MANAGED BY:
KAMIS
18 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Selasa, 25 Juli 2017 09:35
Masyarakat Mulai Tinggalkan Premium
MULAI TINGGALKAN PREMIUM: Penjualan pertalite di sejumlah SPBU terus mengalami peningkatan.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Pengguna premium di Kabupaten Berau mulai beralih ke pertalite. Hal ini terlihat dengan semakin meningkatnya permintaan masyarakat terhadap bahan bakar RON 90 ini.

Dikatakan Manajer Operasional Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum(SPBU) Bujangga Chepy Ridwan, dalam beberapa bulan terakhir permintaan masyarakat terhadap jenis bahan bakar pertalite sangatlah meningkat tajam. Bahkan, peningkatan tersebut mencapai 150 hingga 200 persen.

“Dari awal tahun sampai April, rata-rata kami menjual 40 hingga 50 kiloliter per bulannya. Sedangkan untuk Mei, Juni dan Juli, rata-rata penjualan kami sekitar 50 sampai 100 kiloliter,” katanya kepada Berau Post, Senin (24/7).

Ia menjelaskan, banyaknya masyarakat yang mulai beralih dari premium ke pertalite, dikarenakan kualitas pertalite. Cheppy menerangkan, masyarakat telah merasakan keunggulan pertalite ketimbang premium.

“Yang pertama keunggulan pertalite itu membuat motor menjadi irit bahan bakar. Kemudian kualitasnya juga lebih baik dari premium, sehingga bagus untuk mesin,” ucapnya.

Hal senada diutarakan operator SPBU di Jalan H Isa III Junaidi. Diakuinya, dalam beberapa bulan terakhir permintaan masyarakat terhadap pertalite sangat meningkat. “Meningkatnya itu sekitar 150 persenlah dalam beberapa bulan ini. Kebanyakan alasan masyarakat karena pertalite ini lebih bagus di mesin dan lebih irit juga,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Derry, salah seorang warga Bujangga, mengaku lebih senang menggunakan pertalite ketimbang premium. Menurutnya, dengan tingginya oktan yang dimiliki pertalite akan berdampak baik terhadap mesin sepeda motor miliknya. “Dari tarikan gas motor juga terasa lebih lembut daripada pakai premium. Terus dari harga juga tidak terlalu jauh dengan premium,” singkatnya. (*/arp/udi)


BACA JUGA

Kamis, 13 September 2018 14:00

Harga Kedelai Naik, Tempe Masih Normal

TANJUNG REDEB - Naiknya harga kedelai tak berpengaruh besar terjadap penjualan tempe di Pasar Sanggam…

Selasa, 11 September 2018 13:51

Tingkatkan Budidaya Perikanan lewat Program Intensifikasi

TANJUNG REDEB – Program intensifikasi pembudidaya unggulan, mulai dijalankan Dinas Perikanan Berau.…

Senin, 10 September 2018 12:52

Harga Buah Impor Naik

TANJUNG REDEB – Diduga nilai tukar dolar terhadap rupiah yang melonjak tinggi, berpengaruh pada…

Senin, 10 September 2018 12:51

Turun Tiga Kali, Petani Keluhkan Harga Kelapa Sawit

BATU PUTIH - Petani kelapa sawit yang berada di wilayah Kecamatan Batu Putih kembali mengeluh lantaran…

Kamis, 06 September 2018 15:06

Penyaluran Elpiji 3 Kg Masih Tak Tepat Sasaran

TANJUNG REDEB - Sulitnya mendapatkan tabung gas melon di sejumlah kampung wilayah pesisir selatan Berau,…

Selasa, 04 September 2018 10:58

Cuaca Tak Menentu Pengaruhi Harga Sayur

TANJUNG REDEB - Harga sayuran di Pasar Sanggam Adji Dilayas mengalami perubahan begitu cepat setiap…

Selasa, 04 September 2018 10:57

Pertanian dan Perkebunan Jadi Andalan Sumber Mulya

TALISAYAN - Hingga kini sektor pertanian masih menjadi salah satu usaha dalam menopang perekonomian…

Jumat, 31 Agustus 2018 14:03

Gas Elpiji di Pesisir Kerap Kosong

TALISAYAN - Kurang lancarnya pasokan gas elpiji di sejumlah wilayah di pesisir selatan Berau, berdampak…

Selasa, 28 Agustus 2018 11:35

Pasokan Berkurang, Harga Telur Ayam Naik

TANJUNG REDEB – Sudah sekitar sepekan harga telur ayam mengalami kenaikan. Meski tak signifikan,…

Jumat, 24 Agustus 2018 13:40

Peternakan Berau Jadi Rujukan

SAMBALIUNG – Konsumsi daging ayam potong masyarakat Kabupaten Berau, terus meningkat dalam beberapa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .