MANAGED BY:
SABTU
16 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 08 Juni 2017 00:31
Tarif Pemeriksaan Urine untuk Masuk SMA Tak Sama, Polisi Telusuri Dugaan Pungli
BIKIN REPOT: Calon siswa SMA harus tes urine.

PROKAL.CO, TAK meratanya tarif pemeriksaan urine di laboratorium Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdu Rivai, coba ditelusuri tim sapu bersih pungutan liar (saber pungli) Polres Berau.

Kasat Reskrim Polres Berau AKP Damus Asa melalui Kanit Tipikor Iptu Agus Priyanto, mengungkapkan, meski telah mendapatkan informasi adanya perbedaan tarif tes urine kepada masyarakat, namun pihaknya belum menerima laporan resmi jika ada yang menjadi korban dugaan pungutan liar di RSUD dr Abdul Rivai.

Tapi, meski tidak ada laporan, pihaknya tetap akan menindaklanjuti permasalahan yang sempat meresahkan masyarakat, khususnya orangtua calon siswa yang hendak mendaftar masuk SMA.

“Nanti coba kami cek dan minta keterangan pihak-pihak terkait,” ujarnya Agus kepada Berau Post, Rabu (7/6) kemarin.

Lanjut perwira berpangkat dua balok ini, manajemen RSUD, harus menerapkan tarif sesuai dengan peraturan yang berlaku. Jika tidak, bisa mengarah pada pungutan liar dan siap-siap berurusan dengan hukum. Tak hanya, sesuai aturan, RSUD juga wajib mengeluarkan kuitansi sebagai bukti pembayaran yang sah dari tes urine.

“Saya dengar ada yang tidak dapat kuitansi, nah kalau seperti itu sudah tidak dibenarkan dan bisa jadi pertanyaan. Maka dari itu nanti kami coba telusuri,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, tarif tes urine di RSUD dr Abdul Rivai, dipersoalkan karena penarikannya berbeda-beda. Hal itu terungkap, ketika banyak calon siswa SMA yang melakukan tes urine di rumah sakit pelat merah tersebut.

Seperti disampaikan Zulfiyan di grup WhatsApp (WA) Sahabat Berau. Dia mempertanyakan perbedaan biaya mengurus surat keterangan bebas narkoba atau tes urine di RSUD. Disebutkannya, tarif tes urine ada yang dipatok Rp 105 ribu, Rp 125 ribu, hingga Rp 175 ribu.

Dalam grup tersebut, Zulfiyan menyampaikan jika kuitansi pembayaran tidak dapat ditunjukkannya. Sebab kuitansi pembayaran ditarik kembali pihak rumah sakit untuk ditukar saat pengambilan surat hasil tes urine.

Ketika dihubungi, Zulfiyan mengaku mendapatkan informasi tersebut dari anaknya yang mengikuti tes urine. “Kalau anak saya bayar Rp 105 ribu, katanya ada temannya yang bayar sampai Rp 175 ribu,” jelasnya, Selasa (6/6). (app/udi)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Desember 2017 15:03
BREAKING NEWS

Remas Payudara Pengendara, Pelaku Dipukul Massa

TANJUNG REDEB - Aksi pelecehan terhadap wanita menggegerkan warga di Jalan Niaga I, Tanjung Redeb, sekitar…

Sabtu, 16 Desember 2017 13:03

Sodikin Tewas Tertembak Senjata Sendiri

TALISAYAN – Senjata makan tuan. Itulah yang terjadi pada Sodikin (30), warga Jalan Kenangan RT…

Sabtu, 16 Desember 2017 12:59

Jauh dari Suami, Pelayanan Juga untuk Wisatawan

Pulau Derawan menjadi salah satu destinasi wisata andalan Berau dan Kaltim yang sudah mendunia. Sebagian…

Sabtu, 16 Desember 2017 12:57

Sibuk Urus Proyek, DPUPR Belum Tinjau Jembatan Sei Lempake

TANJUNG REDEB – Bukan menjadi tanggung jawab Pemkab Berau, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan…

Sabtu, 16 Desember 2017 12:56

Proyek U-Gutter Persempit Saluran

TANJUNG REDEB – Pengerjaan proyek pemasangan u-gutter untuk normalisasi drainase di Kecamatan…

Jumat, 15 Desember 2017 00:16

Dua Kali Kemalingan, Betah walau Tak Ada Sinyal

Namanya juga amanah, mau bagaimanapun harus ditunaikan. Apalagi sebagai petugas kesehatan yang selalu…

Jumat, 15 Desember 2017 00:15

Getaran Tak Sampai Perkotaan, Gempa 3,9 SR di Pesisir Biatan

TANJUNG REDEB – Wilayah bawah laut di Pesisir Selatan Berau, mengalami gempa sekitar pukul 13.40…

Jumat, 15 Desember 2017 00:12

Dua Kakam Diduga Bermasalah Dilantik

TANJUNG REDEB – Walau sempat dikabarkan diminta untuk mengundurkan diri, namun dua kepala kampung…

Jumat, 15 Desember 2017 00:10

NAH !!! PLN Bisa Terkena Maladministrasi

TANJUNG REDEB – Molornya operasi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Teluk Bayur dengan kapasitas…

Kamis, 14 Desember 2017 09:42

Ada Sembilan Bekas Galian, BJU Sebut Hutan Tangap Digarap Perusahaan asal Balikpapan

TELUK BAYUR – Dugaan Hutan Tangap di Kecamatan Teluk Bayur digarap salah satu perusahaan tambang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .