MANAGED BY:
JUMAT
28 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS
Selasa, 09 Mei 2017 10:26
Menuju Pemilihan Kepala Kampung Serentak
Syarifuddin Noor, M.Si

PROKAL.CO, SEBUAH hajatan besar yang merupakan pesta demokrasi di tingkatan kampung akan digelar di Bumi Batiwakkal tahun ini. Yakni pelaksanaan Pemilihan Kepala Kampung serentak di 56 kampung dari 12 kecamatan.

Pemilihan Kepala Kampung dilaksanakan secara serentak, maka seluruh tahapan pemilihan mulai dari tahapan persiapan, tahapan pencalonan, tahapan pemungutan suara, dan tahapan penetapan dilakukan secara bersamaan di seluruh kampung dalam wilayah Kabupaten Berau.

Adapun pelaksanaan pemilihan kepala kampung secara serentak ini merupakan pemilihan kepala kampung gelombang ke-II, karena pada tahun 2015 lalu, telah dilaksanakan pemilihan kepala kampung serentak di 27 kampung.

Menurut UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa Bagian Ketiga Pemilihan Kepala Desa, Pasal 31 ayat (1), pemilihan kepala desa dilaksanakan serentak di seluruh wilayah kabupaten/kota. Selanjutnya melalui Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2015 tentang Pemilihan Kepala Kampung, Pasal 1 huruf (14) pemilihan kepala kampung adalah pelaksanaan kedaulatan rakyat di kampung dalam rangka memilih kepala kampung yang bersifat langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Menurut ketentuan Pasal 3 ayat (1) dan (3) Perda Nomor 7 Tahun 2015, pemilihan kepala kampung yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah kabupaten. Yang dimaksud pemilihan serentak adalah pemilihan kepala kampung yang dilaksanakan pada hari yang sama dengan mempertimbangkan jumlah kampung dan kemampuan biaya pemilihan.

Pemilihan kepala kampung secara serentak tahun 2017 akan dilaksanakan pada tanggal 25 Oktober, sesuai Surat Keputusan (SK) Bupati Berau Nomor 287 Tahun 2017 tentang Penetapan Jadwal Pelaksanaan Pemilihan Kepala Kampung Serentak Tahun 2017.

Yang berbeda dari pemilihan kepala kampung serentak tahun 2015, yaitu berkaitan dengan domisili calon kepala kampung yang tidak lagi dipersyaratkan untuk mencalonkan kepala kampung di tempat pencalonan. Peraturan tersebut berdasarkan Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 128/PUU-XIII/2016 pada 23 Agustus 2016, terkait penghapusan aturan syarat domisili calon kepala desa dan perangkat desa lewat pengujian pasal 33 huruf g dan pasal 50 ayat (1) huruf c UU Nomor  6 tahun 2014 tentang desa.

Dengan Keputusan MK tersebut, siapapun boleh mencalonkan diri sebagai kepala kampung dari mana saja, meski yang bersangkutan merupakan calon kepala kampung yang bukan berdomisili di kampung tersebut. Tetapi yang perlu diingat dan menjadi sebuah catatan penting bagi calon kepala kampung terpilih, harus menjadi bapak yang dapat mengayomi, melindungi, dan melayani masyarakatnya demi terwujudnya suatu tatanan kehidupan bermasyarakat adil, makmur, dan sejahtera. Serta dapat merangkul calon kepala kampung lainnya yang kalah beserta tim pendukungnya, menjadi satu kesatuan sebagai keluarga besar yang utuh dan dapat bersinergi dalam membangun kampung.

Semoga hasil dari pelaksanaan pemilihan kepala kampung serentak yang akan digelar dan dilaksanakan pada gelombang ke-II Oktober nantinya, akan menghasilkan figur-figur atau pemimpin kepala kampung yang berintegritas, akuntabel, dan partisipatif di dalam membangun kampung. Sesuai dengan program Nawacita Presiden Joko Widodo, bahwa membangun Indonesia dari pinggiran dan memperkuat daerah-daerah serta desa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), guna membangun masyarakat dari pinggiran atau pedesaan. (*/udi)

*) Staf Pelaksana DPMK Kabupaten Berau

 


BACA JUGA

Rabu, 19 Juli 2017 10:06

Isi Masa Muda dengan Hal Positif

MASA muda merupakan masa yang indah bagi setiap manusia. Apalagi dihadapi dengan era globalisasi dan…

Rabu, 12 Juli 2017 09:44

Berau, Kaltara, Rumah Kita

WACANA kabupaten Berau bergabung ke Provinsi Kaltara yang dilontarkan salah seorang anggota DPRD Berau,…

Senin, 10 Juli 2017 09:08

Berakhir yang Belum, Jelas yang Kabur

INILAH urusan murni keluarga yang menjadi urusan penuh negara. Sampai dibahas selama dua hari di DPR.…

Minggu, 09 Juli 2017 00:42

Investasi Anti Rugi

TAK semua orang punya mental bisnis. Butuh experience (pengalaman) yang malang melintang untuk jadi…

Rabu, 05 Juli 2017 10:59

Keluarga Lee Antara Sabtu Pahing dan Senin Wage

TIDAK ada maaf lahir dan batin. Kelihatannya. Sabtu sore lalu, justru sikap Lee Hsien Yang, adik…

Senin, 03 Juli 2017 10:43

Mencita-citakan Kesalehan Anak

PARA orangtua selayaknya memiliki cita-cita agar anak-anak mereka menjadi anak-anak yang saleh dan saleha.…

Sabtu, 24 Juni 2017 00:05

Budaya Bersedekah

RAMADAN setelah umrah 2014 lalu, baru Ramadan tahun ini saya sempat umrah kembali. Tiga tahun jadi jarak…

Selasa, 20 Juni 2017 00:15

Hongyi dan Shangwu di Balik Hsien Loong dan Hsien Yang

APAKAH perpecahan di keluarga Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong terkait dengan suksesi? Mengapa…

Minggu, 18 Juni 2017 00:13

Wasiat Terakhir yang Bikin Perpecahan

PERPECAHAN keluarga Perdana Menteri Singapura terus melebar. Pangkalnya adalah surat wasiat ayah mereka,…

Sabtu, 17 Juni 2017 00:05

Mengukur Kebahagiaan

JIKA ditanya, seberapa bahagiakah anda? Maka jawaban yang kita dapat pasti akan sangat beragam. Karena…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .