MANAGED BY:
MINGGU
22 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Sabtu, 17 Juni 2017 00:15
ADUH PAYAH..!! Lima Perusahaan di Berau Dapat Proper Merah

Hasil Penilaian Pengelolaan Lingkungan DLH Kaltim

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Pengelolaan lingkungan oleh perusahaan di Berau, masih ada yang belum maksimal. Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Kaltim Nomor 660.2/K.240/2017 tentang Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup 2016-2017, tercatat ada lima perusahaan dapat proper merah, satu diantaranya merupakan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Berau.

Disampaikan Kepala Bidang Pemantauan Pengendalian dan Kerusakan Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau Masrani, berdasarkan hasil pemantauan tim dari DLH Kaltim, dari 19 perusahaan di Kabupaten Berau ada lima yang mendapat proper merah. Empat diantaranya perusahaan di sektor pertambangan batu bara, sedangkan satu diantaranya BLUD yakni Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai. (lihat grafis)

“Pemantauan sendiri dilakukan tim dua kali, jadi ada lima perusahaan yang ditetapkan mendapat nilai merah,” ungkapnya kepada Berau Post, kemarin (16/6).

Dari informasi yang pihaknya terima, salah satu faktor yang membuat perusahaan pada bidang pertambangan batu bara mendapat nilai rendah akibat tidak adanya produksi oleh perusahaan, yang merupakan imbas anjloknya harga batu bara.

Adapun penilaian yang dilakukan terdiri dari pengendalian pencemaran air, udara, maupun pada lahan untuk melakukan rehabilitasi.

Namun dikatakannya, tidak adanya produksi bukanlah alasan yang tepat perusahaan tidak memperhatikan pengelolaan lingkungan. Mengingat di tengah jatuhnya harga batu bara, masih ada perusahaan yang berhasil mendapat penilaian emas.

“Sebenarnya konsisten perusahaan ada atau tidak, itu saja. Karena sepanjang IUP (Izin Usaha Pertambangan) masih berlaku itu masih menjadi kewajiban perusahaan,” ujarnya.

Berdasarkan penilaian tim proper oleh DLH Kaltim tersebut, dalam waktu dekat ditegaskannya Pemkab Berau melalui pihaknya bakal melayangkan surat peringatan kepada perusahaan terkait agar segera membenahi apa yang mendapat nilai rendah dari hasil pemantauan tim.

“Nanti akan ada batas waktu sesuai dengan pelanggaran perusahaan, kalau surat dari kami diabaikan maka kami akan melaporkan ke bupati untuk membuat surat teguran. Kalau hingga batas waktu surat bupati juga tidak direspons, maka bisa diambil tindakan untuk pemberhentian sementara kegiatan,” jelasnya.

Dibeberkannya juga, terkait penyebab satu BLUD mendapat proper merah yakni Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai, ialah pemilahan limbah medis dan non medis yang belum dikelola dengan baik.

Contoh lain yang dapat dilihat dengan kasat mata ialah pengelolaan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL). “Kita lihat RS belum maksimal menjalankan itu,” imbuhnya.

Oleh karena itu sambung Masrani, perlu ada tenaga ahli yang membidangi pengelolaan lingkungan di RSUD dr Abdul Rivai. Itu dikatakannya, untuk mencegah berubah fungsinya RSUD yang sebenarnya menjadi tempat masyarakat berobat menjadi sumber penyakit.

“Sebenarnya RSUD ini sudah langganan merah, ini harus diperhatikan manajemen RS, jangan disepelekan. Sama seperti perusahaan swasta, RSUD pun akan kami berikan surat,” tegasnya. (sam/app)


BACA JUGA

Sabtu, 21 Oktober 2017 11:23

Bupati Pastikan Tegas, Soal Kepala Kampung yang Bergabung ke Parpol

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram, memastikan akan tegas atas keputusan Kepala Kampung Sambakungan…

Sabtu, 21 Oktober 2017 11:22

Camat Bisa Usulan Pj Kakam

DITUNDANYA pelaksanaan pemilihan kepala kampung (Pilkakam) di Kampung Mapulu dan Long Suluy, Kecamatan…

Sabtu, 21 Oktober 2017 11:19

15 Menit, Empat Bangunan Hangus

TANJUNG REDEB – Untuk kesekian kalinya, kebakaran kembali terjadi di wilayah perkotaan Bumi Batiwakkal.…

Sabtu, 21 Oktober 2017 11:13

Gabungan Artifisial dan Alami yang Menakjubkan

Kemajuan teknologi, memberi dampak positif jika dimanfaatkan dengan baik. Di Singapura, teknologi dimanfaatkan…

Jumat, 20 Oktober 2017 22:17
BREAKING NEWS

Si Jago Merah Lahap 1 Bengkel dan 3 Rumah Warga

TANJUNG REDEB - Empat bangunan terdiri dari satu bengkel dan tiga rumah di Jalan Dahlia, RT 07, Kelurahan…

Jumat, 20 Oktober 2017 10:13

Padamkan Api tanpa Pemadam

TANJUNG REDEB – Teriknya cuaca dalam beberapa hari, dimanfaatkan sebagian masyarakat untuk membersihkan…

Jumat, 20 Oktober 2017 10:11

Tiga Kampung Batal Gelar Pilkakam

TANJUNG REDEB – Pelaksanaan pemilihan kepala kampung (Pilkakam) Serentak 2017 pada Rabu (25/10)…

Jumat, 20 Oktober 2017 10:08

Libatkan Kejaksaan sejak Perencanaan

TANJUNG REDEB – Upaya pencegahan pelanggaran hukum dalam pelaksanaan pembangunan di daerah, terus…

Jumat, 20 Oktober 2017 10:05

Junaidi Pastikan Tanggalkan Jabatan

TANJUNG REDEB – Bukan sekadar kabar burung jika salah satu kepala kampung di Berau yang masih…

Jumat, 20 Oktober 2017 10:01

Bugis Village, Jejak Sejarah yang Akan Dibangun Ulang

Suku Bugis memiliki sejarah sendiri di Singapura. Jejaknya terekam pada sebuah kawasan yang diberi nama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .