MANAGED BY:
MINGGU
21 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 18 Mei 2017 10:34
Debit Air Turun, Pipa Tersumbat Sampah

Penyeban Distribusi Air PDAM Tak Lancar

SUDAH LANCAR: Distribusi air bersih pelanggan PDAM Tirta Segah sudah lancar sejak Selasa (16/5) malam.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Dalam beberapa hari terakhir, pelayanan PDAM Tirta Segah dikeluhkan pelanggan. Pasalnya, sejumlah kawasan airnya tidak mengalir.

Seperti halnya yang diungkapkan Ketua RT 4, Kelurahan Gunung Panjang, Imron. Dia mendapatkan informasi dari sebagian besar warganya yang menjadi pelanggan PDAM tidak mendapatkan pasokan air bersih sebagaimana mestinya. Bahkan, sejumlah warga terpaksa harus membeli air untuk kebutuhan sehari-hari.

“Empat hari air tidak mengalir di lingkungan RT 4 Kelurahan Gunung Panjang, saya kurang tahu pasti apakah di RT lain juga mengalami masalah ini,” terangnya kepada Berau Post, Selasa (16/5).

Lanjut Imron, tak semua warga di RT 4 tak teraliri air, namun ada yang tetap mengalir tapi kualitas airnya sangat buruk, air berwarna kecokelatan atau sangat keruh.

Warga setempat, Ridwan yang merupakan pelanggan PDAM, membenarkan tak mendapatkan distribusi air selama empat hari.

Dia memperkirakan, penyebab air tak mengalir karena ada proyek perbaikan saluran drainase di Jalan Gunung Panjang, dan pipa distribusi terputus.

“Mungkin tidak sengaja jalur air PDAM warga terputus, namun kami tidak bisa memutuskan sendiri apa masalahnya karena warga juga belum mendapat konfirmasi terkait air ini,”ungkapnya.

Hal yang sama juga alami Didik warga RT 4 lainnya. Tidak mengalirnya air selama empat hari sangat mengganggu, apalagi air bersih menjadi kebutuhan utama.

“Mau tidak mau kami harus membeli air yang harganya sangat mahal berkisar Rp 60 ribu sebanyak 1.200 liter, dan hanya bisa digunakan sehari saja untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” ungkapnya.

Direktur PDAM Tirta Segah, Adief Mulyadi, membenarkan terhambatnya maupun tak lancarnya distribusi air ke pelanggan, bahkan ada yang tak mengalir sekitar 3-4 hari terakhir.

Penyebabnya, kata mantan Direktur PDAM Bontang ini, karena penurunan debit air yang disedot dari Sungai Segah dari 200 liter per detik menjadi 100 liter per detik. Selain itu, intake di Kelurahan Rinding tersumbat oleh karung dan daun pisang, juga ada kerusakan pompa sedot.

“Alhamdulillah Selasa sore perbaikan dan pembersihan tuntas dilakukan, sehingga distribusi kembali lancar,” jelasnya kepada Berau Post, Rabu (17/5) kemarin.

Karena permasalahan tersebut, diungkapkannya, tidak semua daerah airnya yang tak lancar. Hanya pada wilayah ujung pipa distribusi dan wilayah yang lebih tinggi.

“Wilayah Gunung Panjang di Tanjung Redeb dan wilayah yang dataran tinggi di Teluk Bayur,” terang Adief.

Tersumbatnya pipa oleh sampah, diharapkannya, masyarakat tidak membuang sampah sembarangan, terutama di sungai atau saluran drainase yang bermuara di sungai.

“Pemasalahan ini sempat ditanyakan Pak Bupati dan saya sudah laporkan kondisi di lapangan. Beliau juga berpesan agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan,” tegasnya.

Atas terganggunya pelayanan distribusi air, Adief meminta maaf kepada masyarakat khususnya pelanggan.(*/nar/app2)


BACA JUGA

Sabtu, 20 Januari 2018 11:31

Mengaku Panggilan Hati, Kian Mempertebal Iman

Rumah ibadah seperti masjid adalah tempat suci bagi umat Islam. Maka harus dibuat nyaman. Ya, membuat…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:30

Yudha: Saya Pikir Itu Ranahnya DLHK

TANJUNG REDEB – Jalan Diponegoro dikeluhkan warga, lantaran berdebu dan membuat tidak nyaman untuk…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:29

Dokter di Pulau Derawan Kosong, Akibat Kontrak Tahunan

PULAU DERAWAN – Masyarakat di Pulau Derawan tampaknya harus bersabar mendapat pelayanan kesehatan.…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:28

Adu Peruntungan di Badai Politik

TANJUNG REDEB – 2018 tepat disebut sebagai tahun politik. Atmosfernya tidak hanya dirasakan oleh…

Jumat, 19 Januari 2018 11:44

Satu Parpol Penuhi Syarat, Lainnya Proses Perbaikan

TANJUNG REDEB - Sebagaimana mandat Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 11 tahun 2017, KPU Berau…

Jumat, 19 Januari 2018 11:43

Pencegahan untuk Wabah Difteri, Vaksin Sangat Menentukan

TANJUNG REDEB – Beberapa daerah di Kalimantan Timur (Kaltim), terjangkit wabah penyakit difteri.…

Jumat, 19 Januari 2018 11:41

Tunggu Usulan dari Provinsi, Disbudpar Optimistis Penetapan KEK Maratua

TANJUNG REDEB - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, optimistis tahun 2018, dapat mewujudkan…

Jumat, 19 Januari 2018 11:39

Menikmati, Jadikan Mengurus Masjid sebagai Hobi

Kesukaan setiap orang memang berbeda-beda. Seperti halnya Muhammad Ramli, yang sangat menyukai kesehariannya…

Kamis, 18 Januari 2018 00:28

Masih Aman, Difteri Terus Diwaspadai

TANJUNG REDEB – Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai…

Kamis, 18 Januari 2018 00:06

Buat Suasana Masjid Senyaman Mungkin

Membangun dan memenuhi fasilitas masjid, hampir semuanya dilakukan oleh pengurus masjid. Ha itu untuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .