MANAGED BY:
JUMAT
28 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS
Minggu, 09 Juli 2017 00:42
Investasi Anti Rugi
Oleh: Ridho Anugrah, M.Sos

PROKAL.CO, TAK semua orang punya mental bisnis. Butuh experience (pengalaman) yang malang melintang untuk jadi pebisnis andal. Begitu juga mental yang harus dimiliki, seorang pebisinis andal pasti sudah ‘makan asam garam’ di setiap kondisi dan tantangan bisnisnya. Begitu juga tentang untung atau rugi, pasti tidak bisa terlepas bagi mereka yang mengenyam dunia bisnis.

Untung dan rugi tidak bisa terlepas dari bisnis. Sudah menjadi risiko permanen, kalau tidak untung, ya pasti rugi. Karena itulah mungkin para investor tidak sembarangan menginvestasikan hartanya dalam sebuah usaha. Pasti akan dipikirkan matang-matang, dipertimbangkan secara mendalam dengan melihat segala kondisi, bahkan prediksi jauh ke depan tentang prospek bisnisnya. Begitulah dunia bisnis, ada untung pasti ada rugi.

Tapi tahukah kita bahwa ada investasi yang pasti akan untung? Siapapun yang berinvestasi, pasti tidak akan rugi. Apa itu? Mari simak sabda baginda Rasulullah SAW berikut:

Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau doa anak yang saleh (HR. Muslim no. 1631).

Siapa saja yang berinvestasi dari ketiga hal tersebut, dengan catatan dilakukan ikhlas karena Allah semata dan sesuai dengan syariatNya, insya Allah pasti beruntung dan tidak akan rugi.

Sedekah jariyah dari harta kita yang diperoleh secara bersih, ilmu yang bermanfaat dan dimanfaatkan orang lain dan doa dari anak-anak kita yang kita didik menjadi anak yang saleh, semuanya adalah investasi cerdas untuk kebahagiaan dunia dan akhirat.

Manusia Allah beri jatah dengan usianya masing-masing. Ketika ajal datang maka kesempatan amal pun hilang. Manusia takkan bisa lagi beramal untuk meninggikan derajatnya di negeri akhirat. Bukankah setelah mati kita tidak bisa salat? Tidak bisa berpuasa? Sedekah? Dan sebagainya? Lantas bagaimana deposito tabungan amal saleh kita bisa bertambah? Inilah luar biasanya amal jariyah. Sekali lagi kita resapi sabda Rasulullah SAW kepada kita:

Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau doa anak yang saleh (HR. Muslim no. 1631).

Bayangkan, ketika jasad kita telah terkubur. Berkat doa-doa yang dipanjatkan anak-anak kita yang saleh, menjadikan derajat kita bertambah mulia di sisi Allah. Ketika mereka berdoa, ya Allah ampunilah kesalahan-kesalahan ibu dan bapakku, sayangilah mereka, lapangkanlah kuburnya, selamatkan mereka dari siksa api neraka, muliakan mereka di sisi-Mu, masukkanlah mereka ke dalam surgamu. Subhanallah, jangan pernah takut berinvestasi untuk mendidik anak-anak kita menjadi anak yang saleh dan salehah.

Harta yang Allah karuniakan kepada kita sejatinya adalah titipan. Rezeki harta tiap-tiap orang tentu berbeda-beda. Tapi yang sama bahwa semuanya adalah titipan. Yang lebih banyak hartanya maka Allah titipkan lewat perantaranya untuk kebaikan yang banyak bagi sekitarnya. Harta yang kita infakkan di jalan Allah, seperti hadis Rasulullah SAW di atas adalah amal jariyah yang akan senantiasa mengalir ke deposito amal saleh kita. Pendingin ruangan yang kita infakkan di masjid sehingga orang yang salat bertambah khusyuknya, Alquran yang kita infakkan sehingga orang membacanya, sumbangan harta yang dengannya dibuat dinding atap di mana anak-anak umat ini belajar Islam, harta yang kita infakkan di jalan dakwah sehingga umat tercerahkan akan pentingnya menerapkan syariat Islam secara kafah, semuanya adalah amal jariyah yang terus mengalir walaupun raga tak lagi dapat beramal karena telah meninggalkan dunia ini.

Begitu juga setiap ilmu yang dimanfaatkan oleh manusia, kemaslahatan yang dirasakan oleh manusia atas ilmu tersebut, tertunjukinya manusia kepada Islam, bertambahnya ketakwaan seseorang kepada Allah, insya Allah semuanya adalah amal jariyah yang akan terus mengalir kepada pengamalnya.

Inilah investasi anti-rugi. Investasi yang sangat menggiurkan dan super menguntungkan. Semoga Allah mudahkan diri kita untuk menginfakkan harta kita di jalan Allah. Umat hari ini butuh dakwah dan dakwah tentu saja butuh pengorbanan harta yang banyak. Dengan dakwah, masyarakat dapat diperbaiki. Dengan dakwah manusia tertunjuki ke jalan Islam.

Mempelajarinya, memahaminya dan menerapkannya secara kaffah dalam kehidupan. Sehingga berkah Allah terlimpahkan karena ketakwaan manusia dalam menjalankan hukum-hukumnya secara kaffah.

Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya. (TQS. Al-A’raaf [7]:96). (*/udi)

*) Dosen Stiper Berau

 

 


BACA JUGA

Rabu, 19 Juli 2017 10:06

Isi Masa Muda dengan Hal Positif

MASA muda merupakan masa yang indah bagi setiap manusia. Apalagi dihadapi dengan era globalisasi dan…

Rabu, 12 Juli 2017 09:44

Berau, Kaltara, Rumah Kita

WACANA kabupaten Berau bergabung ke Provinsi Kaltara yang dilontarkan salah seorang anggota DPRD Berau,…

Senin, 10 Juli 2017 09:08

Berakhir yang Belum, Jelas yang Kabur

INILAH urusan murni keluarga yang menjadi urusan penuh negara. Sampai dibahas selama dua hari di DPR.…

Minggu, 09 Juli 2017 00:42

Investasi Anti Rugi

TAK semua orang punya mental bisnis. Butuh experience (pengalaman) yang malang melintang untuk jadi…

Rabu, 05 Juli 2017 10:59

Keluarga Lee Antara Sabtu Pahing dan Senin Wage

TIDAK ada maaf lahir dan batin. Kelihatannya. Sabtu sore lalu, justru sikap Lee Hsien Yang, adik…

Senin, 03 Juli 2017 10:43

Mencita-citakan Kesalehan Anak

PARA orangtua selayaknya memiliki cita-cita agar anak-anak mereka menjadi anak-anak yang saleh dan saleha.…

Sabtu, 24 Juni 2017 00:05

Budaya Bersedekah

RAMADAN setelah umrah 2014 lalu, baru Ramadan tahun ini saya sempat umrah kembali. Tiga tahun jadi jarak…

Selasa, 20 Juni 2017 00:15

Hongyi dan Shangwu di Balik Hsien Loong dan Hsien Yang

APAKAH perpecahan di keluarga Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong terkait dengan suksesi? Mengapa…

Minggu, 18 Juni 2017 00:13

Wasiat Terakhir yang Bikin Perpecahan

PERPECAHAN keluarga Perdana Menteri Singapura terus melebar. Pangkalnya adalah surat wasiat ayah mereka,…

Sabtu, 17 Juni 2017 00:05

Mengukur Kebahagiaan

JIKA ditanya, seberapa bahagiakah anda? Maka jawaban yang kita dapat pasti akan sangat beragam. Karena…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .