MANAGED BY:
RABU
22 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Minggu, 20 Agustus 2017 00:10
PENTING..!! Inilah Akibatnya Jika Gunakan Minyak Goreng Berulang
GORENGAN: Dinkes imbau masyarakat dan penjual gorengan tidak menggunakan minyak goreng lebih dari 3 kali.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau mengimbau masyarakat dan penjual gorengan tidak menggunakan minyak goreng secara berulang-ulang.

Kepala Dinkes Berau Totoh Hermanto, mengatakan menggunakan minyak goreng bekas dengan alasan untuk berhemat justru dapat menimbulkan penyakit.

“Penggunaan minyak secara berulang-ulang itu tidak sehat, minyak bekas bisa memunculkan penyakit dalam tubuh,” ujarnya.

Diungkapkannya, kualitas minyak akan terus berubah seiring dengan pemakaiannya. Jika terlalu sering dipakai, maka minyak akan terus mengalami penurunan kualitas dan semakin berbahaya untuk tubuh.

Setidaknya ada beberapa penyakit yang bisa muncul akibat pemakaian minyak goreng yang berulang kali, di antaranya penyakit kolesterol dan kanker.

Ia menjelaskan, minyak yang digunakan secara berulang-ulang akan mengalami perubahan warna kuning bercampur hitam dan terdapat sisa-sisa atau serbuk penggorengan. Hal itulah yang dinilai bisa menyebabkan penyakit kolesterol tinggi.

Selain itu, minyak yang telah dipakai menggoreng sebanyak tiga kali akan menjadi cairan yang mengandung racun bentonit. Racun tersebut bisa memicu timbulnya berbagai jenis penyakit kanker yang berbahaya untuk tubuh manusia.

“Sudah ada penelitian, bahkan ditemukan minyak goreng yang sudah dipakai berulang kali akan menimbulkan racun aldehid yang mencemari udara. Jika terhirup oleh manusia, aldehid bisa menyebabkan kanker,” jelasnya.

Karena itu, dia mengimbau masyarakat dan penjual gorengan merubah kebiasaan memakai minyak goreng secara berulang. “Gunakan minyak goreng maksimal 3 kali penggorengan, kalau minyak goreng telah digunakan sebanyak tiga kali, jangan lagi dipakai dan harus diganti dengan minyak goreng yang baru,” tegasnya.

Bagi penikmat gorengan, lanjut dia, berhati-hatilah membeli gorengan di luar. Meski tidak semua penjual gorengan, namun dikhawatirkan adanya penjual gorengan yang demi meningkatkan keuntungan, sengaja mencampurkan plastik ke dalam minyak goreng yang akan dipakai untuk menggoreng. Tujuannya agar gorengan menjadi renyah dan keuntungan yang didapat berlipat. “Jadi hati-hati, karena yang dimasak dengan minyak berulang atau dicampur plastik itu berbahaya,” imbaunya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, gorengan yang dimasak dengan minyak goreng hasil pengulangan dalam suhu tinggi dan jangka waktu lama, juga memberikan kontribusi tertinggi terhadap asupan asam lemak trans. Asam lemak jenis tersebut menjadi salah satu penyebab meningkatnya penyakit akibat penyumbatan pembuluh darah, salah satunya adalah penyakit jantung koroner dan kelumpuhan karena rusaknya jaringan saraf. 

Kandungan yang paling berbahaya pada plastik tersebut, yaitu Bisphenol A (BPA) yang mampu merangsang pertumbuhan sel kanker atau memperbesar risiko keguguran kandungan.(app)


BACA JUGA

Rabu, 22 November 2017 00:27

Mediasi Gagal, Warga Akan Mendatangi PT DLJ

BIATAN – Rencana Pemerintah Kampung Biatan Ilir melakukan penyelesaian konflik sengketa lahan…

Rabu, 22 November 2017 00:26

Penjual BBM Eceran Minta HET Diatur Kembali

TALISAYAN – Rencana Pemerintah Kecamatan Talisayan mengatur penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM)…

Rabu, 22 November 2017 00:25

Aksi Penimpasan di Buana Cafe, Polisi Belum Temukan Pelaku

TANJUNG REDEB – Lagi asyik joget dalam keadaan mabuk di Buana Cafe di Jalan H Isa III, Kecamatan…

Selasa, 21 November 2017 11:37

Kesejahteraan Pekerja Perlu Diperhatikan

TALISAYAN – Para pekerja di perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Talisayan, meminta…

Selasa, 21 November 2017 11:36

Tak Ikuti HET Bakal Ditindak

TALISAYAN – Tingginya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium tingkat pengecer di Kecamatan…

Selasa, 21 November 2017 11:34

Rencana Penyederhanaan Tarif Listrik, PLN Berau Belum Terima Instruksi

TANJUNG REDEB – Rencana penyederhanaan tarif listrik oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Manusia…

Senin, 20 November 2017 09:59

Desak Listrik dan Air Bersih Dipenuhi

TALISAYAN – Listrik dan air bersih tak henti-hentinya disuarakan oleh masyarakat di dua kampung…

Minggu, 19 November 2017 00:45

Isolator di Sambaliung Patah

TANJUNG REDEB – Isolotor listrik pada jalur utama yang ada di wilayah Trans Sambaliung putus,…

Minggu, 19 November 2017 00:09

Warga Kecewa TPA Tak Direlokasi

TANJUNG REDEB – Tidak adanya anggaran yang disiapkan pemerintah dalam Anggaran Pendapatan dan…

Sabtu, 18 November 2017 12:28

Budaya Tak Dapat Dikaitkan Dengan Agama

KEPALA Bidang Kebudayaan Disbudpar Berau, Safruddin Ithur angkat bicara terkait pesta adat buang nahas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .