MANAGED BY:
SENIN
18 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Senin, 20 Maret 2017 10:49
Peternak dan Pedagang Telur Untung

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Harga telur ayam beberapa minggu belakangan mengalami penurunan dari yang biasanya harga pasarannya mencapai Rp 45-50 ribu per piringnya. Penurunan harga telur ayam berkisar Rp 5 ribu, dengan rata-rata penjualan bahan pangan tersebut Rp 40-45 ribu per piring.

Peternak ayam petelur Ali mengatakan, walaupun sekarang ini harga telur mulai turun, tapi peternak masih bisa mendapat keuntungan dari hasil penjualan telur tersebut. Bbahkan, hal ini tidak berdampak pada pendapatan yang didapatnya.

“Meskipun harganya turun, tapi saya masih bisa menyiasati penjualan kepada pedagang eceran. Contohnya harga dari kandang per piringnya Rp 40 ribu. Ya saya jual Rp 45 ribu per piring. Dengan begitu saya bisa mendapatkan keuntungan tanpa merugikan pihak manapun,” ujarnya kepada Berau Post, Sabtu(18/3).

Menurutnya, turunnya harga telur ayam disebabkan oleh permintaan yang sedikit. Disamping itu, turunnya harga telur juga disebabkan karena tidak lancarnya pengiriman ke wilayah luar seperti ke Samarinda dan lainnya.

Ia menyangsikan minimnya peran pemerintah daerah terhadap para peternak ayam petelru. Dirinya pun berharap kepada pemerintah untuk mendukung usaha peternakannya. ”Kalau bisa  pemerintah lebih peduli kepada peternak seperti. Contohnya memberikan modal, atau subsidi bantuan pinjaman tanpa bunga atau bunga ringan misalnya,” tuturnya.

Ditempat  terpisah, pedagang telur di Pasar Sanggam Adji Dilayas Nur mengungkapkan, bahwa penurunan harga justru membuatnya semakin untung. Dengan cara menjual telur secara eceran, yang tiap butir dihargai Rp 2 ribu. “Tidak berdampak sama sekali,malah tambah ramai saja. Kalau diecerkan misalnya saya beli Rp 45 ribu per piringnya, begitu habis terjual saya mendapat Rp 60 ribu,” pungkasnya. (*/nar/rio)


BACA JUGA

Sabtu, 25 November 2017 12:51

Stok Aman hingga Natal

Jelang Natal dan tahun baru, konsumsi daging ternak di Berau diperkirakan tak mengalami peningkatan…

Jumat, 24 November 2017 11:05

Tekan Inflasi dengan Kerja Sama

KEBUTUHAN pangan bisa menjadi sarana pemersatu bangsa. Saat seluruh daerah saling mendukung untuk…

Selasa, 21 November 2017 11:28

Tingkatkan PAD dari Beberapa Sektor Potensi

TANJUNG REDEB – Memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dianggap menjadi solusi tepat untuk…

Senin, 20 November 2017 09:54

PAD Harus Didobrak

TANJUNG REDEB – Rendahnya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dalam kurun 2 tahun ini, jika…

Sabtu, 18 November 2017 12:15

Khawatir Harga Kebutuhan Pokok Melambung

TANJUNG REDEB – Masih tingginya harga BBM eceran di Kecamatan Talisayan dikhawatirkan berdampak…

Sabtu, 18 November 2017 12:06

Pengusaha Optimistis Ekonomi Membaik, Kenaikan UMK Rangsang Daya Beli Masyarakat

TANJUNG REDEB – Keputusan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Berau 2018 ditetapkan sebesar Rp 2.889.009,…

Jumat, 17 November 2017 10:24

Kucurkan Dana Bergulir

TANJUNG REDEB – Sejak tahun 2009 lalu, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop)…

Rabu, 15 November 2017 00:33

Miskin Pengetahuan dan Alat Pertanian

TALISAYAN – Petani di Kampung Sumber Mulya, Kecamatan Talisayan masih terkendala dalam mengembangkan…

Selasa, 14 November 2017 09:46

Kampung Diminta Fokus Pembangunan Ekonomi

TALISAYAN - Camat Talisayan David Pamuji inginkan pemerintah kampung di wilayahnya tidak hanya fokus…

Senin, 13 November 2017 10:45

Gelontorkan Rp 421 Juta untuk BUMK

BIATAN - Pemerintah Kampung Biatan Ilir terus melakukan terobosan guna memajukan pembangunan berbasis…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .