MANAGED BY:
SENIN
21 AGUSTUS
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Minggu, 11 Juni 2017 13:21
Kewajiban Pasang Label Harga Belum Dipatuhi
TIDAK PATUH: Salah satu mini market di Berau yang tidak memasang label harga pada produk yang dijual.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Aturan pemasangan label harga oleh Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, untuk mempermudah masyarakat dalam mengetahui harga saat membeli sebenarnya sudah lama dibentuk, sayangnya hingga saat ini aturan itu masih belum dilaksanakan dengan baik oleh semua pemilik swalayan atau mini market, khususnya di Berau.

Berdasarkan pantauan media ini, hingga kemarin (10/6) masih ada mini market yang belum sama sekali menerapkan hal tersebut. Tapi beberapa mini market lagi hanya memasang label harga untuk beberapa barang saja.

Meski sudah berlangsung cukup lama, sampai saat ini tidak ada tindakan tegas yang diambil pemerintah daerah agar pemilik atau pengelola mini market bisa patuh dengan memasang semua label harga di semua barang.

Dikatakan Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau, M Syarkawi HAB, setelah ditetapkannya Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, membuat pengawasan permasalahan tersebut tidak lagi berada di kabupaten/kota melainkan pemerintah provinsi.

“Daerah sudah tidak bisa mengawasi untuk itu, karena semenjak diterapkannya UU 23/2014 pengawasan sudah tidak lagi tugas kita,”  tegas Syarkawi, di sela sidak ke sejumlah agen beras dan pasar, Jumat (9/6) lalu.

Oleh sebab itu dikatakannya, untuk tahun ini pihaknya tidak melakukan pengawasan barang dagangan di sejumlah mini market. “Termasuk memeriksa barang kedaluwarsa juga sudah tidak bisa, paling pantau persediaan barang aja di agen dengan TPID (tim pengendali inflasi daerah),” ujarnya.

Walau demikian, Syarkawi tetap berharap kepada seluruh pengusaha atau pengelola mini market bisa menerapkan aturan tersebut dan selalu mengawasi masa kedaluwarsa seluruh dagangan. “Kita paling mengingatkan aja,” pungkasnya. (ech/sam/app)


BACA JUGA

Selasa, 25 Juli 2017 09:35

Masyarakat Mulai Tinggalkan Premium

TANJUNG REDEB – Pengguna premium di Kabupaten Berau mulai beralih ke pertalite. Hal ini terlihat…

Sabtu, 22 Juli 2017 11:35

Badai Defisit Tak Berpengaruh, Bisnis Perhotelan dan Rumah Makan Tetap Menggeliat

TANJUNG REDEB – Kondisi keuangan daerah yang masih dilanda badai defisit, dinilai tidak terlalu…

Jumat, 21 Juli 2017 11:12

Harga Lada Terjun Bebas

BIATAN - Harga jual lada di wilayah pesisir selatan Berau terus mengalami penurunan signifikan sejak…

Rabu, 19 Juli 2017 10:23

Garuda dan Kalstar Bakal ke Maratua

TANJUNG REDEB – Pesona Kepulauan Maratua, di Kecamatan Maratua cukup menjanjikan, selain keasrian…

Rabu, 19 Juli 2017 10:11

Sriwijaya Tambah Penerbangan, Kalstar Tak Terbang

TANJUNG REDEB – Walau masa libur sekolah telah usai, tak membuat kunjungan ke Berau surut. Itu…

Sabtu, 15 Juli 2017 00:58

Hindari Ancaman Kelapa Sawit, Biatan Ilir Fokus Sektor Pertanian

TALISAYAN – Berbagai upaya dilakukan demi menangani alih fungsi lahan pertanian menjadi perkebunan…

Sabtu, 15 Juli 2017 00:55

Penarikan Retribusi IMB Sudah Lampaui Target

TANJUNG REDEB – Hanya enam bulan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)…

Sabtu, 15 Juli 2017 00:53

PT KN Dilirik Investor Tiongkok

TANJUNG REDEB – Walau kondisi perekonomian di Berau sedang melemah, tidak menyurutkan minat investor…

Sabtu, 15 Juli 2017 00:52

Okupansi Meningkat, Maskapai Dibuat Kewalahan

TANJUNG REDEB – Di tengah lesunya kondisi perekonomian daerah, pelaksanaan event nasional Festival…

Jumat, 14 Juli 2017 11:20

Bupati Beri Peringatan Perusahaan Proper Merah

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram memberikan peringatan keras kepada perusahaan yang mendapatkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .