MANAGED BY:
SELASA
16 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Selasa, 20 Juni 2017 00:17
HATI-HATI..!! Di Sini, Badan Jalan Menurun Tiap Hari

Jalan Km 20 Poros Berau Bulungan

LINTASAN MUDIK: Kondisi Jalan Poros Berau-Bulungan di Km 20 memang sudah bisa dilintasi. Tapi pengendara tetap harus berhati-hati saat melintas, terutama ketika mudik Lebaran saat jalan diguyur hujan.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Infrastruktur jalan antardaerah di Kaltim dan Kaltara, masih babak belur. Jalan penghubung Berau dan Bulungan yang menjadi daerah perbatasan kedua provinsi tersebut, di beberapa titik kondisinya juga cukup rawan. Terutama di poros kilometer 20 yang sempat ambles Oktober lalu.

Dalam beberapa bulan terakhir, penanganan jalan nasional tersebut sudah dilakukan. Namun, hanya penanganan sementara agar bisa dilintasi kendaraan.

Dari pantauan Berau Post, Senin (19/6) siang, kondisi jalan di Km 20 sudah cukup baik. Jalan sudah dikeraskan dengan material pasir dan batu (sirtu). Tapi, karena perbaikan sementara, jalan tersebut hanya bisa dilintasi dari satu arah saja. Sehingga, pengendara harus bergantian untuk melintas jalan tersebut.

Selain hanya satu lajur yang bisa digunakan, kondisi jalan sirtu juga cukup mengganggu pengendara karena debu yang bertebangan setiap kali melintas. Terutama bagi pengendara sepeda motor.

Menurut Rahmat, warga yang memiliki kebun di sekitar lokasi tersebut, walau bisa dilintasi, badan jalan tersebut semakin turun. Pasalnya, di sisi kanan dan kiri jalan tidak ada penahan yang kuat untuk menahan gerakan dari tekanan tanah yang dilintasi kendaraan setiap hari. Ditambah, banyak kendaraan berat seperti truk pengangkut kelapa sawit yang jumlahnya puluhan setiap hari.

“Ini saja enggak hujan seperti ini kondisinya, terus turun setiap hari. Bagaimana nanti kalau hujan, bisa seperti kejadian sebelum-sebelumnya yang menyebabkan kemacetan panjang,” kata Rahmat kepada Berau Post kemarin (19/6).

Beberapa waktu lalu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Nasional Berau-Bulungan Ove, mengatakan penanganan jalan terus dilakukan terutama menjelang Idulfitri. “Untuk jalan Berau sampai batas Bulungan akan terus kami tangani semaksimal mungkin, sehingga arus lalu lintas selama Ramadan dan Lebaran tidak terganggu,” singkatnya.

Di Balikpapan, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, juga mengakui kondisi jalan yang menghubungkan antardaerah di Benua Etam butuh perhatian serius. “Pemerintah daerah juga harus lebih giat dalam pembangunan infrastruktur jalan,” ucap Budi, Sabtu (17/6) siang.

Kata dia, Kemenhub dan Komisi V, DPR RI, berjanji bakal membantu Kaltim dalam pembangunan infrastruktur jalan. Pemerintah pusat, lanjut dia, sudah menaruh perhatian terhadap kondisi jalan di daerah. Sempat ada wacana akan ada masa pemugaran jalan. Namun belum tahu kapan.

“Secapatnya kami akan menginventarisasi. Terkait akses jalan kami akan berunding dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), pemerintah daerah, serta pihak yang terkait lainnya. Kalau memang memenuhi syarat bisa ditindaklanjuti. Di sini, peran kementerian PUPR dan pemda harus saling bersinergi. Pembangunan infrastruktur apa yang penting harus cepat terlaksana,” terangnya.

Dia turut prihatin, pemudik yang melalui jalur darat harus melewati medan berat. Apalagi yang menggunakan bus. Untuk itu, Budi mengimbau pemda rutin melakukan pengecekan kendaraan umum untuk mudik. Misalnya bus. Sejak dini dilakukan pengecekan mana saja yang layak jalan. Jangan semuanya dibiarkan jalan. Nyawa penumpang yang dibawa, paling tidak lebih dari 50 orang. Sudah melewati medan sulit, kondisi kendaraan buruk, tentu sangat rawan celaka.

Dia menambahkan, untuk sarana transportasi darat, peran swasta juga penting. Banyak perusahaan jasa transportasi yang memiliki armada berkualitas untuk perputaran orang selama arus mudik dan balik. Makanya, jelas dia, harus ada kolaborasi pemerintah dan swasta untuk menciptakan sarana angkutan darat yang mumpuni.

Kondisi jalan nasional di Kaltim, di atas kertas disebut semakin tahun kian membaik. Sebuah kontradiksi bila melihat fakta di lapangan. Padahal jalan itu menjadi jalur utama saat mudik Lebaran. Bila sudah demikian, akses pun jadi lumpuh.

Merujuk data Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, dan Perumahan Rakyat (PUTRPR) Kaltim, kondisi jalan nasional tergolong mulus pada 2011, menyentuh 71,17 persen. Setahun kemudian, kembali membaik menjadi 86,79 persen.

Pada 2013, menjadi 89,92 persen. Data terakhir hingga semester I 2016, dari total panjang jalan nasional di Kaltim 1.710,9 kilometer, dalam kondisi baik sebesar 91,54 persen. Dengan perincian, dalam kondisi baik sepanjang 828,52 kilometer dan kondisi sedang 737,68 kilometer.

Sementara itu, rusak ringan sepanjang 96,74 kilometer dan rusak berat 46,9 kilometer. Artinya, “hanya” 8,46 persen atau setara 143,64 kilometer yang tergolong tidak mulus. Seluruh jalan ini masih berstatus kelas III. (*/mcg/rus/kpg/udi)


BACA JUGA

Senin, 15 Oktober 2018 13:28

Hari Ini, Bantuan Diberangkatkan

BANTUAN kemanusiaan untuk korban bencana alam di Sulawesi Tengah, melalui Posko Ikatan Kerukunan Keluarga…

Senin, 15 Oktober 2018 13:27

Gangguan yang Sangat Mengganggu

GANGGUAN pelayanan telekomunikasi, kelistrikan dan air bersih yang terjadi kemarin (14/10), turut disayangkan…

Senin, 15 Oktober 2018 13:26

Jasa Pelayanan ‘KO’ di Akhir Pekan

TANJUNG REDEB – Listrik padam, air tidak mengalir dan koneksi internet terputus, terjadi dalam…

Senin, 15 Oktober 2018 13:25

Hasilnya Tak Berkah, Ada Cela pada Hukum Indonesia

Hasil tangkapannya melimpah. Namun tidak pernah dirasakan membawa berkah. Ali pun telah menyadarinya.…

Senin, 15 Oktober 2018 13:22

Pertimbangan Sarana, TC Digelar di Samarinda

Ingin mencatatkan sejarah, kontingen senam Berau optimistis mampu membawa pulang minimal dua medali…

Senin, 15 Oktober 2018 13:20

DKPP Sebut Belum Jadi Laporan

TANJUNG REDEB – Informasi dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oknum komisioner Komisi…

Minggu, 14 Oktober 2018 13:47

Presiden Bakal ke Maratua?

TANJUNG REDEB – Sejak mulai beroperasional pada akhir tahun 2017 lalu, akhirnya Bandara Maratua…

Minggu, 14 Oktober 2018 13:45

Saksi Adief Tak Hadir di Sidang

TANJUNG REDEB - Proses gugatan mantan Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) PT Tirta Segah Adief…

Minggu, 14 Oktober 2018 13:44

Posko Masih Terima Bantuan

JELANG keberangkatan menuju Sulawesi Tengah untuk membawa berbagai bantuan dari masyarakat Berau, Posko…

Minggu, 14 Oktober 2018 13:42

Hadapi Banyak Kendala, Siap Berjuang hingga Akhir

Cabor basket minimal targetkan lolos fase grup pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2018 di Kutai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .