MANAGED BY:
KAMIS
25 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS
Selasa, 09 Mei 2017 10:26
Menuju Pemilihan Kepala Kampung Serentak
Syarifuddin Noor, M.Si

PROKAL.CO, SEBUAH hajatan besar yang merupakan pesta demokrasi di tingkatan kampung akan digelar di Bumi Batiwakkal tahun ini. Yakni pelaksanaan Pemilihan Kepala Kampung serentak di 56 kampung dari 12 kecamatan.

Pemilihan Kepala Kampung dilaksanakan secara serentak, maka seluruh tahapan pemilihan mulai dari tahapan persiapan, tahapan pencalonan, tahapan pemungutan suara, dan tahapan penetapan dilakukan secara bersamaan di seluruh kampung dalam wilayah Kabupaten Berau.

Adapun pelaksanaan pemilihan kepala kampung secara serentak ini merupakan pemilihan kepala kampung gelombang ke-II, karena pada tahun 2015 lalu, telah dilaksanakan pemilihan kepala kampung serentak di 27 kampung.

Menurut UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa Bagian Ketiga Pemilihan Kepala Desa, Pasal 31 ayat (1), pemilihan kepala desa dilaksanakan serentak di seluruh wilayah kabupaten/kota. Selanjutnya melalui Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2015 tentang Pemilihan Kepala Kampung, Pasal 1 huruf (14) pemilihan kepala kampung adalah pelaksanaan kedaulatan rakyat di kampung dalam rangka memilih kepala kampung yang bersifat langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Menurut ketentuan Pasal 3 ayat (1) dan (3) Perda Nomor 7 Tahun 2015, pemilihan kepala kampung yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah kabupaten. Yang dimaksud pemilihan serentak adalah pemilihan kepala kampung yang dilaksanakan pada hari yang sama dengan mempertimbangkan jumlah kampung dan kemampuan biaya pemilihan.

Pemilihan kepala kampung secara serentak tahun 2017 akan dilaksanakan pada tanggal 25 Oktober, sesuai Surat Keputusan (SK) Bupati Berau Nomor 287 Tahun 2017 tentang Penetapan Jadwal Pelaksanaan Pemilihan Kepala Kampung Serentak Tahun 2017.

Yang berbeda dari pemilihan kepala kampung serentak tahun 2015, yaitu berkaitan dengan domisili calon kepala kampung yang tidak lagi dipersyaratkan untuk mencalonkan kepala kampung di tempat pencalonan. Peraturan tersebut berdasarkan Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 128/PUU-XIII/2016 pada 23 Agustus 2016, terkait penghapusan aturan syarat domisili calon kepala desa dan perangkat desa lewat pengujian pasal 33 huruf g dan pasal 50 ayat (1) huruf c UU Nomor  6 tahun 2014 tentang desa.

Dengan Keputusan MK tersebut, siapapun boleh mencalonkan diri sebagai kepala kampung dari mana saja, meski yang bersangkutan merupakan calon kepala kampung yang bukan berdomisili di kampung tersebut. Tetapi yang perlu diingat dan menjadi sebuah catatan penting bagi calon kepala kampung terpilih, harus menjadi bapak yang dapat mengayomi, melindungi, dan melayani masyarakatnya demi terwujudnya suatu tatanan kehidupan bermasyarakat adil, makmur, dan sejahtera. Serta dapat merangkul calon kepala kampung lainnya yang kalah beserta tim pendukungnya, menjadi satu kesatuan sebagai keluarga besar yang utuh dan dapat bersinergi dalam membangun kampung.

Semoga hasil dari pelaksanaan pemilihan kepala kampung serentak yang akan digelar dan dilaksanakan pada gelombang ke-II Oktober nantinya, akan menghasilkan figur-figur atau pemimpin kepala kampung yang berintegritas, akuntabel, dan partisipatif di dalam membangun kampung. Sesuai dengan program Nawacita Presiden Joko Widodo, bahwa membangun Indonesia dari pinggiran dan memperkuat daerah-daerah serta desa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), guna membangun masyarakat dari pinggiran atau pedesaan. (*/udi)

*) Staf Pelaksana DPMK Kabupaten Berau

 


BACA JUGA

Selasa, 23 Mei 2017 09:29

Pelajaran Menikmati Diri Sendiri

INILAH salah satu kesibukan utama saya selama diperkarakan oleh Kejati Jatim: nonton Dangdut Academy…

Senin, 22 Mei 2017 09:36

Bahasa Banua Jadi Identitas

KAREKTERISTIK satu daerah semakin diperlukan seiring semakin mencuatnya politik identitas pada hampir…

Minggu, 21 Mei 2017 01:01

Refleksi dari Omelan Ibu Misterius

TENGAH pekan lalu, tiba-tiba, saat siang bolong, Gedung Biru Berau Post di Jalan Bukit Ria seketika…

Sabtu, 13 Mei 2017 00:59

Mengurai Masalah Rangkap Jabatan

PERMASALAHAN rangkap jabatan kerap mencuat dan muncul di permukaan sebagai buah simalakama, khususnya…

Senin, 08 Mei 2017 09:46

Ibarat Kehamilan yang Aneh

MEREALISASIKAN ide Presiden SBY agar “Yang mampu menjadi populer dan kemudian terpilih”…

Minggu, 07 Mei 2017 10:39

Bagaimana Menjaring Orang Mampu

MESKI  di belakang hari banyak yang kecewa, saya akui ide awal Presiden SBY ini sangat brilian.…

Sabtu, 06 Mei 2017 10:36

Mampu Belum Tentu Terpilih, Terpilih Belum Tentu Mampu

DIA tampak sering gelisah. Terutama pada dua tahun terakhir masa kepresidenannya. Jenderal TNI Prof…

Selasa, 02 Mei 2017 10:55

Agar Masalah Tuntas, Empat Hal Harus Dibayar

PERLAHAN namun pasti, sebagai terapi komplementer, hipnoterapi semakin dikenal dan semakin dibutuhkan…

Minggu, 30 April 2017 07:01

Pudarnya Pesona Cleopatra

PUDARNYA pesona Cleopatra merupakan salah satu novel karya Habiburrahman El Shirazy yang menceritakan…

Kamis, 27 April 2017 10:29

Pendidikan Gratis Itu Mustahil

PENDIDIKAN itu gratis? Banyaknya omongan-omongan dan janji pendidikan gratis itu seperti mimpi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .