MANAGED BY:
MINGGU
18 FEBRUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Selasa, 01 Agustus 2017 11:13
Harga Garam Naik, Ikan Asin Juga Ikut Naik
MULAI HABIS: Stok garam di Pasar Sanggam Adji Dilayas mulai menipis, Senin (31/7) kemarin.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Kurangnya stok garam membuat harganya di Pasar Sanggam Adji Dilayas, mengalami kenaikan. Bahkan, berpengaruh pada ketersediaan dan harga ikan asin.

Dari pantauan, stok garam di setiap pedagang terlihat sedikit. Yang biasanya terlihat menumpuk tinggi di depan sejumlah kios, dan hanya ada beberapa bal saja.

Basri, pedagang sembako di Pasar Sanggam Adji Dilayas,  mengaku harga garam saat ini, misalnya untuk merek Ibu Bijak mencapai Rp 38 ribu hingga Rp 40 ribu per bal yang berisi 20 bungkus garam dan sebelumnya hanya Rp 18 ribu.

Dikatakannya,  kenaikan garam kali ini memang benar-benar mengejutkan pedagang dan pelanggan. "Saya saja ini hanya dapat dua bal, harga yang kami dapat dari pemasok sangat mahal mau tidak mau kami terpaksa menjual dengan harga mahal juga, " ungkapnya.

Menurutnya, kenaikan ini sudah terjadi sejak dua hari belakangan. Untuk stok garam biasanya dia mengambil garam dari Samarinda.

Sementara itu, Wati pedagang ikan asin mengaku pasrah dengan situasi saat ini. Kenaikan ini tentu tidak menguntungkan bagi pedagang.

"Harga dari produsen sudah naik, alasannya garam naik dan mulai sulit dicari. Ya kami juga harus menaikkan harga dagangan.  Imbasnya,  pembeli menjadi berkurang otomatis omzet kami menurun," ujarnya.

Untuk harga ikan asin dia tidak berani menaikkan harga terlalu tinggi,  karena takut tidak laku. Misalnya saja ikan asin jenis Talang-Talang yang biasanya Rp 20 ribu per kilo gram (Kg) sekarang menjadi Rp 30 ribu per Kg. Beberapa jenis ikan asin juga mengalami kekosongan seperti Baranak.

Menurutnya, naiknya harga garam dan ikan asin bukan hanya terjadi di Berau, tetapi di luar daerah juga mengalami hal yang sama.

Sementara itu konsumen, Rusliana,  mengaku kaget saat membeli garam yang dijual Rp 6 ribu per bungku, yang biasanya hanya membeli Rp 1.500 per bungkus.

"Kaget lah,  baru beberapa hari rasanya saya membeli garam pas hari ini beli lagi harganya sudah naik. Biasanya saya membeli satu bal untuk stok,  tapi karena ini mahal saya beli satu-satu saja," jelasnya. (*/sin/app)


BACA JUGA

Selasa, 13 Februari 2018 00:16

KEREN !!! Tiga Ribu Nelayan Berau Ikut Asuransi

TANJUNG REDEB - Dalam rangka memberikan jaminan perlindungan atas risiko nelayan di Indonesia, salah…

Senin, 12 Februari 2018 09:59

Maksimalkan Penyaluran Pupuk Bersubsidi

TANJUNG REDEB – Untuk memantapkan program kerja tahun 2018, Dinas Pertanian dan Peternakan Berau…

Senin, 12 Februari 2018 09:58

Tahun Ini Ditarget 1.000 Ekor

TANJUNG REDEB – Program Inseminasi Buatan (IB) atau kawin suntik ternak, melalui Upaya Khusus…

Senin, 12 Februari 2018 09:57

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat dan Anggota

TANJUNG REDEB – Program kebun plasma wajib dipenuhi perusahaan perkebunan kelapa sawit. Karena…

Sabtu, 10 Februari 2018 10:45

80 Ekor Sapi Ikut Asuransi

TANJUNG REDEB – Tahun ini, sebanyak 80 ekor sapi dari wilayah Sambaliung telah mengikuti program…

Sabtu, 10 Februari 2018 10:42

5.973 KPM Bakal Terima Beras Sejahtera

TANJUNG REDEB - Badan Urusan Logistik (Bulog) Berau mulai mendistribusikan program Bantuan Sosial (Bansos)…

Jumat, 09 Februari 2018 13:33

Perbup Terbit, Walet Rumahan Untungkan Daerah

TANJUNG REDEB - Pengusaha sarang burung walet rumahan akhirnya bisa bernafas lega. Hal ini setelah terbitnya…

Jumat, 09 Februari 2018 13:31

Angka PHK Turun Setiap Tahun

TANJUNG REDEB - Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Berau, sepanjang…

Jumat, 09 Februari 2018 13:30

88 Koperasi di Berau Tidak Aktif

TANJUNG REDEB – Dari 351 koperasi yang ada di Berau, hanya 263 di antaranya yang aktif melakukan…

Jumat, 09 Februari 2018 13:25

2018, Target PAD 247 Miliar

TANJUNG REDEB – Target pendapatan asli daerah terus ditingkatkan tiap tahunnya. Menurut Kepala…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .