MANAGED BY:
JUMAT
20 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Sabtu, 12 Agustus 2017 09:29
Tinggalkan Kerja Kantoran, Akhirnya ke Kalimantan

Mengenal Relawan Patriot Negeri: Donny Isa (9)

SURVEI POTENSI: Donny (kanan) saat menlakukan pendampingan survei potensi energi terbarukan di Sungai Nyadeng, Kampung Merabu, beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, Semua bermula saat Donny satu tahun berperan sebagai pekerja kantoran di bidang geothermal, Donny Isa masih kurang menikmati pekerjaannya. Merasa ada yang kurang, Donny tanpa ragu memutuskan untuk beralih menjadi relawan patriot.

 

EKA RUSDIANA, Tanjung Redeb

 

BAGI pria yang punya nama lengkap Donny Isa Marianto Suryo Putro, menjadi relawan patriot bukanlah hal baru. Dua tahun yang lalu, ia pernah menjadi relawan patriot energi saat memutuskan untuk menanggalkan statusnya sebagai pekerja kantoran dan menjadi relawan patriot ke Muara Bio, Riau.

“Saya pernah kerja satu tahun di bidang saya, geothermal. Kerja di konsultan. Tapi saya merasa ada yang hilang. Rasanya monoton sekali, jadi ada kesempatan untuk menjadi relawan patriot, saya merasa luar biasa sekali. Akhirnya saya merasa lengkap,” ujarnya kepada Berau Post, Jumat (11/8).

Untuk melengkapi kepuasan batinnya, pada tahun 2016, pria berkacamata ini terbang ke ujung Indonesia, tepatnya di Pun, Papua, yang sudah sangat dekat dengan perbatasan Papua Nugini.

Donny bercerita, saat masih di Muara Bio, dirinya memang masih beradaptasi menjadi relawan patriot. Mengingat Muara Bio merupakan wilayah tanpa akses darat, tanpa listrik, tanpa sinyal telepon, dan tanpa pasar. Tetapi, karena dari awal memiliki hobi mendaki gunung, maka baginya sudah terbiasa jika hidup dengan kondisi yang serba terbatas.

“Jadi penyesuaian dirinya enggak terlalu sulit. Enggak sesulit di Papua karena penduduknya mayoritas muslim,” tuturnya.

“Ketika saya di Papua, hanya saya sendirian yang muslim. Penduduknya 100 persen non muslim, jadi ketika mau salat Jumat, saya harus jalan kaki sekitar 1 jam lebih lewat jalan berbatu untuk ke desa terdekat ke pos tentara. Di sana ada sebagian yang muslim dan saya salat di sana,” terangnya bercerita.

Meskipun mengabdikan diri dan berbagi dengan banyak orang memberikannya kepuasan tersendiri, tetap saja bukan tanpa duka yang dirasakannya pria kelahiran Bogor, 29 Maret 1991 selama menjadi relawan patriot.

Anak kedua dari empat bersaudara ini menceritakan pengalaman terpahitnya saat ditugaskan di Riau. “Waktu itu di Riau sedang parah-parahnya kabut asap,” ujarnya.

Saat itu, Donny yang memegang tanggung jawab sebagai patriot energi, mendapat kabar duka dari keluarganya di Riau. Ayah tercintanya mengembuskan napas terakhirnya.

“Subuh dapat kabar itu, paginya saya cari tiket,” singkatnya. Tetapi, karena perjalanan yang jauh dan panjang, ia tidak sempat mengikuti proses pemakaman. Sekuat tenaga ia berusaha agar tidak menitikkan air mata. Sebagai satu-satunya laki-laki di antara ibu dan ketiga saudara perempuannya, ia merasa wajib untuk selalu kuat. “Kalau saya ikutan nangis, siapa yang menguatkan mereka,” ungkapnya.

Bukannya mundur, peristiwa itu justru menguatkan keyakinannya untuk melanjutkan pengabdiannya hingga saat ini. Mendapat penugasan di Berau, Kalimantan Timur, Donny mengaku senang sekali.

“Soalnya, dari awal Kalimantan itu memang masuk rencana hidup saya, karena ingin tahu kebudayaan Dayak. Alhamdulillahsudah tercapai. Pulau besar di Indonesia, hanya Kalimantan yang belum saya kunjungi,” katanya.

Di Berau, Donny bertugas mendampingi dua kampung di Kelay, Merabu dan Mapulu.

Tugas utamanya adalah mencari sumber energi listrik. Menurutnya, di Merabu dan Mapulu memang terdapat potensi energi yang cukup besar, khususnya untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH).

“Bareng lurah (kepala kampung), ketua BPK, kita udah survei ke lapangan. Ada potensinya dan bisa dikembangkan, namun ternyata sudah ada yang membangun PLTS di sana. Jadi survei kita hanya sebagai pendataan aja. Kalau sewaktu-waktu mau dikembangkan bisa, tapi bukan listrik melainkan lebih pada pengembangan wisata dan kebutuhan air bersih untuk air minum,” jelasnya.

Sementara berdasarkan hasil survei sosial, pemerintahan kampung sudah punya kebijakan untuk memfasilitasi pengurusan dokumen administrasi kependudukan, baik di tingkat pemerintah kampung, kecamatan hingga ke kabupaten. Selain itu juga ada kebijakan untuk membuatkan toilet umum, mengingat mayoritas rumah warga masih belum memiliki toilet sehat.                       

“Tapi itu semua kampung yang melakukan, saya hanya melakukan pendampingan saja mulai dari survei hingga pelaksanaannya,” tutupnya. (bersambung/udi)


BACA JUGA

Kamis, 19 Oktober 2017 10:35

Berpolitik, Kakam Terancam Dicopot

TANJUNG REDEB – Kewajiban seluruh partai politik (parpol) mendaftarkan keanggotaannya jika ingin…

Kamis, 19 Oktober 2017 10:34

Listrik Dijadwalkan Padam Sepekan

TANJUNG REDEB – Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area Berau berencana melakukan pemadaman listrik…

Kamis, 19 Oktober 2017 10:28

Kalstar Tunggak PNBP Rp 30 Juta

TANJUNG REDEB – Operasional Kalstar Aviation masih dihentikan sementara Kementerian Perhubungan.…

Rabu, 18 Oktober 2017 11:43

Jangan Main-Main soal Isu SARA

TANJUNG REDEB – Usai dilantik menjadi Gubernur DKI Jakarta periode tahun 2017-2022, Anies Rasyid…

Rabu, 18 Oktober 2017 11:40

Benarkan Dugaan Mark Up, Inspektorat Tunggu Perbaikan LPj Kampung Giring-Giring

TANJUNG REDEB – Adanya dugaan mark up anggaran pembangunan gapura dari Alokasi Dana Kampung (ADK)…

Selasa, 17 Oktober 2017 09:53

KPU Mulai Teliti Berkas Parpol

TANJUNG REDEB – Hingga pukul 21.00 Wita malam tadi (16/10), sebanyak 12 partai politik (parpol)…

Selasa, 17 Oktober 2017 09:52

Telusuri Dugaan Penyelewengan ADK Giring-Giring, Bupati Serahkan ke Inspektorat

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram telah menerima laporan dugaan penyelewengan atau mark up…

Selasa, 17 Oktober 2017 09:52

Api Hanguskan Dua Kamar Indekos dan Satu Kios

TANJUNG REDEB – Tiga bangunan di Gang 4, Jalan Aminudin, RT 19, Kelurahan Bugis, Tanjung Redeb,…

Senin, 16 Oktober 2017 10:26

Pekerjaan Harus Sesuai Standar

TANJUNG REDEB – Kritikan terhadap pembangunan ruang kelas baru (RKB) SD 011 Tanjung Redeb di Jalan…

Senin, 16 Oktober 2017 10:26

Polisi Amankan Pelaku Penggelapan Dana Koperasi

TANJUNG REDEB – Pelarian Daniel Siringo Ringo, tersangka penipuan dan pengelapan dana koperasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .