MANAGED BY:
RABU
22 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Selasa, 01 Agustus 2017 11:13
Harga Garam Naik, Ikan Asin Juga Ikut Naik
MULAI HABIS: Stok garam di Pasar Sanggam Adji Dilayas mulai menipis, Senin (31/7) kemarin.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Kurangnya stok garam membuat harganya di Pasar Sanggam Adji Dilayas, mengalami kenaikan. Bahkan, berpengaruh pada ketersediaan dan harga ikan asin.

Dari pantauan, stok garam di setiap pedagang terlihat sedikit. Yang biasanya terlihat menumpuk tinggi di depan sejumlah kios, dan hanya ada beberapa bal saja.

Basri, pedagang sembako di Pasar Sanggam Adji Dilayas,  mengaku harga garam saat ini, misalnya untuk merek Ibu Bijak mencapai Rp 38 ribu hingga Rp 40 ribu per bal yang berisi 20 bungkus garam dan sebelumnya hanya Rp 18 ribu.

Dikatakannya,  kenaikan garam kali ini memang benar-benar mengejutkan pedagang dan pelanggan. "Saya saja ini hanya dapat dua bal, harga yang kami dapat dari pemasok sangat mahal mau tidak mau kami terpaksa menjual dengan harga mahal juga, " ungkapnya.

Menurutnya, kenaikan ini sudah terjadi sejak dua hari belakangan. Untuk stok garam biasanya dia mengambil garam dari Samarinda.

Sementara itu, Wati pedagang ikan asin mengaku pasrah dengan situasi saat ini. Kenaikan ini tentu tidak menguntungkan bagi pedagang.

"Harga dari produsen sudah naik, alasannya garam naik dan mulai sulit dicari. Ya kami juga harus menaikkan harga dagangan.  Imbasnya,  pembeli menjadi berkurang otomatis omzet kami menurun," ujarnya.

Untuk harga ikan asin dia tidak berani menaikkan harga terlalu tinggi,  karena takut tidak laku. Misalnya saja ikan asin jenis Talang-Talang yang biasanya Rp 20 ribu per kilo gram (Kg) sekarang menjadi Rp 30 ribu per Kg. Beberapa jenis ikan asin juga mengalami kekosongan seperti Baranak.

Menurutnya, naiknya harga garam dan ikan asin bukan hanya terjadi di Berau, tetapi di luar daerah juga mengalami hal yang sama.

Sementara itu konsumen, Rusliana,  mengaku kaget saat membeli garam yang dijual Rp 6 ribu per bungku, yang biasanya hanya membeli Rp 1.500 per bungkus.

"Kaget lah,  baru beberapa hari rasanya saya membeli garam pas hari ini beli lagi harganya sudah naik. Biasanya saya membeli satu bal untuk stok,  tapi karena ini mahal saya beli satu-satu saja," jelasnya. (*/sin/app)


BACA JUGA

Senin, 06 November 2017 10:24

Empat Kecamatan Masuk Zona Merah

DINAS Pangan Kabupaten Berau, menyebut empat kecamatan di Bumi Batiwakkal, dipetakan sebagai kawasan…

Sabtu, 04 November 2017 12:09

Harus Komitmen dengan Perkebunan Plasma

KIAN banyaknya perusahaan kelapa sawit yang menanamkan modalnya di Berau, disambut baik seluruh pelaku…

Sabtu, 04 November 2017 12:07

Investasi Meningkat walau Ekonomi Melambat

TANJUNG REDEB – Naiknya harga kelapa sawit, ditambah semakin banyak perusahaan yang ingin berinvestasi…

Jumat, 03 November 2017 11:13

Produksi Menurun, Bukan karena Petani

TALISAYAN – Menurunnya produksi beras, bukan disebabkan karena menurutnya minat masyarakat menjadi…

Kamis, 02 November 2017 00:26

Produksi Padi Menurun Setiap Tahun

TANJUNG REDEB – Pertumbuhan produksi padi di Kabupaten Berau sampai saat ini belum sejalan dengan…

Kamis, 02 November 2017 00:16

Harga Kebutuhan Pokok Stabil

TANJUNG REDEB - Sejumlah bahan pangan di Pasar Sanggam Adji Dilayas mengalami fluktuasi atau ketidak…

Rabu, 01 November 2017 10:31

Antrean Pengangkutan, Semen Langka Beberapa Pekan

TANJUNG REDEB – Kelangkaan semen kembali terjadi di Kabupaten Berau. Penyebabnya, dijelaskan Kepala…

Selasa, 31 Oktober 2017 11:24

Harga Lada Masih Terpuruk

BIATAN – Rendahnya harga jual lada yang kini bertahan di angka Rp 60 ribu per kilogram (kg), menjadi…

Senin, 30 Oktober 2017 11:01

Minim Regenerasi Petani

WALAU punya potensi lahan pertanian yang masih sangat luas, ditambah peralatan serba mesin untuk…

Jumat, 27 Oktober 2017 11:18

Lahan Tersedia, Bibit Belum Siap

TANJUNG REDEB – Informasi Berau ditunjuk Kementerian Pertanian mendapat bantuan untuk ekstensifikasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .