MANAGED BY:
JUMAT
19 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Selasa, 25 Juli 2017 09:35
Masyarakat Mulai Tinggalkan Premium
MULAI TINGGALKAN PREMIUM: Penjualan pertalite di sejumlah SPBU terus mengalami peningkatan.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Pengguna premium di Kabupaten Berau mulai beralih ke pertalite. Hal ini terlihat dengan semakin meningkatnya permintaan masyarakat terhadap bahan bakar RON 90 ini.

Dikatakan Manajer Operasional Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum(SPBU) Bujangga Chepy Ridwan, dalam beberapa bulan terakhir permintaan masyarakat terhadap jenis bahan bakar pertalite sangatlah meningkat tajam. Bahkan, peningkatan tersebut mencapai 150 hingga 200 persen.

“Dari awal tahun sampai April, rata-rata kami menjual 40 hingga 50 kiloliter per bulannya. Sedangkan untuk Mei, Juni dan Juli, rata-rata penjualan kami sekitar 50 sampai 100 kiloliter,” katanya kepada Berau Post, Senin (24/7).

Ia menjelaskan, banyaknya masyarakat yang mulai beralih dari premium ke pertalite, dikarenakan kualitas pertalite. Cheppy menerangkan, masyarakat telah merasakan keunggulan pertalite ketimbang premium.

“Yang pertama keunggulan pertalite itu membuat motor menjadi irit bahan bakar. Kemudian kualitasnya juga lebih baik dari premium, sehingga bagus untuk mesin,” ucapnya.

Hal senada diutarakan operator SPBU di Jalan H Isa III Junaidi. Diakuinya, dalam beberapa bulan terakhir permintaan masyarakat terhadap pertalite sangat meningkat. “Meningkatnya itu sekitar 150 persenlah dalam beberapa bulan ini. Kebanyakan alasan masyarakat karena pertalite ini lebih bagus di mesin dan lebih irit juga,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Derry, salah seorang warga Bujangga, mengaku lebih senang menggunakan pertalite ketimbang premium. Menurutnya, dengan tingginya oktan yang dimiliki pertalite akan berdampak baik terhadap mesin sepeda motor miliknya. “Dari tarikan gas motor juga terasa lebih lembut daripada pakai premium. Terus dari harga juga tidak terlalu jauh dengan premium,” singkatnya. (*/arp/udi)


BACA JUGA

Minggu, 14 Januari 2018 10:10

Harga Cabai Tak Kunjung Turun

TANJUNG REDEB - Jika di beberapa daerah harga komoditas sayuran sudah mulai menurun saat memasuki pertengahan…

Sabtu, 13 Januari 2018 12:21

Tekan Harga Sembako Agar Tetap Stabil

TANJUNG REDEB - Untuk mengantisipasi melonjaknya harga kebutuhan bahan pokok, Dinas Perindustrian…

Sabtu, 13 Januari 2018 12:06

Pencairan Dana Bergulir bagi UMKM, Tunggu Payung Hukum

TANJUNG REDEB – Pemkab Berau melalui Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop)…

Selasa, 09 Januari 2018 11:28

Lirik Perkebunan Sawit, Tetap Perhatikan Pertanian

TALISAYAN – Berbeda dengan Imam Supriadi, mantan Kepala Kampung Eka Sapta yang menggeliatkan komoditas…

Selasa, 09 Januari 2018 11:24

Tambah Anggaran untuk Balai Benih Ikan

TANJUNG REDEB - Dinas Perikanan Berau, tengah fokus dalam mengembangkan budidaya ikan di Kabupaten Berau.…

Sabtu, 06 Januari 2018 12:41

Terpenting Pasar Tumbuh Dahulu

TANJUNG REDEB – Efek positif dari kestabilan harga batu bara tidak hanya diharapkan oleh pengusaha…

Jumat, 05 Januari 2018 09:47

Imbas Kenaikan Harga Batu Bara, Lebih Berdampak Sosial

TANJUNG REDEB – Kenaikan harga “emas hitam”, diharapkan tidak hanya berdampak pada…

Kamis, 04 Januari 2018 00:20

Harapan dari “Emas Hitam”

TANJUNG REDEB – 2018 menjadi tahun paling ditunggu bagi para pelaku usaha. Bagaimana tidak, bisnis…

Rabu, 03 Januari 2018 00:04

Monyet Rugikan Petani, Minta Distertan Mengambil Tindakan

BATU PUTIH – Hama monyet kian meresahkan petani palawija di Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih.…

Minggu, 31 Desember 2017 00:11

Harga Ikan Naik Rp 15 ribu

TANJUNG REDEB – Jelang malam pergantian tahun, harga ikan di Berau melambung. Khususnya Ikan Putih…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .