MANAGED BY:
JUMAT
23 JUNI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Senin, 20 Maret 2017 10:49
Peternak dan Pedagang Telur Untung

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Harga telur ayam beberapa minggu belakangan mengalami penurunan dari yang biasanya harga pasarannya mencapai Rp 45-50 ribu per piringnya. Penurunan harga telur ayam berkisar Rp 5 ribu, dengan rata-rata penjualan bahan pangan tersebut Rp 40-45 ribu per piring.

Peternak ayam petelur Ali mengatakan, walaupun sekarang ini harga telur mulai turun, tapi peternak masih bisa mendapat keuntungan dari hasil penjualan telur tersebut. Bbahkan, hal ini tidak berdampak pada pendapatan yang didapatnya.

“Meskipun harganya turun, tapi saya masih bisa menyiasati penjualan kepada pedagang eceran. Contohnya harga dari kandang per piringnya Rp 40 ribu. Ya saya jual Rp 45 ribu per piring. Dengan begitu saya bisa mendapatkan keuntungan tanpa merugikan pihak manapun,” ujarnya kepada Berau Post, Sabtu(18/3).

Menurutnya, turunnya harga telur ayam disebabkan oleh permintaan yang sedikit. Disamping itu, turunnya harga telur juga disebabkan karena tidak lancarnya pengiriman ke wilayah luar seperti ke Samarinda dan lainnya.

Ia menyangsikan minimnya peran pemerintah daerah terhadap para peternak ayam petelru. Dirinya pun berharap kepada pemerintah untuk mendukung usaha peternakannya. ”Kalau bisa  pemerintah lebih peduli kepada peternak seperti. Contohnya memberikan modal, atau subsidi bantuan pinjaman tanpa bunga atau bunga ringan misalnya,” tuturnya.

Ditempat  terpisah, pedagang telur di Pasar Sanggam Adji Dilayas Nur mengungkapkan, bahwa penurunan harga justru membuatnya semakin untung. Dengan cara menjual telur secara eceran, yang tiap butir dihargai Rp 2 ribu. “Tidak berdampak sama sekali,malah tambah ramai saja. Kalau diecerkan misalnya saya beli Rp 45 ribu per piringnya, begitu habis terjual saya mendapat Rp 60 ribu,” pungkasnya. (*/nar/rio)


BACA JUGA

Jumat, 16 Juni 2017 12:26

Karena Uang Rp 20 Ribu, Derawan Diburu Wisatawan

TANJUNG REDEB – Adanya gambar Pulau Derawan di uang Rp 20 ribu terbaru, nama Pulau Derawan kian…

Kamis, 08 Juni 2017 00:39

Kembangkan Gula Aren dan Tuak Manis

BIATAN - Terbitnya surat keputusan (SK) hak pengelolaan hutan desa (HPHD) dari Kementrian Lingkungan…

Selasa, 06 Juni 2017 00:20

Kunjungan Wisata Hiu Paus Menurun

TALISAYAN – Kunjungan wisatawan di Talisayan selama pekan pertama Ramadan mengalami penurunan,…

Selasa, 06 Juni 2017 00:20

Kakam Siap Berikan 1000 Ha Lahan

BIATAN – Potensi lahan pertanian yang ada di Kampung Biatan Ilir, Kecamatan Biatan, menarik investor…

Minggu, 04 Juni 2017 13:43

Kerap Hujan, Produksi Ikan Asin Menurun

TALISAYAN – Hujan yang kerap mengguyur Kecamatan Talisayan belakangan berdampak pada kualitas…

Minggu, 04 Juni 2017 13:29

Penurunan Tarif Belum Memuaskan, Dewan Kembali Panggil PT SPIL

TANJUNG REDEB – Walau PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) sudah mengumumkan penurunan tarif…

Sabtu, 03 Juni 2017 00:26

Harga Sayuran di Berau Mulai Melonjak

TANJUNG REDEB – Harga bahan kebutuhan pokok selama Ramadan di Pasar Sanggam Adji Dilayas (SAD)…

Sabtu, 03 Juni 2017 00:21

PT SPIL Turunkan Tarif Pengiriman

TANJUNG REDEB – Setelah mendapat desakan DPRD Berau, PT Samudera Pacific Indonesia Lines (SPIL),…

Kamis, 01 Juni 2017 00:46

Stok Pangan Masih Aman

TANJUNG REDEB – Menjelang satu minggu bulan ramadan, stok pangan di Kabupaten Berau masih aman…

Rabu, 31 Mei 2017 00:12

Penghitungan Inflasi Terkendala Anggaran

TANJUNG REDEB – Kabupaten Berau hingga kini belum bisa menghitung laju inflasi sendiri. Meski…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .