MANAGED BY:
SABTU
16 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Jumat, 21 April 2017 11:16
Pemimpin Pembawa Perubahan, Hingga Lahirnya Kampung Pantai Harapan

Tonggak Sejarah Berdirinya Kampung Tanjung Perepat (2)

BERSEJARAH: Kampung Pantai Harapan terbentuk saat masa kepemimpinan Gammutu yang saat itu menjabat sebagai Kepala Kampung Tanjung Perapat ke-2.

PROKAL.CO, Setelah terpilihnya Gammutu sebagai pembakal (kepala kampung) Tanjung Perepat ke-2 pada Tahun 1952 silam, mengantikan Kangjulung, banyak perubahan yang dirinya lakukan.

 

ARJUNA MAWARDI, Bidukbiduk

 

PEMBAKAL Gammutu terus membawa Kampung Tanjung Perepat semakin maju dan berkembang kala itu. Kampung ini juga, sudah memiliki batas dan luasan wilayah cukup besar. Yaitu, batas utara di Sungai Batu Sempit hingga batas selatan berada di Sungai Serai yang berbatasan dengan Kampung Biduk-Biduk.

“Banyak perubahan besar yang dilakukan beliau (Gammutu, Red), saat kepemimpinannya menjadi pembakal,” ungkap Sekretaris Kampung Tanjung Perepat Asril, kepada Berau Post, belum lama ini.

Pembakal Gammutu, kata dia, juga merupakan tokoh utama terbentuk atau berdirinya Kampung Pantai Harapan yang dahulu disebut dengan Pangobakan, dan menjadi saksi hijrahnya sejumlah masyarakat Pulau Balikukup ke Kampung Tanjung Perepat.

Hal ini bermula Tahun 1952, Pulau Balikukup diserang oleh perompak atau bajak laut yang tak sedikitpun memiliki rasa kemanusiaan dengan membantai masyarakat setempat dan aparat keamanan.

“Dengan kejadian tersebut, masyarakat Pulau Balikukup mengungsikan diri ke Tanjung Perepat, tetapnya di RT 01 kawasan Kalindakan. Kemudian, Tahun 1956 pidah lagi ke Tanjung Perepat yang sekarang adalah RT 04,” ujarnya sembari menceritakan sedikit sejarah yang dirinya masih ketahui.

Melihat wilayah Kampung Tanjung Perepat yang begitu besar dan luas, timbul keinginan Pembakal Balikukup Antoyong untuk hijrah ke Kampung Tanjung Perepat Tahun 1956 dan meminta Pangobakan menjadi untuk dijadikan perkampungan.

“Karena melihat sebagian wilayah Tanjung Perepat masih banyak yang kosong dan hanya beberapa rumah saja di Pangobakan. Akhirnya Pembakal Antoyong hijrah dan meminta wilayah Pangobakan untuk dijadikan sebatas perkampungan saja,”ungkapnya.

Dari hasil pembicaraan Antoyong dan Gammutu yang kala itu masing-masing menjabat sebagai Pembakal, maka diberikanlah wilayah Pangobakan untuk dijadikan sebuah perkampungan pada Tahun 1958.

“Melalui musyawarah. Akhirnya, Gammutu memutuskan memberikan pangobakan untuk dijadikan kampung yang kini telah berubah nama menjadi Kampung Pantai Harapan,” imbuhnya.

Setelah lima tahun berlalu tepatnya 1963, akhirnya Gammutu memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatan yang diembannya selama 11 tahun karena faktor usia.

“Setelah mengundurkan diri, timbulah beberapa pembakal lainnya yang melanjutkan perjuangan beliau membangun Kampung Tanjung Perepat. Dari sinilah, mulai terlihat pembangunan dan pergerakan perekonomian kampung,” tandasnya.(*/bersambung)


BACA JUGA

Jumat, 15 Desember 2017 00:31

Oknum APMS Diduga Ikut Bermain

TALISAYAN – Kartu Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi yang diperuntukkan kepada para…

Jumat, 15 Desember 2017 00:23

Metode Tabarak untuk Latih Hafalan Anak

TANJUNG REDEB – Terjadi pemandangan tidak biasa di Hotel Bumi Segah pada Minggu (10/12) lalu.…

Kamis, 14 Desember 2017 09:50

Solar Subsidi Diduga untuk Industri

TALISAYAN – Kartu Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi yang diperuntukkan para di Kecamatan…

Kamis, 14 Desember 2017 09:46

Jangan Parkir Motor Sembarangan

UNTUK menghindari kasus pencurian sepeda motor, Kasat Reskrim Polres Berau AKP Damus Asa mengimbau,…

Rabu, 13 Desember 2017 00:13

Akui Punya Dampak Positif, Disbudpar Minta Pengembangan Kampung Nelayan Segera Dilaksanakan

TALISAYAN – Rencana Pemerintah Kecamatan Talisayan mengubah kawasan permukiman nelayan yang kumuh…

Selasa, 12 Desember 2017 00:17

Revalitasi Kawasan Kumuh Jadi Objek Wisata

TALISAYAN – Selain pengembangan wisata Pantai Talisay yang terletak di Kampung Talisayan, Camat…

Selasa, 12 Desember 2017 00:16

Sisa 14 Orang, Jumlah Murid SD 008 Kelay Makin Berkurang

KELAY – Jumlah murid SD 008 Kelay semakin berkurang, begitu juga dengan jumlah tenaga pendidik…

Selasa, 12 Desember 2017 00:16

Cemas Warga Lebih Nekat

BIATAN -  Ancaman warga Kampung Biatan Ilir kembali menggelar demonstrasi sekaligus menutup aktivitas…

Selasa, 12 Desember 2017 00:13

Penataan Dapil dan Simulasi Perhitungan Kursi Dibahas

TANJUNG REDEB – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Berau, menggelar rapat guna penataan daerah…

Senin, 11 Desember 2017 10:42

Warga Bakal Mengadu ke Bupati

BIATAN – Konflik sengketa lahan antara warga Kampung Biatan Ilir dengan perusahaan perkebunan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .