MANAGED BY:
RABU
26 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Selasa, 18 April 2017 10:33
Diambil dari Nama Penemu, Hidupkan Ekonomi Masyarakat

Tulung Ni’ Lenggo, Telaga Uni di Pesisir Selatan Berau

DAYA PIKAT: Objek wisata Tulung Ni’ Lenggo di Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih, jadi salah satu objek wisata di pesisir selatan Berau yang ramai dikunjungi wisatawan.

PROKAL.CO, Hampir setiap daerah di wilayah pesisir selatan Berau, dianugerahi beragam objek wisata yang mempesona. Hal itu membuat pemerintah kampung berlomba-lomba mengembangkannya demi menarik wisatawan. Pemberian nama yang menarik menjadi salah satu upaya tersebut.

 

ARJUNA MAWARDI, Batu Putih

 

OBJEK wisata Tulung Ni’ Lenggo tentu tidak asing terdengar di telinga masyarakat di Bumi Batiwakkal. Objek wisata yang terletak di Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih, ini memiliki memiliki pesona alam yang memanjakan mata pengunjungnya. Nama Tulung Ni’ Lenggo sendiri memiliki cerita dibaliknya.

Sekretaris Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) Tembudan, Hendi Syaputra, menceritakan pemberian nama Tulung Ni’ Lenggo yang awalnya Telaga Biru itu, diambil dari bahasa Dayak Ahe. Tulung artinya telaga (mata air), sedangkan Ni’ Lenggo adalah nenek Lenggo atau wanita dayak pertama penemu telaga beberapa tahun silam.

“Jadi ceritanya, telaga itu pemiliknya nenek Lenggo. Makanya diberi nama Tulung Ni’ Lenggo. Ini lebih kepada tanda masyarakat setempat menghormati atau mengingat penemu pertama telaga itu,” katanya kepada Berau Post, Senin (17/4).

Pria yang akrab disapa Hendi ini menuturkan, objek wisata dengan luas sekitar  8 hektare ini memiliki keunikan sendiri. Sebab, terdapat beberapa mata air dalam Tulung Ni’ Lenggo, satu yang terbesar berada di tengah telaga.

Yang unik, kata dia, saat musim kemarau panjang telaga tidak kering sama sekali. Air tawar segar yang tampak berwarna biru, selalu keluar dari mata air tersebut.

“Yang menakjubkannya lagi meski terik matahari menyengat, air tetap sejuk dan dingin,” katanya lagi.

Selain itu, pemberian nama Tulung Ni’ Lenggo juga tujuannya untuk menarik wisatawan agar berkunjung. Sebab, dengan nama tersebut akan ada nilai tambah terhadap pengembangan wisata yang digalakkan masyarakat.

“Ya pasti juga sebagai daya tarik wisatawan. Pasti bertanya-tanya dan menimbulkan rasa penasaran apa sih Tulung Ni’ Lenggo itu? Inilah yang membuat wisatawan mau untuk berkunjung,” imbuhnya.

Keberadaan Tulung Ni’ lenggo ini, diyakininya, sangat membantu pergerakan ekonomi kampung di sektor pariwisata. Meskipun saat ini pengunjung masih didominasi masyarakat lokal. Masyarakat bisa memanfaatkan lokasi tersebut untuk membuka usaha sebagai pemasukan mereka. Seperti menjual makanan, kerajinan tangan dan lainnya.

“Jadi tidak hanya sebagai pemasukan kampung. Ini juga melibatkan masyarakat untuk membantu pemasukan mereka juga,” jelasnya.

Ia pun mengakui masih banyak yang perlu dibenahi dalam mengembangkan objek wisata tersebut. Terutama kelengkapan fasilitas maupun sarana pendukung yang kerap dikeluhkan pengunjung.

“Keluhan itulah yang kami tampung untuk menjadi bahan dalam proses pembenahan. Ya sebagai pembelajaran untuk ke depannya,” pungkasnya. (rus)


BACA JUGA

Selasa, 25 April 2017 10:36

Ramai Dikunjungi saat Libur

TANJUNG REDEB- Hari libur yang cukup panjang di akhir pekan ini, dimanfaatkan masyarakat Berau untuk…

Selasa, 25 April 2017 10:35

Semarak Acaranya, Banjir Hadiahnya

Pembaca setia Berau Post, mungkin ada yang bertanya-tanya, apa saja acara di HUT ke-5 Berau Post nanti?…

Selasa, 25 April 2017 10:34

Dua Tiket PP dari Sriwijaya

SRIWIJAYA tak ketinggalan ikut memeriahkan HUT ke-5 Berau Post yang jatuh pada 21 Mei mendatang. Spesial…

Selasa, 25 April 2017 10:30

Jalan Poros Tak Kunjung Mulus

TALISAYAN - Sejumlah titik di jalan poros Kecamatan Talisayan terus mengalami kerusakan. Warga dan pengguna…

Senin, 24 April 2017 11:38

Jelang UN, 247 Siswa Ikuti Try Out

TANJUNG REDEB – Menjelang pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMP Mei mendatang, SMA PGRI Berau memfasilitasi…

Senin, 24 April 2017 11:37

Toilet Portabel di Tepian Tak Terawat

TANJUNG REDEB - Toilet portabel di Jalan Ahmad Yani, Tanjung Redeb, tidak terawat dan jorok. Pantauan…

Senin, 24 April 2017 11:33

Pakai ADK Pasang 200 Lampu PJU

BIATAN – Pemerintah Kampung Biatan Ilir, Kecamatan Biatan, menganggarkan Alokasi Dana kampung…

Senin, 24 April 2017 11:33

Baru Diperbaiki, Jalan Rusak Lagi

BIATAN – Kondisi jalan di Kampung Biatan Lempake dan Biatan Ulu kian memprihatinkan. Padahal,…

Minggu, 23 April 2017 10:33

Yoga Berkebaya

Setiap tanggal 21 April selalu diperingati sebagai Hari Kartini. Khususnya bagi kaum perempuan, setiap…

Minggu, 23 April 2017 10:29

WOW..!! Siapkan Penanaman Jagung Serentak Seluas 600 Ha

TALISAYAN – Kepala Kampung Eka Sapta, Kecamatan Talisayan, Imam Supriadi terus mengembangkan sektor…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .