MANAGED BY:
SABTU
26 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Sabtu, 13 Mei 2017 00:32
IRT Gelapkan Rp 164 Juta

Uang Pembayaran Kontrakan, Digunakan untuk Modal Dagang

TAK AMANAH: Dalawati kini mendekam di tahanan Mapolres Berau.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Berencana mengembangkan usaha dagang sembako di kediamannya, Jalan Gatot Subroto, Sei Bedungun, Tanjung Redeb, Dalawati (35), malah berurusan dengan aparat kepolisian. Dalawati dilaporkan menggelapkan uang sewa rumah kontrakan yang dipercayakan kepadanya senilai Rp 164 juta.

Kasat Reskrim Polres Berau AKP Damus Asa menjelaskan, terungkapnya aksi Dalawati setelah adanya laporan dari Marhana atau pemilik kontrakan. Pasalnya, Marhana yang memberi amanah kepada Dalawati, tapi tak pernah diberikan setoran uang kontrakan rumahnya yang juga berada di Jalan Gatot Subroto. Padahal ketika dirinya bertemu dengan orang yang mengontrak rumahnya, terungkap jika pengontrak rumah telah menyetor pembayaran ke Dalawati untuk biaya kontrak selama setahun.

“Marhana ini diberi tahu sama yang ngontrak, kalau dia sudah bayar uang sewa selama satu tahun kepada Dalawati. Dari situ pemilik kontrakan heran, karena yang diserahkan ke dia bukan untuk pembayaran satu tahun,” ungkapnya kepada Berau Post, kemarin (12/5).

Setelah mengetahui adanya kejanggalan, Marhana langsung mendatangi Dalawati untuk menyerahkan semua uang kontrakan yang telah dititipkan orang yang mengontrak rumahnya agar bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Namun ketika didatangi, Dalawati justru mengelak dan mengaku telah menyetorkan seluruh uang yang dititipkan kepadanya untuk membayar rumah kontrakan.

Marhana yang kesal, tetap memberikan waktu kepada Dalawati untuk menyetorkan uang kontrakan yang tidak disetorkannya. Namun karena tak kunjung memperlihatkan itikad baik, membuat Marhana memilih melaporkan dugaan penggelapan uang tersebut ke aparat kepolisian.

“Dari laporan pelapor, penggelapan dana itu sudah terjadi sejak tahun lalu, tapi baru diketahui bulan ini. Itu yang masih kami kembangkan lagi untuk mencari tahu aliran dana sudah ke mana aja,” ujar Damus.

Dalawati yang kini mendekam di sel tahanan Mapolres Berau, mengakui jika uang tersebut telah digunakan untuk mengembangkan usaha dagang sembako di rumahnya dan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya. Ibu dua anak yang kesehariannya berdagang sembako di rumahnya tersebut, mengaku telah menghabiskan semua uang kontrakan yang dititipkan kepadanya.

“Memang saya enggak ada bilang sama Ibu Haji (Marahana), rencananya uang itu mau saya putar aja, kalau sudah ada uang, nanti langsung saya ganti pelan-pelan,” singkatnya.

Atas perbuatannya, Dalawati diancam pasal 372 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penggelapan, dengan ancaman pidana penjara paling lama empat tahun dan denda Rp 900 ribu. (sam/udi)

 


BACA JUGA

Jumat, 25 Mei 2018 00:18

Warga Sebut TPA Tak Lagi Menyengat

TANJUNG REDEB – Upaya Pemkab dalam hal ini Bupati Berau Muharram untuk memastikan dan melakukan…

Jumat, 25 Mei 2018 00:17

Keputusan Diserahkan ke Bupati

TANJUNG REDEB – Penyelesaian batas-batas wilayah antarkampung masih menjadi pekerjaan rumah (PR)…

Jumat, 25 Mei 2018 00:16

Darah di Hidung karena Mimisan

TANJUNG REDEB – Pemeriksaan psikologis yang tengah dilakukan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan…

Jumat, 25 Mei 2018 00:14

Utamakan Syiar Agama, Juara Jadi Bonusnya

Setelah dua tahun pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kaltim hanya mencicipi juara dua…

Jumat, 25 Mei 2018 00:13

Belum Tuntas karena Anggaran Terbatas

TANJUNG REDEB – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau mengakui jika proyek penataan…

Kamis, 24 Mei 2018 14:33

Qiraat Mujawwad Remaja Terbaik, Hadiah untuk Modal Kuliah

Sukses mengharumkan nama Berau di ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-40 Tingkat Provinsi Kalimantan…

Kamis, 24 Mei 2018 14:27

Dekat dengan Pelaku, Korban Tidak Terlihat Trauma

Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TP2A) Berau, Fika Yuliana…

Kamis, 24 Mei 2018 14:23

Polisi Periksa Kejiwaan OF

TANJUNG REDEB – Aparat kepolisian bergerak cepat mengusut dugaan tindakan kekerasan kepada balita…

Rabu, 23 Mei 2018 00:37

Kenaikan THR PNS Tinggal Diteken Presiden

KEPASTIAN besaran kenaikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) segera diketahui.…

Rabu, 23 Mei 2018 00:28

Perusahaan dan Kapten Kapal Terancam Sanksi

TANJUNG REDEB – Persoalan nyaris tenggelamnya tongkang pembawa batu bara milik PT Rantaupanjang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .