MANAGED BY:
SELASA
20 FEBRUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS
Sabtu, 13 Mei 2017 00:59
Mengurai Masalah Rangkap Jabatan
Oleh: Syarifuddin Noor, S.Sos, M.Si

PROKAL.CO, PERMASALAHAN rangkap jabatan kerap mencuat dan muncul di permukaan sebagai buah simalakama, khususnya yang erat kaitannya dengan para pejabat eselon yang menduduki jabatan struktural.

Bagi sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Berau, pasti tidak asing bagi mata dan telinga mereka mengenai para pejabat eselon yang menduduki jabatan sebagai pejabat struktural pemerintahan, sekaligus menduduki jabatan sebagai dewan komisaris maupun dewan pengawas di sebuah perusahaan daerah (Perusda) maupun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Pada dasarnya, setiap ASN yang telah diangkat dalam jabatan struktural, tidak dapat dan tidak boleh merangkap dalam jabatan lainnya, hal ini dimaksudkan agar ASN yang bersangkutan dapat memusatkan segala perhatian dan kemampuannya dalam melaksanakan tugas dan kewajiban di dalam mengemban dan menerima amanah jabatannya, sehingga diharapkan dapat menghasilkan out put atau suatu hasil kerja yang optimal. Tetapi khusus untuk Dewan Pengawas PDAM, menurut Permendagri Nomor 2 Tahun 2007 tentang Organisasi dan Kepegawaian Perusahaan Daerah Air Minum, Bagian Ketiga Dewan Pengawas, Pasal 18 ayat (1) menyebut Dewan Pengawas berasal dari unsur pejabat pemerintah daerah, profesional, dan/atau masyarakat konsumen yang diangkat oleh Kepala Daerah.

Aneh bin ajaib memang, tetapi itu merupakan realitas dan kenyataan yang ada di lapangan, dan terjadi di Bumi Batiwakkal. Padahal kalau kita mengacu dan berpedoman kepada Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2005 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 1997 tentang PNS Yang Menduduki Jabatan Rangkap, Pasal 2 ayat (1) dan ayat (2) yang berbunyi bahwa: PNS dilarang menduduki jabatan rangkap, terkecuali bagi PNS yang diangkat dan ditugaskan dalam jabatan antara lain meliputi: Jaksa merangkap jabatan struktural di lingkungan kejaksanaan yang tugas pokoknya berkaitan erat dengan bidang penuntutan atau dapat diberi tugas penuntutan; Peneliti, merangkap jabatan struktural di lingkungan instansi pemerintah yang tugas pokoknya berkaitan erat dengan bidang penelitian; dan Perancang, merangkap jabatan struktural di lingkungan instansi pemerintah yang tugas pokoknya berkaitan erat dengan bidang peraturan perundang-undangan.

Selanjutnya dalam Pasal 3, yang berbunyi bahwa: PNS yang menduduki jabatan rangkap diberhentikan dari salah satu jabatan yang dirangkapnya, apabila PNS yang bersangkutan telah mencapai batas usia pensiun dalam salah satu jabatan yang dirangkapnya, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Memang sangat ironi sekali pemerintah daerah yang ikut menanam dan berkontribusi dalam kepemilikan saham sebuah perusahaan daerah maupun BUMD, tidak menempatkan atau mengutus orang pemerintahan. Tetapi pemerintah daerah bisa mengambil jalan tengah, yaitu mengutus atau menunjuk orang yang benar-benar profesional dan berkompeten di bidangnya melalui hasil kajian fit and proper test.

Seharusnya kita selalu mengacu dan berpedoman kepada aturan yang ada, yang memang sudah mengatur dan menggariskan segala sesuatunya, terutama tentang penempatan atau larangan bagi pejabat eselon untuk menduduki rangkap jabatan. Sehingga kita harus taat kepada asas aturan yang berlaku sebagai dasar kita dalam menjalankan roda pemerintahan.

Semoga pemimpin Kabupaten Berau dapat lebih bijak dalam menentukan arah kebijakan dan menempatkan orang-orang yang tepat sesuai dengan keahlian dan profesionalitas, sesuai dengan moto “the right man in the right place” dalam menentukan dan menempatkan jabatan di dalam sebuah perusahaan daerah maupun BUMD. (*/udi)

 

loading...

BACA JUGA

Selasa, 20 Februari 2018 09:27

Menanti Angpao di Hari Imlek

TENTU saya tidak sabar menunggu waktu satu bulan. Saya sudah berusaha bersikap tenang. Saya tenang-tenangkan.…

Senin, 19 Februari 2018 10:57

Bahagia walau Gagal Gemuk

BERAT badan saya turun terus. Tinggal 66 kilogram (kg). Dari 70 kg sebelum operasi. Saya harus melawannya.…

Minggu, 18 Februari 2018 11:07

Selang Rp 500 Juta di Pembuluh Saya

KEMBALI opname, saya langsung diinfus delapan botol. Dokter Mohammed Tauqeer Ahmad, ahli syaraf itu,…

Sabtu, 17 Februari 2018 00:43

Tergoda Lanzhou Lamian Satu-satunya

ROBERT Lai mengabarkan kesuksesan operasi itu ke keluarga saya di Surabaya yang sedang menata barang…

Jumat, 16 Februari 2018 10:40

Valentine Berdarah

SEPERTIsudah menjadi tradisi bagi para pemuda mengadakan pagelaran bernuansa “cinta” pada…

Jumat, 16 Februari 2018 10:20

Pisau di Tangan Benjamin Chua dan Manish

TIBALAH saat operasi itu. Tempat tidur saya didorong dari kamar 803. Menuju ruang operasi di Rumah Sakit…

Kamis, 15 Februari 2018 10:11

Trauma Pilih Kasih dan Harta Warisan

PILIH kasih bisa menyebabkan trauma. Sikap orang tua yang pilih kasih pada anak pada akhirnya memang…

Selasa, 13 Februari 2018 00:04

Mengandalkan Kreativitas Bubur Remas

SETELAH anak-menantu-cucu ke Makkah, tinggal saya dan istri di Madinah. Kesakitan. Tergolek di tempat…

Senin, 12 Februari 2018 09:51

Lambatnya Pertumbuhan Ekonomi Suatu Daerah

PERTUMBUHAN ekonomi suatu daerah sangat dipengaruhi oleh permasalahan ekonomi yang dihadapi daerah tersebut.…

Senin, 12 Februari 2018 09:36

Rakus Lentil dan Kurma Mentah Beku

SEMUA itu bermula di hari kedua saya berada di Madinah. Sehari sebelumnya kami tiba dari Surabaya setelah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .