MANAGED BY:
JUMAT
18 AGUSTUS
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Sabtu, 20 Mei 2017 00:50
Angkutan Umum Makin Terlupakan
SEPI: Angkutan umum kini semakin sepi penumpang karena masyarakat kebanyakan memilih menggunakan kendaraan pribadi.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Sejak beberapa tahun terakhir, penumpang angkutan umum memang tampak sepi. Kebanyakan masyarakat lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi dan membuat angkutan umum semakin terlupakan.

Sopir angkutan umum, Asrani mengungkapkan, dirinya telah bekerja sebagai sopir selama 18 tahun.  Saat ini diakuinya,  penumpang angkutan umum sudah sepi tidak sama seperti dulu.

Saat ini, dikatakannya, yang rutin menjadi langganan angkutannya adalah anak sekolah, sebab masyarakat lebih memilih menggunakan sepeda motor untuk berpergian.

"Klaau anak sekolah ini rutin setiap hari saya tunggu, seperti SMP 15 di Gang Jeruk Jalan Gatot Subroto,  anak-anak yang jauh dari tempat tinggalnya lebih memilih angkutan umum," ujarnya.

Sementara,  kebanyakan Ibu Rumah Tangga (IRT) yang menumpangi angkutannya merupakan IRT yang ingin berbelanja ke Pasar Sanggam Adji Dilayas. Biasanya Asrani memasang tarif Rp 10 ribu untuk satu kali jalan.

"Sebenarnya tergantung tempat tujuannya, nanti akan disesuaikan dengan harga, " katanya.

Dikatakannya dalam satu hari biasanya dia mendapat penghasilan Rp 200 ribu hingga Rp 250 ribu. Hal tersebut jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya dalam satu hari biasanya dia bisa mendapat Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu.

Menurutnya masa-masa kejayaan angkutan kini telah tergantikan oleh kendaraan pribadi. "Ya bisa dikatakan kami angkutan seperti ini sudah mulai tenggelam," ungkapnya.

“Mau bagaimana lagi, sekarang ini kendaraan pribadi telah banyak dan mendominasi. Cukup tidak cukup ya harus cukup, saya kan narik wilayah kota saja, tidak sampai ke kampung-kampung, jadi ya syukuri saja, yang penting dikasih kesehatan dan keselamatan dalam bekerja,” pungkasnya. (*/sin/app)


BACA JUGA

Kamis, 10 Agustus 2017 09:51

Hewan Kurban Belum Diburu Warga

TANJUNG REDEB – Hari Raya Iduladha masih beberapa minggu lagi, tetapi sejumlah pedagang hewan…

Sabtu, 05 Agustus 2017 13:43

Pembahasan UMSK Molor Dua Bulan

TANJUNG REDEB – Geliat pertambangan “emas hitam” belum sepenuhnya pulih. Di tengah…

Sabtu, 05 Agustus 2017 13:19

Pekerja Sejahtera, Pengusaha Sukses

DINAS Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Berau, mengharapkan Dewan Pengupahan yang terdiri…

Selasa, 01 Agustus 2017 11:18

Permasalahan Pertanian Tak Kunjung Tuntas

TALISAYAN – Pemasaran masih menjadi momok bagi petani. Belum lagi ditambah rendahnya nilai jual.…

Selasa, 01 Agustus 2017 11:13

Harga Garam Naik, Ikan Asin Juga Ikut Naik

TANJUNG REDEB - Kurangnya stok garam membuat harganya di Pasar Sanggam Adji Dilayas, mengalami kenaikan.…

Selasa, 25 Juli 2017 09:35

Masyarakat Mulai Tinggalkan Premium

TANJUNG REDEB – Pengguna premium di Kabupaten Berau mulai beralih ke pertalite. Hal ini terlihat…

Sabtu, 22 Juli 2017 11:35

Badai Defisit Tak Berpengaruh, Bisnis Perhotelan dan Rumah Makan Tetap Menggeliat

TANJUNG REDEB – Kondisi keuangan daerah yang masih dilanda badai defisit, dinilai tidak terlalu…

Jumat, 21 Juli 2017 11:12

Harga Lada Terjun Bebas

BIATAN - Harga jual lada di wilayah pesisir selatan Berau terus mengalami penurunan signifikan sejak…

Rabu, 19 Juli 2017 10:23

Garuda dan Kalstar Bakal ke Maratua

TANJUNG REDEB – Pesona Kepulauan Maratua, di Kecamatan Maratua cukup menjanjikan, selain keasrian…

Rabu, 19 Juli 2017 10:11

Sriwijaya Tambah Penerbangan, Kalstar Tak Terbang

TANJUNG REDEB – Walau masa libur sekolah telah usai, tak membuat kunjungan ke Berau surut. Itu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .