MANAGED BY:
SENIN
23 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

PEMERINTAHAN

Senin, 12 Juni 2017 10:49
Promosikan Berau Destinasi Wisata Halal

Targetkan Peningkatan Kunjungan Wisatawan

PROMOSI WISATA HALAL: Bupati Muharram didampingi Wakil Bupati Agus Tantomo dan Kadisbudpar Mappasikra Mappaseleng, paparan di hadapan ratusan travel halal Indonesia dan Internasional di Temu Bisnis Travel Halal Indonesia dan Internasional di Jakarta.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Pengembangan pariwisata menjadi salah satu sektor yang menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Berau, dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Promosi dan berbagai langkah untuk menarik wisatawan mengunjungi Bumi Batiwakkal terus dilakukan. Salah satunya dengan mempromosikan Kabupaten Berau sebagai destinasi wisata halal.

Di hadapan ratusan travel halal se Indonesia dan Internasional yang menghadiri temu bisnis wisata halal kedua gelaran Halal Travel Konsorsium (HTK) dan Asosiasi Travel Halal Indonesia (Athin), di Ballroom Hotel Balairung Jakarta, Sabtu (10/7), Bupati Berau Muharram, mempromosikan destinasi wisata halal Bumi Batiwakkal.

Bupati Muharram bersama Pemerintah Kota Padang mendapat undangan khusus untuk menampilkan keunikan pariwisata masing-masing.

Dengan menjual branding wisata halal, Bupati Muharram menyakini jumlah kunjungan wisatawan ke Bumi Batiwakkal akan terus bertambah. Sehingganya melalui temu bisnis wisata halal yang juga dihadiri Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Halal, Riyanto Sofyan, Muharram berharap Berau bisa masuk dalam daftar wisata halal nasional.

“Kami di Kabupaten Berau memiliki visi yang salah satunya menjadikan kabupaten yang relegius dan ini kami menilai sangat pas dengan visi kami melalui wisata halal,” ungkap Muharram, yang didampingi Wakil Bupati Agus Tantomo besert Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau, Mappasikra Mappaseleng.

Kabupaten Berau disampaikan Muharram dengan penduduk kurang lebih 85 persen muslim dan seluruh destinasi wisata yang tersebar di 13 kecamatan Bumi Batiwakkal mayoritas muslim, sehingga terkait dengan dukungan dalam mewujudkan destinasi wisata halal sudah tersedia. Baik kuliner halal maupun ketersediaan fasilitas dalam mendukung kehadiran wisatawan muslim.

“Selanjutnya bagaimana kita mengemas dengan baik, sehingga wisatawan non muslim pun tetap mendapat fasilitas yang baik dan juga dapat menyesuaikan,” ungkap.

Konsep percepatan pengembangan wisata halal di Indonesia ini menurutnya konsep yang sangat  strategis saat ini, seiring dengan pengembangan kemajuan umat Islam terhadap ajaran agamanya. Sehingga umat Islam yang ingin mengunjungi destinasi wisata tidak ragu ragu untuk berwisata.

“Dengan menjual brand wisata halal saya berkeyakinan wisatawan muslim dari dalam dan luar negeri, seperti dari Malaysia, Brunei maupun dari timur tengah akan datang dan menambah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Berau,” ungkapnya.

Wakil Bupati, Agus Tantomo, dalam kesempatan itu memaparkan potensi wisata Kabupaten Berau yang memiliki kelebihan dari berbagai destinasi di daerah lain. Berau memiliki destinasi lengkap dari pedalaman, pesisir hingga kepulauan. Begitu juga dengan wisata budaya, sejarah, wisata regili, kuliner hingga ekonomi kreatif yang terus berkembang. Bahkan dengan berkunjung ke Kabupaten Berau, wisatawan dapat menikmati kelengkapan wisatawan.

“Berau memiliki destinasi yang lengkap dengan keunikannya,” ucapnya.

Dalam mendukung aksesibilitas ke destinasi wisata, selain keberadaan Bandara Kalimarau di ibu kota kabupaten, disampaikan Agus Tantomo di Berau kini telah dioperasikan Bandara Pulau Maratua yang pada Senin (12/6) hari ini akan mulai dilayani penerbangan reguler, sehingga wisatawan akan mudah menjangkau objek wisata Kabupaten Berau.

“Kemudahan untuk menjangkau destinasi wisata kini didukung dengan beroperasinya bandara di Pulau Maratua,” jelasnya.

Sementara Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Halal, Riyanto Sofyan,  mengatakan halal tourism menjadi sesuatu yang unik. Populasi muslim di dunia dengan 1,7 miliar dan Indonesia menjadi salah satu negara muslim terbesar dengan 220 juta. Bukan hanya populasi muslim, namun juga besaran ekonominya muslim juga besar. Sehingga industri halal terus berevolusi yang tadinya dari makanan dan minuman, ke sektor keuangan dan bergerak ke sektor gaya hidup termasuk pariwisata. Hal ini merupakan potensi besar yang bisa digarap dengan tingkat pertumbuhan yang baik.

“Sebenarnya semua produk yang sesuai dengan syariah sesuai dengan konsep halal itu baik untuk semua, jadi memperluas pasar, bukan mempersempit pasar,” ungkapnya.

Industri pariwisata memiliki pengembangan yang fenomenal, pariwisata merupakan sektor yang terus berkembang meskipun ekonomi melemah. Terlebih sektor pariwisata melibatkan ratusan usaha dalam jangkauan usaha kecil menengah (UKM). Sehingga ini yang menggerakkan ekonomi masyarakat. Bahkan kini pariwisata sebagai penghasil devisa negara yang terus naik dan menjadi lapangan kerja yang mudah dan murah. (hms4/app) 


BACA JUGA

Rabu, 18 April 2018 00:36

Pastikan Kelancaran Pelayanan Bongkar Muat

TANJUNG REDEB - Keberadaan Dermaga Teratai yang berlokasi di Jalan Pulau Derawan, Tanjung Redeb, sangat…

Rabu, 18 April 2018 00:35

Tak Ada Listrik dan Sinyal, tapi Resort Bertarif Tinggi

Kiblat pengembangan wisata cukup banyak.  Terutama pengembangan wisata berbasis bahari. Satu dari…

Selasa, 17 April 2018 12:33

Pemerintah Seychelles Bantu 5 Juta Euro

TANJUNG REDEB – Keunikan dan keindahan alam yang dimiliki Pulau Maratua menjadi destinasi pariwisata…

Selasa, 17 April 2018 12:32

Seleksi JPTP Sekkab Berau Dimulai

TANJUNG REDEB – Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau…

Selasa, 17 April 2018 12:32

Bupati Hadiri Musrenbang Provinsi Kaltim

TANJUNG REDEB – Pengembangan sektor pariwisata yang kini digencarkan Pemerintah Kabupaten Berau…

Selasa, 17 April 2018 12:31

Bupati Ingatkan Umat Islam Salat 5 Waktu

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram menghadiri peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW, 1439…

Senin, 16 April 2018 10:59

Kini, 44 Bidang Perizinan Diproses Satu Pintu

TANJUNG REDEB – Potensi pendapatan daerah dalam pengurusan perizinan menjadi salah satu perhatian…

Senin, 16 April 2018 10:58

Komitmen Pemkab Bantu Masyarakat Miskin Terealisasi

TANJUNG REDEB - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Sosial (Dinsos) telah menuntaskan…

Senin, 16 April 2018 10:58

Fokus Kembangkan Budidaya Perikanan

TANJUNG REDEB – Bidang perikanan menjadi bagian pilihan program Pemerintah Kabupaten Berau. Di…

Senin, 16 April 2018 10:57

Tahun Ini, Pemerintah Kucurkan Rp 6,5 Miliar

TANJUNG REDEB - Mensinergikan program pemerintah pusat melalui program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku), Pemerintah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .