MANAGED BY:
MINGGU
22 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 14 Juni 2017 01:10
Chairuddin Penuhi Panggilan Polisi

Soal Pengadaan Boiler 4 PLTU Lati yang Belum Terealisasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Penyelidikan kasus proyek boiler unit #4 PLTU Lati, terus berlanjut. Senin (12/6) lalu, mantan Direktur Utama PT Indo Pusaka Berau (IPB) Chairuddin Noor, telah dimintai keterangan di Unit Tipikor Satreskrim Polres Berau.

Kanit Tipikor Satreskrim Polres Berau, Iptu Agus Priyanto, mengungkapkan, Chairuddin Noor diundang untuk klarifikasi terkait dicetuskannya proyek boiler unit #4 di PLTU Lati yang bermula pada masa kepemimpinannya.

“Kemarin (Senin, red) beliau memang datang dan memberikan keterangan, saya tanya mulai hulu hingga hilir dicetuskannya pengadaan tersebut,” terang Agus di ruang kerjanya kepada Berau Post, Selasa (13/6) kemarin.

Berdasarkan keterangan Chairuddin, proyek pengadaan boiler unit #4 dicetuskan pada tahun 2014 di rapat dewan komisaris PT IPB. Walau demikian, Agus menyatakan keterangan Chairuddin belum maksimal.

Dikatakan belum maksimal, karena yang bersangkutan tidak membawa seluruh dokumen yang berkaitan dengan proyek yang belum terlaksana hingga sekarang.

Belum lengkapnya dokumen yang ditunjukkan pada Unit Tipikor, dikatakan Agus, sedikit menghambat pemeriksaan. Pasalnya, dalam penanganan sebuah kasus dugaan korupsi, dokumen menjadi bukti hingga acuan pemeriksaan.

“Kan saya minta dokumen dari mulanya terbit pekerjaan, termasuk notulen rapat komisaris yang mencetuskan pengadaan pembangkit baru,” tegasnya.

Chairuddin, disebutkan Agus, hanya membawa kontrak proyek saja. “Kalau soal yang lain-lain, kami belum sampai situ pemeriksaannya. Intinya tunggu dokumen,” tuturnya.

Lanjut perwira berpangkat dua balok ini, Chairuddin, diundang kembali dan diminta membawa seluruh dokumen yang berkaitan kegiatan proyek, pekan depan. “Kami minta siapkan semuanya, dan seminggu lagi, insya Allah beliau datang ke sini (Tipikor, red). Beliau kooperatif,” jelas Agus.

Kasus ini, ditegaskannya, masih dalam tahap penyelidikan. Pihaknya telah meminta keterangan 13 orang yang berkaitan dengan protek tersebut (lihat grafis).

Chairuddin yang ditemui saat memenuhi panggilan polisi, belum bisa memberi keterangan. Namun dirinya berjanji setelah menjalani pemeriksaan akan memberikan keterangan rinci kepada wartawan.

Diberitakan sebelumnya, Proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lati unit #4 senilai Rp 49,5 miliar diduga fiktif. Jelang masa pengerjaan berakhir pada Juni 2017, pembangunan tak kunjung terealisasi.

Kasat Reskrim Polres Berau AKP Damus Asa mengungkapkan, pihaknya telah menerima laporan masalah ini sejak akhir April lalu, dari PT Indo Pusaka Berau (IPB) selaku pengelola PLTU Lati.

“Direktur Utama Najemuddin yang melaporkan kegiatan (proyek, red.) tersebut untuk ditelusuri, apalagi ada uang sebesar Rp 14,8 miliar yang tak jelas alirannya,” terangnya kepada sejumlah awak media di ruang kerjanya, Selasa (30/5) LALU.

Lanjut Damus, uang sebesar Rp 14,8 miliar itu merupakan uang muka untuk pembangunan pembangkit listrik yang dimenangkan oleh Perusahaan Listrik Nusantara (PLN). Untuk nilai proyek sendiri mencapai Rp 49,5 miliar dan dikerjakan selama 18 bulan, terhitung sejak Desember 2015 hingga Juni 2017. Tapi fakta di lapangan, tak ada satupun kegiatan proyek yang berjalan.

“Uang Rp 14,8 miliar itu merupakan uang muka sebesar 30 persen untuk memulai pekerjaan,” imbuhnya.

Yang dilaporkan PT IBP, kata Damus, lebih pada kegiatan proyek yang fiktif dan minta ditelusuri aliran dana belasan miliar tersebut.

“Belum ada yang tersangka,” tegasnya. (app/udi)

 

 

 


BACA JUGA

Sabtu, 21 Oktober 2017 11:24

Dinas Tunggu Proposal Nelayan

TANJUNG REDEB – Larangan penggunaan pukat trawl, pukat hela dan alat tangkap lainya yang tak ramah…

Sabtu, 21 Oktober 2017 11:23

Bupati Pastikan Tegas, Soal Kepala Kampung yang Bergabung ke Parpol

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram, memastikan akan tegas atas keputusan Kepala Kampung Sambakungan…

Sabtu, 21 Oktober 2017 11:22

Camat Bisa Usulan Pj Kakam

DITUNDANYA pelaksanaan pemilihan kepala kampung (Pilkakam) di Kampung Mapulu dan Long Suluy, Kecamatan…

Sabtu, 21 Oktober 2017 11:20

Gelombang Laut Capai 1,5 Meter

TANJUNG REDEB – Masyarakat maupun nelayan yang hendak melaut atau berwisata ke wilayah kepulauan,…

Sabtu, 21 Oktober 2017 11:19

15 Menit, Empat Bangunan Hangus

TANJUNG REDEB – Untuk kesekian kalinya, kebakaran kembali terjadi di wilayah perkotaan Bumi Batiwakkal.…

Sabtu, 21 Oktober 2017 11:13

Gabungan Artifisial dan Alami yang Menakjubkan

Kemajuan teknologi, memberi dampak positif jika dimanfaatkan dengan baik. Di Singapura, teknologi dimanfaatkan…

Jumat, 20 Oktober 2017 22:17
BREAKING NEWS

Si Jago Merah Lahap 1 Bengkel dan 3 Rumah Warga

TANJUNG REDEB - Empat bangunan terdiri dari satu bengkel dan tiga rumah di Jalan Dahlia, RT 07, Kelurahan…

Jumat, 20 Oktober 2017 10:21

Pohon Tumbang, Talisayan-Biatan Macet Dua Jam

BIATAN – Satu pohon tumbang melintang di jalan poros kawasan Tungkuan, Kampung Biatan Ilir pukul…

Jumat, 20 Oktober 2017 10:13

Padamkan Api tanpa Pemadam

TANJUNG REDEB – Teriknya cuaca dalam beberapa hari, dimanfaatkan sebagian masyarakat untuk membersihkan…

Jumat, 20 Oktober 2017 10:11

Tiga Kampung Batal Gelar Pilkakam

TANJUNG REDEB – Pelaksanaan pemilihan kepala kampung (Pilkakam) Serentak 2017 pada Rabu (25/10)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .