MANAGED BY:
JUMAT
18 AGUSTUS
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 14 Juni 2017 01:10
Chairuddin Penuhi Panggilan Polisi

Soal Pengadaan Boiler 4 PLTU Lati yang Belum Terealisasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Penyelidikan kasus proyek boiler unit #4 PLTU Lati, terus berlanjut. Senin (12/6) lalu, mantan Direktur Utama PT Indo Pusaka Berau (IPB) Chairuddin Noor, telah dimintai keterangan di Unit Tipikor Satreskrim Polres Berau.

Kanit Tipikor Satreskrim Polres Berau, Iptu Agus Priyanto, mengungkapkan, Chairuddin Noor diundang untuk klarifikasi terkait dicetuskannya proyek boiler unit #4 di PLTU Lati yang bermula pada masa kepemimpinannya.

“Kemarin (Senin, red) beliau memang datang dan memberikan keterangan, saya tanya mulai hulu hingga hilir dicetuskannya pengadaan tersebut,” terang Agus di ruang kerjanya kepada Berau Post, Selasa (13/6) kemarin.

Berdasarkan keterangan Chairuddin, proyek pengadaan boiler unit #4 dicetuskan pada tahun 2014 di rapat dewan komisaris PT IPB. Walau demikian, Agus menyatakan keterangan Chairuddin belum maksimal.

Dikatakan belum maksimal, karena yang bersangkutan tidak membawa seluruh dokumen yang berkaitan dengan proyek yang belum terlaksana hingga sekarang.

Belum lengkapnya dokumen yang ditunjukkan pada Unit Tipikor, dikatakan Agus, sedikit menghambat pemeriksaan. Pasalnya, dalam penanganan sebuah kasus dugaan korupsi, dokumen menjadi bukti hingga acuan pemeriksaan.

“Kan saya minta dokumen dari mulanya terbit pekerjaan, termasuk notulen rapat komisaris yang mencetuskan pengadaan pembangkit baru,” tegasnya.

Chairuddin, disebutkan Agus, hanya membawa kontrak proyek saja. “Kalau soal yang lain-lain, kami belum sampai situ pemeriksaannya. Intinya tunggu dokumen,” tuturnya.

Lanjut perwira berpangkat dua balok ini, Chairuddin, diundang kembali dan diminta membawa seluruh dokumen yang berkaitan kegiatan proyek, pekan depan. “Kami minta siapkan semuanya, dan seminggu lagi, insya Allah beliau datang ke sini (Tipikor, red). Beliau kooperatif,” jelas Agus.

Kasus ini, ditegaskannya, masih dalam tahap penyelidikan. Pihaknya telah meminta keterangan 13 orang yang berkaitan dengan protek tersebut (lihat grafis).

Chairuddin yang ditemui saat memenuhi panggilan polisi, belum bisa memberi keterangan. Namun dirinya berjanji setelah menjalani pemeriksaan akan memberikan keterangan rinci kepada wartawan.

Diberitakan sebelumnya, Proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lati unit #4 senilai Rp 49,5 miliar diduga fiktif. Jelang masa pengerjaan berakhir pada Juni 2017, pembangunan tak kunjung terealisasi.

Kasat Reskrim Polres Berau AKP Damus Asa mengungkapkan, pihaknya telah menerima laporan masalah ini sejak akhir April lalu, dari PT Indo Pusaka Berau (IPB) selaku pengelola PLTU Lati.

“Direktur Utama Najemuddin yang melaporkan kegiatan (proyek, red.) tersebut untuk ditelusuri, apalagi ada uang sebesar Rp 14,8 miliar yang tak jelas alirannya,” terangnya kepada sejumlah awak media di ruang kerjanya, Selasa (30/5) LALU.

Lanjut Damus, uang sebesar Rp 14,8 miliar itu merupakan uang muka untuk pembangunan pembangkit listrik yang dimenangkan oleh Perusahaan Listrik Nusantara (PLN). Untuk nilai proyek sendiri mencapai Rp 49,5 miliar dan dikerjakan selama 18 bulan, terhitung sejak Desember 2015 hingga Juni 2017. Tapi fakta di lapangan, tak ada satupun kegiatan proyek yang berjalan.

“Uang Rp 14,8 miliar itu merupakan uang muka sebesar 30 persen untuk memulai pekerjaan,” imbuhnya.

Yang dilaporkan PT IBP, kata Damus, lebih pada kegiatan proyek yang fiktif dan minta ditelusuri aliran dana belasan miliar tersebut.

“Belum ada yang tersangka,” tegasnya. (app/udi)

 

 

 


BACA JUGA

Jumat, 18 Agustus 2017 10:42

Dua WNA asal Denmark Ikut Upacara Bendera

MARATUA - Ada momen unik dalam pelaksanaan upacara peringatan Hari Kemerdekaan ke-72 Republik Indonesia…

Jumat, 18 Agustus 2017 10:42

Berlumuran Oli, Larut dalam Kebahagiaan

TANJUNG REDEB – Setelah beristirahat beberapa hari para pemuda dari beberapa lingkungan RT di…

Jumat, 18 Agustus 2017 10:40

MEMBANGGAKAN ! Deo Terpilih Jadi Pembentang, Inspirasi Remaja Lainnya

TANJUNG REDEB – Kemeriahan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-72 sangat…

Jumat, 18 Agustus 2017 10:39

Drama Kolosal Bikin Bupati Tergugah

TANJUNG REDEB – Upacara bendera dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-72 di…

Kamis, 17 Agustus 2017 11:26

Dari Berau untuk Indonesia

LAYAR telah berhasil membawa remaja putri bernama Nur Fatin Syafika dan Farah Asyima dari Kampung Tanjung…

Kamis, 17 Agustus 2017 11:24

Merdeka di Atas Bahtera

INDONESIA adalah negeri maritim. Tak kurang 17.000 pulau menyatu dalam bingkai Merah Putih. Kebanggaan…

Kamis, 17 Agustus 2017 11:23
BREAKING NEWS

Warga di Pulau Terluar Merayakan Kemerdekaan dengan Cara Ini

MARATUA - Peringatan HUT ke-72 RI juga dilaksanakan di Pulau Maratua. Wakil Bupati Berau Agus Tantomo…

Rabu, 16 Agustus 2017 15:08

Dua Hari Berau “Tanpa” Internet

TANJUNG REDEB – Dua hari terakhir, kesabaran warga Berau kembali diuji. Setelah urusan listrik…

Selasa, 15 Agustus 2017 10:26

Jemaah Haji Berau Masih di Madinah

TANJUNG REDEB – Para jemaah haji asal Berau sudah berada di Madinah sejak Jumat (11/8) pukul 20.00…

Selasa, 15 Agustus 2017 10:21

Semua Travel Umrah Diminta Melapor ke Kemenag

TANJUNG REDEB – Kisruh calon jemaah umrah yang gagal berangkat ke Makah lantaran dikibuli First…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .