MANAGED BY:
SABTU
18 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 18 Mei 2017 10:34
Debit Air Turun, Pipa Tersumbat Sampah

Penyeban Distribusi Air PDAM Tak Lancar

SUDAH LANCAR: Distribusi air bersih pelanggan PDAM Tirta Segah sudah lancar sejak Selasa (16/5) malam.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Dalam beberapa hari terakhir, pelayanan PDAM Tirta Segah dikeluhkan pelanggan. Pasalnya, sejumlah kawasan airnya tidak mengalir.

Seperti halnya yang diungkapkan Ketua RT 4, Kelurahan Gunung Panjang, Imron. Dia mendapatkan informasi dari sebagian besar warganya yang menjadi pelanggan PDAM tidak mendapatkan pasokan air bersih sebagaimana mestinya. Bahkan, sejumlah warga terpaksa harus membeli air untuk kebutuhan sehari-hari.

“Empat hari air tidak mengalir di lingkungan RT 4 Kelurahan Gunung Panjang, saya kurang tahu pasti apakah di RT lain juga mengalami masalah ini,” terangnya kepada Berau Post, Selasa (16/5).

Lanjut Imron, tak semua warga di RT 4 tak teraliri air, namun ada yang tetap mengalir tapi kualitas airnya sangat buruk, air berwarna kecokelatan atau sangat keruh.

Warga setempat, Ridwan yang merupakan pelanggan PDAM, membenarkan tak mendapatkan distribusi air selama empat hari.

Dia memperkirakan, penyebab air tak mengalir karena ada proyek perbaikan saluran drainase di Jalan Gunung Panjang, dan pipa distribusi terputus.

“Mungkin tidak sengaja jalur air PDAM warga terputus, namun kami tidak bisa memutuskan sendiri apa masalahnya karena warga juga belum mendapat konfirmasi terkait air ini,”ungkapnya.

Hal yang sama juga alami Didik warga RT 4 lainnya. Tidak mengalirnya air selama empat hari sangat mengganggu, apalagi air bersih menjadi kebutuhan utama.

“Mau tidak mau kami harus membeli air yang harganya sangat mahal berkisar Rp 60 ribu sebanyak 1.200 liter, dan hanya bisa digunakan sehari saja untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” ungkapnya.

Direktur PDAM Tirta Segah, Adief Mulyadi, membenarkan terhambatnya maupun tak lancarnya distribusi air ke pelanggan, bahkan ada yang tak mengalir sekitar 3-4 hari terakhir.

Penyebabnya, kata mantan Direktur PDAM Bontang ini, karena penurunan debit air yang disedot dari Sungai Segah dari 200 liter per detik menjadi 100 liter per detik. Selain itu, intake di Kelurahan Rinding tersumbat oleh karung dan daun pisang, juga ada kerusakan pompa sedot.

“Alhamdulillah Selasa sore perbaikan dan pembersihan tuntas dilakukan, sehingga distribusi kembali lancar,” jelasnya kepada Berau Post, Rabu (17/5) kemarin.

Karena permasalahan tersebut, diungkapkannya, tidak semua daerah airnya yang tak lancar. Hanya pada wilayah ujung pipa distribusi dan wilayah yang lebih tinggi.

“Wilayah Gunung Panjang di Tanjung Redeb dan wilayah yang dataran tinggi di Teluk Bayur,” terang Adief.

Tersumbatnya pipa oleh sampah, diharapkannya, masyarakat tidak membuang sampah sembarangan, terutama di sungai atau saluran drainase yang bermuara di sungai.

“Pemasalahan ini sempat ditanyakan Pak Bupati dan saya sudah laporkan kondisi di lapangan. Beliau juga berpesan agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan,” tegasnya.

Atas terganggunya pelayanan distribusi air, Adief meminta maaf kepada masyarakat khususnya pelanggan.(*/nar/app2)


BACA JUGA

Sabtu, 18 November 2017 12:21

Bupati dan Wabup Tak Hadir Buang Nahas, Warga Talisayan Kembali Kecewa

TALISAYAN – Pelaksanaan pesta adat tulak bala atau buang nahas, terasa kurang lengkap. Pasalnya,…

Sabtu, 18 November 2017 12:12

DPUPR Optimistis Selesai Tepat Waktu

TANJUNG REDEB – Sedikitnya waktu yang tersisa untuk melaksanakan kegiatan di Anggaran Pendapatan…

Sabtu, 18 November 2017 12:10

RAPBD 2018 Target 27 November Disahkan, Rapat Hanya Dihadiri 14 Anggota DPRD

TANJUNG REDEB – Pelaksanaan sidang paripurna penyerahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja…

Sabtu, 18 November 2017 12:08

Keliling untuk Pelajari Budaya dan Adat Istiadat

Banyak cara dan tujuan orang menjelajahi Nusantara, bahkan terkadang tak biasa. Seperti dilakukan Arif…

Jumat, 17 November 2017 10:18
0

Fasilitas Serba Terbatas, Sempat Ingin Menyerah

Kalau bukan kita, lalu siapa? Kalimat itulah yang keluar dari mulut Sefnat Nubatonis ketika ditemui…

Jumat, 17 November 2017 10:18

Golkar Daerah Tetap Kompak

TANJUNG REDEB – Persoalan hukum yang menjerat Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto maupun Ketua…

Jumat, 17 November 2017 10:04

Batas Pengesahan Sisa 13 Hari

TANJUNG REDEB – Batas pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Berau 2018, tersisa…

Kamis, 16 November 2017 11:06

UMK 2018 Disepakati Rp 2,8 Juta

TANJUNG REDEB – Mengacu pada besaran upah minimum provinsi (UMP) 2018 Rp 2.543.331 yang ditetapkan…

Kamis, 16 November 2017 11:05

Pencantuman Kolom Kepercayaan pada KTP Tunggu Petunjuk Pusat

KELAPA Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Berau Fredy Suryadie, masih menunggu instruksi…

Kamis, 16 November 2017 11:03

Manfaatkan Limbah, Membawa Berkah

Menumbuhkan kesadaran dalam menjaga kebersihan lingkungan, harus dimulai sejak dini kepada anak-anak.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .