MANAGED BY:
MINGGU
25 JUNI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 14 Juni 2017 01:10
Chairuddin Penuhi Panggilan Polisi

Soal Pengadaan Boiler 4 PLTU Lati yang Belum Terealisasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Penyelidikan kasus proyek boiler unit #4 PLTU Lati, terus berlanjut. Senin (12/6) lalu, mantan Direktur Utama PT Indo Pusaka Berau (IPB) Chairuddin Noor, telah dimintai keterangan di Unit Tipikor Satreskrim Polres Berau.

Kanit Tipikor Satreskrim Polres Berau, Iptu Agus Priyanto, mengungkapkan, Chairuddin Noor diundang untuk klarifikasi terkait dicetuskannya proyek boiler unit #4 di PLTU Lati yang bermula pada masa kepemimpinannya.

“Kemarin (Senin, red) beliau memang datang dan memberikan keterangan, saya tanya mulai hulu hingga hilir dicetuskannya pengadaan tersebut,” terang Agus di ruang kerjanya kepada Berau Post, Selasa (13/6) kemarin.

Berdasarkan keterangan Chairuddin, proyek pengadaan boiler unit #4 dicetuskan pada tahun 2014 di rapat dewan komisaris PT IPB. Walau demikian, Agus menyatakan keterangan Chairuddin belum maksimal.

Dikatakan belum maksimal, karena yang bersangkutan tidak membawa seluruh dokumen yang berkaitan dengan proyek yang belum terlaksana hingga sekarang.

Belum lengkapnya dokumen yang ditunjukkan pada Unit Tipikor, dikatakan Agus, sedikit menghambat pemeriksaan. Pasalnya, dalam penanganan sebuah kasus dugaan korupsi, dokumen menjadi bukti hingga acuan pemeriksaan.

“Kan saya minta dokumen dari mulanya terbit pekerjaan, termasuk notulen rapat komisaris yang mencetuskan pengadaan pembangkit baru,” tegasnya.

Chairuddin, disebutkan Agus, hanya membawa kontrak proyek saja. “Kalau soal yang lain-lain, kami belum sampai situ pemeriksaannya. Intinya tunggu dokumen,” tuturnya.

Lanjut perwira berpangkat dua balok ini, Chairuddin, diundang kembali dan diminta membawa seluruh dokumen yang berkaitan kegiatan proyek, pekan depan. “Kami minta siapkan semuanya, dan seminggu lagi, insya Allah beliau datang ke sini (Tipikor, red). Beliau kooperatif,” jelas Agus.

Kasus ini, ditegaskannya, masih dalam tahap penyelidikan. Pihaknya telah meminta keterangan 13 orang yang berkaitan dengan protek tersebut (lihat grafis).

Chairuddin yang ditemui saat memenuhi panggilan polisi, belum bisa memberi keterangan. Namun dirinya berjanji setelah menjalani pemeriksaan akan memberikan keterangan rinci kepada wartawan.

Diberitakan sebelumnya, Proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lati unit #4 senilai Rp 49,5 miliar diduga fiktif. Jelang masa pengerjaan berakhir pada Juni 2017, pembangunan tak kunjung terealisasi.

Kasat Reskrim Polres Berau AKP Damus Asa mengungkapkan, pihaknya telah menerima laporan masalah ini sejak akhir April lalu, dari PT Indo Pusaka Berau (IPB) selaku pengelola PLTU Lati.

“Direktur Utama Najemuddin yang melaporkan kegiatan (proyek, red.) tersebut untuk ditelusuri, apalagi ada uang sebesar Rp 14,8 miliar yang tak jelas alirannya,” terangnya kepada sejumlah awak media di ruang kerjanya, Selasa (30/5) LALU.

Lanjut Damus, uang sebesar Rp 14,8 miliar itu merupakan uang muka untuk pembangunan pembangkit listrik yang dimenangkan oleh Perusahaan Listrik Nusantara (PLN). Untuk nilai proyek sendiri mencapai Rp 49,5 miliar dan dikerjakan selama 18 bulan, terhitung sejak Desember 2015 hingga Juni 2017. Tapi fakta di lapangan, tak ada satupun kegiatan proyek yang berjalan.

“Uang Rp 14,8 miliar itu merupakan uang muka sebesar 30 persen untuk memulai pekerjaan,” imbuhnya.

Yang dilaporkan PT IBP, kata Damus, lebih pada kegiatan proyek yang fiktif dan minta ditelusuri aliran dana belasan miliar tersebut.

“Belum ada yang tersangka,” tegasnya. (app/udi)

 

 

 


BACA JUGA

Sabtu, 24 Juni 2017 21:58
BREAKING NEWS

Takbir Keliling Lebih Ramai

TELUK BAYUR - Merayakan hari kemenangan tak hanya di Tanjung Redeb, masyarakat di Teluk Bayur juga tak…

Sabtu, 24 Juni 2017 21:25
BREAKING NEWS

Bupati Lepas Peserta Takbir Keliling

TANJUNG REDEB - Bupati Berau Muharram melepas ribuan masyarakat yang mengikuti acara takbir keliling…

Sabtu, 24 Juni 2017 20:38
BREAKING NEWS

Pengurus Masjid Agung Minta Masyarakat Jaga Kebersihan

TANJUNG REDEB - Humas Masjid Agung Baitul Hikmah Riska Setiawan mengimbau jemaah yang akan mengikuti…

Sabtu, 24 Juni 2017 20:24
BREAKING NEWS

Bupati Muharram Jadi Khatib Salat Ied

TANJUNG REDEB - Hari Raya Idulfitri 1438 H jatuh pada Minggu (25/6) besok. Pelaksanaan salat Ied di…

Sabtu, 24 Juni 2017 18:56
BREAKING NEWS

Masjid Agung Siagakan 100 Irma

TANJUNG REDEB - Persiapan pelaksanaan salat Idulfitri 1438 H sudah mulai dilakukan oleh pengurus Masjid…

Sabtu, 24 Juni 2017 00:07

Takbiran Jangan Gunakan Knalpot Racing

TANJUNG REDEB – Seperti tahun-tahun sebelumnya, pada malam menjelang Hari Raya Idulfitri, masyarakat…

Sabtu, 24 Juni 2017 00:06

Perusahaan Ini Bantah Disebut Terlambat Bayar THR

TANJUNG REDEB – Manajemen PT Permata Dwitunggal Abadi, membantah jika perusahaannya disebut telat…

Sabtu, 24 Juni 2017 00:04

Banjir Surut, Petani Gagal Panen

TANJUNG REDEB – Walau mulai surut, banjir yang merendam beberapa kampung di Kecamatan Sambaliung…

Jumat, 23 Juni 2017 12:00

BPBD Pantau via Telepon, Banjir yang Merendam Beberapa Kampung Mulai Surut

TANJUNG REDEB – Bencana banjir yang melanda beberapa kampung di Kecamatan Sambaliung dan Teluk…

Jumat, 23 Juni 2017 11:58

Keluarga Tolak Autopsi, Polisi Tak Bisa Pastikan Penyebab Kematian Manila

TANJUNG REDEB – Lima hari sejak ditemukannya jenazah Manila (44), warga Jalan HARM Ayoeb, Gang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .