MANAGED BY:
KAMIS
25 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Jumat, 21 April 2017 11:16
Pemimpin Pembawa Perubahan, Hingga Lahirnya Kampung Pantai Harapan

Tonggak Sejarah Berdirinya Kampung Tanjung Perepat (2)

BERSEJARAH: Kampung Pantai Harapan terbentuk saat masa kepemimpinan Gammutu yang saat itu menjabat sebagai Kepala Kampung Tanjung Perapat ke-2.

PROKAL.CO, Setelah terpilihnya Gammutu sebagai pembakal (kepala kampung) Tanjung Perepat ke-2 pada Tahun 1952 silam, mengantikan Kangjulung, banyak perubahan yang dirinya lakukan.

 

ARJUNA MAWARDI, Bidukbiduk

 

PEMBAKAL Gammutu terus membawa Kampung Tanjung Perepat semakin maju dan berkembang kala itu. Kampung ini juga, sudah memiliki batas dan luasan wilayah cukup besar. Yaitu, batas utara di Sungai Batu Sempit hingga batas selatan berada di Sungai Serai yang berbatasan dengan Kampung Biduk-Biduk.

“Banyak perubahan besar yang dilakukan beliau (Gammutu, Red), saat kepemimpinannya menjadi pembakal,” ungkap Sekretaris Kampung Tanjung Perepat Asril, kepada Berau Post, belum lama ini.

Pembakal Gammutu, kata dia, juga merupakan tokoh utama terbentuk atau berdirinya Kampung Pantai Harapan yang dahulu disebut dengan Pangobakan, dan menjadi saksi hijrahnya sejumlah masyarakat Pulau Balikukup ke Kampung Tanjung Perepat.

Hal ini bermula Tahun 1952, Pulau Balikukup diserang oleh perompak atau bajak laut yang tak sedikitpun memiliki rasa kemanusiaan dengan membantai masyarakat setempat dan aparat keamanan.

“Dengan kejadian tersebut, masyarakat Pulau Balikukup mengungsikan diri ke Tanjung Perepat, tetapnya di RT 01 kawasan Kalindakan. Kemudian, Tahun 1956 pidah lagi ke Tanjung Perepat yang sekarang adalah RT 04,” ujarnya sembari menceritakan sedikit sejarah yang dirinya masih ketahui.

Melihat wilayah Kampung Tanjung Perepat yang begitu besar dan luas, timbul keinginan Pembakal Balikukup Antoyong untuk hijrah ke Kampung Tanjung Perepat Tahun 1956 dan meminta Pangobakan menjadi untuk dijadikan perkampungan.

“Karena melihat sebagian wilayah Tanjung Perepat masih banyak yang kosong dan hanya beberapa rumah saja di Pangobakan. Akhirnya Pembakal Antoyong hijrah dan meminta wilayah Pangobakan untuk dijadikan sebatas perkampungan saja,”ungkapnya.

Dari hasil pembicaraan Antoyong dan Gammutu yang kala itu masing-masing menjabat sebagai Pembakal, maka diberikanlah wilayah Pangobakan untuk dijadikan sebuah perkampungan pada Tahun 1958.

“Melalui musyawarah. Akhirnya, Gammutu memutuskan memberikan pangobakan untuk dijadikan kampung yang kini telah berubah nama menjadi Kampung Pantai Harapan,” imbuhnya.

Setelah lima tahun berlalu tepatnya 1963, akhirnya Gammutu memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatan yang diembannya selama 11 tahun karena faktor usia.

“Setelah mengundurkan diri, timbulah beberapa pembakal lainnya yang melanjutkan perjuangan beliau membangun Kampung Tanjung Perepat. Dari sinilah, mulai terlihat pembangunan dan pergerakan perekonomian kampung,” tandasnya.(*/bersambung)


BACA JUGA

Kamis, 25 Mei 2017 10:42

Berikan Rasa Aman kepada Masyarakat

TANJUNG REDEB – Agar situasi keamanan tetap terjaga dengan baik, kegiatan  sistem keamanan…

Kamis, 25 Mei 2017 10:40

Hindari Motor, Truk Pasir Terbalik

TALISAYAN – Nasib nahas dialami Samsul (19) warga RT 01 Kampung Dumaring, Kecamatan Talisayan,…

Kamis, 25 Mei 2017 10:38

Perbaikan Pipa Distribusi IPA Talisayan, Upayakan Melalui ABT

TALISAYAN – Perbaikan pipa distribusi instalasi pengelolaan air (IPA) Talisayan yang rusak akibat…

Kamis, 25 Mei 2017 10:37

Galian Kabel Kembali Buat Kakam Geram

TALISAYAN – Aktivitas proyek galian kabel telekomunikasi di Kampung Talisayan kembali membuat…

Kamis, 25 Mei 2017 10:35

Beras 2,5 Kg, Uang Rp 35 Ribu

TANJUNG REDEB – Seperti tahun-tahun sebelumnya, menjelang bulan suci ramadan, Kementerian Agama…

Kamis, 25 Mei 2017 10:33

Layani Warga dengan Baik

Mengantisipasi hal yang tak diinginkan, atau ada warga yang tak jelas statusnya, Masdar JK selalu memantau…

Rabu, 24 Mei 2017 00:22

Pemasangan SR di IPA Talisayan, Warga Keberatan Ditarik Biaya

TALISAYAN – Masyarakat di wilayah Talisayan menyatakan keberatan atas penarikan biaya yang akan…

Rabu, 24 Mei 2017 00:22

Segera Lakukan Sosialisasi

DIREKTUR PDAM Tirta Segah, Adief Mulyadi menganggap wajar masyarakat keberatan mengenai aturan penarikan…

Selasa, 23 Mei 2017 09:43

Pengelolaan Lestari Datangkan Rezeki

TIAP tanggal 22 Mei, dunia memperingati hari keanekaragaman hayati yang dipelopori Badan Konvensi Keanekaragaman…

Selasa, 23 Mei 2017 09:40

Minta Jembatan Dirampungkan

TABALAR – Masyarakat Kampung Tabalar Muara, Kecamatan Tabalar, berharap Pemkab Berau melalui Dinas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .