MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Sabtu, 15 Juli 2017 00:58
Hindari Ancaman Kelapa Sawit, Biatan Ilir Fokus Sektor Pertanian
Ilustrasi

PROKAL.CO, TALISAYAN – Berbagai upaya dilakukan demi menangani alih fungsi lahan pertanian menjadi perkebunan kelapa sawit.

Kepala kampung Biatan Ilir, Abdul Hafid mengatakan, akan memetakan lahan potensi di daerahnya.

“Agar setiap lahan dapat dikembangkan sesuai fungsinya. Terutama yang menjadi program kampung kami saat ini. Yaitu mengembangkan padi sawah untuk mendukung tercapainya swasembada pangan seperti yang dicanangkan pemerintah pusat,” kata Hamid kepada Berau Post, belum lama ini.

Sebab, perkebunan kelapa sawit pribadi, plasma dan inti kian luas dan mengancam lahan pertanian padi sawah di Kampung Biatan Ilir. Selain berkurang, kelapa sawit dinilai sangat mengancam berlangsungnya sumber air, untuk kebutuhan sehari-hari maupun saluran irigasi mengairi persawahan.

“Karena dampak dari perkebunan kelapa sawit, salah satunya menyebabkan sumber air kekeringan. Ini akan menghambat program Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kampung (RPJMK) di sektor pertanian padi sawah yang kini menjadi unggulan kampung,” ujarnya.

Ditegaskannya, dirinya juga tidak membolehkan masyarakatnya melakukan pembukaan maupun penambahan perkebunan sawit disekitar lahan pertanian maupun mata air. Pihaknya juga tidak akan memberikan merekomendasikan masuknya perizinan perusahaan yang bergerak di sektor perkebunan kelapa sawit.

“Selain dapat mengancam keberlangsungan air, kontribusi perusahaan ke kampung kami dinilai sangat kurang. Baik pembangunan maupun peningkatan Sumber Daya manusia (SDM) di Kampung Biatan Ilir. Ya tidak ada timbal baliknya atau menguntungkan kami,” imbuhnya.

Namun, pihaknya bukanlah anti investor perkebunan kelapa sawit. Hanya saja saat ini, fokus pengembangan Kampung Biiatan Ilir bukanlah di sektor tersebut melainkan sektor pertanian. Terutama padi sawah yang saat ini sedang digalakkan di daerahnya.

“Kalau ada investor pertanian masuk akan kami sambut baik. Selama itu menguntungkan kampung dan masyarakat dalam meningkatkan perekonomian,” pungkasnya.(*/jun/rio)


BACA JUGA

Minggu, 03 Juni 2018 00:16

Harga dan Pasar, Jadi Faktor Utama Pengembangan Pertanian

TALISAYAN - Sektor pertanian sepertinya masih menjadi sektor penting bagi masyarakat yang ada di wilayah…

Sabtu, 02 Juni 2018 12:56

KENAPA..?? Petani Lada Beralih ke Kelapa Sawit

BATU PUTIH – Lesunya harga lada membuat banyak petani banyak beralih ke perkebunan kelapa sawit.…

Selasa, 29 Mei 2018 12:37

Budidaya Tambak Menjanjikan

TANJUNG REDEB - Dinas Perikanan Berau, menyebutkan dari beberapa budidaya perikanan di Bumi Batiwakal,…

Senin, 28 Mei 2018 00:25

Harga dan Pasaran Jelas

TALISAYAN- Dalam meningkatkan Pendapatan Asli Kampung (PAK) ada banyak hal yang dapat dilakukan. Salah…

Sabtu, 26 Mei 2018 00:37

Gas Melon Langka di Batu Putih

BATU PUTIH – Keberadaan tabung gas 3 Kg atau yang kerap disebut gas melon kembali menjadi barang…

Kamis, 24 Mei 2018 14:48

Berharap Pemerintah Realisasikan Jalan Usaha Tani

TABALAR - Sebagai wilayah potensial pertanian, khususnya padi sawah.  Pemerintah Kampung Buyung-buyung,…

Kamis, 24 Mei 2018 14:42

Kebutuhan BBM Nelayan Belum Tercukupi

TALISAYAN - Agen Premium Minyak Solar (APMS) Talisayan, Kecamatan Talisayan, sangat penting untuk masyarakat…

Jumat, 18 Mei 2018 00:09

Tambah Lahan Persawahan 200 Hektare

BIATAN – Pemerintah Kampung Biatan Ilir terus mengeliatkan sektor pertanian padi sawah, demi menciptakan…

Jumat, 18 Mei 2018 00:07

Harga Bumbu Dapur Stabil

TANJUNG REDEB - Hari pertama Ramadan, harga kebutuhan bahan pokok di pasaran terpantau normal, bahkan…

Rabu, 16 Mei 2018 00:30

Lirik Pertanian Jagung, Sediakan Lahan 500 Hektare

BIATAN – Geliat pengembangan sektor pertanian dalam menggali pendapatan kampung tak henti-hentinya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .