MANAGED BY:
JUMAT
28 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Senin, 17 Juli 2017 10:06
Perumahan Korpri Diperjualbelikan, Hak Penghuni Dicabut

Masalah Perumahan Korpri

UNTUK PEGAWAI: Suasana perumahan Korpri di Jalan dr Murjani III, Tanjung Redeb, ketika dijepret Berau Post beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau sekaligus Ketua Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Berau Jonie Marhansyah, berjanji akan menarik hak atas rumah pegawai, jika penghuninya terbukti menjual rumah yang diperuntukkan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Tapi khusus yang perumahan baru. Kalau ada yang kedapatan mencoba menjual atau hanya sekadar menyewakan saja, saya pastikan akan bertindak tegas,” ungkapnya kepada Berau Post, kemarin (16/7).

Namun dikatakannya, jika ada pegawai yang ingin menjual rumah tersebut, yang bersangkutan harus melapor ke pihaknya. Sehingga penjualan yang dilakukan atas sepengetahuan pengurus Korpri. “Dan menjualnya juga harus ke sesama pegawai, dan calon pembeli juga harus memang tidak memiliki rumah. Kalau menjualnya ke warga umum, langsung akan kami tarik,” tegasnya.

Jonie mengaku heran bagaimana bisa unit di Perumahan Korpri lama bisa diperjualbelikan atau berganti penghuni. Padahal hingga saat ini, sertifikat tanah belum diberikan kepada setiap pemilik rumah. “Karena itu, untuk perumahan yang baru saya pastikan tidak ada yang seperti itu, tapi kalau perumahan yang lama kami cuma mewarisi saja,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, adanya indikasi jual beli perumahan Korpri, direspons Wakil Ketua DPRD Berau Saga. Dirinya meminta pengurus Korpri Berau mengambil sikap tegas jika menemukan oknum yang berupaya menjual, maupun menyewakan rumah yang dibangun untuk PNS tersebut.

Sikap tegas yang dimaksudnya ialah, mencabut hak oknum PNS atas kepemilikan rumah tersebut. “Pengurus Korpri harus lebih aktif mengawasi, jika mendengar kabar ada yang menawarkan rumah padahal lokasinya di Perumahan Korpri, pengurus harus bergerak cepat,” kepada Berau Post, Sabtu (15/7).

Jika terbukti, menurut Saga, hak atas rumah lebih baik dialihkan kepada pegawai lainnya yang membutuhkan.

Sebenarnya menurut dia, pegawai menjual perumahan Korpri bukanlah hal yang ‘haram’ dilakukan jika yang membeli merupakan seorang PNS, mengingat perumahan Korpri memang diperuntukkan bagi PNS yang tidak memiliki rumah, di mana tanahnya pun disubsidi oleh negara.

“Kalau ke sesama pegawai saja saya rasa tidak masalah, sepanjang yang beli memang belum punya rumah dan pembeliannya harus diketahui pengurus Korpri,” tegasnya.

“Jangan dijual ke masyarakat umum, karena itu akan mengubah fungsi sebenarnya perumahan itu dibangun,” sambung Saga.

Untuk itu dirinya berharap agar pengurus Korpri bisa meninjau ulang, guna memastikan penerima rumah tersebut benar-benar orang yang layak untuk mendapatkannya. “Pengurus Korpri jangan hanya asal menerima pendaftaran, evaluasi juga penempatannya,” pungkasnya. (sam/udi)


BACA JUGA

Kamis, 27 Juli 2017 10:11

Potensi Wisata Religi

TANJUNG REDEB – Haul Akbar ke-74 Syech H Muhammad Ali Djunaidi Al-Banjari pada Sabtu (22/7) lalu,…

Kamis, 27 Juli 2017 10:10

Tawarkan Pembangunan pada Pihak Ketiga

TANJUNG REDEB – Rencana hibah lahan dari PT Berau Coal untuk pembangunan Sport Center, mendapat…

Kamis, 27 Juli 2017 10:08

Besaran APBD Berau 2018, Rp 1,3 T Diduga Keliru

TANJUNG REDEB – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Berau Tahun 2018, berdasarkan Peraturan…

Kamis, 27 Juli 2017 10:07

Bangga saat Tampil di Istana Merdeka

Kemahirannya memainkan sampe dan alat musik tradisional lainnya, mengantarkan Muhammad Budhi Setiyawan…

Kamis, 27 Juli 2017 10:07

Masalah Keselamatan Transportasi Laut Jadi Perhatian Dishub

TANJUNG REDEB – Kecelakaan yang menimpa speedboat SB Rejeki Baru Karisma di Tarakan, turut menjadi…

Rabu, 26 Juli 2017 10:06

Diduga Korsleting Listrik, Satu Kamar Indekos Hangus

TANJUNG REDEB – Masyarakat Jalan Durian III, Tanjung Redeb, dibuat panik saat terjadi kebakaran…

Rabu, 26 Juli 2017 10:05

Hadiahkan Lukisan Wajah untuk Presiden

Apakah menjadi anak berkebutuhan khusus akan menutup semua kemungkinan untuk berkarya dan berprestasi?…

Rabu, 26 Juli 2017 10:03

Bupati Kaji Usulan Tinjau Ulang Proyek MYC, Sebagian Besar Usulan Dewan

TANJUNG REDEB – Usulan legislatif agar bupati dan jajarannya meninjau kembali pelaksanaan proyek-proyek…

Rabu, 26 Juli 2017 10:02

Hibah Aset Terminal Bandara Kalimarau, Tinggal Tunggu Bupati

TANJUNG REDEB – Hibah aset Terminal Bandara Kalimarau, selangkah lagi tuntas. Unit Penyelenggara…

Selasa, 25 Juli 2017 09:36

APBD 2018 Kian Menyusut

MARATUA – Wakil Bupati (Wabup) Berau Agus Tantomo beserta istri Fika Yuliana Tantomo dan sejumlah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .