MANAGED BY:
KAMIS
24 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 22 Juni 2017 11:17
Kerusakan Mesin, Sriwijaya Delay 10 Jam
DELAY: Ratusan penumpang mengantre di depan konter Sriwijaya Air di Bandara Kalimarau, mengurus kompensasi akibat keterlambatan pesawat lebih dari 10 jam, Rabu (21/6).

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Arus mudik jelang Hari Raya Idulfitri semakin terasa di Bumi Batiwakkal, khususnya yang menggunakan moda transportasi udara. Seperti diketahui, hingga 24 Juni mendatang, seluruh penerbangan yang berangkat dari Bandara Kalimarau sudah penuh di-booking masyarakat.

Di tengah padatnya penumpang di Bandara Kalimarau, Rabu (21/6) kemarin, penerbangan maskapai Sriwijaya Air mengalami gangguan mesin. Penerbangan yang sedianya berangkat pada pukul 07.45 mengalami delay hingga pukul 17.30, atau terlambat hingga 10 jam.

Akibat kejadian ini, penumpang yang sudah check-in sejak pagi terpaksa harus bersabar. Pasalnya, tidak ada pilihan lain untuk mengganti penerbangan karena semua maskapai sudah penuh.

Andri Restuni, salah seorang penumpang Sriwijaya Air yang akan pulang kampung ke Lampung, mengatakan sebelumnya penerbangan juga terlambat sekitar lebih satu jam. Dari jadwal pukul 07.45, penumpang baru masuk ke pesawat sekitar pukul 09.00. “Jadi, kami sudah sempat masuk ke kabin,” tuturnya kepada Berau Post, kemarin.

Namun, setelah masuk ke kabin, oleh awak pesawat dirinya dan penumpang lainnya diberi tahu bahwa pesawat mengalami kerusakan teknis di bagian mesin. Andri mengatakan penumpang kemudian diminta kembali turun dan menunggu di ruang tunggu.

“Tapi kami tidak diberi tahu kenapa pesawatnya, karena lama menunggu saya inisiatif menanyakan ke petugas, namun mereka juga tidak bisa memberi kepastian sampai kapan penundaan dan perbaikan pesawatnya,” jelasnya.

Pantauan Berau Post, hingga pukul 16.00 penumpang masih harus menunggu perbaikan pesawat. Karena kejadian ini, pihak maskapai memberikan kompensasi kepada penumpang dengan memberikan voucher senilai Rp 300 ribu yang bisa dicairkan di Bank Mandiri.

Karena jumlah penumpang lebih dari 100 orang, konter maskapai Sriwijaya Air pun dipenuhi penumpang yang melakukan pendataan pemberian kompensasi. Sehingga para penumpang masih harus antre mendapatkan giliran.

“Yang disayangkan adalah dari pihak mereka tidak memberikan penjelasan kepada penumpang. Kalau ada penjelasan, mungkin para penumpang bisa lebih dingin kepalanya,” keluhnya.

Sementara, seorang penumpang tujuan Jogjakarta yang tidak mau disebut namanya, mengaku tidak ada pilihan lain dengan kejadian ini karena sudah tidak ada lagi pesawat. Sehingga, dirinya yang membawa istri dan dua anaknya pasrah menunggu pesawat pengganti.

“Ya mau bagaimana lagi, tidak ada pilihan lain,” ujar pria yang akan mudik ke Magelang, Jawa Tengah, ini.

Ditambahkan, dirinya juga harus menerima penerbangannya ke Jogjakarta terpaksa harus dialihkan melalui Surabaya. Kemudian, dari Surabaya harus menggunakan travel yang disiapkan maskapai. Padahal, perjalanan dari Surabaya ke Jogjakarta cukup jauh, sekitar 10-12 jam di hari biasa. Jika di saat musim mudik seperti saat ini, bisa lebih lama.

“Ya, tidak apalah asal bisa pulang kampung. Karena kita juga harus memahami kondisi seperti ini, apalagi memang sedang musim mudik Lebaran,” terangnya.

Banyaknya penumpang yang mengurus kompensasi, membuat seluruh pegawai Sriwijaya Air sibuk melayani. Tak ada satupun yang bersedia memberi penjelasan detail perihal keterlambatan penerbangan tersebut. Hanya menyebut karena gangguan mesin yang membuat pesawat baru bisa berangkat pukul 17.30 Wita. (rus/udi)


BACA JUGA

Rabu, 23 Januari 2019 12:26

80 Persen Wajib Lokal

TANJUNG REDEB – Tahun lalu Peraturan Daerah (Perda) 8/2018 tentang…

Rabu, 23 Januari 2019 12:23

Terus Berproses, Jaksa Teliti Berkas

TANJUNG REDEB – Penyidik kembali melimpahkan berkas perkara kasus perusakan…

Rabu, 23 Januari 2019 12:21

Air Laut Naik hingga 2 Meter

TANJUNG REDEB – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Berau,…

Rabu, 23 Januari 2019 12:20

Sudah Waktunya Ditangani

TANJUNG REDEB – Fenomena Supermoon membuat air laut naik cukup…

Rabu, 23 Januari 2019 12:17

Sesak, Satu Ruangan Fungsi Ganda

Pelayanan untuk kesehatan tentu harus senyaman mungkin, tentu harus didukung…

Selasa, 22 Januari 2019 14:23

Lakukan Studi Kelayakan Dulu

TANJUNG REDEB - Dinas Pertanahan Berau, siap melakukan studi kelayakan…

Selasa, 22 Januari 2019 14:18

Kamaruddin Akui Caleg PBB

TANJUNG REDEB – Walau sempat tak mengetahui kebenarannya, kemarin (21/1)…

Selasa, 22 Januari 2019 14:16

Diduga Tak Bisa Berenang, Nelayan Tewas Tenggelam

TALISAYAN – Setelah melakukan pencarian selama satu malam, pada Minggu…

Selasa, 22 Januari 2019 14:15

Penderita DBD Capai 38 Orang

TANJUNG REDEB – Pada pekan ketiga Januari 2019, jumlah pasien…

Selasa, 22 Januari 2019 14:11

Antisipasi Kemacetan, Jalan Milono Jadi Percontohan

Pemerintah terus bergerak menata Kabupaten Berau, termasuk halnya menata lalu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*