MANAGED BY:
MINGGU
23 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Jumat, 25 Agustus 2017 10:29
Nilai Jual Lada Rugikan Petani

Berharap Pemkab Tak Tutup Mata

TERJUN BEBAS: Harga lada merosot, untuk itu petani minta Pemkab Berau lakukan tindakan untuk mengatasi hal itu.

PROKAL.CO, TALISAYAN – Merosotnya  harga komoditas lada dalam dua tahun terakhir, petani lada di wilayah pesisir selatan Berau kian terpuruk. Harga lada yang kini bertahan diharga Rp 50 ribu per kilogram, dinilai tak sebanding dengan biaya operasional yang dikeluarkan.

Petani pun berharap agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau bisa membantu dengan mencari solusi terkait hal itu. Kondisi ini pun membuat para petani lada salah satunya Yanto (41) kehilangan semangatnya untuk mengembangkan tanaman tersebut.

“Bagaimana kami (petani lada, Red) tidak kecewa, harga lada turun tidak masuk akal. Kalau harga lada hanya Rp 50 ribu per kilogramnya, jelas buat rugi karena tidak sesuai dengan operasional biaya perawatan,” keluhnya kepada Berau Post, Kamis (24/8).

“Ironisnya lagi, sampat sekarang tidak ada perhatian pemerintah terkait turunnya harga lada ini,” sambungnya.

Hal senada juga disampaikan petani lainnya Bujang (49) yang merupakan warga Kecamatan Talisayan. Dirinya berharap agar pemerintah tidak terus menerus menutup mata melihat kondisi lada seperti saat ini. Karena tanpa peran pemerintah, harga akan selalu dipermainkan ‘cukong-cukong’ besar dengan berbagai dalil agar mendapatkan keuntungan besar.

“Saya merasa, usaha petani untuk meningkatkan perekonomian jadi terkatung-katung. Mana peran pemerintah?” kesalnya.

Dikonfirmasi terkait hal itu Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau, Tamin, tidak bisa berkomentar terkait hal itu karena sedang mengikuti rapat kordinasi (rakor) di luar daerah.

Sementara itu, hal ini menjadi perhatian Anggota Komisi III DPRD Berau yang merupakan daerah pemilihan (Dapil) III Jasmine Hambali. Atas kondisi ini, dirinya meminta agar Pemkab Berau melalui Dinas Perkebunan (Disbun) dan Disperindakop segera menindaklanjuti keluhan petani lada.

“Ya jangan duduk manis saja dan hanya mengamati permasalahan ini. Itu yang menimbulkan polemik dan argumen negatif dari para petani,” ujarnya.

Menurutnya, wajar jika petani mempertanyakan kinerja atau perhatian  pemerintah. Karena selama ini, pemerintah hanya menyerap aspirasi, namun tidak ada solusi yang diberikan.

Seharusnya, jika terjadi penurunan dan berdampak pada nilai jual lokal, Pemkab Berau melalui instansi terkait harus terjun ke lapangan dan memberikan penjelaskan apa yang sebenarnya terjadi.

“Ini menyangkut mata pencaharian petani loh. Pemerintah harus sigap menanggapi hal ini. Setidaknya turun ke lapangan mendengarkan keluh kesah petani. Jadi mereka menganggap, ada perhatian diberikan pemerintah baru cari solusinya,” terangnya. (jun/sam)


BACA JUGA

Selasa, 28 Agustus 2018 11:35

Pasokan Berkurang, Harga Telur Ayam Naik

TANJUNG REDEB – Sudah sekitar sepekan harga telur ayam mengalami kenaikan. Meski tak signifikan,…

Jumat, 24 Agustus 2018 13:40

Peternakan Berau Jadi Rujukan

SAMBALIUNG – Konsumsi daging ayam potong masyarakat Kabupaten Berau, terus meningkat dalam beberapa…

Senin, 20 Agustus 2018 13:28

Kapal dan Alat Tangkap Masih Tertinggal

TANJUNG REDEB - Sekitar 90 persen nelayan yang ada di Kabupaten Berau, mencari ikan hanya di sekitar…

Senin, 20 Agustus 2018 13:26

Masih Terpuruk, Lada Dinilai Tak Lagi Menjanjikan

TALISAYAN- Rendahnya harga lada sepertinya menjadi keluhan bagi petani. Khususnya petani yang berada…

Kamis, 16 Agustus 2018 13:22

Pasokan Ikan Kurang, Ternyata Nelayan Lebih Pilih Jual di Luar, TERNYATA INI ALASANNYA

TANJUNG REDEB - Dinas Perikanan Kabupaten Berau, menyebut ada beberapa faktor pemicu kurangnya pasokan…

Kamis, 16 Agustus 2018 13:18

BUMK Harus Maksimalkan Potensi yang Ada

TALISAYAN - Selain mengelola anggaran yang dikucurkan melalui Alokasi Dana Kampung (ADK), dari pemerintah…

Rabu, 15 Agustus 2018 13:59

Pasokan Sedikit, Harga Ikan Naik

TANJUNG  REDEB - Cuaca buruk dan gelombang tinggi di laut memaksa nelayan di Kabupaten Berau, mengurangi…

Selasa, 14 Agustus 2018 00:37

Demi Biaya Perawatan, Petani Harap Harga Sawit Naik

BATU PUTIH - Petani kelapa sawit yang berada di wilayah Kampung Tembudan Kecamatan Batu Putih, mengharapkan…

Senin, 13 Agustus 2018 00:19

Akui Penjualan Sapi Kurban Sepi

TANJUNG REDEB -  Menjelang Hari Raya Kurban, para pedagang hewan kurban sudah nampak menjajakan…

Senin, 13 Agustus 2018 00:14

Jangan Jual Sapi Bantuan Pemerintah

BIDUKBIDUK- Pemerintah Kecamatan Bidukbiduk, mengingatkan agar masyarakat peternak sapi untuk berhati-hati…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .