MANAGED BY:
RABU
22 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Sabtu, 15 Juli 2017 00:51
Dipukulkan di Lutut, Memainkannya Harus Jongkok

Produk-Produk Daerah pada Festival Tari Nusantara 2017: Tonggobi (5-Habis)

KHAS GORONTALO: Feri Fadli Pomontolo, menjelaskan fungsi dari seluk-beluk bentuk Tonggobi yang menjadi alat musik khas daerah asalnya, Jumat (14/7).

PROKAL.CO, Hanya mengandalkan lima alat musik sederhana yang dibawa dari Gorontalo, rombongan Sanggar Makuta berhasil menjadi salah satu penata musik terbaik di Festival Tari Nusantara dengan Gelar Koreografi 2017 di Lapangan Pemuda, Tanjung Redeb.

 

ARI PUTRA UTAMA, Tanjung Redeb

 

RAUTwajah senang dan bahagia tampak di wajah rombongan sanggar tari asal Gorontalo ini. Jerih payah dan perjuangan yang dirasakan anggota Sanggar Makuta selama melakukan persiapan hingga sampai di Berau, terbayar setelah dewan juri Gelar Koreografi Indonesia 2017 menunjuk mereka bersama rombongan Bali sebagai juara umum.

Mengangkat tarian kontemporer berjudul Polahi serta diiringi alunan musik dari rebana, suling, gambus, gendang dari pipa dan tonggobi, penampilan tim sanggar tari yang telah berdiri sejak 2014 ini, berhasil memukau para pengunjung Gelar Koreografi Indonesia 2017.

Dari beberapa alat musik yang digunakan tersebut, terdapat salah alat musik khas dari provinsi yang mendapat julukan Bumi Serambi Madinah ini, yaitu Tonggobi. Alat musik yang seluruhnya terbuat dari batang bambu ini memiliki ciri khas tersendiri. Yakni hanya memiliki satu nada.

“Bukan hanya itu saja, cara memainkannya juga cukup unik. Pemainnya harus jongkok kemudian memukulkan Tonggobi ini ke lutut supaya keluar suaranya,” kata Feri Fadli Pomontolo, Koreografer Sanggar Makuta saat ditemui di hotel tempatnya menginap, Jumat (14/7).

Memukulkannya ke lutut, dijelaskan Feri, tidak bisa asal-asalan. Harus tahu bagian-bagian Tonggobi yang harus dipukulkan ke lutut. Karena apabila tidak mengetahui bagian yang harus dipertemukan dengan lutut, maka tonggobi pun tidak akan mengeluarkan suara. “Kalau tidak tahu bagiannya, bakalan merasakan sakit di lutut aja,” ucapnya tertawa.

Mengenai asal mula tonggobi, pria yang kini juga menempuh studi jenjang S2 di Institut Seni Indonesia (ISI) Jogjakarta, mengungkapkan bahwa tonggobi dahulunya digunakan masyarakat untuk mengusir burung dari tanaman padi. Karena suaranya yang nyaring dan cukup khas, tonggobi pun kerap diperlombakan masyarakat Gorontalo saat pesta panen raya.

“Jadi kalau ada lomba tonggobi, harus di lapangan luas. Peserta dan penontonnya pun harus berjauhan, karena yang dinilai dalam lomba itu adalah nyaringnya suara yang dikeluarkan tonggobi,” terang pria berperawakan tinggi besar ini.

Sementara itu, terkait penampilan di Gelar Koreografi 2017, Ketua Sanggar Makuta Kristyanto, mengungkapkan cukup banyak rintangan yang harus dilalui timnya dalam mengikuti event tahunan ini. Salah satunya yaitu hilangnya kostum dan make up para pemain saat berada di bandara.

“Dalam perjalanan ke sini kami harus beberapa kali transit di beberapa daerah dan salah satunya di Manado. Saat itu kami harus menginap dan tidur satu malam di  bandara karena menunggu penerbangan, saat itulah barang-barang kami pada hilang,” terangnya.

Hal itu sontak membuat para pemain sanggarnya cukup panik dan saling menyalahkan. Karena dengan waktu yang sudah mepet, Kris merasa tidak ada waktu untuk membuat ulang kostum mereka.

“Kami di jalan itu harus berpikir berkali-kali bagaimana supaya kami bisa mempunyai kostum. Jadi setelah di Balikpapan, di situlah kami memiliki ide dengan menggunakan kain serbet dan keset, kemudian dipermak agar menjadi kostum,” terangnya.

Bukan hanya kostum, make up pun menjadi ajang kreatif bagi mereka setelah barang-barang tersebut juga hilang di bandara. Di mana dengan menggunakan lipstik sebagai blason dan arang untuk pewarna kelopak mata.

Namun, rintangan yang dirasa cukup berat itupun sirna setelah empat dari lima kategori yang diperlombakan berhasil mereka raih. “Ini pastinya sudah kehendak dari Allah. Di mana setiap kesulitan dan rintangan yang kami lalui, kami selalu yakin pasti ada hal baik yang akan menunggu kami. Dan Alhamdulillah itu semua terbayar tuntas,” tandasnya. (udi)

 


BACA JUGA

Senin, 20 November 2017 09:52

Jabatan Kadisdukcapil Kosong, BKPP Bakal Konsultasi ke Kemendagri

TANJUNG REDEB – Meninggalnya Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Fredy Suryadie,…

Senin, 20 November 2017 09:51

Boiler 3 Kerap Rusak, Ganti Baru Perlu Dana Besar

TANJUNG REDEB – Kondisi boiler unit 3 Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lati, kian memprihatinkan.…

Minggu, 19 November 2017 00:08

BMKG Berau Minta Warga Waspada

TANJUNG REDEB – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Berau, membenarkan siaran pers…

Minggu, 19 November 2017 00:07

Kepala Disdukcapil Berau Tutup Usia

TANJUNG REDEB – Kabar duka menyelimuti jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Berau. Kepala…

Minggu, 19 November 2017 00:06

Pendaftaran JPTP Diperpanjang

PEMBUKAAN seleksi terbuka untuk pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di Pemerintah Kabuputen…

Minggu, 19 November 2017 00:05

Kantor Maskapai Tutup dan Dijual

TANJUNG REDEB – Masa pembenahan maskapai Kalstar Aviation oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub)…

Minggu, 19 November 2017 00:03

APBD 2018 untuk Apa?

TANJUNG REDEB – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Berau 2018 sebentar lagi…

Sabtu, 18 November 2017 22:46
BREAKING NEWS

Innalillahi.. Kepala Disdukcapil Berau Fredy Suryadie Embuskan Napas Terakhir

TANJUNG REDEB – Kabar duka menyelimuti jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Berau. Kepala Dinas…

Sabtu, 18 November 2017 12:21

Bupati dan Wabup Tak Hadir Buang Nahas, Warga Talisayan Kembali Kecewa

TALISAYAN – Pelaksanaan pesta adat tulak bala atau buang nahas, terasa kurang lengkap. Pasalnya,…

Sabtu, 18 November 2017 12:12

DPUPR Optimistis Selesai Tepat Waktu

TANJUNG REDEB – Sedikitnya waktu yang tersisa untuk melaksanakan kegiatan di Anggaran Pendapatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .