MANAGED BY:
JUMAT
20 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Selasa, 01 Agustus 2017 11:18
Permasalahan Pertanian Tak Kunjung Tuntas
BUTUH SOLUSI: Sektor pertanian di wilayah pesisir selatan Berau belum digarap maksimal. Petani pun enggan meningkatkan hasil produksinya.

PROKAL.CO, TALISAYAN – Pemasaran masih menjadi momok bagi petani. Belum lagi ditambah rendahnya nilai jual. Kedua hal tersebut kerap dikeluhkan para petani di wilayah Kecamatan Talisayan dan meminta kepada Pemerintah Kabupaten Berau untuk segera memberi solusi.

Kepala Kampung Sumber Mulya Samijo mengatakan, kondisi tersebut membuat petani menjadi tidak produktif. Pasalnya, Pemkab Berau menekankan kepada petani untuk meningkatkan kualitas serta produksi.

“Yang dibutuhkan adalah komitmen petani. Ingin mengembangkannya atau tidak. Tetapi, petani lebih melihat kepada menguntungkan atau tidak,” tutur Samijo kepada Berau Post, Senin (31/7).

Terlebih selama ini kesejahteraan petani juga belum tercapai. Sehingga ujarnya sangat wajar jika petani berpikir kritis terhadap kehidupan ekonominya.

”Bahan mentahnya saja sulit dijual. Lantaran belum adanya kejelasan pemasaran itulah, petani enggan meningkatkan kuantitas hasil produksi,” terangnya.

Hal serupa juga diutarakan Pejabat sementara (Pjs) Kepala Kampung Tunggal Bumi, Bayu Wahono. Ia menginginkan agar Pemkab Berau segera sadar dengan potensi pertanian di Bumi Batiwakkal. Sehingga terjadi perbaikan dari sistem produksi. Sehingga permasalahan yang dihadapai selama ini dapat terselesaikan.

“Jika sudah selesai, maka petani akan dengan sukarela meningkatkan produksi dan kualitasnya,” paparnya.

Permasalahan lain adalah banyaknya bahan baku makanan seperti beras yang dipasok secara besar-besaran. Sehingga membunuh mata pencaharian petani lokal di sektor pertanian.

“Seperti kedelai, beras, telor dan lain-lain dipasok dari Sulawesi dan Jawa. Padahal potensi kita memungkinkan untuk memenuhi hal itu. Asal tekad dari petani hingga pemkab kuat dan bersinergi untuk mencapai hal tersebut,” ujarnya.  “Setidaknya, bisa mengurangi pasokan dari luar daerah, agar produksi lokal petani bisa dimanfaatkan. Kemudian mematok harga standar,” tambahnya.

Jika hal tersebut dilakukan, ia menyarankan untuk membuat produk turunan dari komoditas tersebut. Dan tidak kalah penting ujar Bayu Wahono adalah meningkatkan sumber daya manusia (SDM) serta mengembangkan industri rumahan, agar meningkatkan nilai jual.

”Tak usah bermimpi jauh. Setidaknya dapat dipasarkan lokal dulu. Secara bertahap, saya sakin kita yang menjadi pemasok ke luar daerah. Meskipun puluhan tahun yang akan datang baru tercapai,” pungkasnya. (*/jun/rio) 


BACA JUGA

Kamis, 05 Juli 2018 13:37

Kerajinan Tangan Tradisional Mulai Ditinggalkan

TANJUNG REDEB – Meski kerajinan anyaman tangan kini sudah tidak sepopuler dulu, tapi tidak membuat…

Kamis, 05 Juli 2018 13:34

KOK BISA..!! Harga Ikan Mahal di Kampung Nelayan

TALISAYAN - Meskipun sejumlah kampung di pesisir selatan Berau dikenal sebagai daerah penghasil ikan…

Kamis, 05 Juli 2018 13:32

Modal untuk UMKM lewat Dana Bergulir

TANJUNG REDEB - Dalam rangka memberikan kemudahan akses pembiayaan berupa dana bantuan untuk Usaha Mikro…

Kamis, 05 Juli 2018 13:31

Juni, Harga TBS Kembali Turun

TANJUNG REDEB - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kalimantan Timur (Kaltim) kembali mengalami…

Selasa, 03 Juli 2018 11:11

Cuaca Tak Menentu, Pembuat Bata Merugi

TANJUNG REDEB - Tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir, mengakibatkan para pengrajin batu…

Selasa, 03 Juli 2018 11:11

Harga Sawit Turun, Petani Tak Khawatir

BATU PUTIH - Menurunnya harga hasil perkebunan tidak hanya lada saja. Saat ini, harga kelapa sawit di…

Sabtu, 30 Juni 2018 12:18

Tingkatkan PAK Lewat Sektor Perikanan

TALISAYAN – Tingkatkan Pendaptan Asli Kampung (PAK) Pemerintah Kampung Talisayan, Kecamatan Talisayan,…

Jumat, 29 Juni 2018 10:57

Harga Lada Selalu Turun Drastis

TANJUNG REDEB – Data dari Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Berau, disebutkan harga lada saat…

Selasa, 26 Juni 2018 12:15

Bantuan Sapi Diganti Program Inseminasi Buatan

TANJUNG REDEB - Dinas Pertanian dan Peternakan Berau, terus menggalakkan berbagai program guna mempertahankan…

Senin, 25 Juni 2018 11:57

Disperindagkop Dukung Peningkatan Kualitas Produk IKM

TANJUNG REDEB - Kabar baik bagi para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di Bumi Batiwakkal, dalam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .