (SK) hak pengelolaan hutan desa (HPHD) dari Kementrian Lingkungan…

Selasa, 06 Juni 2017 00:20

Kunjungan Wisata Hiu Paus Menurun

TALISAYAN – Kunjungan wisatawan di Talisayan selama pekan pertama Ramadan mengalami penurunan,…

Selasa, 06 Juni 2017 00:20

Kakam Siap Berikan 1000 Ha Lahan

BIATAN – Potensi lahan pertanian yang ada di Kampung Biatan Ilir, Kecamatan Biatan, menarik investor…

Minggu, 04 Juni 2017 13:43

Kerap Hujan, Produksi Ikan Asin Menurun

TALISAYAN – Hujan yang kerap mengguyur Kecamatan Talisayan belakangan berdampak pada kualitas…

Minggu, 04 Juni 2017 13:29

Penurunan Tarif Belum Memuaskan, Dewan Kembali Panggil PT SPIL

TANJUNG REDEB – Walau PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) sudah mengumumkan penurunan tarif…

Sabtu, 03 Juni 2017 00:26

Harga Sayuran di Berau Mulai Melonjak

TANJUNG REDEB – Harga bahan kebutuhan pokok selama Ramadan di Pasar Sanggam Adji Dilayas (SAD)…

Sabtu, 03 Juni 2017 00:21

PT SPIL Turunkan Tarif Pengiriman

TANJUNG REDEB – Setelah mendapat desakan DPRD Berau, PT Samudera Pacific Indonesia Lines (SPIL),…

Kamis, 01 Juni 2017 00:46

Stok Pangan Masih Aman

TANJUNG REDEB – Menjelang satu minggu bulan ramadan, stok pangan di Kabupaten Berau masih aman…

Rabu, 31 Mei 2017 00:12

Penghitungan Inflasi Terkendala Anggaran

TANJUNG REDEB – Kabupaten Berau hingga kini belum bisa menghitung laju inflasi sendiri. Meski…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .