MANAGED BY:
RABU
25 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

KOMBIS

Jumat, 14 Juli 2017 11:15
Tanpa Emas, Bali Sabet Predikat Perak

Penutupan Gelar Koreografi Indonesia 2017

MENINGGALKAN KESAN: Tim asal Sulses saat tampil di penutupan Gelar Koreografi Indonesia 2017 tadi malam (13/7).

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Rangkaian Gelar Koreografi Indonesia 2017 yang menghadirkan tim kesenian dari 24 provinsi dan dilaksanakan selama 3 hari, telah berakhir tadi malam, Kamis (13/7). Penutupan festival yang digelar di Lapangan Pemuda Tanjung Redeb, sekaligus mengumumkan tiga tim terbaik oleh para pengamat yang menjadi dewan juri.

Tim pengamat terdiri dari MJ Florebertus Fonno, Wiwiek Sipala, Wasi Bantolo, Frans Sartono dan Siti Nurchaerani Sukimastuti, merupakan tim pengamat yang sudah malang melintag di dunia seni tari.

Penampilan memukau para peserta, membuat tim pengamat cukup kesulitan menentukan tiga terbaiknya, sebelum akhirnya memutuskan tim kesenian terbaik Gelar Koreografi Indonesia 2017. Bahkan, tim pengamat baru bisa memutuskan tim terbaik sekitar pukul 00.40 Wita, hari ini (14/7).

Hasilnya, walau seluruh peserta menampilkan yang terbaik, namun tim pengamat memutuskan tidak ada yang tim yang meraih penghargaan predikat emas. Tim terbaik hanya meraih predikat perak.

“Untuk juara satu peraih predikat perak jatuh ke tim asal Bali dan kedua predikat perak kepada tim Gorontalo,” ujar panitia.

Pada penutupan acara tadi malam, juga ditampilkan video Direktur Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hilmar Farid yang berhalangan hadir di Berau.

“Saya meminta maaf kepada semuanya karena tidak bisa hadir dalam acara Koreografi Indonesia 2017 dikarenakan ada rapat kerja sama antara pemerintah dengan DPR yang tidak bisa ditinggalkan. Tentu saja hati dan pikiran saya bersama acara yang penting ini, yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Kebudayaan,” ujarnya dalam video tersebut.

Dikatakannya, selama tiga hari kita mengikuti proses tersebut, Hilmar yakin bahwa banyak pelajaran yang bisa dipetik dan dibagi antara para peserta. Koreografi Indonesia juga jadi kesempatan silaturahmi yang luar biasa, karena mempertemukan kekayaan budaya dan seni Indonesia, dan semua yang hadir menjadi saksi bahwa Indonesia memiliki kekayaan budaya yang luar bisa.

“Walaupun pagelaran ini telah berakhir, tentu akan menjadi pemicu bagi kita untuk berkreasi di masa mendatang, bahwa pengalaman yang tidak terlupakan sama-sama berkumpul di Kabupaten Berau untuk mempertunjukkan koreografi Indonesia menjadi penyemangat untuk berkarya,” ungkapnya.

“Saya juga berharap kepada generasi muda untuk mengembangkan seni, khususnya seni tari di Indonesia,” sambungnya.

Tak lupa, Hilmar mengucapkan terima kasih kepada bupati dan jajaran Pemkab Berau, DPRD Berau, TNI-Polri , serta para pengamat yang telah mendukung kesuksesan acara.

Selain itu, Hilmar juga mengucapkan terima kasih kepada para peserta yang telah mendapat banyak pengalaman berharga selama mengikuti event yang baru pertama di gelar di Bumi Batiwakkal tersebut.

Sementara itu, Kepala Disbudpar Berau Mappasikra Mappeseleng, mengungkapkan terima kasihnya telah mempercayakan Berau sebagai penyelenggara event nasional tersebut.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak atas penyelenggaraan acara ini dan bagi peserta yang sudah berusaha untuk ke Berau, terima kasih atas penampilannya yang luar biasa,” ujar Mappasikra. (*/nar/sos/udi)


BACA JUGA

Selasa, 24 April 2018 11:52

Keliling Indonesia Hanya Rp 12 Juta

JAKARTA – Terobosan dilakukan Sriwijaya Air. Maskapai ini membuka pendaftaran member baru. Fasilitas…

Selasa, 24 April 2018 11:52

Resmi Miliki Dua Kantor Kas Baru

TANJUNG REDEB – Guna mempercepat pertumbuhan perekonomian sekaligus memberikan pelayanan prima…

Senin, 23 April 2018 10:20

Lestarikan Seni dan Budaya Dayak Lebo

SAMBALIUNG - Festival Seni Budaya Dayak Lebo Tuak Manuk/Kusukan, “Damai Aso Pia”, digelar…

Kamis, 19 April 2018 12:51

Lestarikan Seni dan Kebudayaan Lokal

SAMBALIUNG - Untuk terus melestarikan kebudayaan yang berada di Kampung Inaran, Kecamatan Sambaliung,…

Senin, 16 April 2018 10:50

Tingkatkan Skill Pemuda Lingkar Tambang

TANJUNG REDEB – PT Saptaindara Sejati (SIS) Job Site Sambarata meluluskan sejumlah pemuda yang…

Rabu, 11 April 2018 11:43

Utamakan Tenaga Kerja Lokal, PT PAMA Wisuda 69 Siswa Program Pemagangan

TANJUNG REDEB – Putra daerah Berau kembali mendapat kesempatan untuk menjadi bagian di PT Pamapersada…

Selasa, 10 April 2018 00:08

Akhirnya, Warga Mangkajang Bisa Nikmati Listrik 24 Jam

SAMBALIUNG - Akhirnya warga di wilayah Mangkajang, Kampung Pesayan, Kecamatan Sambaliung, bisa merasakan…

Selasa, 10 April 2018 00:03

Sinergi dengan Disnakertrans, Prioritaskan Pemuda Lingkar Tambang

TANJUNG REDEB - PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) jobsite Lati mengadakan “Penyambutan dan…

Minggu, 08 April 2018 00:33

Bikin Mobil Lama seperti Baru

TANJUNG REDEB - Scuto Nano Ceramic plus kini membuka cabang di Kabupaten Berau, bertempat di Auto care…

Rabu, 04 April 2018 12:38

Rumah Tenun Berau Diresmikan

TANJUNG REDEB – PT Berau Coal terus berkomitmen mendukung perekonomian masyarakat Berau lewat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .