MANAGED BY:
JUMAT
20 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 16 April 2017 11:09
Dinilai Tak Transparan, Wabup Minta Audit Realisasi CSR PT Berau Coal
Agus Tantomo

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – PT Berau Coal sebagai perusahaan tambang terbesar di Bumi Batiwakkal, dianggap tidak transparan dalam pengelolaan dana Corporate Social Responsibility (CSR). Hal itu disampaikan Wakil Bupati Berau Agus Tantomo, Sabtu (15/4) kemarin.

Menurut Agus, CSR selama ini disalahartikan seperti sumbangan perusahaan untuk masyarakat. Padahal, CSR merupakan tanggung jawab perusahaan kepada lingkungan di tempatnya beroperasi.

“Dalam undang-undang, CSR itu tanggung jawab bukan sumbangan. Selama ini banyak yang salah persepsi,” tegasnya.

Mantan anggota DPRD Kaltim ini menegaskan, jadi CSR merupakan hak masyarakat Berau, dan harus diberikan tuntas. Sementara yang terjadi selama ini, PT Berau Coal maupun perusahaan lain yang beroperasi tidak memberikan maksimal atau realisasi tidak mencapai 100 persen dari yang dialokasikan sebagai kewajiban.

“Karena batu bara diambil di tempat kita, ya berarti uang kita. Sekarang Berau Coal punya tanggung jawab dalam mengelola hak kita,” ujar Agus.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, tahun lalu CSR PT Berau Coal mencapai Rp 85 miliar. Namun tidak terealisasi 100 persen. Wabup juga mengaku belum pernah melihat rincian realisasi pelaksanaan CSR dari Berau Coal, walau sudah pernah memintanya. Karena itu, Agus menilai PT Berau Coal tidak transparan dalam pengelolaan dan CSR, baik kepada pemerintah maupun masyarakat.

“Ada sisa itu ke mana? Saya sempat meminta rincian secara lisan, tapi belum diberikan sampai sekarang,” katanya.

Karena menganggap PT Berau Coal tidak transparan, Agus mendorong dilakukan audit terkait realisasi CSR. Jika menemukan ada penyimpangan, dia tidak segan-segan akan membawanya ke ranah hukum atau mendorong aparat penegak hukum bertindak.

“Seharusnya PT Berau Coal sebagai perusahaan besar memberikan contoh pada perusahaan lainnya, karena yang lain juga begitu,” pungkasnya.

Dikonfirmasi, Public Relation Manager PT Berau Coal Arif Hadianto, menuturkan PT Berau Coal menjadi salah satu objek vital nasional yang beroperasi dengan mengacu pada aturan yang berlaku.

Lanjut dia, keberadaan PT Berau Coal, telah memberi manfaat langsung, berupa pemasukan bagi negara melalui royalti bagi hasil, pajak dan terbukanya kesempatan kerja bagi 15.206 orang.

Selain manfaat ekonomi langsung,  PT Berau Coal juga berusaha memberi manfaat positif bagi masyarakat seputar tambang melalui program CSR.

“Terkait dengan transparansi comdev (community development), saran dan masukan wabup sangat baik dan menjadi bahan kami untuk perbaikan agar menjadi lebih baik dalam pelaksanaan dan pelaporan Comdev BC (Berau Coal) 2016,” tuturnya.

Terkait laporan Comdev tentang dana CSR, kata Arif, secara resmi sudah diberikan kepada bupati, dan tim comdev berencana memaparkan laporan tersebut di depan Bupati Muharram, Wabup Agus Tantomo maupun instansi terkait.

Sementara realisasi CSR 2016, sesuai program comdev tahun 2016 telah mencapai 77 persen dari rencana anggaran. Dan sisa dana yang belum terserap digunakan untuk membiayai program comdev tahun berikutnya.

Disebutkan Arif, program CSR sebagian besar terserap pada pembangunan infrastruktur dan bidang yang lain. Beberapa contohnya, pembangunan jembatan Birang, pembangunan masjid, pembangunan sarana air bersih, beasiswa, pengobatan gratis dan sebagainya. (app/udi)

 


BACA JUGA

Jumat, 20 Oktober 2017 10:13

Padamkan Api tanpa Pemadam

TANJUNG REDEB – Teriknya cuaca dalam beberapa hari, dimanfaatkan sebagian masyarakat untuk membersihkan…

Jumat, 20 Oktober 2017 10:11

Tiga Kampung Batal Gelar Pilkakam

TANJUNG REDEB – Pelaksanaan pemilihan kepala kampung (Pilkakam) Serentak 2017 pada Rabu (25/10)…

Jumat, 20 Oktober 2017 10:08

Libatkan Kejaksaan sejak Perencanaan

TANJUNG REDEB – Upaya pencegahan pelanggaran hukum dalam pelaksanaan pembangunan di daerah, terus…

Jumat, 20 Oktober 2017 10:05

Junaidi Pastikan Tanggalkan Jabatan

TANJUNG REDEB – Bukan sekadar kabar burung jika salah satu kepala kampung di Berau yang masih…

Jumat, 20 Oktober 2017 10:01

Bugis Village, Jejak Sejarah yang Akan Dibangun Ulang

Suku Bugis memiliki sejarah sendiri di Singapura. Jejaknya terekam pada sebuah kawasan yang diberi nama…

Kamis, 19 Oktober 2017 10:35

Berpolitik, Kakam Terancam Dicopot

TANJUNG REDEB – Kewajiban seluruh partai politik (parpol) mendaftarkan keanggotaannya jika ingin…

Kamis, 19 Oktober 2017 10:34

Listrik Dijadwalkan Padam Sepekan

TANJUNG REDEB – Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area Berau berencana melakukan pemadaman listrik…

Kamis, 19 Oktober 2017 10:22

Trotoar Nyaman yang Diprakarsai Warga Skotlandia

Selain transportasi publik yang sangat pesat, keunggulan Singapura adalah kenyamanan bagi pejalan kaki.…

Rabu, 18 Oktober 2017 11:43

Jangan Main-Main soal Isu SARA

TANJUNG REDEB – Usai dilantik menjadi Gubernur DKI Jakarta periode tahun 2017-2022, Anies Rasyid…

Rabu, 18 Oktober 2017 11:40

Benarkan Dugaan Mark Up, Inspektorat Tunggu Perbaikan LPj Kampung Giring-Giring

TANJUNG REDEB – Adanya dugaan mark up anggaran pembangunan gapura dari Alokasi Dana Kampung (ADK)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .