MANAGED BY:
MINGGU
21 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Jumat, 25 Agustus 2017 10:29
Nilai Jual Lada Rugikan Petani

Berharap Pemkab Tak Tutup Mata

TERJUN BEBAS: Harga lada merosot, untuk itu petani minta Pemkab Berau lakukan tindakan untuk mengatasi hal itu.

PROKAL.CO, TALISAYAN – Merosotnya  harga komoditas lada dalam dua tahun terakhir, petani lada di wilayah pesisir selatan Berau kian terpuruk. Harga lada yang kini bertahan diharga Rp 50 ribu per kilogram, dinilai tak sebanding dengan biaya operasional yang dikeluarkan.

Petani pun berharap agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau bisa membantu dengan mencari solusi terkait hal itu. Kondisi ini pun membuat para petani lada salah satunya Yanto (41) kehilangan semangatnya untuk mengembangkan tanaman tersebut.

“Bagaimana kami (petani lada, Red) tidak kecewa, harga lada turun tidak masuk akal. Kalau harga lada hanya Rp 50 ribu per kilogramnya, jelas buat rugi karena tidak sesuai dengan operasional biaya perawatan,” keluhnya kepada Berau Post, Kamis (24/8).

“Ironisnya lagi, sampat sekarang tidak ada perhatian pemerintah terkait turunnya harga lada ini,” sambungnya.

Hal senada juga disampaikan petani lainnya Bujang (49) yang merupakan warga Kecamatan Talisayan. Dirinya berharap agar pemerintah tidak terus menerus menutup mata melihat kondisi lada seperti saat ini. Karena tanpa peran pemerintah, harga akan selalu dipermainkan ‘cukong-cukong’ besar dengan berbagai dalil agar mendapatkan keuntungan besar.

“Saya merasa, usaha petani untuk meningkatkan perekonomian jadi terkatung-katung. Mana peran pemerintah?” kesalnya.

Dikonfirmasi terkait hal itu Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau, Tamin, tidak bisa berkomentar terkait hal itu karena sedang mengikuti rapat kordinasi (rakor) di luar daerah.

Sementara itu, hal ini menjadi perhatian Anggota Komisi III DPRD Berau yang merupakan daerah pemilihan (Dapil) III Jasmine Hambali. Atas kondisi ini, dirinya meminta agar Pemkab Berau melalui Dinas Perkebunan (Disbun) dan Disperindakop segera menindaklanjuti keluhan petani lada.

“Ya jangan duduk manis saja dan hanya mengamati permasalahan ini. Itu yang menimbulkan polemik dan argumen negatif dari para petani,” ujarnya.

Menurutnya, wajar jika petani mempertanyakan kinerja atau perhatian  pemerintah. Karena selama ini, pemerintah hanya menyerap aspirasi, namun tidak ada solusi yang diberikan.

Seharusnya, jika terjadi penurunan dan berdampak pada nilai jual lokal, Pemkab Berau melalui instansi terkait harus terjun ke lapangan dan memberikan penjelaskan apa yang sebenarnya terjadi.

“Ini menyangkut mata pencaharian petani loh. Pemerintah harus sigap menanggapi hal ini. Setidaknya turun ke lapangan mendengarkan keluh kesah petani. Jadi mereka menganggap, ada perhatian diberikan pemerintah baru cari solusinya,” terangnya. (jun/sam)


BACA JUGA

Selasa, 16 Januari 2018 00:14

Petani Lada Masih Cemas

TALISAYAN – Petani lada di wilayah Kecamatan Talisayan, masih khawatir harga salah satu komoditi…

Senin, 15 Januari 2018 12:22

Petani Hanya Gigit Jari

TALISAYAN –Tingginya harga cabai di pasaran, justru tak dinikmati petani di wilayah pesisir selatan…

Senin, 15 Januari 2018 12:19

Pemerintah Harus Tetapkan HET Cabai

TANJUNG REDEB – Persoalan harga cabai memang menjadi polemik pasar yang cukup “pedas”…

Minggu, 14 Januari 2018 10:18

Harga Lada Kian Darurat, Petani Ubah Pola Penanaman

TANJUNG REDEB – Penurunan harga lada sejak tahun lalu, membuat para petani kian resah. Pada pertemuan…

Minggu, 14 Januari 2018 10:16

Cuaca Buruk, Pasokan Ikan Stabil

TELUK BAYUR – Stok ikan di Berau masih dalam kondisi aman, meski saat ini sedang memasuki musim…

Minggu, 14 Januari 2018 10:10

Harga Cabai Tak Kunjung Turun

TANJUNG REDEB - Jika di beberapa daerah harga komoditas sayuran sudah mulai menurun saat memasuki pertengahan…

Sabtu, 13 Januari 2018 12:21

Tekan Harga Sembako Agar Tetap Stabil

TANJUNG REDEB - Untuk mengantisipasi melonjaknya harga kebutuhan bahan pokok, Dinas Perindustrian…

Sabtu, 13 Januari 2018 12:06

Pencairan Dana Bergulir bagi UMKM, Tunggu Payung Hukum

TANJUNG REDEB – Pemkab Berau melalui Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop)…

Selasa, 09 Januari 2018 11:28

Lirik Perkebunan Sawit, Tetap Perhatikan Pertanian

TALISAYAN – Berbeda dengan Imam Supriadi, mantan Kepala Kampung Eka Sapta yang menggeliatkan komoditas…

Selasa, 09 Januari 2018 11:24

Tambah Anggaran untuk Balai Benih Ikan

TANJUNG REDEB - Dinas Perikanan Berau, tengah fokus dalam mengembangkan budidaya ikan di Kabupaten Berau.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .