MANAGED BY:
JUMAT
23 FEBRUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Sabtu, 17 Juni 2017 00:15
ADUH PAYAH..!! Lima Perusahaan di Berau Dapat Proper Merah

Hasil Penilaian Pengelolaan Lingkungan DLH Kaltim

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Pengelolaan lingkungan oleh perusahaan di Berau, masih ada yang belum maksimal. Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Kaltim Nomor 660.2/K.240/2017 tentang Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup 2016-2017, tercatat ada lima perusahaan dapat proper merah, satu diantaranya merupakan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Berau.

Disampaikan Kepala Bidang Pemantauan Pengendalian dan Kerusakan Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau Masrani, berdasarkan hasil pemantauan tim dari DLH Kaltim, dari 19 perusahaan di Kabupaten Berau ada lima yang mendapat proper merah. Empat diantaranya perusahaan di sektor pertambangan batu bara, sedangkan satu diantaranya BLUD yakni Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai. (lihat grafis)

“Pemantauan sendiri dilakukan tim dua kali, jadi ada lima perusahaan yang ditetapkan mendapat nilai merah,” ungkapnya kepada Berau Post, kemarin (16/6).

Dari informasi yang pihaknya terima, salah satu faktor yang membuat perusahaan pada bidang pertambangan batu bara mendapat nilai rendah akibat tidak adanya produksi oleh perusahaan, yang merupakan imbas anjloknya harga batu bara.

Adapun penilaian yang dilakukan terdiri dari pengendalian pencemaran air, udara, maupun pada lahan untuk melakukan rehabilitasi.

Namun dikatakannya, tidak adanya produksi bukanlah alasan yang tepat perusahaan tidak memperhatikan pengelolaan lingkungan. Mengingat di tengah jatuhnya harga batu bara, masih ada perusahaan yang berhasil mendapat penilaian emas.

“Sebenarnya konsisten perusahaan ada atau tidak, itu saja. Karena sepanjang IUP (Izin Usaha Pertambangan) masih berlaku itu masih menjadi kewajiban perusahaan,” ujarnya.

Berdasarkan penilaian tim proper oleh DLH Kaltim tersebut, dalam waktu dekat ditegaskannya Pemkab Berau melalui pihaknya bakal melayangkan surat peringatan kepada perusahaan terkait agar segera membenahi apa yang mendapat nilai rendah dari hasil pemantauan tim.

“Nanti akan ada batas waktu sesuai dengan pelanggaran perusahaan, kalau surat dari kami diabaikan maka kami akan melaporkan ke bupati untuk membuat surat teguran. Kalau hingga batas waktu surat bupati juga tidak direspons, maka bisa diambil tindakan untuk pemberhentian sementara kegiatan,” jelasnya.

Dibeberkannya juga, terkait penyebab satu BLUD mendapat proper merah yakni Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai, ialah pemilahan limbah medis dan non medis yang belum dikelola dengan baik.

Contoh lain yang dapat dilihat dengan kasat mata ialah pengelolaan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL). “Kita lihat RS belum maksimal menjalankan itu,” imbuhnya.

Oleh karena itu sambung Masrani, perlu ada tenaga ahli yang membidangi pengelolaan lingkungan di RSUD dr Abdul Rivai. Itu dikatakannya, untuk mencegah berubah fungsinya RSUD yang sebenarnya menjadi tempat masyarakat berobat menjadi sumber penyakit.

“Sebenarnya RSUD ini sudah langganan merah, ini harus diperhatikan manajemen RS, jangan disepelekan. Sama seperti perusahaan swasta, RSUD pun akan kami berikan surat,” tegasnya. (sam/app)


BACA JUGA

Kamis, 22 Februari 2018 11:43

Rita Tetap Umbar Senyum

JAKARTA - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) nonaktif Rita Widyasari menjalani sidang perdana di Pengadilan…

Kamis, 22 Februari 2018 11:42

Beri Edukasi soal Obat-obatan, Malah Dianggap Mempersulit

Tanggung jawab besar harus diemban Meliana Kurniawaty. Sebagai seorang apoteker, Meliana sudah disumpah…

Kamis, 22 Februari 2018 11:41

Beri Deadline Sebulan

SAMBALIUNG – Kondisi ruas jalan poros Kecamatan Sambaliung menuju Talisayan, masih mengalami kerusakan.…

Kamis, 22 Februari 2018 11:32

Rekonstruksi Digelar Pekan Ini

TANJUNG REDEB – Polres Berau akan menggelar rekonstruksi pembunuhan Redy Siswanto (76), warga…

Rabu, 21 Februari 2018 12:58

Berdalih Tak Bisa Berpolitik, Totoh Enggan Ikut Seleksi Sekkab

TANJUNG REDEB – TotohHermanto merupakan satu dari sebelas nama yang lolos kriteria mengikuti lelang…

Rabu, 21 Februari 2018 12:56

Dibantu Asuransi Lain, Gagal Terima Santunan Jasa Raharja

TANJUNG REDEB – Edi, salah seorang warga di Jalan Sultan Agung, Kecamatan Tanjung Redeb mempertanyakan…

Rabu, 21 Februari 2018 12:53

Pemkab Ditegur Kemendagri, Akibat Tiga Pejabat Disdukcapil Dimutasi

TANJUNG REDEB - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mendapat surat teguran dari Kementerian Dalam Negeri…

Rabu, 21 Februari 2018 12:49

Semakin Sulit Didapatkan, Diduga karena Kerusakan Ekosistem Laut

Jika berkunjung ke wilayah pesisir selatan, tak lengkap jika sekadar menikmati pemandangannya saja.…

Selasa, 20 Februari 2018 09:26

Suprianto Yes, Ikut Seleksi Lelang Jabatan Sekkab

TANJUNG REDEB -  Ketertarikan ikut ambil bagian dalam seleksi jabatan Sekretaris Kabupaten (Sekkab)…

Selasa, 20 Februari 2018 09:21

Masa Registrasi Nomor Ponsel Tak Bisa Diperpanjang Lagi

TANJUNG REDEB - Beberapa bulan lalu, masyarakat diramaikan dengan aturan registrasi ulang nomor ponsel,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .