MANAGED BY:
MINGGU
22 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Sabtu, 17 Juni 2017 00:17
DPMPTSP Belum Terima Laporan

Pengajuan Izin Investasi PT Temas di Berau

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Meski wacana masuknya PT Pelayaran Tempuran Emas (Temas) Line di Kabupaten Berau, santer jadi perbincangan, hingga saat ini belum ada upaya pengajuan izin oleh PT Temas ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Berau.

“Sampai sekarang belum ada mengajukan berkas sama sekali dari mereka (PT Temas, Red.) ke kami, komunikasi lisan juga enggak ada,” ungkap Kasi Promosi, Bidang Penanaman Modal, DPMPTSP Berau Mukri, ditemui di ruang kerjanya, kemarin (16/6).

Namun dikatakan dia, pada umumnya setiap investor dengan nilai di atas Rp 10 miliar membuat izin di perizinan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). “Tidak tahu lah kalau dia ngurusnya ke provinsi, kalau di sini (Berau, Red.) belum ada, kalaupun sudah dapat izin dari provinsi belum ada juga pihak perusahaan melapor,” jelas Mukri.

Pihaknya berharap kepada PT Temas maupun seluruh investor yang beroperasi di Bumi Batiwakkal segera melapor kepada pihaknya, agar keberadaan perusahaan bisa terpantau. “Kami harap bisa melapor ke kami kalau buat izinnya di provinsi,” ujarnya.

Sebelumnya, menurut Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Berau Abdurrahman, pihaknya sudah menerima permohonan rekomendasi dari PT Pelayaran Tempuran Emas (Temas) Line, guna mengurus perizinan pembukaan usaha pengiriman menggunakan peti kemas di Bumi Batiwakkal.

Dijelaskannya, kendala luas lahan di Pelabuhan Tanjung Redeb untuk menumpuk peti kemas sangat terbatas, PT Temas juga meminta rekomendasi untuk menggunakan lahan di kawasan Jalan dr Murjani III, Tanjung Redeb, sebagai tempat penumpukan peti kemas. “Itu sambil menunggu pembangunan pelabuhan di Gurimbang rampung. Jadi nanti kalau dapat izin, mereka sementara menumpuk peti kemasnya di kawasan Murjani,” jelas Abdurrahman, ditemui di ruang kerjanya, Kamis (15/6).

Walau mendukung, pihaknya tetap menyarankan agar PT Temas mengurus izin gangguan terlebih dahulu jika nantinya telah beroperasi di Bumi Batiwakkal. Sebab, jika penumpukan peti kemas dilakukan di kawasan Jalan Murjani, berpotensi menimbulkan gangguan di lingkungan masyarakat sekitarnya. 

“Kalau kita sarankan, operasional mereka dari malam sampai subuh. Jadi tidak mengganggu aktivitas lalu lintas dan aktivitas masyarakat lainnya,” ungkapnya.

Masuknya PT Temas juga akan memberi opsi kepada masyarakat Berau yang ingin menggunakan jasa pengiriman menggunakan peti kemas. “Mudah-mudahan, harga pengiriman barang yang selama ini dikeluhkan karena terlalu mahal, juga bisa ditekan karena ada persaingan,” jelasnya.

Walau demikian, untuk proses perizinan, Abdurrahman tidak bisa terlalu jauh mencampurinya. Pihaknya hanya memberikan rekomendasi sesuai kewenangan yang dimiliki pihaknya. “Tapi rekomendasi Dishub dibutuhkan untuk mengurus izinnya di perizinan,” pungkasnya. (sam/app)


BACA JUGA

Sabtu, 21 Oktober 2017 11:23

Bupati Pastikan Tegas, Soal Kepala Kampung yang Bergabung ke Parpol

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram, memastikan akan tegas atas keputusan Kepala Kampung Sambakungan…

Sabtu, 21 Oktober 2017 11:22

Camat Bisa Usulan Pj Kakam

DITUNDANYA pelaksanaan pemilihan kepala kampung (Pilkakam) di Kampung Mapulu dan Long Suluy, Kecamatan…

Sabtu, 21 Oktober 2017 11:19

15 Menit, Empat Bangunan Hangus

TANJUNG REDEB – Untuk kesekian kalinya, kebakaran kembali terjadi di wilayah perkotaan Bumi Batiwakkal.…

Sabtu, 21 Oktober 2017 11:13

Gabungan Artifisial dan Alami yang Menakjubkan

Kemajuan teknologi, memberi dampak positif jika dimanfaatkan dengan baik. Di Singapura, teknologi dimanfaatkan…

Jumat, 20 Oktober 2017 22:17
BREAKING NEWS

Si Jago Merah Lahap 1 Bengkel dan 3 Rumah Warga

TANJUNG REDEB - Empat bangunan terdiri dari satu bengkel dan tiga rumah di Jalan Dahlia, RT 07, Kelurahan…

Jumat, 20 Oktober 2017 10:13

Padamkan Api tanpa Pemadam

TANJUNG REDEB – Teriknya cuaca dalam beberapa hari, dimanfaatkan sebagian masyarakat untuk membersihkan…

Jumat, 20 Oktober 2017 10:11

Tiga Kampung Batal Gelar Pilkakam

TANJUNG REDEB – Pelaksanaan pemilihan kepala kampung (Pilkakam) Serentak 2017 pada Rabu (25/10)…

Jumat, 20 Oktober 2017 10:08

Libatkan Kejaksaan sejak Perencanaan

TANJUNG REDEB – Upaya pencegahan pelanggaran hukum dalam pelaksanaan pembangunan di daerah, terus…

Jumat, 20 Oktober 2017 10:05

Junaidi Pastikan Tanggalkan Jabatan

TANJUNG REDEB – Bukan sekadar kabar burung jika salah satu kepala kampung di Berau yang masih…

Jumat, 20 Oktober 2017 10:01

Bugis Village, Jejak Sejarah yang Akan Dibangun Ulang

Suku Bugis memiliki sejarah sendiri di Singapura. Jejaknya terekam pada sebuah kawasan yang diberi nama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .