MANAGED BY:
SENIN
23 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Minggu, 13 Agustus 2017 00:17
Harus Tegas, tapi Bukan untuk Ditakuti

Mengenal Ketua-Ketua RT di Kabupaten Berau: Baddu Rahman (141)

KETUA RT: Baddu (kiri) bersama dengan wakilnya saat ditemui kemarin siang (12/8)

PROKAL.CO, Rupanya memang sudah menjadi jalan bagi Baddu Rahman duduk sebagai Ketua RT. Sekian kali menolak jabatan itu, tetap saja dipilih kembali oleh warga. Sampai pada bulan ini, terhitung sudah dua tahun menjadi ketua RT 21 Jalan Limunjan, Sambaliung.

 

EKA RUSDIANA, Sambaliung

SECARA tidak sengaja, awak Berau Post berjumpa dengan Baddu yang saat itu tengah berada di salah satu warung milik warganya dan berpura-pura sebagai warga biasa. “Ada perlu apa cari Ketua RT? Itu rumahnya yang warna hijau,” ujarnya menunjuk salah satu rumah panggung yang ada di sisi jalan lain tidak jauh dari warung, kemarin (12/8) siang.

Barulah kemudian terungkap setelah pemilik warung mengatakan bahwa yang tengah bertanya itu, Baddu, tidak lain dan tidak bukan adalah Ketua RT 21 Jalan Limunjan. Pria setengah abad itu tertawa lebar dan terlihat sangat puas ketika berhasil mengelabuhi awak media ini.

Masih dengan senyum simpul, ia bergegas menyalakan mesin motor dan berkendara menuju kediamannya yang tidak begitu jauh. Melalui perkenalan singkat, diketahui bahwa pria berambut gondrong ini merupakan pribadi yang tegas tetapi menyenangkan.

“Saya ini sebenarnya tidak pernah mau jadi ketua RT. Saya suka membantu siapa aja, tapi tidak mau duduk sebagai yang dituakan,” begitu ujarnya membuka pembicaraan.

Sei Limunjan sendiri ungkap Baddu, merupakan Limunjan yang sebenarnya. Dalam artian, ia menjelaskan bahwa wilayah RT lainnya merupakan pemekaran dari Limunjan yang saat ini merupakan wilayah RT 21.

Pria kelahiran Bone, pada 1960 silam ini, sedikit mengalami kesulitan dalam berbicara bahasa Indonesia. Akan tetapi, didampingi oleh wakilnya ia mengaku selama dua tahun masa jabatannya sebagai ketua RT di Sei Limunjan semuanya berjalan lancar, lingkungan aman terkendali.

Setiap permasalahan yang muncul di wilayahnya selalu berusaha diselesaikan dengan jalan musyawarah. Baginya sangat penting untuk mengetahui duduk perkara sebelum dilanjutkan pada pihak yang berwajib.

“Saya tidak akan biarkan warga saya dibawa begitu saja kalau terlibat suatu masalah. Saya harus tahu dulu apa permasalahan sebenarnya, kalau ternyata dia benar tetapi disalahkan, menurut saya dia juga benar, maka saya siap gantikan posisinya jika terpaksa harus berurusan dengan yang lebih berkuasa dari saya,” ujarnya. “Sebagai yang terlanjur dituakan, saya harus tegas,” tambahnya lagi.

Pria yang bekerja sebagai petani ini, juga mengungkapkan kekesalannya jika ada warganya yang malas bekerja. Terdiri atas kurang lebih 200 KK yang mayoritas adalah petani dan pekebun, Baddu mengatakan seharusnya tidak ada lagi warga yang tidak bisa makan.

Ia sama sekali tidak segan untuk memberikan teguran kepada warganya yang malas. Sehingga sampai saat ini, ia mengakui tidak ada satu pun dari warganya yang tidak bekerja. “Di sini, lengkuas bisa jadi uang, kunyit bisa jadi uang. Jadi hanya orang yang malas aja itu yang sampai tidak bisa membeli garam, membeli rokok,” ujarnya mengibaratkan.

Selain itu, diungkapkan oleh Baddu, bahwa di wilayah RT yang diketuai olehnya ada kegiatan gotong-royong yang biasa dilakukan dua sampai 3 kali dalam sebulan. Sementara untuk tempat berkumpul, ada serupa balai desa yang multifungsi. Pasalnya, selain sebagai tempat berkumpul saat rapat atau saat mengumpulkan warga untuk gotong-royong, balai desa itu juga difungsikan sebagai Posyandu, PAUD, dan Pustu sekaligus. (*/bersambung/app)

 


BACA JUGA

Sabtu, 21 Juli 2018 00:14

Kendala Sertifikasi dan Tumpang Tindih Lahan

SEJUMLAH permasalahan masih menjadi penghalang untuk pengembangan perumahan. Baik yang dilaksanakan…

Sabtu, 21 Juli 2018 00:12

Banyak Kampung Tabrak Deadline

TANJUNG REDEB – Kepala Bidang Pemerintah Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau,…

Sabtu, 21 Juli 2018 00:11

Aktivitas Nelayan Talisayan Tetap Lancar

TALISAYAN – Walau sejumlah insiden di laut kerap terjadi, namun hal itu tidak mengganggu aktivitas…

Sabtu, 21 Juli 2018 00:10

Warga Minta IPA Tembudan Diperhatikan

BATU PUTIH – Warga Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih, Hariadi, minta pemerintah perhatikan…

Jumat, 20 Juli 2018 00:21

Dishub Bakal Tinjau Kelengkapan Keamanan Transportasi Air

TANJUNG REDEB - Pengawasan yang dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Berau, dipastikan tidak hanya menyasar…

Jumat, 20 Juli 2018 00:20

DPRD Bakal Panggil Pelaksana Proyek

TANJUNG REDEB - Anggota Komisi III DPRD Berau, Jasmine Hambali, berencana memanggil CV Mutiara Mas Sejahtera…

Jumat, 20 Juli 2018 00:19

Tiga Kampung Belum Teraliri Listrik

TALISAYAN - Listrik menjadi persoalan yang kerap jadi keluhan di beberapa kecamatan dan kampung di Kabupaten…

Jumat, 20 Juli 2018 00:13

Pemerintah Kampung Diminta Segera Cairkan ADK

BIDUKBIDUK- Hingga kini, seluruh kampung terus menggenjot penyelesaian program kerja serta surat pertanggungjawaban…

Jumat, 20 Juli 2018 00:13

Ada Penganut Ahmadiyah di Batu Putih

BATU PUTIH - Beredar kabar, muncul aliran Ahmadiyah di Kecamatan Batu Putih. Hal itu dikarenakan, sejumlah…

Jumat, 20 Juli 2018 00:11

Peringatkan Truk Pengangkut Material

TANJUNG REDEB - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau, rutin melakukan pembersihan debu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .