MANAGED BY:
JUMAT
15 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Senin, 12 Juni 2017 10:38
Kembangkan UKM, Dongkrak Ekonomi Masyarakat
TINGKATKAN EKONOMI: Untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, BUMK Talisayan kini mulai mengembangkan sektor usaha kecil dan menengah (UKM).

PROKAL.CO, TALISAYAN – Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) Talisayan mendorong masyarakat untuk meningkatkan perekonomian dengan mengembangkan sektor usaha kecil dan menengah (UKM). Caranya, dengan memberikan tempat usaha untuk berdagang di sepanjang pantai Talisayan.

Kepala Pengelola BUMK Talisayan Hairil mengatakan, selain mengembangkan sektor pariwisata, pihaknya juga serius meningkatkan perekonomian dan pendapatan kampung melalui program UKM.

“Program ini kami libatkan masyarakat secara langsung. Jadi dari masyarakat kembali lagi ke masyarakat. Ini juga lebih kepada menambah pendapatan masyarakat,” katanya kepada Berau Post, Minggu (11/6).

Dijelaskannya, sistem kerja sama yang dimaksud yakni masyarakat membangun tempat usaha yang kemudian disewakan dengan tarif Rp 400-600 ribu perbulan. Kemudian masyarakat yang menjadi pelaku usaha dikenakan tariff Rp 30 ribu per malam untuk biaya listrik dan gerobak.

“Jadi kami selaku pengelola saja. Sebagian pendapatan masuk kampung. Dan pendapatan lainnya kembali kepada masyarakat itu sendiri,” terangnya.

“Banyak pelaku UKM yang antusias mendukung program kami. Saat ini sudah ada 15 tempat yang sebagian masih dalam proses pembangunan,” imbuhnya.

Program UKM ini juga bertujuan untuk melakukan penataan wisata pantai. Sebab ke depannya, wisata itu masuk ke dalam master plan pengembangan sektor pariwisata di Kampung Talisayan.

Dalam melakukan pengembangan sektor pariwisata, pihaknya memulai dari persiapan, penataan hingga konsep terlebih dulu. Jika semua sudah tercapai pengembangan wisata diyakini akan lebih mudah.

“Jika kita berpikir untuk pengembangan wisatanya langsung tidaklah efisien. Tapi perlu memikirkan langkah-langkah terlebih dahulu. Salah satunya program hingga konsep penataan wisata,” tuturnya.

Namun, dalam mengembangkan UKM ini, pihaknya terkendala anggaran dan terpaksa harus swadaya anggota BUMK untuk menyediakan tempat maupun rombong. Meski begitu, kata Hairil, ini merupakan komitmen BUMK agar bisa berjalan dulu.

“Kemarin kami mendapatkan anggaran sekira Rp 100 juta. Tapi itu sudah termasuk dalam pengadaan kapal wisata. Tentu pembiayaan program UKM ini tak mencukupi. Tapi, mudahan saja tahun depan anggaran kami bisa ditambah oleh pemerintah,” pungkasnya. (*/jun/rus)


BACA JUGA

Senin, 20 November 2017 09:54

PAD Harus Didobrak

TANJUNG REDEB – Rendahnya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dalam kurun 2 tahun ini, jika…

Sabtu, 18 November 2017 12:15

Khawatir Harga Kebutuhan Pokok Melambung

TANJUNG REDEB – Masih tingginya harga BBM eceran di Kecamatan Talisayan dikhawatirkan berdampak…

Sabtu, 18 November 2017 12:06

Pengusaha Optimistis Ekonomi Membaik, Kenaikan UMK Rangsang Daya Beli Masyarakat

TANJUNG REDEB – Keputusan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Berau 2018 ditetapkan sebesar Rp 2.889.009,…

Jumat, 17 November 2017 10:24

Kucurkan Dana Bergulir

TANJUNG REDEB – Sejak tahun 2009 lalu, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop)…

Rabu, 15 November 2017 00:33

Miskin Pengetahuan dan Alat Pertanian

TALISAYAN – Petani di Kampung Sumber Mulya, Kecamatan Talisayan masih terkendala dalam mengembangkan…

Selasa, 14 November 2017 09:46

Kampung Diminta Fokus Pembangunan Ekonomi

TALISAYAN - Camat Talisayan David Pamuji inginkan pemerintah kampung di wilayahnya tidak hanya fokus…

Senin, 13 November 2017 10:45

Gelontorkan Rp 421 Juta untuk BUMK

BIATAN - Pemerintah Kampung Biatan Ilir terus melakukan terobosan guna memajukan pembangunan berbasis…

Minggu, 12 November 2017 12:01

Pasokan Semen Mulai Normal

TANJUNG REDEB - Distribusi material bangunan semen kini kembali normal, setelah sebelumnya sempat langka karena…

Kamis, 09 November 2017 12:48

Penerapan Larangan Penggunaan LPG 3 Kg bagi Pelaku Usaha

TANJUNG REDEB – Adanya wacana untuk melarang penggunaan LPG 3 kilogram bagi pelaku usaha yang…

Senin, 06 November 2017 10:24

Empat Kecamatan Masuk Zona Merah

DINAS Pangan Kabupaten Berau, menyebut empat kecamatan di Bumi Batiwakkal, dipetakan sebagai kawasan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .