MANAGED BY:
SABTU
18 AGUSTUS
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Minggu, 20 Agustus 2017 00:10
PENTING..!! Inilah Akibatnya Jika Gunakan Minyak Goreng Berulang
GORENGAN: Dinkes imbau masyarakat dan penjual gorengan tidak menggunakan minyak goreng lebih dari 3 kali.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau mengimbau masyarakat dan penjual gorengan tidak menggunakan minyak goreng secara berulang-ulang.

Kepala Dinkes Berau Totoh Hermanto, mengatakan menggunakan minyak goreng bekas dengan alasan untuk berhemat justru dapat menimbulkan penyakit.

“Penggunaan minyak secara berulang-ulang itu tidak sehat, minyak bekas bisa memunculkan penyakit dalam tubuh,” ujarnya.

Diungkapkannya, kualitas minyak akan terus berubah seiring dengan pemakaiannya. Jika terlalu sering dipakai, maka minyak akan terus mengalami penurunan kualitas dan semakin berbahaya untuk tubuh.

Setidaknya ada beberapa penyakit yang bisa muncul akibat pemakaian minyak goreng yang berulang kali, di antaranya penyakit kolesterol dan kanker.

Ia menjelaskan, minyak yang digunakan secara berulang-ulang akan mengalami perubahan warna kuning bercampur hitam dan terdapat sisa-sisa atau serbuk penggorengan. Hal itulah yang dinilai bisa menyebabkan penyakit kolesterol tinggi.

Selain itu, minyak yang telah dipakai menggoreng sebanyak tiga kali akan menjadi cairan yang mengandung racun bentonit. Racun tersebut bisa memicu timbulnya berbagai jenis penyakit kanker yang berbahaya untuk tubuh manusia.

“Sudah ada penelitian, bahkan ditemukan minyak goreng yang sudah dipakai berulang kali akan menimbulkan racun aldehid yang mencemari udara. Jika terhirup oleh manusia, aldehid bisa menyebabkan kanker,” jelasnya.

Karena itu, dia mengimbau masyarakat dan penjual gorengan merubah kebiasaan memakai minyak goreng secara berulang. “Gunakan minyak goreng maksimal 3 kali penggorengan, kalau minyak goreng telah digunakan sebanyak tiga kali, jangan lagi dipakai dan harus diganti dengan minyak goreng yang baru,” tegasnya.

Bagi penikmat gorengan, lanjut dia, berhati-hatilah membeli gorengan di luar. Meski tidak semua penjual gorengan, namun dikhawatirkan adanya penjual gorengan yang demi meningkatkan keuntungan, sengaja mencampurkan plastik ke dalam minyak goreng yang akan dipakai untuk menggoreng. Tujuannya agar gorengan menjadi renyah dan keuntungan yang didapat berlipat. “Jadi hati-hati, karena yang dimasak dengan minyak berulang atau dicampur plastik itu berbahaya,” imbaunya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, gorengan yang dimasak dengan minyak goreng hasil pengulangan dalam suhu tinggi dan jangka waktu lama, juga memberikan kontribusi tertinggi terhadap asupan asam lemak trans. Asam lemak jenis tersebut menjadi salah satu penyebab meningkatnya penyakit akibat penyumbatan pembuluh darah, salah satunya adalah penyakit jantung koroner dan kelumpuhan karena rusaknya jaringan saraf. 

Kandungan yang paling berbahaya pada plastik tersebut, yaitu Bisphenol A (BPA) yang mampu merangsang pertumbuhan sel kanker atau memperbesar risiko keguguran kandungan.(app)


BACA JUGA

Jumat, 17 Agustus 2018 00:43

7 Orang Langsung Hirup Udara Segar

TANJUNG REDEB - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 RI, menjadi salah satu momen yang ditunggu-tunggu…

Jumat, 17 Agustus 2018 00:42

Tinjau Pemondokan di Arafah dan Mina

TANJUNG REDEB - Sudah lebih sepekan seluruh jamaah haji asal Berau berada di Tanah Suci. Walau sempat…

Jumat, 17 Agustus 2018 00:41

Makin Nekat, Monyet Masuk Rumah Warga

BATU PUTIH - Gerombolan monyet liar turun dari gunung dan masuk ke permukiman warga di Kampung Tembudan…

Jumat, 17 Agustus 2018 00:39

Bahaya, Siswa di Bidukbiduk Tumpangi Mobil Bak Terbuka

BIDUKBIDUK - Aktivitas siswa dari salah satu sekolah di Kecamatan Bidukbiduk saat pulang sekolah jadi…

Kamis, 16 Agustus 2018 13:25

Tak Punya Izin Bisa Ditertibkan

TANJUNG REDEB - Banyaknya pedagang yang buka lapak dalam Kota Tanjung Redeb, diakui Satuan Polisi Pamong…

Kamis, 16 Agustus 2018 13:20

Tak Pakai Jaring, Buah Kerap Jatuh di Jalan

BATU PUTIH - Masyarakat keluhkan aktivitas truk pengangkut Tandan Buah Segar (TBS) yang lalu lalang…

Kamis, 16 Agustus 2018 13:11

Jual Bantuan Sembako, Upayakan Pengiriman Berupa Dana

TANJUNG REDEB – Gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTB), khususnya Lombok, membuat beberapa…

Kamis, 16 Agustus 2018 13:08

Kasus Dugaan Pemerkosaan Karyawan Tambang, Ternyata Polisi Belum Cukup Bukti

SAMBALIUNG - Kasus dugaan pemerkosaan terhadap warga Suaran, Sambaliung, oleh salah satu karyawan kontraktor…

Rabu, 15 Agustus 2018 14:08

Operator Speedboat Mulai Sadar Keselamatan Penumpang, Ini Buktinya....

TANJUNG REDEB - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, akui saat ini pengguna jasa transportsi…

Rabu, 15 Agustus 2018 14:07

Banding di PT Upaya Terakhir

TANJUNG REDEB – Upaya hukum banding pada perkara kasus yang menimpa Bupati Muharram, merupakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .