MANAGED BY:
SENIN
18 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 19 Juli 2017 10:08
Setya Novanto Ditetapkan Tersangka, Kader Golkar Tetap Solid
Hadi Mustafa

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Penetapan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto sebagai tersangka kasus e-KTP, diyakini tidak akan mempengaruhi kinerja dan program kerja DPD Golkar di daerah.

Menurut Ketua DPD Golkar Berau Hadi Mustafa, rencana kerja yang telah disusun pengurus Golkar di daerah, tetap akan berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan. Contohnya, persiapan partai menghadapi pemilihan gubernur (Pilgub) Kaltim 2018 hingga pemilihan legislatif 2019.

“Pengaruhnya memang ada, tapi tidak mempengaruhi kinerja. Kita tetap solid, kader tidak terpengaruh,” katanya kepada Berau Post kemarin (18/7).

Dikatakan, status tersangka yang disandang pria yang juga menjabat Ketua DPR RI tersebut, sepenuhnya diserahkan pada mekanisme partai. “Yang jelas, roda organisasi tetap jalan,” ungkap pria yang akrab disapa Cak Mus ini.

Diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Setya Novanto (Setnov) sebagai tersangka kasus korupsi e-KTP. Ketua KPK Agus Rahardjo menyampaikan itu setelah rapat bersama pimpinan komisi antirasuah lain di Gedung Merah Putih KPK, Senin (17/7).

Agus memastikan, keputusan menetapkan Setnov sebagai tersangka sudah melalui pertimbangan matang. Dia menegaskan, hal itu tidak terkait dengan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket KPK yang tengah bekerja. “Tidak terkait sama sekali,” kata dia tegas.

KPK hanya melakukan satu cara untuk menunjukkan bahwa mereka tidak terpengaruh oleh pansus tersebut. Yakni, mempercepat kerja dan meningkatkan performa. “Supaya menunjukkan kepada masyarakat,” terang Agus. Dia meminta agar masyarakat mengikuti setiap proses yang dilakukan KPK berkaitan dengan status Setnov.

Di hadapan awak media, Agus menjelaskan tahap demi tahap sehingga KPK sampai pada keputusan menetapkan politikus kawakan tersebut sebagai tersangka. Menurut dia, itu tidak lepas dari fakta persidangan terhadap dua terdakwa yang sudah lebih dulu menjalani proses hukum.

Yakni, mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri Irman dan mantan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Dirjen Dukcapil Kemendagri Sugiharto. Setelah mencermati fakta persidangan keduanya, KPK menemukan bukti permulaan yang cukup untuk menetapkan tersangka baru.

“KPK menetapkan SN (Setnov), anggota DPR RI periode 2009–2014 sebagai tersangka,” ujar Agus. KPK menduga Setnov menyalahgunakan kewenangan untuk menguntungkan diri sendiri, orang lain, dan korporasi yang berujung kerugian negara sebesar Rp 2,3 triliun dari total anggaran paket pengadaan e-KTP Rp 5,9 triliun.

Ketua KPK kelahiran Magetan itu mengungkapkan soal rencana korupsi yang diduga berlangsung sejak perencanaan paket pengadaan e-KTP berjalan. Yakni, pada tahap penganggaran serta pengadaan barang dan jasa. Itu sesuai dengan fakta yang terungkap dalam persidangan.

Lantaran tindakan tersebut, Setnov yang kini menduduki kursi nomor satu di DPR disangkakan melanggar Pasal 3 atau Pasal 2 Ayat (1) Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. (udi)

 

 


BACA JUGA

Senin, 18 Desember 2017 10:53

Bikin Regu Keberangkatan Haji 2018

KANTOR Kementerian Agama (Kemenag) Berau, mengumpulkan 120 calon jemaah haji Berau yang bakal diberangkatkan…

Senin, 18 Desember 2017 10:52

Kesampingkan Kepentingan Pribadi, Duka Dijadikan Suka

Mengenal lingkungan dan memahami karakter masyarakat, jadi hal pertama yang dilakukan Dadang Munandar…

Senin, 18 Desember 2017 10:51

Batas Penangguhan UMK Sisa Lima Hari

TANJUNG REDEB –Penetapan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Berau berjalan mulus. Hal itu disampaikan…

Minggu, 17 Desember 2017 18:55

Dihakimi Massa sebelum Digiring ke Polisi

TANJUNG REDEB – Tak kuasa membendung hawa nafsunya, Ramli (22) warga RT 05, Gunung Tabur, dibantu…

Minggu, 17 Desember 2017 00:11

PU Evaluasi Proyek U-Gutter

TANJUNG REDEB - Pemasangan u-gutter di simpang tiga Jalan Dr Soetomo dan Pangeran Antasari, bakal dievaluasi.…

Minggu, 17 Desember 2017 00:09

Beruntung karena Ditugaskan di Kampung Halaman

Menjadi seorang bidan, memang sudah dicita-citakan Hefi Theopani sejak kecil. Apalagi bisa ditugaskan…

Minggu, 17 Desember 2017 00:07

Penanganan Bujangga Terancam Molor

TANJUNG REDEB – Proyek penanganan Jalan Bujangga dengan membangun kembali jalan yang ambles sekaligus…

Sabtu, 16 Desember 2017 15:03
BREAKING NEWS

Remas Payudara Pengendara, Pelaku Dipukul Massa

TANJUNG REDEB - Aksi pelecehan terhadap wanita menggegerkan warga di Jalan Niaga I, Tanjung Redeb, sekitar…

Sabtu, 16 Desember 2017 13:03

Sodikin Tewas Tertembak Senjata Sendiri

TALISAYAN – Senjata makan tuan. Itulah yang terjadi pada Sodikin (30), warga Jalan Kenangan RT…

Sabtu, 16 Desember 2017 12:59

Jauh dari Suami, Pelayanan Juga untuk Wisatawan

Pulau Derawan menjadi salah satu destinasi wisata andalan Berau dan Kaltim yang sudah mendunia. Sebagian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .