MANAGED BY:
SABTU
26 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 20 April 2017 09:40
Akui Ada Unsur Monopoli

Pemkab Sebut Mahalnya Pengiriman Penyebab Tingginya Harga Barang

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Tingginya harga bahan pokok maupun bahan bangunan di Berau jika dibanding daerah lain di Kaltim, disebut Kepala Seksi Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau, Abdul Kadir, karena tingginya biaya angkut atau jasa pengiriman.

Dijelaskannya, biaya pengiriman punya peran vital yang mempengaruhi harga suatu barang. Tingginya tarif yang dikenakan, memaksa para pengusaha menaikkan harga jual barang agar bisa mendapat untung.

“Apalagi kami juga dengar bahwa di Berau ini paling tinggi harga pengirimannya jika dibandingkan di daerah-daerah lain, baik di Kalimantan Timur maupun di Pulau Jawa,” ungkapnya ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu (18/4).

Menurutnya, hal itu disebabkan karena tidak adanya persaingan bisnis, karena hanya ada satu perusahaan yang memberikan jasa pengiriman barang menggunakan kontainer di Bumi Batiwakkal, termasuk jasa buruh bongkar muatnya. Sehingga para penyedia jasa bisa mematok tarif seenaknya kepada pelanggannya.

Andai dalam melakukan pengiriman para konsumen memiliki opsi, tentu para penyedia jasa akan berpikir untuk menentukan tarif yang besar, jika tidak ingin kehilangan konsumennya.

“Kami (Disperindagkop) sudah imbau untuk menambah penyedia jasa di pelabuhan (Tanjung Redeb) agar tidak ada aksi monopoli. Karena aksi monopoli itu juga memang tidak diperbolehkan dalam Undang-Undang nomor 5 tahun 1999 tentang larangan praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat,” jelasnya.

Menurutnya, untuk menekan tingginya harga barang di Berau, harus ada persaingan sehat dalam jasa pengiriman barang di Bumi Batiwakkal. Jika masalah jasa pengiriman terus dimonopoli PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) sebagai satu-satunya penyedia jasa pengiriman barang menggunakan kontainer, maka tingginya harga kebutuhan pokok dan material bangunan yang didatangkan menggunakan kontainar, tidak akan bisa ditekan. (sam/udi)


BACA JUGA

Jumat, 25 Mei 2018 00:17

Keputusan Diserahkan ke Bupati

TANJUNG REDEB – Penyelesaian batas-batas wilayah antarkampung masih menjadi pekerjaan rumah (PR)…

Jumat, 25 Mei 2018 00:16

Darah di Hidung karena Mimisan

TANJUNG REDEB – Pemeriksaan psikologis yang tengah dilakukan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan…

Jumat, 25 Mei 2018 00:14

Utamakan Syiar Agama, Juara Jadi Bonusnya

Setelah dua tahun pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kaltim hanya mencicipi juara dua…

Jumat, 25 Mei 2018 00:13

Belum Tuntas karena Anggaran Terbatas

TANJUNG REDEB – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau mengakui jika proyek penataan…

Kamis, 24 Mei 2018 14:33

Qiraat Mujawwad Remaja Terbaik, Hadiah untuk Modal Kuliah

Sukses mengharumkan nama Berau di ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-40 Tingkat Provinsi Kalimantan…

Kamis, 24 Mei 2018 14:27

Dekat dengan Pelaku, Korban Tidak Terlihat Trauma

Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TP2A) Berau, Fika Yuliana…

Kamis, 24 Mei 2018 14:23

Polisi Periksa Kejiwaan OF

TANJUNG REDEB – Aparat kepolisian bergerak cepat mengusut dugaan tindakan kekerasan kepada balita…

Kamis, 24 Mei 2018 14:21

Nelayan Rakit Bom di Laut

TANJUNG REDEB – Aksi pengeboman ikan belum sepenuhnya bisa dituntaskan. Hal itu diakui Kapolsek…

Rabu, 23 Mei 2018 00:37

Kenaikan THR PNS Tinggal Diteken Presiden

KEPASTIAN besaran kenaikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) segera diketahui.…

Rabu, 23 Mei 2018 00:26

Gerebek Sahur di Kediaman Bupati Berau Muharram

Gerebek sahur sudah menjadi agenda rutin Berau Post selama bulan Ramadan. Dan di Ramadan tahun ini,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .