MANAGED BY:
MINGGU
17 FEBRUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

PARLEMENTARIA

Selasa, 13 Juni 2017 00:18
Dua Hari Lagi Investor Baru Masuk

Berharap Berdampak Penurunan Harga Barang di Berau

Anwar

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Agenda hearing DPRD Berau dengan unsur kepelabuhanan, membahas besarnya biaya pengiriman yang disebut sebagai penyebab utama tingginya harga kebutuhan di Berau dibatalkan. Hal itu disampaikan Wakil Ketua II DPRD Berau Anwar, kepada Berau Post, kemarin (12/6).

Dibatalkannya pertemuan itu karena pihaknya telah melihat beberapa faktor seperti halnya PT Samudera Pacific Indonesia Line (SPIL) sudah benar-benar menurunkan biaya pengiriman dari Kota Surabaya ke Kabupaten Berau.

Di mana dengan adanya penurunan itu berdampak pada harga barang di Kabupaten Berau, sebagaimana informasi yang pihaknya terima dari Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) harga barang di Kabupaten Berau, juga mengalami penurunan walau tidak signifikan.

Selain karena dua hal itu, pihaknya juga mendengar akan masuknya satu investor di bidang pelayaran ke Kabupaten Berau. “Takutnya kalau PT SPIL kami panggil untuk menekan untuk penurunan  harga lagi padahal ada investor baru yang mau masuk, khawatirnya kami dianggap diskriminasi,” ungkapnya kepada Berau Post, kemarin (12/6).

Karena akan masuknya investor baru itu, pihaknya berharap akan ada penurunan harga lagi, mengingat berdasarkan informasi yang mereka terima, investor baru yang akan masuk sejak Kamis (15/6) nanti menawarkan biaya pengiriman lebih murah.

“Tentu kalau yang baru menawarkan harga murah, yang satu lagi pasti akan berpikir untuk mematok harga lebih tinggi karena khawatir kalah saing. Ini yang kami tunggu, dan kami akan tetap pantau juga untuk antisipasi ada kongkalikong kedua investor ini untuk mematok harga yang sama-sama besar,” jelas Anwar.

Politikus Partai Demokrat ini juga menambahkan, ke depan, instansi terkait yakni Disperindagkop dan Bagian Ekonomi Sekretariat Kabupaten (Setkab) Berau bisa lebih pekat dan melakukan survei terkait harga barang di lapangan.

“Kami tekankan dua instansi ini bisa betul-betul mengamati harga, kalau memang masih belum berdampak, tentu akan ada sikap lagi dari kami (DRPD, red),” pungkasnya. (sam/adv/app)


BACA JUGA

Jumat, 08 Februari 2019 13:44

Dapat Mobil Dinas, Kinerja Harus Ditingkatkan

TANJUNG REDEB – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau,…

Sabtu, 08 Desember 2018 13:56

Tekan Inflasi melalui Program Cabai Lorong

TANJUNG REDEB – Anggota Komisi II DPRD Berau Achmad Rijal,…

Selasa, 20 November 2018 14:08

Siapkan Perbup dan SDM

TANJUNG REDEB – Rencana Pemkab Berau melimpahkan sebagian kewenangan ke…

Jumat, 16 November 2018 13:21

Eksekutif-Legislatif Sepakati KUA-PPAS 2019

TANJUNG REDEB – Bertempat di ruang rapat gabungan komisi, Ketua…

Jumat, 16 November 2018 13:19

Lembaga Pendidikan Harus Berbenah

  TANJUNG REDEB – Minimnya tingkat kelulusan peserta Seleksi Kompetisi…

Kamis, 15 November 2018 12:30

Apresiasi Karnaval Budaya Lokal

TANJUNG REDEB – Pelaksanaan karnaval budaya lokal yang digelar Dinas…

Kamis, 15 November 2018 12:29

Perjuangkan Pemenuhan Listrik Perkampungan

TANJUNG REDEB – Sekretaris Komisi II DPRD Berau Achmad Rijal,…

Rabu, 14 November 2018 11:50

Tiga Calon Sekwan, Tunggu Rekomendasi Dewan

TANJUNG REDEB – Tahapan seleksi jabatan untuk mengisi posisi Sekretaris…

Rabu, 14 November 2018 11:48

Dewan Apresiasi Peluncuran Kartu Nikah

TANJUNG REDEB – Anggota Komisi I DPRD Berau Najmuddin, mendukung…

Selasa, 13 November 2018 11:13

Pemkab Harus Tegas, Tertibkan Resor-Resor Tak Berizin

TANJUNG REDEB – Masih ditemukannya resor-resor yang belum mengantongi perizinan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*