MANAGED BY:
JUMAT
20 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Jumat, 21 April 2017 11:07
Jangan Sekadar Wacana, Rencana Pemanggilan Unsur Kepelabuhanan oleh DPRD Berau
PELABUHAN PETI KEMAS: Barang yang dikirim ke luar daerah lebih kecil dibandingkan barang yang masuk, diduga hal tersebut yang membuat tingginya ongkos pengiriman dari luar ke Berau.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Rencana DPRD Berau memanggil beberapa unsur kepelabuhanan, terkait tingginya biaya pengiriman barang ke Kabupaten Berau dan adanya dugaan monopoli di Pelabuhan Tanjung Redeb, diminta tidak hanya sekadar wacana belaka.

Disampaikan Direktur Eksekutif LSM Bela Negara Anti Korupsi (Benak) Berau, Alfian, persoalan tersebut memang sangat penting dilakukan mengingat hal itu demi kepentingan orang banyak khususnya masyarakat Berau.

“Saya harap DPRD tidak hanya sekadar mewacakan hal itu, tapi benar-benar dilaksanakan. Karena ini juga demi kepentingan masyarakat,” singkat dia.

Menyikapi permasalahan ini, Bupati Berau Muharram menganggap perlu dilakukan komunikasi atau koordinasi, khususnya terhadap penyedia jasa kontainer. Dengan komunikasi tersebut, diyakininya bisa mencari penyebab sesungguhnya kenapa penyedia jasa peti kemas lain tidak masuk di Berau.

“Perlu dipertanyakan ke investor alasan tidak berinvestasi di sini (Berau, Red.). Apa karena dianggap tidak memiliki potensi besar atau ada yang sengaja menghambat sampai tidak memberi izin investor masuk,” ungkapnya ditemui Berau Post, kemarin (20/4).

Muharram menganggap, jika tingginya harga barang di Kabupaten Berau dikarenakan mahalnya biaya transportasi oleh penyedia jasa pengiriman, itu persoalan yang cukup rumit untuk diselesaikan.

Secara teori ekonomi, dijelaskannya, penyedia jasa mematok harga tinggi saat konsumen mendatangkan barang ke Kabupaten Berau untuk menutupi biaya yang dikeluarkan saat kapalnya kembali ke daerah sebelumnya.

Berdasarkan informasi yang ia terima, barang yang dikirim dari Kabupaten Berau ke luar daerah sangat kecil. “Oleh karena itu, untuk menggantikan biaya yang dikeluarkan saat meninggalkan Berau penyedia jasa menaikkan tarif pengiriman ke Berau,” jelasnya.

menurutnya barang yang di kirim ke luar Berau harus lebih besar dari saat ini, sehingga penyedia jasa tidak membebankannya saat pengusaha hendak mendatangkan barang ke Kabupaten Berau.

“Tentu untuk melakukan hal itu harus ada pengusaha yang rutin mengirim barang keluar Berau, sedangkan pengusaha yang dimaksud juga tidak bisa dipaksakan. Padahal selama itu tidak bisa dipenuhi, cukup berat menyelesaikan persoalan ini,” singkatnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, tingginya harga bahan pokok maupun bahan bangunan di Berau jika dibanding daerah lain di Kaltim, disebut Kepala Seksi Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau, Abdul Kadir, karena tingginya biaya angkut atau jasa pengiriman.

Dijelaskannya, biaya pengiriman punya peran vital yang memengaruhi harga suatu barang. Tingginya tarif yang dikenakan, memaksa para pengusaha menaikkan harga jual barang agar bisa mendapat untung.

“Apalagi kami juga dengar bahwa di Berau ini paling tinggi harga pengirimannya jika dibandingkan di daerah-daerah lain, baik di Kalimantan Timur maupun di Pulau Jawa,” ungkapnya ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu (18/4). (sam/app)


BACA JUGA

Jumat, 20 Oktober 2017 10:21

Pohon Tumbang, Talisayan-Biatan Macet Dua Jam

BIATAN – Satu pohon tumbang melintang di jalan poros kawasan Tungkuan, Kampung Biatan Ilir pukul…

Jumat, 20 Oktober 2017 10:13

Padamkan Api tanpa Pemadam

TANJUNG REDEB – Teriknya cuaca dalam beberapa hari, dimanfaatkan sebagian masyarakat untuk membersihkan…

Jumat, 20 Oktober 2017 10:11

Tiga Kampung Batal Gelar Pilkakam

TANJUNG REDEB – Pelaksanaan pemilihan kepala kampung (Pilkakam) Serentak 2017 pada Rabu (25/10)…

Jumat, 20 Oktober 2017 10:10

Trawl Dilarang, Nelayan Minta Bantuan Alat Tangkap

TANJUNG REDEB - Sejumlah nelayan lokal Berau, meminta Pemkab Berau segera memberikan bantuan alat tangkap…

Jumat, 20 Oktober 2017 10:08

Libatkan Kejaksaan sejak Perencanaan

TANJUNG REDEB – Upaya pencegahan pelanggaran hukum dalam pelaksanaan pembangunan di daerah, terus…

Jumat, 20 Oktober 2017 10:05

Junaidi Pastikan Tanggalkan Jabatan

TANJUNG REDEB – Bukan sekadar kabar burung jika salah satu kepala kampung di Berau yang masih…

Jumat, 20 Oktober 2017 10:01

Bugis Village, Jejak Sejarah yang Akan Dibangun Ulang

Suku Bugis memiliki sejarah sendiri di Singapura. Jejaknya terekam pada sebuah kawasan yang diberi nama…

Kamis, 19 Oktober 2017 10:35

Berpolitik, Kakam Terancam Dicopot

TANJUNG REDEB – Kewajiban seluruh partai politik (parpol) mendaftarkan keanggotaannya jika ingin…

Kamis, 19 Oktober 2017 10:34

Listrik Dijadwalkan Padam Sepekan

TANJUNG REDEB – Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area Berau berencana melakukan pemadaman listrik…

Kamis, 19 Oktober 2017 10:28

Kalstar Tunggak PNBP Rp 30 Juta

TANJUNG REDEB – Operasional Kalstar Aviation masih dihentikan sementara Kementerian Perhubungan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .