MANAGED BY:
JUMAT
20 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Selasa, 25 Juli 2017 09:35
Masyarakat Mulai Tinggalkan Premium
MULAI TINGGALKAN PREMIUM: Penjualan pertalite di sejumlah SPBU terus mengalami peningkatan.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Pengguna premium di Kabupaten Berau mulai beralih ke pertalite. Hal ini terlihat dengan semakin meningkatnya permintaan masyarakat terhadap bahan bakar RON 90 ini.

Dikatakan Manajer Operasional Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum(SPBU) Bujangga Chepy Ridwan, dalam beberapa bulan terakhir permintaan masyarakat terhadap jenis bahan bakar pertalite sangatlah meningkat tajam. Bahkan, peningkatan tersebut mencapai 150 hingga 200 persen.

“Dari awal tahun sampai April, rata-rata kami menjual 40 hingga 50 kiloliter per bulannya. Sedangkan untuk Mei, Juni dan Juli, rata-rata penjualan kami sekitar 50 sampai 100 kiloliter,” katanya kepada Berau Post, Senin (24/7).

Ia menjelaskan, banyaknya masyarakat yang mulai beralih dari premium ke pertalite, dikarenakan kualitas pertalite. Cheppy menerangkan, masyarakat telah merasakan keunggulan pertalite ketimbang premium.

“Yang pertama keunggulan pertalite itu membuat motor menjadi irit bahan bakar. Kemudian kualitasnya juga lebih baik dari premium, sehingga bagus untuk mesin,” ucapnya.

Hal senada diutarakan operator SPBU di Jalan H Isa III Junaidi. Diakuinya, dalam beberapa bulan terakhir permintaan masyarakat terhadap pertalite sangat meningkat. “Meningkatnya itu sekitar 150 persenlah dalam beberapa bulan ini. Kebanyakan alasan masyarakat karena pertalite ini lebih bagus di mesin dan lebih irit juga,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Derry, salah seorang warga Bujangga, mengaku lebih senang menggunakan pertalite ketimbang premium. Menurutnya, dengan tingginya oktan yang dimiliki pertalite akan berdampak baik terhadap mesin sepeda motor miliknya. “Dari tarikan gas motor juga terasa lebih lembut daripada pakai premium. Terus dari harga juga tidak terlalu jauh dengan premium,” singkatnya. (*/arp/udi)


BACA JUGA

Kamis, 05 Juli 2018 13:37

Kerajinan Tangan Tradisional Mulai Ditinggalkan

TANJUNG REDEB – Meski kerajinan anyaman tangan kini sudah tidak sepopuler dulu, tapi tidak membuat…

Kamis, 05 Juli 2018 13:34

KOK BISA..!! Harga Ikan Mahal di Kampung Nelayan

TALISAYAN - Meskipun sejumlah kampung di pesisir selatan Berau dikenal sebagai daerah penghasil ikan…

Kamis, 05 Juli 2018 13:32

Modal untuk UMKM lewat Dana Bergulir

TANJUNG REDEB - Dalam rangka memberikan kemudahan akses pembiayaan berupa dana bantuan untuk Usaha Mikro…

Kamis, 05 Juli 2018 13:31

Juni, Harga TBS Kembali Turun

TANJUNG REDEB - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kalimantan Timur (Kaltim) kembali mengalami…

Selasa, 03 Juli 2018 11:11

Cuaca Tak Menentu, Pembuat Bata Merugi

TANJUNG REDEB - Tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir, mengakibatkan para pengrajin batu…

Selasa, 03 Juli 2018 11:11

Harga Sawit Turun, Petani Tak Khawatir

BATU PUTIH - Menurunnya harga hasil perkebunan tidak hanya lada saja. Saat ini, harga kelapa sawit di…

Sabtu, 30 Juni 2018 12:18

Tingkatkan PAK Lewat Sektor Perikanan

TALISAYAN – Tingkatkan Pendaptan Asli Kampung (PAK) Pemerintah Kampung Talisayan, Kecamatan Talisayan,…

Jumat, 29 Juni 2018 10:57

Harga Lada Selalu Turun Drastis

TANJUNG REDEB – Data dari Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Berau, disebutkan harga lada saat…

Selasa, 26 Juni 2018 12:15

Bantuan Sapi Diganti Program Inseminasi Buatan

TANJUNG REDEB - Dinas Pertanian dan Peternakan Berau, terus menggalakkan berbagai program guna mempertahankan…

Senin, 25 Juni 2018 11:57

Disperindagkop Dukung Peningkatan Kualitas Produk IKM

TANJUNG REDEB - Kabar baik bagi para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di Bumi Batiwakkal, dalam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .