MANAGED BY:
SABTU
16 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Jumat, 21 April 2017 11:07
Jangan Sekadar Wacana, Rencana Pemanggilan Unsur Kepelabuhanan oleh DPRD Berau
PELABUHAN PETI KEMAS: Barang yang dikirim ke luar daerah lebih kecil dibandingkan barang yang masuk, diduga hal tersebut yang membuat tingginya ongkos pengiriman dari luar ke Berau.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Rencana DPRD Berau memanggil beberapa unsur kepelabuhanan, terkait tingginya biaya pengiriman barang ke Kabupaten Berau dan adanya dugaan monopoli di Pelabuhan Tanjung Redeb, diminta tidak hanya sekadar wacana belaka.

Disampaikan Direktur Eksekutif LSM Bela Negara Anti Korupsi (Benak) Berau, Alfian, persoalan tersebut memang sangat penting dilakukan mengingat hal itu demi kepentingan orang banyak khususnya masyarakat Berau.

“Saya harap DPRD tidak hanya sekadar mewacakan hal itu, tapi benar-benar dilaksanakan. Karena ini juga demi kepentingan masyarakat,” singkat dia.

Menyikapi permasalahan ini, Bupati Berau Muharram menganggap perlu dilakukan komunikasi atau koordinasi, khususnya terhadap penyedia jasa kontainer. Dengan komunikasi tersebut, diyakininya bisa mencari penyebab sesungguhnya kenapa penyedia jasa peti kemas lain tidak masuk di Berau.

“Perlu dipertanyakan ke investor alasan tidak berinvestasi di sini (Berau, Red.). Apa karena dianggap tidak memiliki potensi besar atau ada yang sengaja menghambat sampai tidak memberi izin investor masuk,” ungkapnya ditemui Berau Post, kemarin (20/4).

Muharram menganggap, jika tingginya harga barang di Kabupaten Berau dikarenakan mahalnya biaya transportasi oleh penyedia jasa pengiriman, itu persoalan yang cukup rumit untuk diselesaikan.

Secara teori ekonomi, dijelaskannya, penyedia jasa mematok harga tinggi saat konsumen mendatangkan barang ke Kabupaten Berau untuk menutupi biaya yang dikeluarkan saat kapalnya kembali ke daerah sebelumnya.

Berdasarkan informasi yang ia terima, barang yang dikirim dari Kabupaten Berau ke luar daerah sangat kecil. “Oleh karena itu, untuk menggantikan biaya yang dikeluarkan saat meninggalkan Berau penyedia jasa menaikkan tarif pengiriman ke Berau,” jelasnya.

menurutnya barang yang di kirim ke luar Berau harus lebih besar dari saat ini, sehingga penyedia jasa tidak membebankannya saat pengusaha hendak mendatangkan barang ke Kabupaten Berau.

“Tentu untuk melakukan hal itu harus ada pengusaha yang rutin mengirim barang keluar Berau, sedangkan pengusaha yang dimaksud juga tidak bisa dipaksakan. Padahal selama itu tidak bisa dipenuhi, cukup berat menyelesaikan persoalan ini,” singkatnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, tingginya harga bahan pokok maupun bahan bangunan di Berau jika dibanding daerah lain di Kaltim, disebut Kepala Seksi Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau, Abdul Kadir, karena tingginya biaya angkut atau jasa pengiriman.

Dijelaskannya, biaya pengiriman punya peran vital yang memengaruhi harga suatu barang. Tingginya tarif yang dikenakan, memaksa para pengusaha menaikkan harga jual barang agar bisa mendapat untung.

“Apalagi kami juga dengar bahwa di Berau ini paling tinggi harga pengirimannya jika dibandingkan di daerah-daerah lain, baik di Kalimantan Timur maupun di Pulau Jawa,” ungkapnya ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu (18/4). (sam/app)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Desember 2017 15:03
BREAKING NEWS

Remas Payudara Pengendara, Pelaku Dipukul Massa

TANJUNG REDEB - Aksi pelecehan terhadap wanita menggegerkan warga di Jalan Niaga I, Tanjung Redeb, sekitar…

Sabtu, 16 Desember 2017 13:03

Sodikin Tewas Tertembak Senjata Sendiri

TALISAYAN – Senjata makan tuan. Itulah yang terjadi pada Sodikin (30), warga Jalan Kenangan RT…

Sabtu, 16 Desember 2017 12:59

Jauh dari Suami, Pelayanan Juga untuk Wisatawan

Pulau Derawan menjadi salah satu destinasi wisata andalan Berau dan Kaltim yang sudah mendunia. Sebagian…

Sabtu, 16 Desember 2017 12:57

Sibuk Urus Proyek, DPUPR Belum Tinjau Jembatan Sei Lempake

TANJUNG REDEB – Bukan menjadi tanggung jawab Pemkab Berau, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan…

Sabtu, 16 Desember 2017 12:56

Proyek U-Gutter Persempit Saluran

TANJUNG REDEB – Pengerjaan proyek pemasangan u-gutter untuk normalisasi drainase di Kecamatan…

Jumat, 15 Desember 2017 00:16

Dua Kali Kemalingan, Betah walau Tak Ada Sinyal

Namanya juga amanah, mau bagaimanapun harus ditunaikan. Apalagi sebagai petugas kesehatan yang selalu…

Jumat, 15 Desember 2017 00:15

Getaran Tak Sampai Perkotaan, Gempa 3,9 SR di Pesisir Biatan

TANJUNG REDEB – Wilayah bawah laut di Pesisir Selatan Berau, mengalami gempa sekitar pukul 13.40…

Jumat, 15 Desember 2017 00:12

Dua Kakam Diduga Bermasalah Dilantik

TANJUNG REDEB – Walau sempat dikabarkan diminta untuk mengundurkan diri, namun dua kepala kampung…

Jumat, 15 Desember 2017 00:10

NAH !!! PLN Bisa Terkena Maladministrasi

TANJUNG REDEB – Molornya operasi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Teluk Bayur dengan kapasitas…

Kamis, 14 Desember 2017 09:42

Ada Sembilan Bekas Galian, BJU Sebut Hutan Tangap Digarap Perusahaan asal Balikpapan

TELUK BAYUR – Dugaan Hutan Tangap di Kecamatan Teluk Bayur digarap salah satu perusahaan tambang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .