MANAGED BY:
RABU
18 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 08 Juni 2017 00:32
Peserta Asuransi Merasa Ditipu, Setoran Jutaan Diduga Dibawa Kabur Agen
MERASA TERTIPU: Herwin Rakasiwi menunjukkan berkas-berkas polis asuransi pendidikan yang diikutinya, saat ditemui di kediamannya kemarin (7/6).

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Program asuransi pendidikan di Bumi Putera, menuai komplain beberapa pesertanya. Salah satunya, Herwin Rakasiwi yang merasa telah ditipu oleh program asuransi tersebut.

Saat ditemui di kediamannya, Jalan AKB Sanipah II, Tanjung Redeb, Herwin menjelaskan jika dirinya telah mengikuti program asuransi pendidikan tersebut sejak 2011 lalu. Dari keikutsertaannya tersebut, Herwin harus membayar premi asuransi sebesar Rp 3.496.450 per enam bulan.

Herwin mengikuti program asuransi dari agen Bumi Putera. Awalnya dirinya tak menaruh curiga dengan program yang kini merugikannya. Pembayaran premi sejak 2011 berjalan lancar hingga dirinya melakukan pembayaran premi yang ke-12, April 2017 lalu. “Saya bayarnya rutin, orangnya (agen Bumi Putera) datang ke rumah, karena dalam kontrak memang ada poin yang menjelaskan pembayaran bisa dilakukan di rumah melalui agen yang ditunjuk perusahaan asuransi itu,” jelasnya didampingi istrinya, kemarin.

Walau mengaku sudah 12 kali melakukan pembayaran premi asuransi, Herwin dibuat terkejut ketika awal April lalu mengecek langsung kepesertaannya di kantor cabang Bumi Putera, Jalan SM Aminuddin, Tanjung Redeb. Sebab, petugas di kantor tersebut menyebut kepesertaannya sudah tak aktif lagi, karena sudah lama tak melakukan pembayaran premi asuransi. “Katanya saya baru tiga kali bayar,” ungkapnya.

Padahal, selama melakukan pembayaran ke agen asuransi tersebut, Herwin selalu menerima kuitansi pembayaran resmi berlogo Bumi Putera dan bermaterai Rp 6 ribu. “Berarti yang saya setorkan selama ini ke agen, tidak sampai ke Bumi Putera,” terangnya.

Walau demikian, Herwin tetap menuntut pertanggungjawaban pihak Bumi Putera, karena teledor dalam mempekerjakan agen asuransi. “Ini masalah di internal mereka. Artinya pembinaan dari mereka ke agen seperti apa,” tegasnya.

Yang lebih parah, informasi korban dari agen asuransi tersebut bukan cuma dirinya. Tetapi ada empat orang lain yang kemarin berkumpul di kediamannya. Dari situ, Herwin mengetahui jika pihak Bumi Putera sebenarnya sudah mengetahui jika salah satu agen asuransinya tersebut ternyata sudah menggelapkan uang setoran peserta asuransi. Pasalnya, salah satu korban lainnya, mengaku sudah sejak tahun lalu melaporkan hal yang sama ke Bumi Putera, tapi tetap belum ada tindak yang diambil perusahaan asuransi tersebut. “Malah saya yang baru tahu April kemarin, masih sempat membayar. Artinya kan ada pembiaran juga dari Bumi Putera,” ungkapnya.

Herwin sebenarnya sudah dua kali berupaya mengurus persoalan tersebut ke Bumi Putera. Namun dua kali dirinya mengurus ke kantor cabang tersebut, dua kali pula upayanya tak membuahkan hasil. “Yang temuin Pak Jamaluddin, karena Pak Jamaluddin ini yang selama ini berkoordinasi dengan agen yang menagih ke rumah saya,” jelasnya.

Dirinya juga tidak ingin menuntut macam-macam. Dirinya hanya ingin kepesertaannya dalam program asuransi pendidikan Bumi Putera tetap dilanjutkan, sesuai dengan pembayaran premi yang selama ini disetorkannya ke agen tersebut.

“Saya juga ingin ini menjadi perhatian dan pelajaran bagi Bumi Putera, supaya tidak ada lagi orang yang menjadi korban seperti saya,” pungkasnya.

Berau Post yang berusaha mengonfirmasi, kemarin siang mendatangi kantor cabang Bumi Putera di Jalan SM Aminuddin. Sayang, saat Berau Post tiba, pimpinan cabang Bumi Putera serta Jamaluddin sudah tidak berada di tempat. Karena tak bertemu, Berau Post meminta nomor telepon Jamaluddin ke salah satu staf Bumi Putera yang saat itu berada di kantor. Namun beberapa kali dihubungi, yang bersangkutan tak pernah merespons panggilan dari Berau Post. Hingga malam tadi, telepon dan pesan singkat yang dikirim Berau Post juga tak kunjung direspons. (udi)

 


BACA JUGA

Selasa, 17 Oktober 2017 09:53

KPU Mulai Teliti Berkas Parpol

TANJUNG REDEB – Hingga pukul 21.00 Wita malam tadi (16/10), sebanyak 12 partai politik (parpol)…

Selasa, 17 Oktober 2017 09:52

Api Hanguskan Dua Kamar Indekos dan Satu Kios

TANJUNG REDEB – Tiga bangunan di Gang 4, Jalan Aminudin, RT 19, Kelurahan Bugis, Tanjung Redeb,…

Selasa, 17 Oktober 2017 09:50

Sempat Mundur, Malah Jadi Pemenang

Walau masih belia, gadis bernama lengkap Che Che Mile Fironike begitu aktif di bidang sosial. Bukan…

Senin, 16 Oktober 2017 10:26

Pekerjaan Harus Sesuai Standar

TANJUNG REDEB – Kritikan terhadap pembangunan ruang kelas baru (RKB) SD 011 Tanjung Redeb di Jalan…

Senin, 16 Oktober 2017 10:23

Pemilik Warung Dilarang Jual Obat

TANJUNG REDEB – Penjualan bebas obat-obatan di Kabupaten Berau sudah sangat memprihatinkan, tak…

Senin, 16 Oktober 2017 10:22

Sempat Diganggu Flu, Senang Bisa ke Museum Tsunami

Memiliki suara yang merdu merupakan suatu kelebihan luar biasa yang tidak dimiliki semua orang. Terlebih…

Minggu, 15 Oktober 2017 10:23

RSUD Atur Jam Besuk Pasien

TANJUNG REDEB – Demi menjaga keamanan dan kenyamanan pasien, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr…

Minggu, 15 Oktober 2017 10:22

Tangani 200 Pasien, Senang Melihat Kemajuan Anak

Menjadi satu-satunya terapis okupasi di Kabupaten Berau, membuat Inayah semakin termotivasi untuk memberikan…

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:00

Kejaksaan Lirik Proyek Limunjan

TANJUNG REDEB – Tak hanya anggota DPRD Berau, proyek peningkatan Jalan Poros Limunjan, Sambaliung,…

Sabtu, 14 Oktober 2017 11:58

Targetkan Pemenang di Berau

TANJUNG REDEB – Pasca ditetapkannya Peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) 11/2017 tentang pemilihan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .