MANAGED BY:
JUMAT
28 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Sabtu, 15 Juli 2017 00:58
Hindari Ancaman Kelapa Sawit, Biatan Ilir Fokus Sektor Pertanian
Ilustrasi

PROKAL.CO, TALISAYAN – Berbagai upaya dilakukan demi menangani alih fungsi lahan pertanian menjadi perkebunan kelapa sawit.

Kepala kampung Biatan Ilir, Abdul Hafid mengatakan, akan memetakan lahan potensi di daerahnya.

“Agar setiap lahan dapat dikembangkan sesuai fungsinya. Terutama yang menjadi program kampung kami saat ini. Yaitu mengembangkan padi sawah untuk mendukung tercapainya swasembada pangan seperti yang dicanangkan pemerintah pusat,” kata Hamid kepada Berau Post, belum lama ini.

Sebab, perkebunan kelapa sawit pribadi, plasma dan inti kian luas dan mengancam lahan pertanian padi sawah di Kampung Biatan Ilir. Selain berkurang, kelapa sawit dinilai sangat mengancam berlangsungnya sumber air, untuk kebutuhan sehari-hari maupun saluran irigasi mengairi persawahan.

“Karena dampak dari perkebunan kelapa sawit, salah satunya menyebabkan sumber air kekeringan. Ini akan menghambat program Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kampung (RPJMK) di sektor pertanian padi sawah yang kini menjadi unggulan kampung,” ujarnya.

Ditegaskannya, dirinya juga tidak membolehkan masyarakatnya melakukan pembukaan maupun penambahan perkebunan sawit disekitar lahan pertanian maupun mata air. Pihaknya juga tidak akan memberikan merekomendasikan masuknya perizinan perusahaan yang bergerak di sektor perkebunan kelapa sawit.

“Selain dapat mengancam keberlangsungan air, kontribusi perusahaan ke kampung kami dinilai sangat kurang. Baik pembangunan maupun peningkatan Sumber Daya manusia (SDM) di Kampung Biatan Ilir. Ya tidak ada timbal baliknya atau menguntungkan kami,” imbuhnya.

Namun, pihaknya bukanlah anti investor perkebunan kelapa sawit. Hanya saja saat ini, fokus pengembangan Kampung Biiatan Ilir bukanlah di sektor tersebut melainkan sektor pertanian. Terutama padi sawah yang saat ini sedang digalakkan di daerahnya.

“Kalau ada investor pertanian masuk akan kami sambut baik. Selama itu menguntungkan kampung dan masyarakat dalam meningkatkan perekonomian,” pungkasnya.(*/jun/rio)


BACA JUGA

Rabu, 19 Juli 2017 10:11

Sriwijaya Tambah Penerbangan, Kalstar Tak Terbang

TANJUNG REDEB – Walau masa libur sekolah telah usai, tak membuat kunjungan ke Berau surut. Itu…

Kamis, 06 Juli 2017 10:00

Persiapan Jelang Tahun Ajaran Baru, Toko Buku Diserbu Orangtua

TANJUNG REDEB – Libur anak sekolah bakal segera berakhir. Memasuki tahun ajaran baru, masyarakat…

Kamis, 06 Juli 2017 09:54

Harga Emas Masih Stabil

TANJUNG REDEB – Harga perhiasan emas di Berau usai Lebaran lalu terpantau masih stabil. Salah…

Rabu, 05 Juli 2017 11:05

Usai Lebaran, Pegadaian Diserbu Masyarakat

TANJUNG REDEB – Seusai Lebaran, kantor Pegadaian mulai diserbu masyarakat yang ingin menggadaikan…

Rabu, 05 Juli 2017 10:58

Gangguan di Pusat, Transaksi Online BRI Sempat Lumpuh

TANJUNG REDEB – Aktivitas online sejumlah perbankan sempat mengalami gangguan selama satu hari…

Selasa, 04 Juli 2017 11:19

105 Ton Beras Belum Disalurkan

TANUNG REDEB – Kepala Kantor Seksi Logistik (Kakansilog) Tanjung Redeb Mardi Harianto mengklaim…

Senin, 03 Juli 2017 10:55

Pasokan BBM Masih Aman

TANJUNG REDEB – Pasokan bahan bakar minyak (BBM) di beberapa SPBU Berau usai Lebaran terpantau…

Minggu, 02 Juli 2017 00:11

Kembangkan Potensi Melalui BUMK

BATU PUTIH – Pacu pergerakan perekonomian, tahun depan Pemerintah Kampung Ampen Medang bakal memaksimalkan…

Minggu, 02 Juli 2017 00:09

Pedagang Pakaian Puasa Lagi, Usai Lebaran Omset Kembali Turun

TANJUNG REDEB – Kondisi Pasar Sanggam Adji Dilayas (SAD) kembali normal usai Lebaran lalu, khususnya…

Minggu, 02 Juli 2017 00:06

Dishub Segera Bahas Tarif Speedboat Wisata

TANJUNG REDEB – Tarif transportasi air menuju sejumlah objek wisata kerap dikeluhkan masyarakat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .