MANAGED BY:
MINGGU
22 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Sabtu, 20 Mei 2017 00:41
Daging Impor Bisa Kendalikan Harga
Muharram

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Di tengah keterbatasan persediaan daging sapi menjelang ramadan di Kabupaten Berau, Bupati Muharram menganggap keberadaan daging sapi beku impor baik untuk pengendalian harga pasar.

“Walau bagi peternak lokal keberadaan daging impor menganggu karena mereka tidak mampu menyaingi harga daging impor yang murah. Tapi dari sudut pandang perdagangan bagus sebagai penyeimbang di saat jumlah sapi kita belum mencukupi,” ungkap Muharram kepada Berau Post, kemarin (19/5).

Dikatakan Muharram, hewan tidak sama dengan barang lain karena membutuhkan waktu agar sapi benar-benar layak dipotong. Namun dirinya, tetap yakin jika harga daging sapi di Kabupaten Berau tahun ini tidak akan mengalami peningkatan signifikan dari harga biasa.

Oleh karena itu, Muharram meminta agar instansi terkait bisa mengawasi ketersediaan daging sapi hingga lebaran. “Saya juga yakin stok sapi di peternak masih ada dan akan dikeluarkan saat permintaan meningkat,” ujarnya.

Namun tak kalah penting juga ditekankan Muharram, intansi terkait diharapkan bisa mengawasi dan memastikan jika daging yang dijual ke masyarakat benar-benar terjamin kesehatannya.

Diberitakan sebelumnya, untuk menekan lonjakan harga daging sapi jelang Ramadan di Kabupaten Berau, Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Berau mengandalkan daging beku impor.

Dikatakan Kepala Distanak Berau Suparno Kasim, sebenarnya persediaan sapi Kabupaten Berau di Rumah Pemotongan Hewan (RTH) ada sebanyak 150 ekor sapi siap potong, jumlah itu pun dikatakannya bakal bertambah mengingat akan ada tambahan lagi dari peternak sapi.

“Untuk jumlah tambahannya belum tahu berapa,” ungkapnya ditemui Berau Post saat pembentukan satgas pengendalian harga sembako di Mapolres Berau, belum lama ini.

Karena jumlah sapi yang tergolong pas-pasan bahkan kurang, mengingat pemotongan per hari di RPH mencapai tujuh ekor sapi, atau 210 ekor dalam satu bulan.

Jumlah itu pun diakuinya belum termasuk pemotongan di luar RPH yang diperkirakan mencapai 10-15 ekor setiap bulan. “Di luar RPH itu maksudnya di kecamatan-kecamatan jauh, seperti Bidukbiduk, Talisayan dan lainnya. Jadi kalau ditotal seluruhnya sekitar 225 ekor dalam satu bulan,” jelasnya.

Oleh karena itu dikatakan Suparno, Kabupaten Berau harus mengandalkan keberadaan daging beku impor untuk memenuhi kebutuhan. Selain bisa menambah jumlah, harganya yang lebih murah atau berkisar Rp 110 ribu setiap satu kilogram, membuat daging beku juga diharapkan bisa membantu menjaga kestabilan harga daging sapi biasa di Bumi Batiwakkal.

“Kalau daging sapi biasa kan harganya sekitar Rp 130 ribu per kilogram, jadi pedagang daging sapi biasa juga tidak berani menaikkan harga seenaknya karena permintaan banyak. Apalagi saat menjelang Ramadan,” ujarnya. (sam/app)


BACA JUGA

Rabu, 04 Oktober 2017 10:43

Pasokan Menurun, Harga Sayuran Naik

TANJUNG REDEB – Menurunnya pasokan sayuran dari petani kepada pedagang sayur-mayur di Pasar SanggamAdjiDilayas,…

Rabu, 04 Oktober 2017 10:40

Pembudidaya Ikan Sulit Pasarkan Hasil Panen

TANJUNG REDEB – Pembudidaya ikan di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Bedungun mengeluh. Mereka sulit…

Selasa, 03 Oktober 2017 09:40

COCOK DAH..!! Demi Pertanian, Daerah Ini Tolak Kelapa Sawit

TALISAYAN – Pemerintah Kecamatan Talisayan berkomitmen tidak akan merekomendasikan perizinan baru…

Jumat, 29 September 2017 00:23

HET Beras di Berau Belum Diterapkan

TANJUNG REDEB – Diberlakukannya Peraturan Menteri  Perdagangan (Permendag) Nomor 47 Tahun…

Kamis, 28 September 2017 09:22

Petani Keluhkan Minimnya Sarpras

TALISAYAN - Kabupaten Berau menjadi daerah penghasil jagung terbesar di Kaltim. Kontribusi daerah berjulukan…

Kamis, 28 September 2017 09:19

Disperindagkop Klaim Persediaan Elpiji Aman

TANJUNG REDEB – Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) Berau klaim persediaan…

Rabu, 27 September 2017 18:05

Kerja Sama dengan Pemerintah Tiongkok

BELAJAR bisa di mana saja, kapan pun dengan berbagai orang. Tanpa terkecuali dengan negara tetangga.…

Rabu, 27 September 2017 10:13

Target 1.800 Hektar Lahan Persawahan

BIATAN - Pemerintah Kampung Biatan Ilir terus memperluas lahan persawahan di daerahnya menuju daerah…

Selasa, 26 September 2017 09:49

Petani Berharap Harga Lada Naik

BIATAN – Petani lada di wilayah pesisir selatan Berau, terutama yang berada di Kecamatan Biatan…

Senin, 25 September 2017 09:58

Ada Apa Ini..? Kok Warga Sulit Dapat Gas Melon

TALISAYAN – Masyarakat Kecamatan Talisayan dan sekitarnya kembali kesulitan menemukan elpiji ukuran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .