MANAGED BY:
SENIN
21 AGUSTUS
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS
Selasa, 11 April 2017 09:52
Krisis Etika di Era Globalisasi
Oleh: Qurothul A Yuni

PROKAL.CO, Dewasa ini, sering kita temui fenomena tentang kenakalan remaja yang semakin hari semakin meningkat jumlah presentasinya.

Definisi dari kenakalan remaja itu sendiri ialah, semua perilaku menyimpang dari norma-norma hukum pidana yang dilakukan oleh remaja. Perilaku tersebut akan merugikan dirinya sendiri dan orang lain yang ada di sekitarnya. Kenakalan remaja biasanya dilakukan oleh remaja-remaja yang gagal dalam menjalani proses-proses perkembangan jiwanya, baik pada saat remaja maupun pada masa kanak-kanaknya. Masa kanak-kanak dan masa remaja berlangsung begitu singkat, dengan perkembangan fisik, psikis, dan emosi yang begitu cepat.

Secara psikologis, kenakalan remaja merupakan wujud dari konflik-konflik yang tidak terselesaikan dengan baik pada masa kanak-kanak maupun remaja para pelakunya. Seringkali didapati, ada trauma dalam masa lalunya, perlakuan kasar dan tidak menyenangkan dari lingkungannya, maupun trauma terhadap kondisi lingkungannya, seperti kondisi ekonomi yang membuatnya merasa rendah diri.

Kenakalan remaja dapat dikategorikan ke dalam perilaku menyimpang. Perilaku menyimpang dapat dianggap sebagai sumber masalah karena dapat membahayakan tegaknya sistem sosial. Penggunaan konsep perilaku menyimpang secara tersirat mengandung makna bahwa ada jalur baku yang harus ditempuh. Perilaku yang tidak melalui jalur tersebut berarti telah menyimpang. Untuk mengetahui latar belakang perilaku menyimpang, perlu membedakan. Adanya perilaku menyimpang yang tidak disengaja dan yang disengaja, di antaranya karena pelaku kurang memahami aturan-aturan yang ada. Sedangkan perilaku menyimpang yang disengaja, memang sengaja dilakukan, bukan karena si pelaku tidak mengetahui aturan, mungkin karena ingin diperhatikan, cari sensasi atau latar belakang masalah lainnya.

Masuknya globalisasi ke Indonesia juga merupakan salah satu faktor penyebab adanya kenakalan remaja. Globalisasi merupakan suatu era di mana segala sesuatu yang tak mempunyai batas wilayah. Kebanyakan para remaja saat ini banyak meniru gaya hidup orang barat yang segala sesuatu serba instan. Remaja saat ini kebanyakan berperilaku dewasa sebelum waktunya. Seperti contohnya anak Sekolah Dasar yang sudah mengenal dunia maya dan sudah mengenal yang namanya asmara. Dampak dari kenakalan remaja itu sendiri ialah, banyak anak zaman sekarang yang sudah mengenal seks bebas yang pada akhirnya terjadi hamil di luar nikah.

Peran dari orangtua dan lingkungan sekitar di sini memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap proses berkembangnya seorang anak. Adapun hal yang bisa dilakukan untuk menanggulangi kenakalan remaja saat ini di antarnya, dengan cara menata kembali emosi remaja yang tercabik-cabik itu. Emosi dan perasaan mereka rusak karena merasa ditolak oleh keluarga, orangtua, teman-teman, maupun lingkungannya sejak kecil, dan gagalnya proses perkembangan jiwa remaja tersebut.

Rasa trauma yang ada dalam hidupnya harus diselesaikan, konflik-konflik psikologis yang menggantung harus diselesaikan, dan mereka harus diberi lingkungan yang berbeda dari lingkungan sebelumnya.

Yang menjadi pertanyaannya, tugas siapa itu semua? Orangtuanyakah? Sedangkan orangtua sudah terlalu pusing memikirkan masalah pekerjaan dan beban hidup lainnya.

Saudaranyakah? Mereka juga punya masalah sendiri, bahkan mungkin mereka juga memiliki masalah yang sama.

Pemerintahkah? Atau siapa? Tidak gampang untuk menjawabnya. Tetapi, memberikan lingkungan yang baik sejak dini, disertai pemahaman akan perkembangan anak-anak kita dengan baik, akan banyak membantu mengurangi kenakalan remaja. Minimal tidak menambah jumlah kasus yang ada.

Lalu apakah kenakalan remaja merupakan salah si anak? atau orangtua? Karena ternyata banyak orangtua yang tidak dapat berperan sebagai orangtua yang seharusnya. Mereka hanya menyediakan materi dan sarana serta fasilitas bagi si anak tanpa memikirkan kebutuhan batinnya. Orangtua juga sering menuntut banyak hal tetapi lupa untuk memberikan contoh yang baik kepada si anak.

Sebenarnya kita melupakan sesuatu ketika berbicara masalah kenakalan remaja, yaitu hukum kausalitas. Sebab, dari kenakalan seorang remaja selalu dikristalkan menuju faktor eksternal lingkungan yang jarang memperhatikan faktor terdekat dari lingkungan remaja tersebut, dalam hal ini orang. Orang selalu menilai bahwa banyak kasus kenakalan remaja terjadi karena lingkungan pergaulan yang kurang baik, seperti pengaruh teman yang tidak benar, pengaruh media, sampai pada lemahnya etika para remaja. (*/udi)

*) Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Muhammadiyah Malang

 

 


BACA JUGA

Minggu, 13 Agustus 2017 00:16

Memaknai Kemerdekaan

TAK terasa ruang dan roda waktu berputar silih berganti. Tak terasa tanggal 17 Agustus 2017 bangsa…

Senin, 07 Agustus 2017 10:26

Tamu-Tamu dengan Persoalan Keluarga

DI antara tamu-tamu saya, hari itu ada dua yang membawa masalah keluarga. Pertama seorang perjaka. Umur…

Senin, 31 Juli 2017 00:48

Ekonomi Menunggu Obat Ayam Stres

SAYA bersyukur kedatangan ahli yang satu ini. Yang bisa jadi teman diskusi untuk persoalan berat saat…

Rabu, 19 Juli 2017 10:06

Isi Masa Muda dengan Hal Positif

MASA muda merupakan masa yang indah bagi setiap manusia. Apalagi dihadapi dengan era globalisasi dan…

Rabu, 12 Juli 2017 09:44

Berau, Kaltara, Rumah Kita

WACANA kabupaten Berau bergabung ke Provinsi Kaltara yang dilontarkan salah seorang anggota DPRD Berau,…

Senin, 10 Juli 2017 09:08

Berakhir yang Belum, Jelas yang Kabur

INILAH urusan murni keluarga yang menjadi urusan penuh negara. Sampai dibahas selama dua hari di DPR.…

Minggu, 09 Juli 2017 00:42

Investasi Anti Rugi

TAK semua orang punya mental bisnis. Butuh experience (pengalaman) yang malang melintang untuk jadi…

Rabu, 05 Juli 2017 10:59

Keluarga Lee Antara Sabtu Pahing dan Senin Wage

TIDAK ada maaf lahir dan batin. Kelihatannya. Sabtu sore lalu, justru sikap Lee Hsien Yang, adik…

Senin, 03 Juli 2017 10:43

Mencita-citakan Kesalehan Anak

PARA orangtua selayaknya memiliki cita-cita agar anak-anak mereka menjadi anak-anak yang saleh dan saleha.…

Sabtu, 24 Juni 2017 00:05

Budaya Bersedekah

RAMADAN setelah umrah 2014 lalu, baru Ramadan tahun ini saya sempat umrah kembali. Tiga tahun jadi jarak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .