MANAGED BY:
JUMAT
28 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Selasa, 16 Mei 2017 10:16
Hilang Kendali, Kuli Bangunan Meregang Nyawa
LAKA TUNGGAL: Korban laka lantas Syarifuddin (34) saat akan dibawa ke puskesmas menggunakan mobil bak terbuka, Senin (15/5).

PROKAL.CO, BIDUKBIDUK – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jembatan Sei Lempot, Kampung Bidukbiduk, Kecamatan Bidukbiduk, Senin (15/5) kemarin. Adalah Syarifuddin alias Sarip (34), warga Rt 05 Kampung Tanjung Perepat, Kecamatan Talisayan, yang jadi korban insiden laka tunggal akibat hilang kendali tersebut.

Meski sempat dilarikan ke puskesmas untuk mendapatkan penanganan media, nyawa pria yang berprofesi sebagai kuli bangunan itu tidak tertolong. Sarip meregang nyawa akibat luka parah pada bagian lengan yang membuat lengannya nyaris putus, patah tulang lutut dan sobek di kepala.

Kapolsek Bidukbiduk AKP Suradi saat dikonfirmasi menjelaskan, berdasarkan informasi dari beberapa saksi di tempat kejadian perkara (TKP, korban yang baru saja menerima gaji berniat pulang ke rumahnya di Tanjung Perepat untuk memberikan upahnya kepada sang istri.

Asbudi (16) rekan korban yang menjadi saksi, kepada polisi menuturkan tidak mengetahui persis kecelakan tersebut. Asbudi hanya melihat ketika korban dan kendaraannya terseret di trotoar jembatan.

“Saksi ini mengaku tidak melihat semuanya saat korban jatuh, hanya sekilas saja. Tapi dia memastikan ini kecelakaan tunggal,” terangnya.

Melihat korban terbaring berlumuran darah, Asbudi lalu meminta pertolongan rekannya di tempat kerja yang tidak jauh dari jembatan. “Setelah dengar ada kecelakaan, personel kami langsung menuju TKP untuk melakukan pertolongan dan memintai keterangan sejumlah saksi dan kerabat korban,” paparnya.

Berdasarkan olah TKP, lanjut Suradi, pihaknya menduga korban memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi saat melewati jalan menikung dan jembatan. Akibatnya, kendaraan menjadi oleng dan terjadi kecelakaan itu.

“Antara korban dan kendaraannya terpisah sekira 10 meter. Kemungkinan korban sempat terlepas. Sebab posisi kendaraan korban berada di jarak 20 meter. Itu dilihat dari kondisi di TKP oleh personel Polsek Bidukbiduk,” pungkasnya. (*/jun/rus)


BACA JUGA

Jumat, 28 Juli 2017 00:20

Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Bukan hal mudah menjadi ketua RT. Namun, Sahabar sebagai ketua RT 9 Jalan SM Aminudin Kelurahan Bugis…

Kamis, 27 Juli 2017 10:18

Calon Paskibra Masuk Karantina

TANJUNG REDEB – Teriknya matahari tidak menurunkan semangat putra-putri Berau dari berbagai SMA/SMK…

Kamis, 27 Juli 2017 10:12

IPA Singkuang Tuntas, Berikutnya IPA Sambaliung

TANJUNG REDEB – Sesuai dengan rencana PDAM Tirta Segah, Instalasi Pengolahan Air (IPA) Singkuang…

Kamis, 27 Juli 2017 10:11

Pentingnya Akrab dengan Warga

Menjadi ketua RT sudah sepatutnya memberikan rasa aman kepada warganya. hal itulah yang menjadi perhatian…

Rabu, 26 Juli 2017 10:09

Terus Jaga Tali Silaturahmi

Sebagai ketua RT, tentu harus punya hubungan baik dengan warganya. Silaturahmi harus terus terjalin,…

Selasa, 25 Juli 2017 09:47

Susun Simulasi Atasi Sedimentasi

TANJUNG REDEB – Persoalan drainase yang dipenuhi sedimentasi di ruas jalan Gunung Panjang dan…

Selasa, 25 Juli 2017 09:40

Besok, Pemeliharaan IPA Singkuang

TANJUNG REDEB – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Segah, menjadwalkan pemeliharaan Instalasi…

Selasa, 25 Juli 2017 09:39

Tak Suka Menunda Pekerjaan

Pekerjaan jika dilakukan dengan ikhklas dan penuh tanggung jawab bakal terasa ringan. Begitu hal yang…

Senin, 24 Juli 2017 10:55

Mustamin Diduga Overdosis

BIATAN – Temukan berbagai jenis obat disekitar jenazah Mustamin (67) Warga RT 02 Kampung Biatan…

Senin, 24 Juli 2017 10:48

Warga Protes, Camat Lapor ke Bupati

BIDUKBIDUK – Masih maraknya aksi penangkapan ikan dengan menggunakan alat tidak ramah lingkungan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .