MANAGED BY:
SABTU
16 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Minggu, 13 Agustus 2017 00:17
Harus Tegas, tapi Bukan untuk Ditakuti

Mengenal Ketua-Ketua RT di Kabupaten Berau: Baddu Rahman (141)

KETUA RT: Baddu (kiri) bersama dengan wakilnya saat ditemui kemarin siang (12/8)

PROKAL.CO, Rupanya memang sudah menjadi jalan bagi Baddu Rahman duduk sebagai Ketua RT. Sekian kali menolak jabatan itu, tetap saja dipilih kembali oleh warga. Sampai pada bulan ini, terhitung sudah dua tahun menjadi ketua RT 21 Jalan Limunjan, Sambaliung.

 

EKA RUSDIANA, Sambaliung

SECARA tidak sengaja, awak Berau Post berjumpa dengan Baddu yang saat itu tengah berada di salah satu warung milik warganya dan berpura-pura sebagai warga biasa. “Ada perlu apa cari Ketua RT? Itu rumahnya yang warna hijau,” ujarnya menunjuk salah satu rumah panggung yang ada di sisi jalan lain tidak jauh dari warung, kemarin (12/8) siang.

Barulah kemudian terungkap setelah pemilik warung mengatakan bahwa yang tengah bertanya itu, Baddu, tidak lain dan tidak bukan adalah Ketua RT 21 Jalan Limunjan. Pria setengah abad itu tertawa lebar dan terlihat sangat puas ketika berhasil mengelabuhi awak media ini.

Masih dengan senyum simpul, ia bergegas menyalakan mesin motor dan berkendara menuju kediamannya yang tidak begitu jauh. Melalui perkenalan singkat, diketahui bahwa pria berambut gondrong ini merupakan pribadi yang tegas tetapi menyenangkan.

“Saya ini sebenarnya tidak pernah mau jadi ketua RT. Saya suka membantu siapa aja, tapi tidak mau duduk sebagai yang dituakan,” begitu ujarnya membuka pembicaraan.

Sei Limunjan sendiri ungkap Baddu, merupakan Limunjan yang sebenarnya. Dalam artian, ia menjelaskan bahwa wilayah RT lainnya merupakan pemekaran dari Limunjan yang saat ini merupakan wilayah RT 21.

Pria kelahiran Bone, pada 1960 silam ini, sedikit mengalami kesulitan dalam berbicara bahasa Indonesia. Akan tetapi, didampingi oleh wakilnya ia mengaku selama dua tahun masa jabatannya sebagai ketua RT di Sei Limunjan semuanya berjalan lancar, lingkungan aman terkendali.

Setiap permasalahan yang muncul di wilayahnya selalu berusaha diselesaikan dengan jalan musyawarah. Baginya sangat penting untuk mengetahui duduk perkara sebelum dilanjutkan pada pihak yang berwajib.

“Saya tidak akan biarkan warga saya dibawa begitu saja kalau terlibat suatu masalah. Saya harus tahu dulu apa permasalahan sebenarnya, kalau ternyata dia benar tetapi disalahkan, menurut saya dia juga benar, maka saya siap gantikan posisinya jika terpaksa harus berurusan dengan yang lebih berkuasa dari saya,” ujarnya. “Sebagai yang terlanjur dituakan, saya harus tegas,” tambahnya lagi.

Pria yang bekerja sebagai petani ini, juga mengungkapkan kekesalannya jika ada warganya yang malas bekerja. Terdiri atas kurang lebih 200 KK yang mayoritas adalah petani dan pekebun, Baddu mengatakan seharusnya tidak ada lagi warga yang tidak bisa makan.

Ia sama sekali tidak segan untuk memberikan teguran kepada warganya yang malas. Sehingga sampai saat ini, ia mengakui tidak ada satu pun dari warganya yang tidak bekerja. “Di sini, lengkuas bisa jadi uang, kunyit bisa jadi uang. Jadi hanya orang yang malas aja itu yang sampai tidak bisa membeli garam, membeli rokok,” ujarnya mengibaratkan.

Selain itu, diungkapkan oleh Baddu, bahwa di wilayah RT yang diketuai olehnya ada kegiatan gotong-royong yang biasa dilakukan dua sampai 3 kali dalam sebulan. Sementara untuk tempat berkumpul, ada serupa balai desa yang multifungsi. Pasalnya, selain sebagai tempat berkumpul saat rapat atau saat mengumpulkan warga untuk gotong-royong, balai desa itu juga difungsikan sebagai Posyandu, PAUD, dan Pustu sekaligus. (*/bersambung/app)

 


BACA JUGA

Sabtu, 16 Desember 2017 13:11

Tak Ingin Masalah Makin Larut, Minta Pemkab Tuntaskan Konflik Lahan Kelapa Sawit

BIATAN — Polemik sengketa lahan antara warga Kampung Biatan Ilir dengan perusahaan perkebunan…

Sabtu, 16 Desember 2017 13:08

APMS Talisayan Ikut Terlibat

TALISAYAN — Dugaan adanya campur tangan oknum Agen Penjualan Minyak dan Solar (APMS) dalam membantu…

Sabtu, 16 Desember 2017 13:06

Antisipasi Difteri, Dinkes Lakukan Imunisasi

TANJUNG REDEB - Guna mencegah kasus difteri yang saat ini mewabah di sejumlah daerah di Indonesia, Dinas…

Sabtu, 16 Desember 2017 13:05

Cegah Penyakit Kaki Gajah, Petugas Kesehatan Tasuk Bagikan Pil DEC dan Albendazole

GUNUNG TABUR – Pemerintah Kampung Tasuk melalui petugas kesehatan di Kampung Tasuk membagikan…

Jumat, 15 Desember 2017 00:31

Oknum APMS Diduga Ikut Bermain

TALISAYAN – Kartu Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi yang diperuntukkan kepada para…

Jumat, 15 Desember 2017 00:23

Metode Tabarak untuk Latih Hafalan Anak

TANJUNG REDEB – Terjadi pemandangan tidak biasa di Hotel Bumi Segah pada Minggu (10/12) lalu.…

Kamis, 14 Desember 2017 09:50

Solar Subsidi Diduga untuk Industri

TALISAYAN – Kartu Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi yang diperuntukkan para di Kecamatan…

Kamis, 14 Desember 2017 09:46

Jangan Parkir Motor Sembarangan

UNTUK menghindari kasus pencurian sepeda motor, Kasat Reskrim Polres Berau AKP Damus Asa mengimbau,…

Rabu, 13 Desember 2017 00:13

Akui Punya Dampak Positif, Disbudpar Minta Pengembangan Kampung Nelayan Segera Dilaksanakan

TALISAYAN – Rencana Pemerintah Kecamatan Talisayan mengubah kawasan permukiman nelayan yang kumuh…

Selasa, 12 Desember 2017 00:17

Revalitasi Kawasan Kumuh Jadi Objek Wisata

TALISAYAN – Selain pengembangan wisata Pantai Talisay yang terletak di Kampung Talisayan, Camat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .