MANAGED BY:
SABTU
21 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 19 Juli 2017 10:08
Setya Novanto Ditetapkan Tersangka, Kader Golkar Tetap Solid
Hadi Mustafa

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Penetapan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto sebagai tersangka kasus e-KTP, diyakini tidak akan mempengaruhi kinerja dan program kerja DPD Golkar di daerah.

Menurut Ketua DPD Golkar Berau Hadi Mustafa, rencana kerja yang telah disusun pengurus Golkar di daerah, tetap akan berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan. Contohnya, persiapan partai menghadapi pemilihan gubernur (Pilgub) Kaltim 2018 hingga pemilihan legislatif 2019.

“Pengaruhnya memang ada, tapi tidak mempengaruhi kinerja. Kita tetap solid, kader tidak terpengaruh,” katanya kepada Berau Post kemarin (18/7).

Dikatakan, status tersangka yang disandang pria yang juga menjabat Ketua DPR RI tersebut, sepenuhnya diserahkan pada mekanisme partai. “Yang jelas, roda organisasi tetap jalan,” ungkap pria yang akrab disapa Cak Mus ini.

Diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Setya Novanto (Setnov) sebagai tersangka kasus korupsi e-KTP. Ketua KPK Agus Rahardjo menyampaikan itu setelah rapat bersama pimpinan komisi antirasuah lain di Gedung Merah Putih KPK, Senin (17/7).

Agus memastikan, keputusan menetapkan Setnov sebagai tersangka sudah melalui pertimbangan matang. Dia menegaskan, hal itu tidak terkait dengan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket KPK yang tengah bekerja. “Tidak terkait sama sekali,” kata dia tegas.

KPK hanya melakukan satu cara untuk menunjukkan bahwa mereka tidak terpengaruh oleh pansus tersebut. Yakni, mempercepat kerja dan meningkatkan performa. “Supaya menunjukkan kepada masyarakat,” terang Agus. Dia meminta agar masyarakat mengikuti setiap proses yang dilakukan KPK berkaitan dengan status Setnov.

Di hadapan awak media, Agus menjelaskan tahap demi tahap sehingga KPK sampai pada keputusan menetapkan politikus kawakan tersebut sebagai tersangka. Menurut dia, itu tidak lepas dari fakta persidangan terhadap dua terdakwa yang sudah lebih dulu menjalani proses hukum.

Yakni, mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri Irman dan mantan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Dirjen Dukcapil Kemendagri Sugiharto. Setelah mencermati fakta persidangan keduanya, KPK menemukan bukti permulaan yang cukup untuk menetapkan tersangka baru.

“KPK menetapkan SN (Setnov), anggota DPR RI periode 2009–2014 sebagai tersangka,” ujar Agus. KPK menduga Setnov menyalahgunakan kewenangan untuk menguntungkan diri sendiri, orang lain, dan korporasi yang berujung kerugian negara sebesar Rp 2,3 triliun dari total anggaran paket pengadaan e-KTP Rp 5,9 triliun.

Ketua KPK kelahiran Magetan itu mengungkapkan soal rencana korupsi yang diduga berlangsung sejak perencanaan paket pengadaan e-KTP berjalan. Yakni, pada tahap penganggaran serta pengadaan barang dan jasa. Itu sesuai dengan fakta yang terungkap dalam persidangan.

Lantaran tindakan tersebut, Setnov yang kini menduduki kursi nomor satu di DPR disangkakan melanggar Pasal 3 atau Pasal 2 Ayat (1) Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. (udi)

 

 


BACA JUGA

Jumat, 20 Juli 2018 00:09

KASIHAN..!! Ruangan Terbatas, Pasien Dirawat di Lorong

TANJUNG REDEB –Ruang Dahlia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai kembali penuh. Bahkan…

Jumat, 20 Juli 2018 00:08

Pembahasan Kompensasi Floating Crane Diundur

TANJUNG REDEB - Setelah dua bulan sejak aksi buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) menuntut pembagian…

Jumat, 20 Juli 2018 00:07

Dipaksa ‘Tinggalkan’ Anak dan Istri

Tak sekalipun Helman pernah bercita-cita untuk menjadi seorang hakim. Bahkan Helman sempat menjadi pengajar…

Kamis, 19 Juli 2018 01:14

Hakim Tolak Eksepsi Bupati

TANJUNG REDEB - Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Redeb menolak eksepsi terdakwa pelanggaran…

Kamis, 19 Juli 2018 01:12

Disdik Tunggu Laporan PPDB

TANJUNG REDEB – Dinas Pendidikan (Disdik) Berau tengah menunggu laporan dari seluruh sekolah jenjang…

Kamis, 19 Juli 2018 01:10

Perkara Jadi Pembelajaran Menjaga Keutuhan Rumah Tangga

Berprofesi sama dengan sang ayah sebenarnya tidak pernah menjadi cita-cita Muhammad Iqbal saat kecil.…

Rabu, 18 Juli 2018 13:36
Bupati Jalani Sidang Perdana Pidana Kampanye Pilgub Kaltim 2018

Nyatakan Keberatan atas Dakwaan JPU

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram menjalani sidang perdana atas dugaan pelanggaran pidana…

Rabu, 18 Juli 2018 13:27

Seluruh Pendaftar Lolos Verifikasi Berkas

Setelah jumlah pendaftar minimal terpenuhi, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) melanjutkan…

Rabu, 18 Juli 2018 13:24

Diperiksa KY Gara-Gara Perkara Warisan

Lahir dari keluarga petugas kesehatan, tak membuat Uray Gapima Aprianto mengikuti jejak sang ayah. Jalan…

Selasa, 17 Juli 2018 01:05

Sport Center Bukan untuk Porprov

TANJUNG REDEB - Walau serius membangun, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Berau memastikan Sport Center…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .