MANAGED BY:
RABU
22 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Selasa, 01 Agustus 2017 11:18
Permasalahan Pertanian Tak Kunjung Tuntas
BUTUH SOLUSI: Sektor pertanian di wilayah pesisir selatan Berau belum digarap maksimal. Petani pun enggan meningkatkan hasil produksinya.

PROKAL.CO, TALISAYAN – Pemasaran masih menjadi momok bagi petani. Belum lagi ditambah rendahnya nilai jual. Kedua hal tersebut kerap dikeluhkan para petani di wilayah Kecamatan Talisayan dan meminta kepada Pemerintah Kabupaten Berau untuk segera memberi solusi.

Kepala Kampung Sumber Mulya Samijo mengatakan, kondisi tersebut membuat petani menjadi tidak produktif. Pasalnya, Pemkab Berau menekankan kepada petani untuk meningkatkan kualitas serta produksi.

“Yang dibutuhkan adalah komitmen petani. Ingin mengembangkannya atau tidak. Tetapi, petani lebih melihat kepada menguntungkan atau tidak,” tutur Samijo kepada Berau Post, Senin (31/7).

Terlebih selama ini kesejahteraan petani juga belum tercapai. Sehingga ujarnya sangat wajar jika petani berpikir kritis terhadap kehidupan ekonominya.

”Bahan mentahnya saja sulit dijual. Lantaran belum adanya kejelasan pemasaran itulah, petani enggan meningkatkan kuantitas hasil produksi,” terangnya.

Hal serupa juga diutarakan Pejabat sementara (Pjs) Kepala Kampung Tunggal Bumi, Bayu Wahono. Ia menginginkan agar Pemkab Berau segera sadar dengan potensi pertanian di Bumi Batiwakkal. Sehingga terjadi perbaikan dari sistem produksi. Sehingga permasalahan yang dihadapai selama ini dapat terselesaikan.

“Jika sudah selesai, maka petani akan dengan sukarela meningkatkan produksi dan kualitasnya,” paparnya.

Permasalahan lain adalah banyaknya bahan baku makanan seperti beras yang dipasok secara besar-besaran. Sehingga membunuh mata pencaharian petani lokal di sektor pertanian.

“Seperti kedelai, beras, telor dan lain-lain dipasok dari Sulawesi dan Jawa. Padahal potensi kita memungkinkan untuk memenuhi hal itu. Asal tekad dari petani hingga pemkab kuat dan bersinergi untuk mencapai hal tersebut,” ujarnya.  “Setidaknya, bisa mengurangi pasokan dari luar daerah, agar produksi lokal petani bisa dimanfaatkan. Kemudian mematok harga standar,” tambahnya.

Jika hal tersebut dilakukan, ia menyarankan untuk membuat produk turunan dari komoditas tersebut. Dan tidak kalah penting ujar Bayu Wahono adalah meningkatkan sumber daya manusia (SDM) serta mengembangkan industri rumahan, agar meningkatkan nilai jual.

”Tak usah bermimpi jauh. Setidaknya dapat dipasarkan lokal dulu. Secara bertahap, saya sakin kita yang menjadi pemasok ke luar daerah. Meskipun puluhan tahun yang akan datang baru tercapai,” pungkasnya. (*/jun/rio) 


BACA JUGA

Senin, 06 November 2017 10:24

Empat Kecamatan Masuk Zona Merah

DINAS Pangan Kabupaten Berau, menyebut empat kecamatan di Bumi Batiwakkal, dipetakan sebagai kawasan…

Sabtu, 04 November 2017 12:09

Harus Komitmen dengan Perkebunan Plasma

KIAN banyaknya perusahaan kelapa sawit yang menanamkan modalnya di Berau, disambut baik seluruh pelaku…

Sabtu, 04 November 2017 12:07

Investasi Meningkat walau Ekonomi Melambat

TANJUNG REDEB – Naiknya harga kelapa sawit, ditambah semakin banyak perusahaan yang ingin berinvestasi…

Jumat, 03 November 2017 11:13

Produksi Menurun, Bukan karena Petani

TALISAYAN – Menurunnya produksi beras, bukan disebabkan karena menurutnya minat masyarakat menjadi…

Kamis, 02 November 2017 00:26

Produksi Padi Menurun Setiap Tahun

TANJUNG REDEB – Pertumbuhan produksi padi di Kabupaten Berau sampai saat ini belum sejalan dengan…

Kamis, 02 November 2017 00:16

Harga Kebutuhan Pokok Stabil

TANJUNG REDEB - Sejumlah bahan pangan di Pasar Sanggam Adji Dilayas mengalami fluktuasi atau ketidak…

Rabu, 01 November 2017 10:31

Antrean Pengangkutan, Semen Langka Beberapa Pekan

TANJUNG REDEB – Kelangkaan semen kembali terjadi di Kabupaten Berau. Penyebabnya, dijelaskan Kepala…

Selasa, 31 Oktober 2017 11:24

Harga Lada Masih Terpuruk

BIATAN – Rendahnya harga jual lada yang kini bertahan di angka Rp 60 ribu per kilogram (kg), menjadi…

Senin, 30 Oktober 2017 11:01

Minim Regenerasi Petani

WALAU punya potensi lahan pertanian yang masih sangat luas, ditambah peralatan serba mesin untuk…

Jumat, 27 Oktober 2017 11:18

Lahan Tersedia, Bibit Belum Siap

TANJUNG REDEB – Informasi Berau ditunjuk Kementerian Pertanian mendapat bantuan untuk ekstensifikasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .