MANAGED BY:
SABTU
23 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

KOMBIS

Jumat, 14 Juli 2017 11:15
Tanpa Emas, Bali Sabet Predikat Perak

Penutupan Gelar Koreografi Indonesia 2017

MENINGGALKAN KESAN: Tim asal Sulses saat tampil di penutupan Gelar Koreografi Indonesia 2017 tadi malam (13/7).

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Rangkaian Gelar Koreografi Indonesia 2017 yang menghadirkan tim kesenian dari 24 provinsi dan dilaksanakan selama 3 hari, telah berakhir tadi malam, Kamis (13/7). Penutupan festival yang digelar di Lapangan Pemuda Tanjung Redeb, sekaligus mengumumkan tiga tim terbaik oleh para pengamat yang menjadi dewan juri.

Tim pengamat terdiri dari MJ Florebertus Fonno, Wiwiek Sipala, Wasi Bantolo, Frans Sartono dan Siti Nurchaerani Sukimastuti, merupakan tim pengamat yang sudah malang melintag di dunia seni tari.

Penampilan memukau para peserta, membuat tim pengamat cukup kesulitan menentukan tiga terbaiknya, sebelum akhirnya memutuskan tim kesenian terbaik Gelar Koreografi Indonesia 2017. Bahkan, tim pengamat baru bisa memutuskan tim terbaik sekitar pukul 00.40 Wita, hari ini (14/7).

Hasilnya, walau seluruh peserta menampilkan yang terbaik, namun tim pengamat memutuskan tidak ada yang tim yang meraih penghargaan predikat emas. Tim terbaik hanya meraih predikat perak.

“Untuk juara satu peraih predikat perak jatuh ke tim asal Bali dan kedua predikat perak kepada tim Gorontalo,” ujar panitia.

Pada penutupan acara tadi malam, juga ditampilkan video Direktur Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hilmar Farid yang berhalangan hadir di Berau.

“Saya meminta maaf kepada semuanya karena tidak bisa hadir dalam acara Koreografi Indonesia 2017 dikarenakan ada rapat kerja sama antara pemerintah dengan DPR yang tidak bisa ditinggalkan. Tentu saja hati dan pikiran saya bersama acara yang penting ini, yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Kebudayaan,” ujarnya dalam video tersebut.

Dikatakannya, selama tiga hari kita mengikuti proses tersebut, Hilmar yakin bahwa banyak pelajaran yang bisa dipetik dan dibagi antara para peserta. Koreografi Indonesia juga jadi kesempatan silaturahmi yang luar biasa, karena mempertemukan kekayaan budaya dan seni Indonesia, dan semua yang hadir menjadi saksi bahwa Indonesia memiliki kekayaan budaya yang luar bisa.

“Walaupun pagelaran ini telah berakhir, tentu akan menjadi pemicu bagi kita untuk berkreasi di masa mendatang, bahwa pengalaman yang tidak terlupakan sama-sama berkumpul di Kabupaten Berau untuk mempertunjukkan koreografi Indonesia menjadi penyemangat untuk berkarya,” ungkapnya.

“Saya juga berharap kepada generasi muda untuk mengembangkan seni, khususnya seni tari di Indonesia,” sambungnya.

Tak lupa, Hilmar mengucapkan terima kasih kepada bupati dan jajaran Pemkab Berau, DPRD Berau, TNI-Polri , serta para pengamat yang telah mendukung kesuksesan acara.

Selain itu, Hilmar juga mengucapkan terima kasih kepada para peserta yang telah mendapat banyak pengalaman berharga selama mengikuti event yang baru pertama di gelar di Bumi Batiwakkal tersebut.

Sementara itu, Kepala Disbudpar Berau Mappasikra Mappeseleng, mengungkapkan terima kasihnya telah mempercayakan Berau sebagai penyelenggara event nasional tersebut.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak atas penyelenggaraan acara ini dan bagi peserta yang sudah berusaha untuk ke Berau, terima kasih atas penampilannya yang luar biasa,” ujar Mappasikra. (*/nar/sos/udi)


BACA JUGA

Rabu, 20 September 2017 11:36

STIEM Tanjung Redeb Jalin Kerja Sama dengan Universitas di Inggris

TANJUNG REDEB - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Muhammadiyah terus berusaha meningkatkan kualitas…

Rabu, 20 September 2017 11:33

BC Kerja Bakti dengan Pemangku Adat Sambaliung

SAMBALIUNG  - PT Berau Coal (BC) bersama pemangku adat Keraton Sambaliung  melakukan …

Selasa, 19 September 2017 12:32

PT Berau Coal Gelar Pelatihan, Diikuti 62 Peserta untuk Enam Jurusan

TANJUNG REDEB – Untuk meningkatkan kompetensi masyarakat Kabupaten Berau, PT Berau Coal melalui…

Senin, 18 September 2017 11:02

Warga Sungai Buntu Gelar Berbagai Lomba Tradisional

TANJUNG REDEB -Meriahkan Hari Jadi ke-64 Kabupaten Berau dan ke-207 Kota Tanjung Redeb, masyarakat Sungai…

Senin, 18 September 2017 10:46

Offroader Berharap Event Berlanjut

TANJUNG REDEB – Bhayangkara Berau Offroad 2017 Adventure, resmi berakhir Minggu (17/9) kemarin.…

Minggu, 17 September 2017 13:35

Grand Parama Beri Hadiah Pelanggan

TANJUNG REDEB – Grand Parama Hotel terus berinovasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada…

Minggu, 17 September 2017 13:33

Medan Menantang, Enam Offroaders KO

TANJUNG REDEB – Suara tarikan mesin dengan kekuatan ribuan cc terdengar jelas menggema di sekitar…

Sabtu, 16 September 2017 12:54

Berau Coal Apresiasi Atlet dan Paskibraka Berprestasi

TANJUNG REDEB – Sebagai wujud sumbangsih perusahaan kepada masyarakat Bumi Batiwakkal, serta mendukung…

Jumat, 15 September 2017 12:19

Kelangsungan Pulau Derawan Harus Jadi Perhatian

PULAU DERAWAN – Pulau Derawan yang menjadi ikon wisata di Kabupaten Berau, terancam tinggal nama.…

Jumat, 15 September 2017 12:08

Berlangsung Tiga Hari, Perdana di Bumi Batiwakkal

Dalam rangka memperingati HUT ke-71 Bhayangkara dan ke-62 Lalu Lintas, Polres Berau menggelar event…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .