MANAGED BY:
SELASA
16 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 22 Juni 2017 11:17
Kerusakan Mesin, Sriwijaya Delay 10 Jam
DELAY: Ratusan penumpang mengantre di depan konter Sriwijaya Air di Bandara Kalimarau, mengurus kompensasi akibat keterlambatan pesawat lebih dari 10 jam, Rabu (21/6).

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Arus mudik jelang Hari Raya Idulfitri semakin terasa di Bumi Batiwakkal, khususnya yang menggunakan moda transportasi udara. Seperti diketahui, hingga 24 Juni mendatang, seluruh penerbangan yang berangkat dari Bandara Kalimarau sudah penuh di-booking masyarakat.

Di tengah padatnya penumpang di Bandara Kalimarau, Rabu (21/6) kemarin, penerbangan maskapai Sriwijaya Air mengalami gangguan mesin. Penerbangan yang sedianya berangkat pada pukul 07.45 mengalami delay hingga pukul 17.30, atau terlambat hingga 10 jam.

Akibat kejadian ini, penumpang yang sudah check-in sejak pagi terpaksa harus bersabar. Pasalnya, tidak ada pilihan lain untuk mengganti penerbangan karena semua maskapai sudah penuh.

Andri Restuni, salah seorang penumpang Sriwijaya Air yang akan pulang kampung ke Lampung, mengatakan sebelumnya penerbangan juga terlambat sekitar lebih satu jam. Dari jadwal pukul 07.45, penumpang baru masuk ke pesawat sekitar pukul 09.00. “Jadi, kami sudah sempat masuk ke kabin,” tuturnya kepada Berau Post, kemarin.

Namun, setelah masuk ke kabin, oleh awak pesawat dirinya dan penumpang lainnya diberi tahu bahwa pesawat mengalami kerusakan teknis di bagian mesin. Andri mengatakan penumpang kemudian diminta kembali turun dan menunggu di ruang tunggu.

“Tapi kami tidak diberi tahu kenapa pesawatnya, karena lama menunggu saya inisiatif menanyakan ke petugas, namun mereka juga tidak bisa memberi kepastian sampai kapan penundaan dan perbaikan pesawatnya,” jelasnya.

Pantauan Berau Post, hingga pukul 16.00 penumpang masih harus menunggu perbaikan pesawat. Karena kejadian ini, pihak maskapai memberikan kompensasi kepada penumpang dengan memberikan voucher senilai Rp 300 ribu yang bisa dicairkan di Bank Mandiri.

Karena jumlah penumpang lebih dari 100 orang, konter maskapai Sriwijaya Air pun dipenuhi penumpang yang melakukan pendataan pemberian kompensasi. Sehingga para penumpang masih harus antre mendapatkan giliran.

“Yang disayangkan adalah dari pihak mereka tidak memberikan penjelasan kepada penumpang. Kalau ada penjelasan, mungkin para penumpang bisa lebih dingin kepalanya,” keluhnya.

Sementara, seorang penumpang tujuan Jogjakarta yang tidak mau disebut namanya, mengaku tidak ada pilihan lain dengan kejadian ini karena sudah tidak ada lagi pesawat. Sehingga, dirinya yang membawa istri dan dua anaknya pasrah menunggu pesawat pengganti.

“Ya mau bagaimana lagi, tidak ada pilihan lain,” ujar pria yang akan mudik ke Magelang, Jawa Tengah, ini.

Ditambahkan, dirinya juga harus menerima penerbangannya ke Jogjakarta terpaksa harus dialihkan melalui Surabaya. Kemudian, dari Surabaya harus menggunakan travel yang disiapkan maskapai. Padahal, perjalanan dari Surabaya ke Jogjakarta cukup jauh, sekitar 10-12 jam di hari biasa. Jika di saat musim mudik seperti saat ini, bisa lebih lama.

“Ya, tidak apalah asal bisa pulang kampung. Karena kita juga harus memahami kondisi seperti ini, apalagi memang sedang musim mudik Lebaran,” terangnya.

Banyaknya penumpang yang mengurus kompensasi, membuat seluruh pegawai Sriwijaya Air sibuk melayani. Tak ada satupun yang bersedia memberi penjelasan detail perihal keterlambatan penerbangan tersebut. Hanya menyebut karena gangguan mesin yang membuat pesawat baru bisa berangkat pukul 17.30 Wita. (rus/udi)


BACA JUGA

Senin, 15 Oktober 2018 13:28

Hari Ini, Bantuan Diberangkatkan

BANTUAN kemanusiaan untuk korban bencana alam di Sulawesi Tengah, melalui Posko Ikatan Kerukunan Keluarga…

Senin, 15 Oktober 2018 13:27

Gangguan yang Sangat Mengganggu

GANGGUAN pelayanan telekomunikasi, kelistrikan dan air bersih yang terjadi kemarin (14/10), turut disayangkan…

Senin, 15 Oktober 2018 13:26

Jasa Pelayanan ‘KO’ di Akhir Pekan

TANJUNG REDEB – Listrik padam, air tidak mengalir dan koneksi internet terputus, terjadi dalam…

Senin, 15 Oktober 2018 13:25

Hasilnya Tak Berkah, Ada Cela pada Hukum Indonesia

Hasil tangkapannya melimpah. Namun tidak pernah dirasakan membawa berkah. Ali pun telah menyadarinya.…

Senin, 15 Oktober 2018 13:22

Pertimbangan Sarana, TC Digelar di Samarinda

Ingin mencatatkan sejarah, kontingen senam Berau optimistis mampu membawa pulang minimal dua medali…

Senin, 15 Oktober 2018 13:20

DKPP Sebut Belum Jadi Laporan

TANJUNG REDEB – Informasi dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oknum komisioner Komisi…

Minggu, 14 Oktober 2018 13:47

Presiden Bakal ke Maratua?

TANJUNG REDEB – Sejak mulai beroperasional pada akhir tahun 2017 lalu, akhirnya Bandara Maratua…

Minggu, 14 Oktober 2018 13:45

Saksi Adief Tak Hadir di Sidang

TANJUNG REDEB - Proses gugatan mantan Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) PT Tirta Segah Adief…

Minggu, 14 Oktober 2018 13:44

Posko Masih Terima Bantuan

JELANG keberangkatan menuju Sulawesi Tengah untuk membawa berbagai bantuan dari masyarakat Berau, Posko…

Minggu, 14 Oktober 2018 13:42

Hadapi Banyak Kendala, Siap Berjuang hingga Akhir

Cabor basket minimal targetkan lolos fase grup pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2018 di Kutai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .