MANAGED BY:
JUMAT
23 FEBRUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Minggu, 20 Agustus 2017 00:09
Utamakan Gotong-Royong untuk Satukan Warga

Mengenal Ketua-Ketua RT di Kabupaten Berau: Alias (148)

BANGGA: Alias, saat memperlihatkan hasil capaiannya selama 1 tahun menjadi ketua RT 22 Kelurahan Sambaliung.

PROKAL.CO, Pekerja keras dan memiliki kemauan keras, merupakan dua hal yang tepat untuk menggambarkan pribadi Ketua RT 22 Kelurahan Sambaliung, Alias. Hal itu juga yang secara tidak sadar ia tularkan pada warganya.

EKA RUSDIANA, Tanjung Redeb

BELUM genap 2 tahun ia duduk sebagai ketua RT 22, tetapi hasil kerjanya sudah bisa dirasakan oleh warga. Bukti fisiknya pun ada, sumur bor dan tandon untuk penampungan air.

Alhamdulillah, selama setahun jadi RT, warga sudah rasakan hasilnya. Kami sudah punya sumur bor dan tandon bantuan dari Berau Coal. Awalnya masih percobaan, berguna sekali dan itu saya usulkan lagi. Insya Allah, nanti menyusul 5 tandon lagi,” ujarnya, kemarin (19/8) siang saat memaparkan capaiannya.

Wilayah yang dipimpinnya cukup luas, meskipun begitu untuk jumlah Kepala Keluarga (KK) diakuinya hanya sedikit, kurang lebih 77 KK. Jarak rumah warga yang satu dengan rumah warga lainnya masih sangat jarang. Pria bertopi ini mengungkapkan, pernah sekali waktu warga diminta untuk “turun” dan membuat permukiman, tetapi sebagian warga rupanya lebih betah tinggal di kawasan perkebunan milik mereka.

Mengingat mayoritas warganya memang bekerja sebagai petani atau peladang, maka tidak heran jika jarak antarrumah masih cukup jauh. Bahkan ia sendiri pun seorang petani yang “nyambi” jadi ketua RT karena dipercaya oleh warga.

Meskipun begitu, sejauh ini selama hampir 2 tahun menjabat sebagai ketua RT, ia mengaku daerahnya masih dalam keadaan aman. Belum pernah ada kejadian yang gawat atau gangguan keamanan, sebab selama ini ia mengaku mengedepankan mediasi dan sistem kekeluargaan untuk mengatasi setiap permasalahan yang muncul.

“Aman saja. Ya kalau kejadian-kejadian kecil itu saya rasa semua RT pasti ada, tapi di sini biasanya secara kekeluargaan dulu. Kalau masih bisa diusahakan kenapa enggak?” tutur Alias.

Sama sekali tidak ada yang spesial diungkapkannya soal aktivitas warga maupun program RT di wilayahnya. Pasalnya, untuk beberapa kegiatan masyarakat seperti Posyandu dan pemilihan umum RT 22 masih harus bergabung dengan RT 21. Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) pun baru dalam rencana pembangungan.

Akan tetapi, dengan keterbatasannya mengatur kata, Ayah empat anak kelahiran 1979 di Bone, Sulawesi Selatan ini mengaku sejauh ini ia cukup berhasil menyatukan warganya. Terdiri dari berbagai suku dan agama, Alias berusaha mempertemukan semuanya dalam satu kesempatan kerja tiga kali dalam sebulan. Bukan dalam acara rapat atau kegiatan formal lainnya, tetapi hal sesederhana gotong-royong.

“Program yang saya utamakan itu gotong-royong. Selain sama-sama menjaga lingkungan, juga mempertemukan warga semua. Tadinya tak kenal, akhirnya setelah adanya gotong-royong mereka jadi saling kenal. Alhamdulillah sekarang semua saling kenal, semuanya menyatu,” ujarnya.

Sebagai Ketua RT dan petani, keseharian Alias selain menunaikan kewajibannya sebagai yang dituakan ia juga disibukkan dengan kegiatan bertanam padi. Luasnya tidak seberapa, tetapi cukup untuk penghidupan selama satu tahun dan sisanya juga masih cukup untuk dijual sehingga bisa menambah penghasilan. Baginya, di Berau, hanya orang pemalas yang hidupnya susah.

“Banyak yang bisa dikerjakan di sini. Selain itu, rugi juga kalau lama tinggal di Berau tapi tidak punya tanah biar Cuma satu kaveling,” tutupnya.(*/app)


BACA JUGA

Kamis, 22 Februari 2018 11:48

Talisayan Aktifkan Ronda Malam

TALISAYAN – Untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, perlu kesadaran warga dalam menggalakkan…

Kamis, 22 Februari 2018 11:46

Tegaskan Larangan Miras dan Judi

BIATAN – Pemerintah Kampung Biatan Ilir, melarang keras adanya aktivitas perjudian maupun penjualan…

Kamis, 22 Februari 2018 11:46

Hari Ini, Sidang Darsi Digelar

TANJUNG REDEB – Persidangan kasus pembunuhan yang dilakukan oleh terdakwa Darsi (65) warga Karang…

Kamis, 22 Februari 2018 11:45

Rutan Perketat Pemeriksaan untuk Pembesuk

TANJUNG REDEB - Untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang, seperti narkotika, Rumah Tahanan Negara…

Kamis, 22 Februari 2018 11:44

Anggaran Terbatas, Jalan Murjani IV Belum Tuntas

SEJAK tiga tahun lalu, pembangunan Jalan Dr Murjani IV, Kelurahan Gunung Panjang, Tanjung Redeb, tak…

Rabu, 21 Februari 2018 13:24

Warga Teluk Sulaiman Sudah Tinggalkan “WC Terbang”

BIDUKBIDUK – Selain memaksimalkan alokasi dana kampung (ADK) untuk peningkatan infrastruktur,…

Rabu, 21 Februari 2018 13:23

Minimalisasi Kawasan Kumuh, Tiga RT Kelurahan Gayam Jadi Sasaran Program Kotaku

TANJUNG REDEB – Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) oleh Dinas Perumahan Berau, dipastikan…

Rabu, 21 Februari 2018 13:17

Kesadaran Warga Masih Rendah, Sampah Tetap Berserakan di Sekitar TPS

TANJUNG REDEB – Kesadaran masyarakat membuang sampah pada tempatnya, masih tergolong rendah. Pasalnya,…

Rabu, 21 Februari 2018 13:15

DLHK Jangan Fokus dalam Kota

TALISAYAN – Kordinator sampah Pemerintah Kampung Talisayan, Syahril Amin meminta Dinas Lingkungan…

Rabu, 21 Februari 2018 13:12

Kelambu Bisa Cegah Malaria

TANJUNG REDEB – Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, telah membagikan 4.000 kelambu kepada warga Kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .