MANAGED BY:
RABU
22 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 17 Mei 2017 10:04
Perusahaan Masih Tertutup, Penyebab Laka Kerja di PT BUMA Site Binungan

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Pengawas Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltim Sab’an, mengaku kesulitan mendapat keterangan penyebab kecelakaan (laka) kerja yang menewaskan Daswandra (48), karyawan PT BUMA Site Binungan. Pasalnya, pihak perusahaan sangat tertutup memberikan data laka kerja yang terjadi pukul 19.14 Wita, Minggu (14/5) lalu.

Kepada Berau Post, Sab’an menyebut pihaknya telah berupaya meminta keterangan dari pihak PT BUMA. Namun dari PT BUMA enggan memberikan data.

“Mereka (BUMA) tidak mau memberikan keterangan dan data yang kami minta, katanya supaya satu pintu lewat Berau Coal saja. Tapi sampai sore ini (kemarin, red) saya sudah koordinasi dengan orang Berau Coal,  enggak ada juga diberikan data yang saya minta,” ungkapnya.

Padahal dikatakannya, perusahaan memiliki kewajiban memberikan laporan jika terjadi laka kerja di perusahaan, baik itu laka kecil hingga berat yang menyebabkan korban jiwa. Kewajiban itu sesuai amanah Undang-Undang Nomor 1 tahun 1970 tentang keselamatan kerja.

Hal itu tertuang dalam pasal 11 Bab VII undang-undang tersebut, yang menjelaskan jika pengurus diwajibkan melaporkan setiap kecelakaan yang terjadi dalam tempat kerja yang dipimpinnya, pada pejabat yang ditunjuk oleh Menteri Tenaga Kerja.

“Pengawas itu tidak boleh dihalangi, kalau ada yang seperti itu, pengawas bisa meminta ke kepolisian untuk membantu masuk supaya bisa masuk. Bahkan kalau ada perusahaan menghalangi, ada sanksi hukumnya,” ujarnya.

Dirinya pun meyakini jika banyak perusahaan yang menutup-nutupi jika terjadi laka kerja untuk meraih penghargaan zero accident (nihil kecelakaan) setiap tahun, terlebih jika laka kecil. “Harusnya sekecil apapun kecelakaan itu tetap dilaporkan ke kami,”  katanya.

Padahal disampaikan Sab’an, setelah melakukan penyelidikan terhadap laka kerja tersebut, pihaknya hanya akan memberikan rekomendasi kepada perusahaan yang harus dilakukan agar laka kerja tidak terulang kembali.

Terkait jumlah laka kerja yang terjadi sejak awal tahun 2017 dikatakannya, pihaknya mencatat ada lima kejadian (lihat grafis). Namun pihaknya tidak bisa menunjukkan data laka kerja yang terjadi sepanjang tahun 2016, karena masih dalam masa transisi bidang pengawasan dari daerah ke provinsi, sesuai amanat Undang-Undang 23/2014 tentang pemerintah daerah.

“Data masih belum bisa kami berikan, karena masa transisi dan saya ditugaskan (Disnakertrans Kaltim) ke Berau lagi, jadi belum bisa saya lihatkan datanya. Hanya lima itu saja yang saya ingat,” pungkasnya.

Sebelumnya, Public Relation Manager PT Berau Coal, Arif Hadianto, mengakui kecelakaan kerja yang menimpa Daswandra di area tambang PT Berau Coal. Setelah terjadi kecelakaan, upaya penyelamatan korban segera dilakukan oleh tim rescue.

Lanjut Arif, korban pada saat itu dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai, untuk  mendapatkan pertolongan. Sayangnya, upaya yang dilakukan tak dapat menyelamatkannya dan korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 21.07 Wita, Minggu malam.

“Kecelakaan telah dilaporkan kepada Kepala Inspektur Tambang (KAIT). Investigasi mendalam ditelusuri tim Inspektur Tambang,” jelasnya kepada Berau Post, Senin (15/5).

Terkait kejadian tersebut, tim Inspektur Tambang akan melakukan investigasi sejak kemarin di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Pihaknya, kata Arief, belum dapat memberikan keterangan pasti penyebab dan kronologi kejadian sampai penyelidikan atau investigasi tuntas dilakukan.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, Daswandra sudah bekerja di PT BUMA selama sembilan tahun tiga bulan, sementara untuk penempatan di Binungan sudah dua tahun.

Manajemen PT Berau Coal, dikatakan Arif, sangat menyesal atas kejadian kecelakaan berakibat kematian yang terjadi di lingkup kontraktor mitra kerja, dan pihaknya terus berupaya melakukan perbaikan dan bekerja lebih keras di bidang keselamatan kerja pada operasional tambang.

Jenazah korban, telah dipulangkan ke kampung halamannya di Padang, Sumatera Barat, menggunakan penerbangan pagi, Senin (15/5) kemarin.

“Keluarga besar PT Berau Coal beserta mitra kerja berduka atas kecelakaan kerja ini. Semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT, dan keluarga serta kita semua yang ditinggalkan diberi keikhlasan dan ketabahan menghadapi musibah ini,” tuturnya. (sam/udi)


BACA JUGA

Selasa, 21 November 2017 11:27

Media Massa Punya Peran Penting untuk Perbankan

Jurnalis maupun pewarta tak selalu serba tahu, berbagai pelatihan pun terkadang diikuti. Sebanyak 580…

Senin, 20 November 2017 09:53

Bentuk Karakter Baik Anak melalui Permainan Tradisional

Rasa prihatin pada perkembangan anak yang sejalan dengan arus deras globalisasi dan perkembangan teknologi,…

Senin, 20 November 2017 09:52

Jabatan Kadisdukcapil Kosong, BKPP Bakal Konsultasi ke Kemendagri

TANJUNG REDEB – Meninggalnya Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Fredy Suryadie,…

Senin, 20 November 2017 09:51

Boiler 3 Kerap Rusak, Ganti Baru Perlu Dana Besar

TANJUNG REDEB – Kondisi boiler unit 3 Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lati, kian memprihatinkan.…

Minggu, 19 November 2017 00:08

BMKG Berau Minta Warga Waspada

TANJUNG REDEB – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Berau, membenarkan siaran pers…

Minggu, 19 November 2017 00:07

Kepala Disdukcapil Berau Tutup Usia

TANJUNG REDEB – Kabar duka menyelimuti jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Berau. Kepala…

Minggu, 19 November 2017 00:06

Pendaftaran JPTP Diperpanjang

PEMBUKAAN seleksi terbuka untuk pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di Pemerintah Kabuputen…

Minggu, 19 November 2017 00:05

Kantor Maskapai Tutup dan Dijual

TANJUNG REDEB – Masa pembenahan maskapai Kalstar Aviation oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub)…

Minggu, 19 November 2017 00:04

Motivasi Semangat Menulis Siswa dengan Pelatihan Jurnalistik

Sudah menjadi guru, bahkan kepala sekolah sekalipun tetap boleh bercita-cita. Apalagi untuk kemajuan…

Minggu, 19 November 2017 00:03

APBD 2018 untuk Apa?

TANJUNG REDEB – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Berau 2018 sebentar lagi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .