MANAGED BY:
JUMAT
25 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Sabtu, 20 Mei 2017 00:50
Angkutan Umum Makin Terlupakan
SEPI: Angkutan umum kini semakin sepi penumpang karena masyarakat kebanyakan memilih menggunakan kendaraan pribadi.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Sejak beberapa tahun terakhir, penumpang angkutan umum memang tampak sepi. Kebanyakan masyarakat lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi dan membuat angkutan umum semakin terlupakan.

Sopir angkutan umum, Asrani mengungkapkan, dirinya telah bekerja sebagai sopir selama 18 tahun.  Saat ini diakuinya,  penumpang angkutan umum sudah sepi tidak sama seperti dulu.

Saat ini, dikatakannya, yang rutin menjadi langganan angkutannya adalah anak sekolah, sebab masyarakat lebih memilih menggunakan sepeda motor untuk berpergian.

"Klaau anak sekolah ini rutin setiap hari saya tunggu, seperti SMP 15 di Gang Jeruk Jalan Gatot Subroto,  anak-anak yang jauh dari tempat tinggalnya lebih memilih angkutan umum," ujarnya.

Sementara,  kebanyakan Ibu Rumah Tangga (IRT) yang menumpangi angkutannya merupakan IRT yang ingin berbelanja ke Pasar Sanggam Adji Dilayas. Biasanya Asrani memasang tarif Rp 10 ribu untuk satu kali jalan.

"Sebenarnya tergantung tempat tujuannya, nanti akan disesuaikan dengan harga, " katanya.

Dikatakannya dalam satu hari biasanya dia mendapat penghasilan Rp 200 ribu hingga Rp 250 ribu. Hal tersebut jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya dalam satu hari biasanya dia bisa mendapat Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu.

Menurutnya masa-masa kejayaan angkutan kini telah tergantikan oleh kendaraan pribadi. "Ya bisa dikatakan kami angkutan seperti ini sudah mulai tenggelam," ungkapnya.

“Mau bagaimana lagi, sekarang ini kendaraan pribadi telah banyak dan mendominasi. Cukup tidak cukup ya harus cukup, saya kan narik wilayah kota saja, tidak sampai ke kampung-kampung, jadi ya syukuri saja, yang penting dikasih kesehatan dan keselamatan dalam bekerja,” pungkasnya. (*/sin/app)


BACA JUGA

Selasa, 08 Mei 2018 00:19

Buat Standarisasi Tambak Udang

TANJUNG REDEB – Kualitas budidaya perikanan di Kabupaten Berau terus ditingkatkan. Salah satunya…

Selasa, 08 Mei 2018 00:17

Harga Bawang Merah dan Bawang Putih Turun

TANJUNG REDEB - Menjelang Ramadan, harga kebutuhan bahan pokok di pasaran terpantau belum mengalami…

Senin, 07 Mei 2018 11:42

Petani Dilema, Pemasaran Sulit dan Rendahnya Harga Jual

TALISAYAN – Berbagai upaya yang dilakukan pemerintah kampung di Kecamatan Talisayan, dalam memenuhi…

Jumat, 04 Mei 2018 13:41

Tangkapan Nelayan Terus Alami Peningkatan

TANJUNG REDEB - Jumlah tangkapan nelayan Kabupaten Berau, terus mengalami peningkatan setiap…

Jumat, 04 Mei 2018 13:40

Okupansi Hotel Capai 90 Persen

TANJUNG REDEB – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Berau, menyebutkan tingkat…

Selasa, 01 Mei 2018 00:16

Hasil Laut Berlimpah, Perikanan Masih Andalan

TALISAYAN - Sektor perikanan masih menjadi salah satu andalan bagi masyarakat di Kampung Talisayan,…

Sabtu, 28 April 2018 00:34

Porsi APBN Banyak untuk Berau

TANJUNG REDEB - Program pengembangan  komoditas jagung di Bumi Batiwakkal – sebutan Kabupaten…

Jumat, 27 April 2018 09:45

Harga Masih Anjlok, Petani Telantarkan Kebun Lada

TALISAYAN - Masih anjloknya harga komoditas lada yang kini bertahan diharga Rp 55 ribu per kilogramnya,…

Kamis, 26 April 2018 13:00

Petani Sebut Tanam Sawit Lebih Menguntungkan

BIATAN – Sektor perkebunan kelapa sawit masih paling diminati dikembangkan di wilayah pesisir…

Rabu, 25 April 2018 00:14

Dinilai Menguntungkan, Kembangkan Sawit lewat BUMK

TALISAYAN – Pemerintah Kampung Eka Sapta, terus menggali dan mengoptimalkan potensi dalam menggerakkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .