MANAGED BY:
RABU
18 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Minggu, 11 Juni 2017 13:21
Kewajiban Pasang Label Harga Belum Dipatuhi
TIDAK PATUH: Salah satu mini market di Berau yang tidak memasang label harga pada produk yang dijual.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Aturan pemasangan label harga oleh Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, untuk mempermudah masyarakat dalam mengetahui harga saat membeli sebenarnya sudah lama dibentuk, sayangnya hingga saat ini aturan itu masih belum dilaksanakan dengan baik oleh semua pemilik swalayan atau mini market, khususnya di Berau.

Berdasarkan pantauan media ini, hingga kemarin (10/6) masih ada mini market yang belum sama sekali menerapkan hal tersebut. Tapi beberapa mini market lagi hanya memasang label harga untuk beberapa barang saja.

Meski sudah berlangsung cukup lama, sampai saat ini tidak ada tindakan tegas yang diambil pemerintah daerah agar pemilik atau pengelola mini market bisa patuh dengan memasang semua label harga di semua barang.

Dikatakan Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau, M Syarkawi HAB, setelah ditetapkannya Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, membuat pengawasan permasalahan tersebut tidak lagi berada di kabupaten/kota melainkan pemerintah provinsi.

“Daerah sudah tidak bisa mengawasi untuk itu, karena semenjak diterapkannya UU 23/2014 pengawasan sudah tidak lagi tugas kita,”  tegas Syarkawi, di sela sidak ke sejumlah agen beras dan pasar, Jumat (9/6) lalu.

Oleh sebab itu dikatakannya, untuk tahun ini pihaknya tidak melakukan pengawasan barang dagangan di sejumlah mini market. “Termasuk memeriksa barang kedaluwarsa juga sudah tidak bisa, paling pantau persediaan barang aja di agen dengan TPID (tim pengendali inflasi daerah),” ujarnya.

Walau demikian, Syarkawi tetap berharap kepada seluruh pengusaha atau pengelola mini market bisa menerapkan aturan tersebut dan selalu mengawasi masa kedaluwarsa seluruh dagangan. “Kita paling mengingatkan aja,” pungkasnya. (ech/sam/app)


BACA JUGA

Selasa, 03 Oktober 2017 09:40

COCOK DAH..!! Demi Pertanian, Daerah Ini Tolak Kelapa Sawit

TALISAYAN – Pemerintah Kecamatan Talisayan berkomitmen tidak akan merekomendasikan perizinan baru…

Jumat, 29 September 2017 00:23

HET Beras di Berau Belum Diterapkan

TANJUNG REDEB – Diberlakukannya Peraturan Menteri  Perdagangan (Permendag) Nomor 47 Tahun…

Kamis, 28 September 2017 09:22

Petani Keluhkan Minimnya Sarpras

TALISAYAN - Kabupaten Berau menjadi daerah penghasil jagung terbesar di Kaltim. Kontribusi daerah berjulukan…

Kamis, 28 September 2017 09:19

Disperindagkop Klaim Persediaan Elpiji Aman

TANJUNG REDEB – Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) Berau klaim persediaan…

Rabu, 27 September 2017 18:05

Kerja Sama dengan Pemerintah Tiongkok

BELAJAR bisa di mana saja, kapan pun dengan berbagai orang. Tanpa terkecuali dengan negara tetangga.…

Rabu, 27 September 2017 10:13

Target 1.800 Hektar Lahan Persawahan

BIATAN - Pemerintah Kampung Biatan Ilir terus memperluas lahan persawahan di daerahnya menuju daerah…

Selasa, 26 September 2017 09:49

Petani Berharap Harga Lada Naik

BIATAN – Petani lada di wilayah pesisir selatan Berau, terutama yang berada di Kecamatan Biatan…

Senin, 25 September 2017 09:58

Ada Apa Ini..? Kok Warga Sulit Dapat Gas Melon

TALISAYAN – Masyarakat Kecamatan Talisayan dan sekitarnya kembali kesulitan menemukan elpiji ukuran…

Senin, 25 September 2017 09:56

Cuaca Buruk, Petani Cabai Merugi

BIATAN – Tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah di bagian pesisir selatan Kabupaten…

Sabtu, 23 September 2017 11:27

Dewan Sayangkan Tunggakan di Pasar

TANJUNG REDEB – Tunggakan retribusi petak atau kios para pedagang Pasar Sanggam Adji Dilayas yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .