MANAGED BY:
JUMAT
27 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Minggu, 20 Agustus 2017 00:10
PENTING..!! Inilah Akibatnya Jika Gunakan Minyak Goreng Berulang
GORENGAN: Dinkes imbau masyarakat dan penjual gorengan tidak menggunakan minyak goreng lebih dari 3 kali.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau mengimbau masyarakat dan penjual gorengan tidak menggunakan minyak goreng secara berulang-ulang.

Kepala Dinkes Berau Totoh Hermanto, mengatakan menggunakan minyak goreng bekas dengan alasan untuk berhemat justru dapat menimbulkan penyakit.

“Penggunaan minyak secara berulang-ulang itu tidak sehat, minyak bekas bisa memunculkan penyakit dalam tubuh,” ujarnya.

Diungkapkannya, kualitas minyak akan terus berubah seiring dengan pemakaiannya. Jika terlalu sering dipakai, maka minyak akan terus mengalami penurunan kualitas dan semakin berbahaya untuk tubuh.

Setidaknya ada beberapa penyakit yang bisa muncul akibat pemakaian minyak goreng yang berulang kali, di antaranya penyakit kolesterol dan kanker.

Ia menjelaskan, minyak yang digunakan secara berulang-ulang akan mengalami perubahan warna kuning bercampur hitam dan terdapat sisa-sisa atau serbuk penggorengan. Hal itulah yang dinilai bisa menyebabkan penyakit kolesterol tinggi.

Selain itu, minyak yang telah dipakai menggoreng sebanyak tiga kali akan menjadi cairan yang mengandung racun bentonit. Racun tersebut bisa memicu timbulnya berbagai jenis penyakit kanker yang berbahaya untuk tubuh manusia.

“Sudah ada penelitian, bahkan ditemukan minyak goreng yang sudah dipakai berulang kali akan menimbulkan racun aldehid yang mencemari udara. Jika terhirup oleh manusia, aldehid bisa menyebabkan kanker,” jelasnya.

Karena itu, dia mengimbau masyarakat dan penjual gorengan merubah kebiasaan memakai minyak goreng secara berulang. “Gunakan minyak goreng maksimal 3 kali penggorengan, kalau minyak goreng telah digunakan sebanyak tiga kali, jangan lagi dipakai dan harus diganti dengan minyak goreng yang baru,” tegasnya.

Bagi penikmat gorengan, lanjut dia, berhati-hatilah membeli gorengan di luar. Meski tidak semua penjual gorengan, namun dikhawatirkan adanya penjual gorengan yang demi meningkatkan keuntungan, sengaja mencampurkan plastik ke dalam minyak goreng yang akan dipakai untuk menggoreng. Tujuannya agar gorengan menjadi renyah dan keuntungan yang didapat berlipat. “Jadi hati-hati, karena yang dimasak dengan minyak berulang atau dicampur plastik itu berbahaya,” imbaunya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, gorengan yang dimasak dengan minyak goreng hasil pengulangan dalam suhu tinggi dan jangka waktu lama, juga memberikan kontribusi tertinggi terhadap asupan asam lemak trans. Asam lemak jenis tersebut menjadi salah satu penyebab meningkatnya penyakit akibat penyumbatan pembuluh darah, salah satunya adalah penyakit jantung koroner dan kelumpuhan karena rusaknya jaringan saraf. 

Kandungan yang paling berbahaya pada plastik tersebut, yaitu Bisphenol A (BPA) yang mampu merangsang pertumbuhan sel kanker atau memperbesar risiko keguguran kandungan.(app)


BACA JUGA

Kamis, 26 April 2018 13:03

154 Gram Sabu Diblender

TANJUNG REDEB – Jajaran Satreskoba Polres Berau kembali melakukan pemusnahan barang bukti (BB)…

Kamis, 26 April 2018 12:59

Antisipasi Paham Radikal Bukan Tugas Polisi Saja

TALISAYAN - Dalam menjaga keamanan serta ketertiban lingkungan, tak semata harus mengandalkan pihak…

Kamis, 26 April 2018 12:55

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Kakam Biatan Ilir Dekati Pemuda

BIATAN - Maraknya peredaran narkoba terus menjadi perhatian berbagai pihak, tak terkecuali Pemerintah…

Kamis, 26 April 2018 12:49

Proyek Dermaga Eks Pasar Gayam Dilelang

TANJUNG REDEB – Proyek Dermaga eks Pasar Gayam, sudah memasuki proses lelang dan penentuan pemenang.…

Rabu, 25 April 2018 00:15

Pabrik Semen Masih Proses Administrasi

TANJUNG REDEB - PT Semen Kalimantan Timur (SKT) terus menggenjot persiapannya dalam rangka mewujudkan…

Selasa, 24 April 2018 11:55

Andalkan Air Hujan, Warga Minta Perhatian Pemkab

BIATAN -  Sulitnya mendapatkan air bersih, memaksa masyarakat Kampung Bukit Makmur Jaya di Kecamatan…

Selasa, 24 April 2018 11:54

Infrastuktur di Biatan Harus Jadi Perhatian Pemerintah

BIATAN - Kondisi kerusakan infrastruktur, seperti akses jalan dan jembatan semakin memprihatinkan di…

Selasa, 24 April 2018 11:54

Jatah Premium Hanya 10 Kiloliter

TANJUNG REDEB – Antrean kendaraan kembali terlihat mengular di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan…

Senin, 23 April 2018 10:24

Bukit Makmur Jaya Idamkan Listrik 24 Jam

BIATAN – Kebutuhan listrik, menjadi salah satu yang kerap dikeluhkan masyarakat di wilayah pesisir…

Senin, 23 April 2018 10:24

Minta IPA Talisayan Segera Dioperasikan

TALISAYAN – Kepala Kampung Talisayan, Yamsir mempertanyakan operasional Instalasi Pengolahan Air…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .