MANAGED BY:
RABU
22 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS
Selasa, 09 Mei 2017 10:26
Menuju Pemilihan Kepala Kampung Serentak
Syarifuddin Noor, M.Si

PROKAL.CO, SEBUAH hajatan besar yang merupakan pesta demokrasi di tingkatan kampung akan digelar di Bumi Batiwakkal tahun ini. Yakni pelaksanaan Pemilihan Kepala Kampung serentak di 56 kampung dari 12 kecamatan.

Pemilihan Kepala Kampung dilaksanakan secara serentak, maka seluruh tahapan pemilihan mulai dari tahapan persiapan, tahapan pencalonan, tahapan pemungutan suara, dan tahapan penetapan dilakukan secara bersamaan di seluruh kampung dalam wilayah Kabupaten Berau.

Adapun pelaksanaan pemilihan kepala kampung secara serentak ini merupakan pemilihan kepala kampung gelombang ke-II, karena pada tahun 2015 lalu, telah dilaksanakan pemilihan kepala kampung serentak di 27 kampung.

Menurut UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa Bagian Ketiga Pemilihan Kepala Desa, Pasal 31 ayat (1), pemilihan kepala desa dilaksanakan serentak di seluruh wilayah kabupaten/kota. Selanjutnya melalui Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2015 tentang Pemilihan Kepala Kampung, Pasal 1 huruf (14) pemilihan kepala kampung adalah pelaksanaan kedaulatan rakyat di kampung dalam rangka memilih kepala kampung yang bersifat langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Menurut ketentuan Pasal 3 ayat (1) dan (3) Perda Nomor 7 Tahun 2015, pemilihan kepala kampung yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah kabupaten. Yang dimaksud pemilihan serentak adalah pemilihan kepala kampung yang dilaksanakan pada hari yang sama dengan mempertimbangkan jumlah kampung dan kemampuan biaya pemilihan.

Pemilihan kepala kampung secara serentak tahun 2017 akan dilaksanakan pada tanggal 25 Oktober, sesuai Surat Keputusan (SK) Bupati Berau Nomor 287 Tahun 2017 tentang Penetapan Jadwal Pelaksanaan Pemilihan Kepala Kampung Serentak Tahun 2017.

Yang berbeda dari pemilihan kepala kampung serentak tahun 2015, yaitu berkaitan dengan domisili calon kepala kampung yang tidak lagi dipersyaratkan untuk mencalonkan kepala kampung di tempat pencalonan. Peraturan tersebut berdasarkan Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 128/PUU-XIII/2016 pada 23 Agustus 2016, terkait penghapusan aturan syarat domisili calon kepala desa dan perangkat desa lewat pengujian pasal 33 huruf g dan pasal 50 ayat (1) huruf c UU Nomor  6 tahun 2014 tentang desa.

Dengan Keputusan MK tersebut, siapapun boleh mencalonkan diri sebagai kepala kampung dari mana saja, meski yang bersangkutan merupakan calon kepala kampung yang bukan berdomisili di kampung tersebut. Tetapi yang perlu diingat dan menjadi sebuah catatan penting bagi calon kepala kampung terpilih, harus menjadi bapak yang dapat mengayomi, melindungi, dan melayani masyarakatnya demi terwujudnya suatu tatanan kehidupan bermasyarakat adil, makmur, dan sejahtera. Serta dapat merangkul calon kepala kampung lainnya yang kalah beserta tim pendukungnya, menjadi satu kesatuan sebagai keluarga besar yang utuh dan dapat bersinergi dalam membangun kampung.

Semoga hasil dari pelaksanaan pemilihan kepala kampung serentak yang akan digelar dan dilaksanakan pada gelombang ke-II Oktober nantinya, akan menghasilkan figur-figur atau pemimpin kepala kampung yang berintegritas, akuntabel, dan partisipatif di dalam membangun kampung. Sesuai dengan program Nawacita Presiden Joko Widodo, bahwa membangun Indonesia dari pinggiran dan memperkuat daerah-daerah serta desa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), guna membangun masyarakat dari pinggiran atau pedesaan. (*/udi)

*) Staf Pelaksana DPMK Kabupaten Berau

 


BACA JUGA

Jumat, 17 November 2017 10:08

CSR demi Kesejahteraan Masyarakat

TANGGUNG jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR),adalah pendekatan mekanisme…

Minggu, 12 November 2017 11:55

Bentengi Keluarga dari Predator Anak

PEDOFILIA atau dalam hal ini penulis menyebutnya sebagai predator anak merupakan sejenis penyakit kelainan…

Jumat, 10 November 2017 11:10

MEMAKNAI HARI PAHLAWAN

HARI ini tanggal 10 November 2017, bangsa Indonesia merayakan Hari Pahlawan. Kalau kita berbicara mengenai…

Selasa, 07 November 2017 11:22

Budaya Membaca di Era High Tech

ERA globalisasi di zaman sekarang sudah banyak berkembang pesat. Seperti halnya teknologi yang semakin…

Selasa, 07 November 2017 10:59

Alasan Penghapusan Pidana

DALAM hukum pidana dikenal istilah alasan pemaaf dan alasan pembenar tindak pidana. Alasan pemaaf adalah…

Senin, 30 Oktober 2017 10:56

Manguati Banua (1)

MASA muda sebagai masa pencarian jati diri (eksistensi), mencerminkan psikis pemuda yang menggebu-gebu.…

Sabtu, 28 Oktober 2017 21:45

Tak Ada Anak yang Bermasalah

BEBERAPA sekolah dasar di Samarinda sudah rutin bekerja sama dengan saya. Karena itu, ketika ada murid…

Sabtu, 28 Oktober 2017 21:37

Pemuda Zaman Now

SEMBARI berbisik, Moehammad Yamin kepada Soegondo Djojopoespito mengeluarkan secarik kertas. “Saya…

Minggu, 22 Oktober 2017 10:52

Gay Selama 21 Tahun, Pernah Diejek Bencong

CUKUP lama bagi Feri, bukan nama sebenarnya, mempertimbangkan rencana untuk menjalani sesi hipnoterapi.…

Jumat, 20 Oktober 2017 10:16

Gugatan Cerai dan Tuntutan Ranking Satu

TAK tahan dengan sikap suaminya, Viona (bukan nama sebenarnya), melayangkan gugatan cerai ke pengadilan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .