MANAGED BY:
SENIN
23 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

PARLEMENTARIA

Selasa, 13 Juni 2017 00:18
Dua Hari Lagi Investor Baru Masuk

Berharap Berdampak Penurunan Harga Barang di Berau

Anwar

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Agenda hearing DPRD Berau dengan unsur kepelabuhanan, membahas besarnya biaya pengiriman yang disebut sebagai penyebab utama tingginya harga kebutuhan di Berau dibatalkan. Hal itu disampaikan Wakil Ketua II DPRD Berau Anwar, kepada Berau Post, kemarin (12/6).

Dibatalkannya pertemuan itu karena pihaknya telah melihat beberapa faktor seperti halnya PT Samudera Pacific Indonesia Line (SPIL) sudah benar-benar menurunkan biaya pengiriman dari Kota Surabaya ke Kabupaten Berau.

Di mana dengan adanya penurunan itu berdampak pada harga barang di Kabupaten Berau, sebagaimana informasi yang pihaknya terima dari Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) harga barang di Kabupaten Berau, juga mengalami penurunan walau tidak signifikan.

Selain karena dua hal itu, pihaknya juga mendengar akan masuknya satu investor di bidang pelayaran ke Kabupaten Berau. “Takutnya kalau PT SPIL kami panggil untuk menekan untuk penurunan  harga lagi padahal ada investor baru yang mau masuk, khawatirnya kami dianggap diskriminasi,” ungkapnya kepada Berau Post, kemarin (12/6).

Karena akan masuknya investor baru itu, pihaknya berharap akan ada penurunan harga lagi, mengingat berdasarkan informasi yang mereka terima, investor baru yang akan masuk sejak Kamis (15/6) nanti menawarkan biaya pengiriman lebih murah.

“Tentu kalau yang baru menawarkan harga murah, yang satu lagi pasti akan berpikir untuk mematok harga lebih tinggi karena khawatir kalah saing. Ini yang kami tunggu, dan kami akan tetap pantau juga untuk antisipasi ada kongkalikong kedua investor ini untuk mematok harga yang sama-sama besar,” jelas Anwar.

Politikus Partai Demokrat ini juga menambahkan, ke depan, instansi terkait yakni Disperindagkop dan Bagian Ekonomi Sekretariat Kabupaten (Setkab) Berau bisa lebih pekat dan melakukan survei terkait harga barang di lapangan.

“Kami tekankan dua instansi ini bisa betul-betul mengamati harga, kalau memang masih belum berdampak, tentu akan ada sikap lagi dari kami (DRPD, red),” pungkasnya. (sam/adv/app)


BACA JUGA

Jumat, 06 April 2018 10:14

DPRD Butuh Pendapat Hukum

TANJUNG REDEB – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau melakukan kerja sama dalam bidang…

Jumat, 06 April 2018 10:13

Terima LKPJ Tahun Anggaran 2017

TANJUNG REDEB – Rapat Paripurna keempat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau…

Rabu, 04 April 2018 12:46

Desak Pemkab Perhatikan Pedagang Pasar SAD

TANJUNG REDEB – Komisi II, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau menggelar jajak pendapat…

Rabu, 04 April 2018 12:45

DPRD Barito Timur Tukar Pikiran

TANJUNG REDEB – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau mendapat kunjungan kerja (kunker)…

Kamis, 29 Maret 2018 12:26

DPRD Minta KONI Presentasi

TANJUNG REDEB – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Berau telah mengirimkan surat permohonan…

Rabu, 21 Maret 2018 12:54

Cari Solusi Kelangkaan Gas Melon

TANJUNG REDEB – Keluhan masyarakat mengenai kelangkaan gas melon atau elpiji ukuran 3 kilogram…

Rabu, 21 Maret 2018 12:53

Minta Seluruh Pihak Berpikir Positif

TANJUNG REDEB – Pro-kontra terhadap Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kabupaten…

Rabu, 21 Maret 2018 12:26

Konservasi Penyu Dinilai Gagal

Wakil Ketua DPRD Berau Saga, menyoroti kegiatan konservasi penyu yang dilakukan Balai Konservasi Sumber…

Jumat, 16 Maret 2018 11:49

DPRD Sahkan 5 Raperda jadi Perda

TANJUNG REDEB – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau, menggelar Rapat Paripurna ke-2 di…

Jumat, 16 Maret 2018 11:49

BMI Presentasi ke Dewan

TANJUNG REDEB – Untuk menjaga keberlangsungan ubur-ubur tak menyengat di Pulau Kakaban, Kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .