MANAGED BY:
SENIN
21 AGUSTUS
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Selasa, 18 April 2017 10:33
Diambil dari Nama Penemu, Hidupkan Ekonomi Masyarakat

Tulung Ni’ Lenggo, Telaga Uni di Pesisir Selatan Berau

DAYA PIKAT: Objek wisata Tulung Ni’ Lenggo di Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih, jadi salah satu objek wisata di pesisir selatan Berau yang ramai dikunjungi wisatawan.

PROKAL.CO, Hampir setiap daerah di wilayah pesisir selatan Berau, dianugerahi beragam objek wisata yang mempesona. Hal itu membuat pemerintah kampung berlomba-lomba mengembangkannya demi menarik wisatawan. Pemberian nama yang menarik menjadi salah satu upaya tersebut.

 

ARJUNA MAWARDI, Batu Putih

 

OBJEK wisata Tulung Ni’ Lenggo tentu tidak asing terdengar di telinga masyarakat di Bumi Batiwakkal. Objek wisata yang terletak di Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih, ini memiliki memiliki pesona alam yang memanjakan mata pengunjungnya. Nama Tulung Ni’ Lenggo sendiri memiliki cerita dibaliknya.

Sekretaris Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) Tembudan, Hendi Syaputra, menceritakan pemberian nama Tulung Ni’ Lenggo yang awalnya Telaga Biru itu, diambil dari bahasa Dayak Ahe. Tulung artinya telaga (mata air), sedangkan Ni’ Lenggo adalah nenek Lenggo atau wanita dayak pertama penemu telaga beberapa tahun silam.

“Jadi ceritanya, telaga itu pemiliknya nenek Lenggo. Makanya diberi nama Tulung Ni’ Lenggo. Ini lebih kepada tanda masyarakat setempat menghormati atau mengingat penemu pertama telaga itu,” katanya kepada Berau Post, Senin (17/4).

Pria yang akrab disapa Hendi ini menuturkan, objek wisata dengan luas sekitar  8 hektare ini memiliki keunikan sendiri. Sebab, terdapat beberapa mata air dalam Tulung Ni’ Lenggo, satu yang terbesar berada di tengah telaga.

Yang unik, kata dia, saat musim kemarau panjang telaga tidak kering sama sekali. Air tawar segar yang tampak berwarna biru, selalu keluar dari mata air tersebut.

“Yang menakjubkannya lagi meski terik matahari menyengat, air tetap sejuk dan dingin,” katanya lagi.

Selain itu, pemberian nama Tulung Ni’ Lenggo juga tujuannya untuk menarik wisatawan agar berkunjung. Sebab, dengan nama tersebut akan ada nilai tambah terhadap pengembangan wisata yang digalakkan masyarakat.

“Ya pasti juga sebagai daya tarik wisatawan. Pasti bertanya-tanya dan menimbulkan rasa penasaran apa sih Tulung Ni’ Lenggo itu? Inilah yang membuat wisatawan mau untuk berkunjung,” imbuhnya.

Keberadaan Tulung Ni’ lenggo ini, diyakininya, sangat membantu pergerakan ekonomi kampung di sektor pariwisata. Meskipun saat ini pengunjung masih didominasi masyarakat lokal. Masyarakat bisa memanfaatkan lokasi tersebut untuk membuka usaha sebagai pemasukan mereka. Seperti menjual makanan, kerajinan tangan dan lainnya.

“Jadi tidak hanya sebagai pemasukan kampung. Ini juga melibatkan masyarakat untuk membantu pemasukan mereka juga,” jelasnya.

Ia pun mengakui masih banyak yang perlu dibenahi dalam mengembangkan objek wisata tersebut. Terutama kelengkapan fasilitas maupun sarana pendukung yang kerap dikeluhkan pengunjung.

“Keluhan itulah yang kami tampung untuk menjadi bahan dalam proses pembenahan. Ya sebagai pembelajaran untuk ke depannya,” pungkasnya. (rus)


BACA JUGA

Minggu, 20 Agustus 2017 00:09

Utamakan Gotong-Royong untuk Satukan Warga

Pekerja keras dan memiliki kemauan keras, merupakan dua hal yang tepat untuk menggambarkan pribadi Ketua…

Sabtu, 19 Agustus 2017 13:19

Wisatawan Perlu Jaminan Keselamatan

TANJUNG REDEB – Sebagai objek wisata yang banyak didatangi para wisatawan lokal maupun mancanegara,…

Sabtu, 19 Agustus 2017 13:13

Bentuk Tim Kebersihan Penanganan Sampah di Objek-Objek Wisata

MARATUA – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Mappasikra mendorong Pemerintah…

Sabtu, 19 Agustus 2017 13:12

SP1 Masih Dambakan Suplai Listrik

TALISAYAN – Masyarakat di Kecamatan Talisayan, berharap Pemkab Berau memberikan perhatian serius…

Sabtu, 19 Agustus 2017 13:10

Banjir Jadi PR, Pertanyakan Kriteria Warga Miskin

Walau sudah menjabat cukup lama sebagai Ketua RT 10, Kelurahan Tanjung Redeb, Lewi Rego tetap belum…

Sabtu, 19 Agustus 2017 13:08

Kelelahan, Penyakit Mudah Menyerang

TANJUNG REDEB – Hujan deras sudah mengguyur Berau dalam dua hari terakhir. Perubahan kondisi cuaca…

Jumat, 18 Agustus 2017 10:48

Wabup Pimpin Pengibaran Merah Putih di MaratuaWabup Pimpin Pengibaran Merah Putih di Maratua

MARATUA – Seperti di daerah lain, pengibaran Bendera Merah Putih di Pulau Maratua Kabupaten Berau…

Jumat, 18 Agustus 2017 10:47

Tim Jurnalis Seret Tim Humas Berau

MARATUA – Panitia Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia Kecamatan Maratua,…

Jumat, 18 Agustus 2017 10:44

Tak Lapor, Tak Akan Dapat Pelayanan

Rusdi Rusdina, Ketua RT 9 Kelurahan Sei Bedungun, Kecamatan Tanjung Redeb, harus bersikap tegas dan…

Kamis, 17 Agustus 2017 11:34

Hingga Agustus, 3.000 Wisatawan Tembus Maratua

MARATUA – Jumlah wisatawan baik wisatawan domestik maupun mancanegara yang masuk ke Pulau Maratua…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .