MANAGED BY:
KAMIS
29 JUNI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 08 Juni 2017 00:32
Peserta Asuransi Merasa Ditipu, Setoran Jutaan Diduga Dibawa Kabur Agen
MERASA TERTIPU: Herwin Rakasiwi menunjukkan berkas-berkas polis asuransi pendidikan yang diikutinya, saat ditemui di kediamannya kemarin (7/6).

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Program asuransi pendidikan di Bumi Putera, menuai komplain beberapa pesertanya. Salah satunya, Herwin Rakasiwi yang merasa telah ditipu oleh program asuransi tersebut.

Saat ditemui di kediamannya, Jalan AKB Sanipah II, Tanjung Redeb, Herwin menjelaskan jika dirinya telah mengikuti program asuransi pendidikan tersebut sejak 2011 lalu. Dari keikutsertaannya tersebut, Herwin harus membayar premi asuransi sebesar Rp 3.496.450 per enam bulan.

Herwin mengikuti program asuransi dari agen Bumi Putera. Awalnya dirinya tak menaruh curiga dengan program yang kini merugikannya. Pembayaran premi sejak 2011 berjalan lancar hingga dirinya melakukan pembayaran premi yang ke-12, April 2017 lalu. “Saya bayarnya rutin, orangnya (agen Bumi Putera) datang ke rumah, karena dalam kontrak memang ada poin yang menjelaskan pembayaran bisa dilakukan di rumah melalui agen yang ditunjuk perusahaan asuransi itu,” jelasnya didampingi istrinya, kemarin.

Walau mengaku sudah 12 kali melakukan pembayaran premi asuransi, Herwin dibuat terkejut ketika awal April lalu mengecek langsung kepesertaannya di kantor cabang Bumi Putera, Jalan SM Aminuddin, Tanjung Redeb. Sebab, petugas di kantor tersebut menyebut kepesertaannya sudah tak aktif lagi, karena sudah lama tak melakukan pembayaran premi asuransi. “Katanya saya baru tiga kali bayar,” ungkapnya.

Padahal, selama melakukan pembayaran ke agen asuransi tersebut, Herwin selalu menerima kuitansi pembayaran resmi berlogo Bumi Putera dan bermaterai Rp 6 ribu. “Berarti yang saya setorkan selama ini ke agen, tidak sampai ke Bumi Putera,” terangnya.

Walau demikian, Herwin tetap menuntut pertanggungjawaban pihak Bumi Putera, karena teledor dalam mempekerjakan agen asuransi. “Ini masalah di internal mereka. Artinya pembinaan dari mereka ke agen seperti apa,” tegasnya.

Yang lebih parah, informasi korban dari agen asuransi tersebut bukan cuma dirinya. Tetapi ada empat orang lain yang kemarin berkumpul di kediamannya. Dari situ, Herwin mengetahui jika pihak Bumi Putera sebenarnya sudah mengetahui jika salah satu agen asuransinya tersebut ternyata sudah menggelapkan uang setoran peserta asuransi. Pasalnya, salah satu korban lainnya, mengaku sudah sejak tahun lalu melaporkan hal yang sama ke Bumi Putera, tapi tetap belum ada tindak yang diambil perusahaan asuransi tersebut. “Malah saya yang baru tahu April kemarin, masih sempat membayar. Artinya kan ada pembiaran juga dari Bumi Putera,” ungkapnya.

Herwin sebenarnya sudah dua kali berupaya mengurus persoalan tersebut ke Bumi Putera. Namun dua kali dirinya mengurus ke kantor cabang tersebut, dua kali pula upayanya tak membuahkan hasil. “Yang temuin Pak Jamaluddin, karena Pak Jamaluddin ini yang selama ini berkoordinasi dengan agen yang menagih ke rumah saya,” jelasnya.

Dirinya juga tidak ingin menuntut macam-macam. Dirinya hanya ingin kepesertaannya dalam program asuransi pendidikan Bumi Putera tetap dilanjutkan, sesuai dengan pembayaran premi yang selama ini disetorkannya ke agen tersebut.

“Saya juga ingin ini menjadi perhatian dan pelajaran bagi Bumi Putera, supaya tidak ada lagi orang yang menjadi korban seperti saya,” pungkasnya.

Berau Post yang berusaha mengonfirmasi, kemarin siang mendatangi kantor cabang Bumi Putera di Jalan SM Aminuddin. Sayang, saat Berau Post tiba, pimpinan cabang Bumi Putera serta Jamaluddin sudah tidak berada di tempat. Karena tak bertemu, Berau Post meminta nomor telepon Jamaluddin ke salah satu staf Bumi Putera yang saat itu berada di kantor. Namun beberapa kali dihubungi, yang bersangkutan tak pernah merespons panggilan dari Berau Post. Hingga malam tadi, telepon dan pesan singkat yang dikirim Berau Post juga tak kunjung direspons. (udi)

 


BACA JUGA

Kamis, 29 Juni 2017 16:09
BREAKING NEWS

JAHAT!! Burung di Hutan Tangap Terkurung dan Dibiarkan Mati Kelaparan

TANJUNG REDEB - Kondisi memprihatinkan terlihat di kawasan hutan tangap yang berada di Kecamatan Teluk…

Kamis, 29 Juni 2017 10:19

Kerap Terendam, Pemakaman Muslimin Parring Bakal Ditimbun

GUNUNG TABUR – Kondisi Pemakaman Muslimin Parring di Jalan Laksamana RT 6 Kelurahan Gunung Tabur,…

Kamis, 29 Juni 2017 10:18

Libur Lebaran, Tarif Speedboat Selalu Mahal

TANJUNG REDEB  - Libur lebaran dimanfaatkan masyarakat Berau untuk mengunjungi objek-objek wisata,…

Kamis, 29 Juni 2017 10:10

Pulau Kaniungan dan Labuan Cermin Paling Diserbu

Keindahan alam di Pesisir Selatan Berau selalu mengundang siapa saja untuk singgah menikmatinya. Pasir…

Selasa, 27 Juni 2017 17:47
BREAKING NEWS

Lepas Kendali, Fortuner Junaidi Terbalik

TELUK BAYUR - Selasa (27/6) pagi, terjadi kecelakaan di Jalan Poros Labanan, tepatnya di daerah Lamin.…

Selasa, 27 Juni 2017 15:45

Wisatawan Minta Pengelola Labuan Cermin Tambah Loket

BIDUKBIDUK - Ramainya kunjungan wisatawan di objek wisata labuan cermin selalu terjadi setiap libur…

Selasa, 27 Juni 2017 14:04
BREAKING NEWS

Ratusan Pelancong Sesaki Labuan Cermin

BIDUKBIDUK - Sejak Selasa (27/6) pagi, ratusan pengunjung sudah memadati objek wisata labuan cermin.…

Selasa, 27 Juni 2017 09:43
BREAKING BEWS

Pulau Kaniungan Diserbu Wisatawan

BIDUKBIDUK - Masa libur Lebaran, objek-objek wisata di pesisir selatan Berau, seperti di Kecamatan Bidukbiduk,…

Senin, 26 Juni 2017 15:29
BREAKING NEWS

Ada Calo, Tarif Speedboat ke Derawan Naik

PULAU DERAWAN - Momen libur Lebaran membuat objek-objek wisata mengalami peningkatan jumlah wisatawan,…

Minggu, 25 Juni 2017 18:28
BREAKING NEWS

Yang Mau Bepergian, Baca Perkiraan Cuaca Ini

TANJUNG REDEB - Masyarakat di Bumi Batiwakkal yang hendak bepergian sebaiknya memperhatikan kondisi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .