MANAGED BY:
JUMAT
20 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Senin, 20 Maret 2017 10:49
Peternak dan Pedagang Telur Untung

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Harga telur ayam beberapa minggu belakangan mengalami penurunan dari yang biasanya harga pasarannya mencapai Rp 45-50 ribu per piringnya. Penurunan harga telur ayam berkisar Rp 5 ribu, dengan rata-rata penjualan bahan pangan tersebut Rp 40-45 ribu per piring.

Peternak ayam petelur Ali mengatakan, walaupun sekarang ini harga telur mulai turun, tapi peternak masih bisa mendapat keuntungan dari hasil penjualan telur tersebut. Bbahkan, hal ini tidak berdampak pada pendapatan yang didapatnya.

“Meskipun harganya turun, tapi saya masih bisa menyiasati penjualan kepada pedagang eceran. Contohnya harga dari kandang per piringnya Rp 40 ribu. Ya saya jual Rp 45 ribu per piring. Dengan begitu saya bisa mendapatkan keuntungan tanpa merugikan pihak manapun,” ujarnya kepada Berau Post, Sabtu(18/3).

Menurutnya, turunnya harga telur ayam disebabkan oleh permintaan yang sedikit. Disamping itu, turunnya harga telur juga disebabkan karena tidak lancarnya pengiriman ke wilayah luar seperti ke Samarinda dan lainnya.

Ia menyangsikan minimnya peran pemerintah daerah terhadap para peternak ayam petelru. Dirinya pun berharap kepada pemerintah untuk mendukung usaha peternakannya. ”Kalau bisa  pemerintah lebih peduli kepada peternak seperti. Contohnya memberikan modal, atau subsidi bantuan pinjaman tanpa bunga atau bunga ringan misalnya,” tuturnya.

Ditempat  terpisah, pedagang telur di Pasar Sanggam Adji Dilayas Nur mengungkapkan, bahwa penurunan harga justru membuatnya semakin untung. Dengan cara menjual telur secara eceran, yang tiap butir dihargai Rp 2 ribu. “Tidak berdampak sama sekali,malah tambah ramai saja. Kalau diecerkan misalnya saya beli Rp 45 ribu per piringnya, begitu habis terjual saya mendapat Rp 60 ribu,” pungkasnya. (*/nar/rio)


BACA JUGA

Rabu, 04 Oktober 2017 10:40

Pembudidaya Ikan Sulit Pasarkan Hasil Panen

TANJUNG REDEB – Pembudidaya ikan di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Bedungun mengeluh. Mereka sulit…

Selasa, 03 Oktober 2017 09:40

COCOK DAH..!! Demi Pertanian, Daerah Ini Tolak Kelapa Sawit

TALISAYAN – Pemerintah Kecamatan Talisayan berkomitmen tidak akan merekomendasikan perizinan baru…

Jumat, 29 September 2017 00:23

HET Beras di Berau Belum Diterapkan

TANJUNG REDEB – Diberlakukannya Peraturan Menteri  Perdagangan (Permendag) Nomor 47 Tahun…

Kamis, 28 September 2017 09:22

Petani Keluhkan Minimnya Sarpras

TALISAYAN - Kabupaten Berau menjadi daerah penghasil jagung terbesar di Kaltim. Kontribusi daerah berjulukan…

Kamis, 28 September 2017 09:19

Disperindagkop Klaim Persediaan Elpiji Aman

TANJUNG REDEB – Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) Berau klaim persediaan…

Rabu, 27 September 2017 18:05

Kerja Sama dengan Pemerintah Tiongkok

BELAJAR bisa di mana saja, kapan pun dengan berbagai orang. Tanpa terkecuali dengan negara tetangga.…

Rabu, 27 September 2017 10:13

Target 1.800 Hektar Lahan Persawahan

BIATAN - Pemerintah Kampung Biatan Ilir terus memperluas lahan persawahan di daerahnya menuju daerah…

Selasa, 26 September 2017 09:49

Petani Berharap Harga Lada Naik

BIATAN – Petani lada di wilayah pesisir selatan Berau, terutama yang berada di Kecamatan Biatan…

Senin, 25 September 2017 09:58

Ada Apa Ini..? Kok Warga Sulit Dapat Gas Melon

TALISAYAN – Masyarakat Kecamatan Talisayan dan sekitarnya kembali kesulitan menemukan elpiji ukuran…

Senin, 25 September 2017 09:56

Cuaca Buruk, Petani Cabai Merugi

BIATAN – Tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah di bagian pesisir selatan Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .