MANAGED BY:
JUMAT
28 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Jumat, 30 Juni 2017 12:21
Perburuan Daging Penyu di Wilayah Selatan
Ilustrasi

PROKAL.CO, Kode genetik penyu yang diselundupkan ke Bali adalah penyu hijau yang asalnya dari Pulau Sangalaki. Artinya, penyu tersebut hasil penetasan di Pulau Sangalaki. Menurut Dio, meski kode gentiknya Pulau Sangalaki, bukan berarti penyu tersebut ditangkap di pulau itu juga. Dia menyebut kode genetik hanya menandakan darimana penyu tersebut berasal. Namun, penangkapannya bisa saja dilakukan di perairan lainnya.

Hal tersebut terjadi karena penyu setelah menetas akan langsung menuju lautan untuk bermigrasi. Menjelajah perairan di dunia. Namun, ketika sudah matang seksual dan siap bereproduksi, penyu dipastikan akan kembali ke tempat di mana dilahirkan.

“Bisa jadi penyu ditangkap di daerah lain, tapi asalnya dari Berau. Dari Pulau Sangalaki,” jelasnya.

Soal penangkapan dan perdagangan penyu hijau, Koordinator Profauna Borneo Bayu Sandi memiliki hasil investigasi yang dilakukan pada periode yang sama tahun 2015. Hasil investigasi Profauna ini bisa dibilang cukup relevan dengan penelitian milik Dio.

Dijelaskan Bayu, pemanfaatan penyu di Berau dibagi dalam dua kategori. Pertama, pulau-pulau di utara, Derawan, Sangalaki, Mataha, Bilang Bilangan dan lainnya, lebih banyak diambil telurnya oleh masyarakat. Kedua, pulau-pulau di selatan, Kaniungan Besar dan Kaniungan Kecil lebih dimaksimalkan untuk diambil dagingnya.

Pulau Kaniungan Besar, berdasarkan investigasinya, menjadi daerah penangkapan penyu hijau yang cukup besar. Tapi, pulau ini hanya dijadikan area penangkapan. Sementara, Pulau Kaniungan Kecil lebih dijadikan tempat penjagalan penyu. Kenapa area penangkapan dan pemotongan dilakukan terpisah? Bayu menjawab karena Pulau Kaniungan Besar dihuni 26 kepala keluarga (KK).

“Pemburu ini enggak bisa potong penyu di sana (Utara), karena masyarakat tidak setuju. Masyarakat butuh telurnya. Jadi, pemburu menangkap penyu hijau di Kaniungan Besar kemudian dipotong di Kaniungan Kecil,” sebut pria asal Malang, Jawa Timur, ini.

Modus perburuannya, papar Bayu, penyu hijau ditangkap menggunakan jaring ikan di sekitar Kaniungan Besar menggunakan kapal mesin dongfeng. Usai ditangkap, penyu hijau disembunyikan di Kaniungan Kecil. Investigasi tersebut diperkuat dengan ditemukan banyak karapas penyu hijau di Kaniungan Kecil.

“Kesimpulan saya, usai dipotong lalu karapasnya dibuang ke laut. Tapi tersapu ke darat lagi karena terbawa gelombang laut. Kami juga sempat mengambil sampel kala itu,” akunya.

Seluruh bagian penyu ini diketahui memiliki nilai jual sendiri di pasaran. Tak hanya telur, karapas dan dagingnya, jeroan dan otot-otot tubuh penyu ternyata laku dijual. Setelah dipotong, daging penyu kemudian dimasukkan ke dalam kotak sterofoam untuk dijual segar. Ada juga daging yang diolah di pulau ini untuk dijadikan dendeng daging penyu.(rus/app)


BACA JUGA

Kamis, 27 Juli 2017 10:11

Potensi Wisata Religi

TANJUNG REDEB – Haul Akbar ke-74 Syech H Muhammad Ali Djunaidi Al-Banjari pada Sabtu (22/7) lalu,…

Kamis, 27 Juli 2017 10:10

Tawarkan Pembangunan pada Pihak Ketiga

TANJUNG REDEB – Rencana hibah lahan dari PT Berau Coal untuk pembangunan Sport Center, mendapat…

Kamis, 27 Juli 2017 10:08

Besaran APBD Berau 2018, Rp 1,3 T Diduga Keliru

TANJUNG REDEB – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Berau Tahun 2018, berdasarkan Peraturan…

Kamis, 27 Juli 2017 10:07

Bangga saat Tampil di Istana Merdeka

Kemahirannya memainkan sampe dan alat musik tradisional lainnya, mengantarkan Muhammad Budhi Setiyawan…

Kamis, 27 Juli 2017 10:07

Masalah Keselamatan Transportasi Laut Jadi Perhatian Dishub

TANJUNG REDEB – Kecelakaan yang menimpa speedboat SB Rejeki Baru Karisma di Tarakan, turut menjadi…

Rabu, 26 Juli 2017 10:06

Diduga Korsleting Listrik, Satu Kamar Indekos Hangus

TANJUNG REDEB – Masyarakat Jalan Durian III, Tanjung Redeb, dibuat panik saat terjadi kebakaran…

Rabu, 26 Juli 2017 10:05

Hadiahkan Lukisan Wajah untuk Presiden

Apakah menjadi anak berkebutuhan khusus akan menutup semua kemungkinan untuk berkarya dan berprestasi?…

Rabu, 26 Juli 2017 10:03

Bupati Kaji Usulan Tinjau Ulang Proyek MYC, Sebagian Besar Usulan Dewan

TANJUNG REDEB – Usulan legislatif agar bupati dan jajarannya meninjau kembali pelaksanaan proyek-proyek…

Rabu, 26 Juli 2017 10:02

Hibah Aset Terminal Bandara Kalimarau, Tinggal Tunggu Bupati

TANJUNG REDEB – Hibah aset Terminal Bandara Kalimarau, selangkah lagi tuntas. Unit Penyelenggara…

Selasa, 25 Juli 2017 09:36

APBD 2018 Kian Menyusut

MARATUA – Wakil Bupati (Wabup) Berau Agus Tantomo beserta istri Fika Yuliana Tantomo dan sejumlah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .