MANAGED BY:
SENIN
23 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Sabtu, 17 Juni 2017 00:15
ADUH PAYAH..!! Lima Perusahaan di Berau Dapat Proper Merah

Hasil Penilaian Pengelolaan Lingkungan DLH Kaltim

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Pengelolaan lingkungan oleh perusahaan di Berau, masih ada yang belum maksimal. Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Kaltim Nomor 660.2/K.240/2017 tentang Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup 2016-2017, tercatat ada lima perusahaan dapat proper merah, satu diantaranya merupakan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Berau.

Disampaikan Kepala Bidang Pemantauan Pengendalian dan Kerusakan Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau Masrani, berdasarkan hasil pemantauan tim dari DLH Kaltim, dari 19 perusahaan di Kabupaten Berau ada lima yang mendapat proper merah. Empat diantaranya perusahaan di sektor pertambangan batu bara, sedangkan satu diantaranya BLUD yakni Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai. (lihat grafis)

“Pemantauan sendiri dilakukan tim dua kali, jadi ada lima perusahaan yang ditetapkan mendapat nilai merah,” ungkapnya kepada Berau Post, kemarin (16/6).

Dari informasi yang pihaknya terima, salah satu faktor yang membuat perusahaan pada bidang pertambangan batu bara mendapat nilai rendah akibat tidak adanya produksi oleh perusahaan, yang merupakan imbas anjloknya harga batu bara.

Adapun penilaian yang dilakukan terdiri dari pengendalian pencemaran air, udara, maupun pada lahan untuk melakukan rehabilitasi.

Namun dikatakannya, tidak adanya produksi bukanlah alasan yang tepat perusahaan tidak memperhatikan pengelolaan lingkungan. Mengingat di tengah jatuhnya harga batu bara, masih ada perusahaan yang berhasil mendapat penilaian emas.

“Sebenarnya konsisten perusahaan ada atau tidak, itu saja. Karena sepanjang IUP (Izin Usaha Pertambangan) masih berlaku itu masih menjadi kewajiban perusahaan,” ujarnya.

Berdasarkan penilaian tim proper oleh DLH Kaltim tersebut, dalam waktu dekat ditegaskannya Pemkab Berau melalui pihaknya bakal melayangkan surat peringatan kepada perusahaan terkait agar segera membenahi apa yang mendapat nilai rendah dari hasil pemantauan tim.

“Nanti akan ada batas waktu sesuai dengan pelanggaran perusahaan, kalau surat dari kami diabaikan maka kami akan melaporkan ke bupati untuk membuat surat teguran. Kalau hingga batas waktu surat bupati juga tidak direspons, maka bisa diambil tindakan untuk pemberhentian sementara kegiatan,” jelasnya.

Dibeberkannya juga, terkait penyebab satu BLUD mendapat proper merah yakni Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai, ialah pemilahan limbah medis dan non medis yang belum dikelola dengan baik.

Contoh lain yang dapat dilihat dengan kasat mata ialah pengelolaan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL). “Kita lihat RS belum maksimal menjalankan itu,” imbuhnya.

Oleh karena itu sambung Masrani, perlu ada tenaga ahli yang membidangi pengelolaan lingkungan di RSUD dr Abdul Rivai. Itu dikatakannya, untuk mencegah berubah fungsinya RSUD yang sebenarnya menjadi tempat masyarakat berobat menjadi sumber penyakit.

“Sebenarnya RSUD ini sudah langganan merah, ini harus diperhatikan manajemen RS, jangan disepelekan. Sama seperti perusahaan swasta, RSUD pun akan kami berikan surat,” tegasnya. (sam/app)


BACA JUGA

Minggu, 22 April 2018 12:18

SDM Berau Bisa Jadi Kekuatan Baru di Indonesia

Persoalan pendidikan di Indonesia tak hanya karena kurangnya fasilitas, tapi lebih kepada sistem pendidikan…

Minggu, 22 April 2018 12:17

Ada 40 TKI Terancam Hukuman Mati

Selama satu jam, Menteri Luar Negeri, Retno LP Marsudi memberikan ceramah di Lembaga Ketahanan Nasional…

Minggu, 22 April 2018 12:15

Jika Tidak Melaporkan Pelanggaran yang Dibuat Jajarannya, Pimpinan OPD yang Diberi Sanksi

TANJUNG REDEB – Wakil Ketua DPRD Berau Anwar, menyebut pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD)…

Sabtu, 21 April 2018 10:35

Bayang-Bayang Kekerasan terhadap Perempuan

DI tengah gencarnya beberapa pihak memperjuangkan kesetaraan gender secara nasional, tampaknya belum…

Sabtu, 21 April 2018 10:30

Pakai Dana Pribadi, Tahun Ini Dua Kampung Dulu

Tak hanya Balikukup di Kecamatan Batu Putih yang menjadi sasaran pendirian Sekolah Alam tingkat SMP.…

Jumat, 20 April 2018 00:24

OPD Butuh Pendampingan TP4D

TANJUNG REDEB – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau Syarifatul Syadiah, menyayangkan…

Jumat, 20 April 2018 00:24

Datangkan Pendiri Sekolah Alam, Balikukup Lokasi Survei Pertama

Pemerintah Indonesia mewajibkan pendidikan hingga ke jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) atau 12 tahun.…

Kamis, 19 April 2018 12:45

Dinas dan UPT Tak Sinkron

TELUK BAYUR – Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau Wiyati,…

Kamis, 19 April 2018 12:42

DPT Berau Berkurang

TANJUNG REDEB – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau telah menetapkan daftar pemilih tetap (DPT)…

Kamis, 19 April 2018 12:41

Periksa Dokumen Perizinan, Temukan Peredaran Miras

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Berau bersama tim gabungan instansi terkait,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .