MANAGED BY:
SENIN
25 JUNI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Minggu, 14 Mei 2017 10:17
Dukungan dari Jerman akan Berlanjut

Kunjungan Menteri Jerman Gerd Muller ke Berau -

KUNJUNGAN JERMAN: Menteri Kerja Sama dan Ekonomi Jerman Gerd Muller saat melihat perkebunan kelapa sawit di Labanan Makarti, kemarin (13/5).

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Kabupaten Berau mendapatkan kunjungan dari Menteri Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan Jerman, Gerd Muller, Sabtu (13/5) kemarin. Kunjungan Gerd Muller yang didampingi Duta Besar Jerman untuk Indonesia Michael Freiherr von Ungern-Sternberg ini dimaksudkan untuk melihat hasil kegiatan yang didanai Jerman melalui kerja sama Forest and Climate Change Programme (Forclime).

Tiba di Bandara Kalimarau Berau sekira pukul 11.00 Wita, rombongan Gerd Muller hanya sebentar berdiskusi dengan Bupati Berau Muharram dan Wakil Bupati Agus Tantomo. Mereka langsung bergerak menuju Kampung Labanan Makarti, Kecamatan Teluk Bayur, tempat di mana Forclime melakukan kegiatannya. Kunjungan ke Labanan Makarti juga sekaligus melihat perkebunan kelapa sawit yang diberdayakan masyarakat.

Setelah itu, Gerd Muller dibawa melihat tempat persemaian bibit pohon di kampung tersebut. Selain Labanan Makarti, ada lebih 20 kampung yang mendapatkan bantuan dari Forclime dalam bentuk persemaian bibit pohon. Antara lain gaharu dan karet, serta tanaman buah.

Selain program persemaian tanaman, Forclime juga melakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat dengan kerja sama pengembangan Air Terjun Tembalang di Kampung Tepian Buah, Kecamatan Segah.

Dalam diskusi bersama Bupati Berau Muharram, Gerd Muller menyampaikan Indonesia, terutama Berau merupakan daerah dengan kekayaan hutan yang besar. Keberadaan hutan di Indonesia, sudah seperti hutan hujan tropis di Amazone, Brazil. Untuk itu, perlu dijaga dengan baik agar kerusakan lingkungan tidak semakin parah.

Keberadaan hutan di Indonesia dan Berau, menjadi sebuah warisan dunia yang harus dijaga. Dia mengisyaratkan Jerman akan terus memberikan dukungan untuk pengelolaan hutan di Berau.

“Hutan di sini adalah warisan dunia seperti di Amazon. Kami akan memberikan dukungan lebih lanjut untuk Berau dalam mengelola dan menjaga hutan,” tuturnya singkat.

Sementara, Bupati Berau Muharram turut menyampaikan terkait kondisi hutan di Indonesia yang dianggap terjadi kerusakan parah akibat perkebunan kelapa sawit. Hal ini mengingat di Eropa saat ini sedang terjadi boikot terhadap produk kelapa sawit, khususnya crude palm oil (CPO) yang dianggap menyebabkan kerusakan lingkungan hingga mempekerjakan anak di bawah umur.

“Info kerusakan lingkungan hutan di Indonesia tidak sepenuhnya benar. Pengelolaan hutan di Indonesia memiliki aturannya yang ketat, termasuk keberadaan Amdal (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan). Jadi, jangan salah menerjemahkan bahwa hutan ditebang seolah dilakukan perusakan,” terang Muharram.

Selain itu, kata Muharram, Berau memiliki kawasan yang memang dialokasikan untuk kepentingan pemanfaatan umum, yakni APL (Area Pemanfaatan Lain). Dengan luas APL sekitar 600 hektare, kawasan ini bisa dimanfaatkan untuk perkebunan, pertambangan maupun kegiatan lainnya.(*/rus/app)

 


BACA JUGA

Senin, 11 Juni 2018 10:32

Pacu Ekonomi, Kampung Talisayan Butuh Pasar

TALISAYAN - Demi meningkatkan geliat ekonomi serta daya beli masyarakat, Pemerintah Kampung Talisayan…

Kamis, 07 Juni 2018 14:19

Penebusan Lebih Ramai daripada Gadai

TANJUNG REDEB – Bukannya gadai yang meningkat, namun jelang Hari Raya Idulfitri 2018, kantor Pegadaian…

Kamis, 07 Juni 2018 14:15

Bidukbiduk Punya Potensi Bagus di Peternakan Sapi

BIDUKBIDUK - Siapa sangka Kecamatan Bidukbiduk tidak hanya dianugwrahi dengan keindahan objek wisata…

Kamis, 07 Juni 2018 14:11

Transaksi Non Tunai Diterapkan

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau sudah menerapkan transaksi non tunai. Hal…

Selasa, 05 Juni 2018 13:58

Bumbu Dapur Cenderung Stabil saat Ramadan

TANJUNG REDEB - Pada Ramadan saat ini, tidak ada kenaikan harga bahan pokok khususnya bumbu dapur signifikan,…

Minggu, 03 Juni 2018 00:16

Harga dan Pasar, Jadi Faktor Utama Pengembangan Pertanian

TALISAYAN - Sektor pertanian sepertinya masih menjadi sektor penting bagi masyarakat yang ada di wilayah…

Sabtu, 02 Juni 2018 12:56

KENAPA..?? Petani Lada Beralih ke Kelapa Sawit

BATU PUTIH – Lesunya harga lada membuat banyak petani banyak beralih ke perkebunan kelapa sawit.…

Selasa, 29 Mei 2018 12:37

Budidaya Tambak Menjanjikan

TANJUNG REDEB - Dinas Perikanan Berau, menyebutkan dari beberapa budidaya perikanan di Bumi Batiwakal,…

Senin, 28 Mei 2018 00:25

Harga dan Pasaran Jelas

TALISAYAN- Dalam meningkatkan Pendapatan Asli Kampung (PAK) ada banyak hal yang dapat dilakukan. Salah…

Sabtu, 26 Mei 2018 00:37

Gas Melon Langka di Batu Putih

BATU PUTIH – Keberadaan tabung gas 3 Kg atau yang kerap disebut gas melon kembali menjadi barang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .