MANAGED BY:
SELASA
26 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Minggu, 20 Agustus 2017 00:10
PENTING..!! Inilah Akibatnya Jika Gunakan Minyak Goreng Berulang
GORENGAN: Dinkes imbau masyarakat dan penjual gorengan tidak menggunakan minyak goreng lebih dari 3 kali.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau mengimbau masyarakat dan penjual gorengan tidak menggunakan minyak goreng secara berulang-ulang.

Kepala Dinkes Berau Totoh Hermanto, mengatakan menggunakan minyak goreng bekas dengan alasan untuk berhemat justru dapat menimbulkan penyakit.

“Penggunaan minyak secara berulang-ulang itu tidak sehat, minyak bekas bisa memunculkan penyakit dalam tubuh,” ujarnya.

Diungkapkannya, kualitas minyak akan terus berubah seiring dengan pemakaiannya. Jika terlalu sering dipakai, maka minyak akan terus mengalami penurunan kualitas dan semakin berbahaya untuk tubuh.

Setidaknya ada beberapa penyakit yang bisa muncul akibat pemakaian minyak goreng yang berulang kali, di antaranya penyakit kolesterol dan kanker.

Ia menjelaskan, minyak yang digunakan secara berulang-ulang akan mengalami perubahan warna kuning bercampur hitam dan terdapat sisa-sisa atau serbuk penggorengan. Hal itulah yang dinilai bisa menyebabkan penyakit kolesterol tinggi.

Selain itu, minyak yang telah dipakai menggoreng sebanyak tiga kali akan menjadi cairan yang mengandung racun bentonit. Racun tersebut bisa memicu timbulnya berbagai jenis penyakit kanker yang berbahaya untuk tubuh manusia.

“Sudah ada penelitian, bahkan ditemukan minyak goreng yang sudah dipakai berulang kali akan menimbulkan racun aldehid yang mencemari udara. Jika terhirup oleh manusia, aldehid bisa menyebabkan kanker,” jelasnya.

Karena itu, dia mengimbau masyarakat dan penjual gorengan merubah kebiasaan memakai minyak goreng secara berulang. “Gunakan minyak goreng maksimal 3 kali penggorengan, kalau minyak goreng telah digunakan sebanyak tiga kali, jangan lagi dipakai dan harus diganti dengan minyak goreng yang baru,” tegasnya.

Bagi penikmat gorengan, lanjut dia, berhati-hatilah membeli gorengan di luar. Meski tidak semua penjual gorengan, namun dikhawatirkan adanya penjual gorengan yang demi meningkatkan keuntungan, sengaja mencampurkan plastik ke dalam minyak goreng yang akan dipakai untuk menggoreng. Tujuannya agar gorengan menjadi renyah dan keuntungan yang didapat berlipat. “Jadi hati-hati, karena yang dimasak dengan minyak berulang atau dicampur plastik itu berbahaya,” imbaunya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, gorengan yang dimasak dengan minyak goreng hasil pengulangan dalam suhu tinggi dan jangka waktu lama, juga memberikan kontribusi tertinggi terhadap asupan asam lemak trans. Asam lemak jenis tersebut menjadi salah satu penyebab meningkatnya penyakit akibat penyumbatan pembuluh darah, salah satunya adalah penyakit jantung koroner dan kelumpuhan karena rusaknya jaringan saraf. 

Kandungan yang paling berbahaya pada plastik tersebut, yaitu Bisphenol A (BPA) yang mampu merangsang pertumbuhan sel kanker atau memperbesar risiko keguguran kandungan.(app)


BACA JUGA

Minggu, 24 September 2017 00:08

Penderita ISPA Terus Meningkat

TANJUNG REDEB - Angka penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang ditangani Puskesmas…

Minggu, 24 September 2017 00:07

Ingin Buat Kelompok Batik Tulis

MESKI tidak memiliki keahlian sebagai pembatik, ibu-ibu yang tergabung dalam Tim Penggerak Pemberdayaan…

Minggu, 24 September 2017 00:04

Waspada, Pencurian Marak di Berau

TANJUNG REDEB – Belakangan, masyarakat Kabupaten Berau dibuat was-was akibat maraknya aksi pencurian.…

Sabtu, 23 September 2017 11:31

Masyarakat Mulai Geram Soal Belum Beroperasinya IPA Talisayan

TALISAYAN - Distribusi air bersih melalui instalasi pengolahan air (IPA) yang terletak di Kampung Dumaring,…

Sabtu, 23 September 2017 11:29

Pemerintah Dinilai Berat Sebelah, Terus Ditagih Pajak, Fasilitas Publik Tak Kunjung Dibenahi

TALISAYAN – Masyarakat di Kecamatan Talisayan mempertanyakan penarikan pajak yang disumbangkan…

Jumat, 22 September 2017 10:25

Tingkatkan Minat Baca, Bentuk GPMB

TANJUNG REDEB – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Berau, menggelar rapat bersama pengurus Gerakan…

Jumat, 22 September 2017 10:21

Setiap Rumah Harus Punya Nomor

TANJUNG REDEB – Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, ketua RT 14 Jalan Pemuda…

Jumat, 22 September 2017 10:20

Dinkes Tunggu Laporan dari Warga

TANJUNG REDEB – Diduga kerap membolosnya petugas kesehatan di Pondok Bersalin Desa (Polindes)…

Kamis, 21 September 2017 11:13

DPRD Minta Pengecer Ditertibkan

TALISAYAN – Tingginya harga jual bensin eceran di Kecamatan Talisayan dan sekitarnya, menarik…

Kamis, 21 September 2017 11:11

ASN Disdik Dilarang Jadi Panitia Pilkakam

PULAU DERAWAN – Ketua Badan Permusyawaratan Kampung (BPK) Pulau Derawan, Budi Santoso mempertanyakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .